• Selasa, Juni 21, 2011
  • Administrator
Watch Dream Team Indonesia vs Internasional Stars
Ocimnet - Dua pelatih laga starbol, Rahmad Darmawan dan Jacksen F Tiago, berharap laga antara Dream Team Indonesia melawan Internasional Stars di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (22/6/2011), dapat menjadi tontonan yang menarik bagi penikmat sepak bola.

Rahmad akan menangani Dream Team Indonesia. Tim ini terdiri dari 21 pemain lokal gabungan Liga Super Indonesia dan Liga Primer Indonesia. Terdapat nama-nama besar seperti M. Robi, Maman Abdurahman, Charis Yulianto, Ismed Sogyan, M. Nasuha, Zulfikli, Ponaryo Astaman, Ahmad Bustomi, Firman Utina, Kim Jefrey Kurniawan, Oktovianus Maniani, Bima Sakti, Kurniawan Dwi Yulianto, Bambang Pamungkas, dan lain sebagainya.

"Saya sangat bangga ada di sini mewakili rekan-rekan pelatih nasional melatih tim merah (Dream Team Indonesia). Saya akan berusaha memberikan yang terbaik. Mudah-mudahan partai besok berakhir dengan baik. Kedua tim menampilkan permainan yang baik. Mereka (pemain) adalah yang terbaik Indonesia, jadi tontonan diharapkan menarik," kata Rahmad di Blitz Megaplex, Selasa (21/6/2011).

Adapun Internasional Stars yang akan dilatih Jacksen terdiri dari Greg Nwokolo, Erik Bayemi, Gustavo lopez, Abanda Herman, Giovanni van Bronckhorst, dan lain sebagainya.

"Saya sangat bangga karena mewakili pelatih asing. Seperti coach Rahmad, persiapan tak ada sama sekali. Yang kita gunakan adalah individu dan juga motivasi pemain. Persiapan kami dapatkan dari masukan pemain. Saya tak mau memaksakan pemain. Semoga pertandingan seru," tutur Jacksen.

Laga sendiri akan dimulai pukul 17.00 WIB.

[via - kompas]
  • Selasa, Juni 21, 2011
  • Administrator


Resep Telur Dadar Gulung Tempe
Bahan :
  • 5 btr telur
  • 1 papan tempe ukuran sedang,kukus,tumbuk halus
  • 3 buah cabai merah,iris halus
  • 1 tangkai daun seledri,iris halus
  • 1 btg daun bawang,iris halus
  • 4 siung bawang putih,cincang halus
  • 1/2 buah bawang bombay, dicincang halus
  • Garam,merica bubuk,penyedap rasa secukupnya
  • 1 sdt saus sambal
  • 2 sdm margarin untuk menumis
Cara Membuat :
  1. Panaskan 1 sdm margarin.Tumis bawang putih dan bawang bombay sampai harum.Angkat dan sisihkan.
  2. Kocok lepas telur.Masukkan tumisan bawang putih,tempe,cabai rawit merah,daun seledri, aun bawang,garam,penyedap rasa dan merica bubuk.Aduk sampai tercampur rata.
  3. Tambahkan saus sambal.Aduk rata.
  4. Panaskan 1 sdm margarin dalam wajan datar.Masukkan telur.Aduk sampai merata.Tutup wajan Biarkan sampai matang.Masak dengan api sedang.
  5. Angkat,gulung telur,potong2 sesuai selera.Sajikan selagi hangat dengan saus sambal/cabai rawit dan nasi putih hangat.
  • Selasa, Juni 21, 2011
  • Administrator


Resep Cheese Potato Crispy


Bahan :
  • 1 kg kentang,kupas,goreng,haluskan
  • 1 sdt garam
  • 1 sdt kaldu bubuk
  • 1 sdt merica butiran, haluskan
  • 4 sdt mustard
  • 1 1/2 sdt cabe bubuk
  • 2 kuning telur
Bahan Isi :
  • Keju cheddar secukupnya,potong panjang besar sesuai selera
  • Smoke beef secukupnya,iris memanjang
Bahan Pelapis :
  • Telur secukupnya,kocok lepas
  • Tepung panir kasar secukupnya
Cara membuat :
  1. Aduk rata semua bahan 1 sampai tercampur rata.Bentuk bulat,lubangi tengahnya,isi dengan keju dan smoke beef,bentuk bulat lonjong/seperti kroket.
  2. Masukkanke dalam adonan telur,kemudian gulingkan di tepung panir kasar.Lakukan hingga adonan habis.Simpan dalam lemari es selama 2 jam,kemudian goreng.
  3. Hidangkan selagi hangat bersama dengan mayonaise/saus sambal.
  • Selasa, Juni 21, 2011
  • Administrator


