Tampilkan postingan dengan label Kambing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kambing. Tampilkan semua postingan


Jika anda penikmat gurihnya tulang rawan, anda harus mencoba yang satu ini. Namanya sate buntut madu yang disajikan d sebuah warung sate milik Maryoso di Jalan Wahid Hasyim Karangklesem Banyumas Jawa Tengah. Jika sate biasa menggunakan daging tanpa tulang, namun menu yang ini adalah ekor kambing utuh yang di sate.

Kambing yang dipilih adalah kambing yang benar-benar masih muda. Jadi daging dan tulang rawannya masih empuk dan lunak. Bagian buntut atau ekor diambil hingga ke bagian pangkalnya. Setelah itu, buntut disayat agar saat pembakaran nanti bisa matang sempurna. Tentu saja ditusuk dengan lidi.

Selain dibakar biasa, sate buntut juga diberi bumbu rempah seperti lada dan lainnya agar ada cita rasa lebih. Juga ditambah madu agar manis daging tetap terasa alami sekaligus menambah manfaat untuk vitalitas. Sebab, daging di bagian buntut dipercaya bisa meningkatkan vitalitas pria sekaligus obat bagi keluhan kurang tenaga.

Seperti sate lainnya, sate buntut disajikan lengkap dengan kecap cabai, bawang merah, tomat dan jeruk. Cara menikmatinya umumnya dimakan tanpa nasi alias bukan sebagai lauk agar khasiatnya lebih terasa.

Sayang, sate buntut ini hanya tersedia dua hari dalam sepekan yakni hari senin dan kamis. Ini karena stock buntut kambing muda memang tak mudah untuk didapatkan. Meski susah mendapatkan bahan, sate ini harganya murah, hanya 12.500 Rupiah per porsi yakni 5 tusuk sate.


Jangan mengkau penggemar menu makanan sate, jika belum belum mencicipi menu sate domba super yang mampu mengoyang lidah. Ya, tepatnya di Desa Puring, Kecamatan Puring, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, terdapat warung milik warung sate Pak Parilan. Warung sate yang menyajikan sate domba super besar tersebut setiap hari tak sepi dari pembeli.

Jika dilihat sekilas sate super tersebut tak ada bedanya dengan sate kambing lainnya. Namun, kita akan dibuat terperangah ketika sate pesanan kita telah disajikan. Potongan daging domba super besar dengan tusuk yang besar pula akan membuat kita penasaran dengan rasanya.

Di namakan sate Super Parilan, karena ukurannya yang besar dan yang punya warung namanya Parilan. Sehingga para pelanggan memberi nama sate tersebut dengan Sate Super Parilan.

Cara pengolahan dan penyajiannya tak jauh berbeda dengan sate kambing pada umumnya, yakni dengan bumbu tomat, bawang merah, cabai, dan kecap. Namun, pada cara penyajian baru terasa ada bedanya, karena sate ini disajikan sesuai dengan permintaan pembeli. Bisa pakai tusuk atau tanpa tusuk sate.

Dengan menggunakan tusuk sate dan dengan irisan daging domba yang besar, sate domba Parilan banyak diminati kaum pria, khususnya para penggemar daging domba. Proses pembakaran sate domba super ini hanya memerlukan proses pembakaran, dengan hanya dicelupkan ke bumbu dan kecap.

Hanya membutuhkan waktu 10 menit, sate domba super Parilan siap disajikan dengan lunaknya daging domba muda.

Sate domba super Parilan setiap harinya mampu menghabiskan dua hingga empat ekor domba. Usaha yang sudah turun temurun ini, hanya menggunakan kambing domba dalam penyajian satenya.

Dengan hanya merogoh kocek lima belas ribu rupiah untuk 10 tusuk, kita sudah dapat merasakan nikmat dan gurihnya sate domba super Parilan.

Anda penasaran dengan sate domba super Parilan..??? , penasaran dengan rasa dan empuknya daging domba..???. Tak ada salahnya anda singgah ke warung sate Parilan, dijalan puring, desa puring, menuju obyek wisata pantai suwuk kebumen.

BTemplates.com

Categories

Kamera CCTV Palembang

Popular Posts

Blog Archive