• Selasa, Juni 07, 2011
  • Administrator
Peti Mati Foto: Awaludin, okezoneDIKUTIP.COM - Heboh pengiriman paket peti mati ke sejumlah media kemarin ternyata terkait promosi penerbitan buku dan workshop "Rest in Peace Advertising" yang dilakukan oleh Buzz & Co.

Meskipun menuai kontroversi, ternyata tidak menyurutkan langkah Buzz & Co untuk tetap melakukan promosinya tersebut.

"Kita mau mengadakan workshop tanggal 23 Juni, sebelumnya mau launching buku tanggal 9 Juni," ujar salah seorang karyawan Buzz & Co, Wiwik.

Dirinya menuturkan bahwa pengiriman paket peti mati tersebut merupakan undangan untuk menghadiri launching buku tanggal 9 Juni mendatang. "Penerima peti mati itu sebagai undangan. Kenapa peti mati? Soalnya, kalau undangan aja kurang nge-buzz, dan kebetulan yang sesuai tema Rest in Peace itu ya peti mati," tuturnya.

Menurutnya, perusahaan tempatnya bekerja tersebut sudah memperkirakan bahwa strategi pengiriman undangan melalui peti mati tersebut akan menuai pro dan kontra. Namun sorotan media justru akan membuat publikasi terhadap rencana perusahaannya semakin tersebar luas.

"Ini kan cuma lucu-lucuan, yang sudah tahu ini ulahnya Sumardi. Memang ada berita melaporkan kita tapi sekarang sudah aman terkendali, running well, workshop dan launching akan tetap berjalan," tandasnya.

Sebagaimana diketahui, sejumlah kantor media massa di Jakarta dibuat heboh dengan pengiriman paket misterius berisikan peti mati kemarin. Setelah sempat dicurigai sebagai sebuah teror namun ternyata pengiriman paket peti mati tersebut merupakan salah satu bagian strategi pemasaran yang dilakukan oleh CEO Buzz & Co Sumardy Ma. 

 GO

BTemplates.com

Categories

Kamera CCTV Palembang

Popular Posts

Blog Archive