Resep Tahu Goreng Crispy

Bahan :
  • 300 gr tahu belah/potong tipis2
  • 3 btr telur ayam,kocok lepas
  • 4 siung bawang putih
  • 400 ml air hangat
  • Garam,penyedap rasa,merica bubuk secukupnya
Bahan sambal (aduk rata) :

  • 5 sdm kecap manis
  • 1 sdt kecap asin
  • 1 btg daun bawang,cincang halus
Cara membuat :
  1. Haluskan bawang putih,merica,penyedap rasa dan garam,tambahkan dengan air hangat, rendam tahu yang sudah dipotong2 selama 15 menit
  2. Angkat dan tiriskan tahu.Masukkan tahu ke dalam kocokan telur,diamkan selama 5 menit,kemudian goreng di atas api sedang sampai garing dan kuning kecoklatan.
  3. Sajikan bersama saus sambal selagi hangat.
Tips :
  • Jika suka tahu bisa digulingkan terlebih dahulu kedalam tepung panir,baru kemudian digoreng.
  • Selasa, Juni 21, 2011
  • Administrator


Resep Sushi Ikan Salmon
Bahan :

  • 1 Ltr beras jepang (bisa diganti dengan campuran beras ketan dan beras biasa perbandingan 1:1)
  • 8 lbr nori
Bahan isi :
  • 3 ons salmon sashimi
  • 3 ons telur ikan
  • 3 ons udang,Panggang sebentar
  • 3 btr telur,digoreng dadar,digulung
  • 2 buah timun jepang,potong2 memanjang
Bumbu :
  • 1 sdm gula
  • 1 sdm garam
  • 3 sdm cuka beras (bisa diganti jeruk lemon)
Cara membuat :
  1. Masak beras jepang atau campuran beras ketan dengan beras biasa hingga matang
  2. Masukkan/bumbui dengan garam,gula, dan cuka beras/air perasan jeruk lemon
  3. Siapkan makisu (alat penggulung sushi).Letakkan nori diatas makisu. Lalu ratakan nasi diatas nori.Susun bahan isi satu persatu dipinggir nori
  4. Gulung makisu dan padatkan.Potong potong sushi sesuai selera
  5. Taburkan telur ikan diatas sushi
  • Selasa, Juni 21, 2011
  • Administrator


Resep Sushi Ketan

Bahan ketan :
  • 150 gr beras ketan,rendam 2 jam
  • 100 ml santan kental
  • 3/4 sdt garam
  • 1/2 sdt gula pasir
  • 1 lbr daun pandan
Bahan isi :
  • 300 gr daging ayam fillet
  • 500 ml air untuk merebus
  • 1 lbr daun salam
  • 1 btg serai,memarkan
  • 2 lbr daun jeruk
  • 1/2 sdt garam
  • 1/2 sdt gula pasir
  • 150 ml air kaldu
  • 1 btg daun bawang,iris halus
  • 1 sdm minyak untuk menumis
Bumbu halus :
  • 6 btr bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 1 sdt ketumbar
  • 2 btr kemiri,sangrai
Bahan kulit :
  • 3 lbr kulit crepe siap pakai
Cara membuat :
  1. Kukus beras ketan 15 menit.Rebus santan,garam,gula pasir dan daun pandan sambil diaduk sampai mendidih.Tambahkan beras ketan.Aduk sampai santan meresap.Kukus ketan 20 menit sampai matang. Sisihkan.
  2. Rebus daging ayam dalam 500 ml air sampai empuk.Angkat. Suwir-suwir.
  3. Isi : Tumis bumbu halus,daun salam,serai,dan daun jeruk sampai harum.Masukkan ayam suwir,garam, dan gula pasir.Aduk rata.
  4. Tuang air kaldu.Masak sampai meresap.Tambahkan daun bawang.Aduk rata.
  5. Ambil 1 lbr kulit crepe.Alasi plastik. Beri ketan di atasnya.Tambahkan isi,Gulung sambil dipadatkan. Biarkan tergulung selama 30 menit.
  6. Potong – potong dan sajikan dengan diikat kucai.
(sumber-saji)
  • Selasa, Juni 21, 2011
  • Administrator
Ocimnet - Download lagu Anggun Hanyalah Cinta gratis hanya untuk review lagu. Belilah kaset asli atau cd original dari album nya atau gunakan nada sambung pribadi agar meraka tetap bisa berkarya

