• Senin, Maret 07, 2011
  • Administrator

Masalah tanah yang kurang subur atau bahkan cenderung mati atau rusak, menjadi permasalahan bagi petani untuk bercocok tanam. Penanganan kurang suburnya tanah bisa menimbulkan dampak terhadap besarnya pengeluaran petani yang sebetulnya bisa ditekan apabila tahu bagaimana cara mengolahnya.

Untuk mengatasi permasalahan kurangnya kandungan bahan organik di dalam tanah tersebut, 2 tahun yang lalu tepatnya tahun 2009, Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Lamongan telah membuat suatu gagasan untuk membangun Rumah Kompos. Program Rumah Percontohan Pembuatan Pupuk Organik (RP30) yang berlokasi di Desa Medang, Kecamatan Glagah itu juga sudah berproduksi.

Kepala Bidang Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Ernawan melalui Kabag Humas dan Infokom Anang Taufik saat dikonfirmasi dia mengatakan, ada sebagian tanah di Lamongan yang tidak produktif lagi sehingga sangat sulit dipakai untuk menanam.

“Ada tanah yang kandungan bahan organiknya sangat rendah yaitu dibawah dua persen. Untuk menaikkannya menjadi tiga hingga lima persen supaya subur dan bisa ditanam kembali, butuh usaha ekstra. Salah satunya dengan pengadaan Rumah Kompos. Selain itu, rumah kompos ini bisa menjadi solusi terbuangya limbah pertanian seperti damen yang selama ini belum maksimal pemanfaatannya. Di anggaran tahun ini, diusulkan
akan dibangun lagi lima unit rumah kompos sejenis, ” ujarnya.

Ernawan menambahkan, Rumah Kompos dengan Ketua Kelompak Tani bernama Sutrisman yang beranggotakan 25 orang tersebut dengan sekali produksi mampu menghasilkan sebanyak 5 kwintal perjam pupuk dengan bahan baku sampah sekitar seperti padi, jerami, serta kotoran ternak. “Sementara itu untuk 1 kali musim tanam maksimal bisa sampai 20 ton,” paparnya.

Diakui oleh Ernawan, kesadaran petani dengan menggunakan metode tersebut di nilainya sangat kurang. Entah karena malas atau mungkin kurangnya pengetahuan mereka akhirnya enggan menggunakan. Padahal jika diterapkan dan ditelateni semaksimal mungkin sampah atau limbah tersebut jika diolah bisa menjadi berkah dan mengurangi biaya pengeluaran penggunaan pupuk kimia.

Secara umum rumah kompos terdiri dari bak-bak inkubasi dengan jumlah dan kapasitas tertentu. Bak-bak tersebut berfungsi sebagai tempat untuk menampung sampah organik dan non organik. Disitu juga terdapat ruang untuk pencacahan atau pengilingan, ruang pengemasan, dan display.

Di dalam rumah kompos di desain pula saluran-saluran air untuk penampung air lindi yang keluar dari sampah yang di tampung di bak fermentasi sebelum diolah menjadi pupuk. Lamanya proses pengomposan rata-rata 2-3 minggu supaya bisa dimanfaatkan menjadi pupuk. “Dengan pengembangan unit-unit pengolahan kompos diharapkan bisa memberikan manfaat tambahan terhadap sampah-sampah yang selama ini hanya dibuang,“ ujarnya.
Alhamdulillah, akhirnya bisa posting lagi di bulan Maret 2011 ini. Kang Eko sangat bersyukur karena pengunjung blog ini semakin meningkat tiap harinya, semoga tulisan Kang Eko tetep dapat memberikan manfaat bagi pengunjung semuanya. Berikut ini Kang Eko akan mencoba posting tentang Resetter Epson L100 dan Cara Penggunaannya. Tentunya banyak sekali pengunjung yang sedang mencari resetter epson L100 ini.

Resetter Epson L100 dan Cara Penggunaannya :
Resetter epson L100 ini dapat anda download di link ziddu berikut ini :
http://www.ziddu.com/download/14080411/resetterL100.7z.html
passwordnya : ekohasan

Format kompresi menggunakan 7zip, kalo belum punya softwarenya bisa download di :
http://www.ziddu.com/download/14083147/7z920.exe.html
atau di
http://downloads.sourceforge.net/sevenzip/7z920.exe

Untuk tips download via ziddu agar bisa lebih cepat dan berhasil, baca di link berikut :
http://ekohasan.blogspot.com/2010/04/cara-download-file-di-ziddu-secara.html

Resetter Epson L100 dan Cara Penggunaannya :
1. Nyalakan Espon L100 dan pastikan Espon L100 sudah connect dengan komputer dan terinstall drivernya.
2. Kemudian jalankan Resetter Epson L100, dengan dobel klik file "AdjProg cracked.exe"
3. Klik "accept" >> "Particular Adjusment Mode" >> Pilih "Waste ink pad Counter reset" >> klik "Check" >> centang "main pad counter, FL box counter, Ink tube Counter", kemudian klik "Initialization" >> "Finish".