Lirik lagu Anggun Hanyalah Cinta:

semua yang telah aku dapat
indah dan gemerlap
satu hari kan pudar
dan sinarnya akan hilang

sesuatu yang telah aku raih
di dalam hidup ini
tak untuk selamanya
ini semua sementara

reff:
yang aku cari hanyalah cinta
hanya cinta yang tak terganti
yang aku mau hanyalah cinta
hanyalah cinta yang ku beri

yang selalu ku tunggu hanyalah cinta
hanya cinta yang tak terganti
yang aku nanti hanyalah cinta
hanyalah cinta yang abadi

mencari artinya hidup ini
detak waktu masih ada
ada yang paling berwarna
apa yang kan sia-sia

repeat reff

abadi, abadi, hanyalah cinta
hanya cinta ooh

repeat reff

abadi


Download lagu Anggun Hanyalah Cinta Gratis Download lagu Anggun Hanyalah Cinta Gratis:

Download Download (4shared) Download Download (mediafire)
  • Selasa, Juni 21, 2011
  • Administrator
Watch Triunfo del Amor capitulo 173Ocimnet - Triunfo del Amor capitulo 173, Triunfo del Amor capitulo 173 Online, Avance Triunfo del Amor capitulo 173, Ver Triunfo del Amor capitulo 173 will be aired on television your family. Hello Triunfo Del Amor fans all over the world, I hope you enjoy all the story of Triunfo Del Amor and dont forget to come back again to follow the next episode Because every episode has a story interesting and suspenseful. Wherever you are you are, at work, home, college, school or in the cafeteria not to miss interesting stories about Triunfo Del Amor.

How does the next story in Triunfo del Amor capitulo 173, do not worry because Triunfo del Amor capitulo 173 will air on Canal de las Estrellas June 22, 2011. Spread this information to your friends via facebook, twitter or other social sites that you have that Triunfo Del Amor is very interesting and inspiring as I am. Thank you for visiting this site, congratulations to run your activities and hopefully your days of fun.

[via - deden1986]
  • Selasa, Juni 21, 2011
  • Administrator
Komputer Tercepat di Dunia - Sebuah komputer super Jepang berhasil mendapat gelar komputer tercepat dunia. Komputer ini dipamerkan di ajang International Supercomputing Conference, Senin (20/6).

Komputer K di RIKEN Advance Institute for Computational Science, Kobe, Jepang, ini berhasil mencatat rekor tenaga pemrosesan lebih dari delapan petaflop/detik (perhitungan kuadriliun per detik). Kecepatan ini tiga kali lebih cepat dibanding pesaing terdekat.

Tempat kedua ditempati Tianhe-1A yang dibuat National Supercomputing Center di Tianjin, China. Komputer super ini mampu mencapai kecepatan 2,6 petaflop/detik.

Hebat! Jepang Bikin Komputer Tercepat di Bumi
Keberhasilan komputer K menandai pertama kalinya Jepang berhasil mengklaim posisi pertama dalam Supercomputing Top 500 sejak November 2004.

Memiliki cara kerja komputer berlawanan, komputer K memanfaatkan GPU power. Komputer ini sendiri dibuat Fujitsu, dan memuat lebih dari 80 ribu 2GHz SPARC64 VIIIfx CPU. Tiap prosesor memiliki delapan inti dan mampu memberi total pemrosesan inti lebih dari 640 ribu.

Komputer K juga menjadi komputer paling banyak mengonsumsi tenaga, yakni sebesar 9,89 megawatt. Meski begitu seperti ditulis techradar, mengingat output luar biasa, komputer ini masih sukses menempati posisi keempat sistem paling efisien energi.

[via - inilah]
  • Selasa, Juni 21, 2011
  • Administrator
Hebat! TV dan Ponsel Kini Bisa Keluarkan Aroma
Ocimnet - London – Peneliti University of California bekerjasama Samsung Corp. mengembangkan teknologi baru. Teknologi ini bisa mengeluarkan aroma dari TV dan ponsel. Seperti apa?

Teknologi baru ini memungkinkan pengguna mencium aroma apa yang dilihat di TV dan ponsel. Jika teknologi ini dikomersilkan, teknologi ini jelas akan menambah pengalaman penginderaan sembari menonton TV, menjelajah situs web atau melihat video di ponsel.

Menurut pengembang teknologi ini, perangkat ini menyimpan matriks kabel kecil 100x100 yang akan memanaskan cairan aromatik sesuai yang tersimpan di 10 ribu kontainer kecil dan mengubahnya menjadi gas aroma.

Perangkat ini berukuran cukup kecil sehingga bisa disisipkan di bagian belakang TV atau ponsel. Ide semacam ini sudah sering dibicarakan ilmuwan sejak 1950-an saat teknologi ini direncanakan diterapkan pada bioskop guna meningkatkan pengalaman menonton pemirsa.

Menurut peneliti, perangkat baru ini sudah diuji menggunakan parfum Passion dari Elizabeth Taylor dan parfum Live dari Jennifer Lopez. Bagaimapun juga, elemen paling menantang teknologi ini sebelum mengkomersialkannya adalah, memastikan sistem listrik hanya memanaskan kontainer yang sesuai tanpa salah memberi aroma.

[via - inilah]
  • Selasa, Juni 21, 2011
  • Administrator
Penderita Gejala Anoreksia, Tren atau Kelainan?Ocimnet - Setiap perempuan pasti memimpikan tubuh ideal dan langsing. Ini membuat mereka menghalalkan segala cara untuk memperoleh tubuh bak selebriti idolanya.

Seakan terobsesi, diet ketat saja dirasa tak cukup sehingga timbul suatu penyakit yang membawa mereka pada fenomena anoreksia nervosa.

Lantas, apakah anoreksia ini semacam penyakit atau tren yang banyak dianut selebriti kelas dunia?

Anoreksia nervosa merupakan kelainan, bukan tren. Biasanya penderita anoreksia ditandai dengan perubahan gambaran tubuh sendiri, munculnya ketakutan luar biasa akan kegemukan, penolakan untuk mempertahankan berat badan normal sehingga mereka ngotot diet mati-matian agar mendapat badan super kurus.

Sebagian besar penderita anoreksia adalah perempuan. Tak mengherankan, soalnya jika dikaitkan dengan isu kecantikan, para perempuan lebih gampang ‘diintimidasi’ termasuk gambaran tentang tubuh ideal (atau super kurus) agar bisa disebut ‘cantik’.

Banyak penderita yang meninggal di usia dini, dan paling tidak lima hingga delapan belas persen yang dirawat akibat anoreksia selanjutnya meninggal karena kelaparan atau bunuh diri.

Gangguan ini umumnya muncul di usia 17 dan sangat jarang dijumpai pada perempuan di atas usia 40. Masalah ini bisa dipicu peristiwa yang memicu depresi, seperti dikeluarkan dari kampus.

Anoreksia bisa saja hanya terjadi untuk jangka pendek. Tapi anoreksia biasanya merupakan penyakit kronis yang datang dan menghilang atau memburuk seiring waktu.

Gejala yang timbul

Sejauh ini penyebab pasti tidak diketahui, namun faktor sosial tampaknya memegang peran penting.

Penderita anoreksia akan merasa bahagia dan lebih sukses jika mereka berhasil menurunkan berat badannya sehingga menjadi lebih langsing. Karena mereka merasa dengan badan gemuk menjadi tidak menarik, tak sehat serta tidak diinginkan lingkungan.

Gejala kekurangan gizi yang menemani anoreksia termasuk konstipasi, gangguan pencernaan dan perut kembung, dehidrasi, kram otot, gemetaran, tumbuh rambut halus di wajah, punggung atau lengan, payudara semakin datar, rambut kusam, menipis dan mudah patah, kulit kering dan pecah-pecah, tangan dan kaki dingin, detak jantung tidak beraturan, depersi dan kecemasan.

Sementara itu, penderita merasa dirinya ‘normal’ dan tidak ada yang salah dengan hal tersebut, sehingga tidak merasa ke dokter.