4. Langkah selanjutnya matikan Epson L100, kemudian lepaskan kabel powernya.
5. Langkah terakhir pasang kembali kabel power printer dan nyalakan, tunggu beberapa saat sampai Epson L100 dan Epson L100 akan kembali normal.

OK, demikian tadi cara penggunaan resetter Epson L100, Untuk Link download resetter Epson L100 hanya via ziddu.

Semoga berhasil.

  • Senin, Maret 07, 2011
  • Administrator


Ikan patin adalah satu jenis ikan yang memiliki banyak keunggulan. Selain dagingnya yang gurih, mengandung banyak lemak serta tak terlalu berduri. Bermula dari sekedar iseng, seorang petani tambak di Lamongan Jawa Timur, berhasil membudidaya ikan patin. Budidaya hasil kerja kerasnya tersebut menjadi usaha yang sangat menjanjikan.

Aktifitas yang telah lima tahun dijalaninya ini, lambat laun menjadi usaha yang menjanjikan baginya. Dibanding dengan budidaya jenis ikan lain, ikan patin memiliki beberapa keunggulan. Di antaranya, dagingnya yang gurih, banyak mengandung lemak, serta tak terlalu banyak durinya.

Hanya bermodalkan area tambak seluas satu hektar, muslikan menyekat tambaknya menjadi beberapa petak. Tujuannya, untuk memisah antara ikan yang masih kecil dan ikan yang siap dipanen.

Budidaya ikan patin tergolong rumit, dibanding dengan budidaya ikan tawar lainnya. Terkadang, pemilik harus mengeluarkan modal besar untuk membeli obat obatan pemusnah bakteri, agar ikan patin terjaga sehat alami.

Selain memiliki kelebihan pada dagingnya, ikan patin ini tergolong murah harganya, berkisar antara sebelas hingga Dua Belas Ribu Rupiah perkilogram.

Meski demikian, untuk satu musim panen, selama empat bulan. Dari seribu bibit untuk setiap petaknya, muslikan mampu menghasilkan ikan patin sebanyak empat hingga empat setengah kwintal. Dapat diperkirakan meraup keuntungan hingga puluhan Juta Rupiah. “Lumayan untuk membantu menghidupi keluarga”, ujar Muslikan.

Meski memiliki rasa gurih dan harganya yang relatif murah. Namun masyarakat sepertinya kurang mengetahui akan keberadaan ikan patin. Muslikan untuk sementara ini hanya memasarkan ikannya di wilayah Lamongan, Bojonegoro dan Tuban.

Saat cuaca ekstrim yang menyebabakan para petani tambak ikan banding dan udang windu mengalami gagal panen seperti saat ini, budidaya ikan patin ini bias menjadi alternative. (86)


BUMN terkemuka, PT Petrokimi Gresik membuka kesempatan kerja kepada Sarjana (S1) dengan Jurusan:
o Teknik Kimia
o Teknik Mesin
o Teknik Fisika
o Teknik Industri
o Sistem Perkapalan
o MIPA Kimia
o Psikologi (Industri)
o Hukum (Perdata/Bisnis)
o Komunikasi
o Akuntansi
o Manajemen
o Agribisnis
o Agronomi
o Budidaya Pertanian
o Teknologi Benih
o Teknologi Pangan

Dengan syarat-syarat sebagai berikut:
a. Warga Negara Indonesia;
b. Jenis kelamin laki-laki;
c. Usia maksimum 25 tahun (lahir setelah tanggal 28 Februari 1986);
d. Memiliki index Prestasi (IP) kumulatif ≥ 3,00;
e. Memiliki TOEFL minimal 475 (dibuktikan dengan sertifikat);
f. Sehat Jasmani dan Rohani;
g. Tidak buta warna;
h. Tidak terikat ikatan dinas pada instansi lain.

Bagi yang berminat dapat mendaftar secara online melalui website e-Recruitment PT Petrokimia Gresik yang dapat diakses di http://recruitment.petrokimia-gresik.com paling lambat tanggal 20 Maret 2011.

Hormat Kami,
PT Petrokimia Gresik


Bambang Heru
Kepala Kompartemen SDM

BTemplates.com

Categories

Kamera CCTV Palembang

Popular Posts

Blog Archive