Pengobatan penyakit anoreksia ini cukup sulit karena mereka beranggapan tak ada yang salah dalam diri mereka. Untuk pengidap yang terindikasi kurang dari enam bulan, tak perlu dirawat secara khusus di rumah sakit, hanya butuh perhatian, kasih sayang serta perawatan dari keluarga maupun rekan terdekat.

Sedangkan untuk pengidap anoreksia yang lebih serius, harus di bawah bimbingan dokter yang khusus menanganinya serta mengganti pola makannya dan mengkonsumsi obat-obatan yang dianjurkan dokter agar dapat pulih seperti sedia kala kembali.

[via - inilah]
  • Selasa, Juni 21, 2011
  • Administrator
Apa ini cerita yang selalu di bilang orang
Kisah yang tak akan pernah hilang di makan zaman
Tak kan pernah retak di pukul waktu
Dan takkan pernah punah di tiup angin


Kisah dua insane manusia
Yang tetap abadi
Yang membuat keduanya bahagia
Dan membuat keduanya menangis

Apa ini yang mereka bilang cerita indah itu
Yang dapat membuat kita sakit
Tampa tau apa yang terluka

Inikah cerita indah itu
Yang telah menyakiti tampa dia tau


Kupu-kupu dengan aneka warna, saat ini kian sulit dijumpai, karena ekosistemnya yang punah tergusur oleh ulah manusia. Namun untuk mendapatkan hiasan kupu-kupu sintetis yang mirip dengan aslinya, masih bisa kita dapatkan dengan mudah.

Adalah Lilik Murtini, warga Lowokwaru-Malang Jawa Timur, menekuni kerajinan kupu-kupu sejak tahun 2004 lalu. Bahkan Lilik tak menyangka jika buah tangannya bisa bersaing di pasar domestik dan mancanegara.

Awalnya, Lilik hanya sekedar iseng dan mencoba membuat dengan berinisiatif mengutak atik barang bekas sambil mencari ide di internet. Akhirnya Lilik pun menjatuhkan pilihan pada hiasan kupu-kupu sintetis.

Untuk membuat kupu-kupu hias, bahan baku dipilih bulu angsa dari limbah shuttle cock (bola bulu tangkis), yang dipilh karena mudah dibentuk dan kadar keawetannya tinggi. Selain itu, bulu angsa dinilai aman karena tidak tercampur dengan bahan kimia.

Limbah bulu-bulu angsa, kemudian dipilih sesuai kebutuhan, baru kemudian diberi campuran warna. Bulu-bulu angsa yang telah diberi warna, kemdian dijemur selama satu hari agar warnanya tidak mudah memudar.

Bulu-bulu angsa, selanjutnya dibentuk sesuai pola ukuran sayap kupu-kupu. Badan kupu yang terbuat dari kayu lunak, dipadu dengan monte sebagai mata, digunakan sebagai tubuh sekaligus media, untuk menempelkan sayap dari bulu angsa menggunakan lem. Aksen titik -titik ditambahkan agar menyerupai kupu-kupu asli,

agar kupu-kupu nampak lebih hidup dan cantik, cat berwarna pun digunakan untuk mewarnai bagian luar sayap, dan tubuh kupu-kupu sintetis tersebut. Tak jarang, perajin menggunakan cat serbuk kaca, agar kupu-kupu buatannya menyerupai kupu asli.

Dibantu dua puluh karyawan, dalam satu minggu ia mampu menghasilkan 25 ribu kupu-kupu beraneka ukuran. Mulai terkecil yang berukuran 7 x 8 cm, dan dijual 3000 rupiah, hingga terbesar berukuran 40 x 50 cm, dan dijual seharga Lima Puluh Ribu Rupiah.

Kupu-kupu hias ini, dapat digunakan berbagai hiasan, seperti hiasan magnet lemari es, souvenir, termasuk hiasan kelambu.

Saat ini, wilayah pemasaran kupu-kupu sintetis perajin tidak hanya di Indonesia, tetapi merambah ke berbagai Benua seperti Benua Eropa, Asia, Amerika dan Amerika Latin.

Awal produksinya dikenal di kenal ke Mancanegara, ketika Lilik dan beberapa rekannya ke luar negeri membawa contoh produk kupu-kupunya. Alhasil, respons pasar cukup mencengangkan, semua produknya ludes terjual.
  • Selasa, Juni 21, 2011
  • Administrator
Serangan Malware ke Android Naik 400 Persen
Ocimnet - Serangan program jahat alias malicious software atau malware ke sistem operasi Android terus meningkat. Platform buatan Google yang kini makin populer dipakai di smartphone dan tablet itu kini telah menjadi incaran baru para penyebar kejahatan.

Perusahaan keamanan digital Eset melansir, hingga saat ini serangan malware ke platform Android mengalami peningkatan hingga 400 persen sejak periode September 2010. Dilaporkan juga bahwa metode penyebaran malware pada perangkat mobile tertinggi adalah melalui aktifitas download aplikasi, dan pada sebagian besar dari pengguna smartphone tidak melengkapi perangkatnya dengan proteksi antivirus.

"Dari sisi keamanan, perangkat komunikasi mobile masih tergolong kuno, cenderung primitif dan kebijakan-kebijakan yang dikendalikan oleh pihak vendor, ternyata justru menambah peluang yang menguntungkan bagi pelaku kejahatan dunia maya. Oleh sebab itu sangat dianjurkan bagi para user untuk berhati-hati ketika menggunakan perangkat komunikasi mobile," kata Randy Abrams, Director of Technical Education di ESET North America dalam pernyataan yang diterima Kompas.com, Selasa (21/6/2011).

Situasi keamanan perangkat komunikasi mobile saat ini masih terbuka, tanpa sistem keamanan yang memadai. Hal ini patut diwaspadai, mengingat saat ini para pelaku kejahatan dunia maya sedang mengembangkan perangkat untuk melakukan serangan terhadap perangkat tersebut. Jika para pelaku kejahatan telah mulai memfokuskan diri pada perangkat mobile dengan OS yang pernah diserang, seperti Windows Platform, maka saat itulah mobile malware dan phishing akan mencapai tingkat epidemi.

[via - kompas]
  • Selasa, Juni 21, 2011
  • Administrator
http://l1.yimg.com/a/i/sea/id/08/soda_warna_thinkstock_392.jpg
DIKUTIP.COM - Minuman bersoda menjadi favorit jutaan orang. Rasanya manis dan menyegarkan. Dan terasa lebih nikmat jika diminum saat cuaca panas atau usai makan siang.

Tapi apa yang terjadi jika Anda minum soda terlalu sering atau malah setiap hari? Seperti dikutip dari Shine Senin (20/6), inilah empat dampak minum minuman bersoda terlalu sering:

1. Tambah gendut
Di Amerika Serikat, sederet penelitian membuktikan secara ilmiah bahwa minuman bersoda menjadi penyebab obesitas atau kelebihan berat badan. Banyak anak kecil, remaja bahkan dewasa memiliki tubuh yang gendut akibat terlalu sering minum soda.

2. Diabetes tinggal menghitung waktu
Orang yang minum soda setiap hari memiliki risiko mengidap diabetes hingga dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan mereka yang jarang atau tak pernah minum minuman bersoda.

3. Berisiko mengalami serangan jantung
Selain diabetes, seseorang yang minum minuman bersoda setiap hari, dalam empat tahun memiliki risiko terkena serangan jantung 40 persen lebih tinggi ketimbang yang tidak. Bukan cuma itu, kadar kolesterol jahat pun ikut naik akibat konsumsi soda berlebihan.

4. Menderita berbagai gangguan kesehatan
Minuman bersoda tak hanya mengandung kadar gula yang tinggi, tapi juga kafein. Beberapa ahli mengatakan, jika minuman bersoda sudah jadi bagian dari “gaya hidup”, maka efeknya akan tak jauh beda dengan obat-obatan terlarang. Alhasil jangan heran jika akan ada organ-organ vital tubuh yang mengalami gangguan fungsi.

Jadi mulai sekarang, perbanyaklah konsumsi air putih minimal dua liter sehari. Gantilah minuman bersoda dengan teh hijau atau jamu tradisional yang alami.

 GO
  • Selasa, Juni 21, 2011
  • Administrator
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhnjBT6i5DxCNaA9dZ3OQ_RxqvZY-m-dtB_IaUCfLsKaU7nMdOBVLgxfd9o4eV4PjllMK6w0Rzf8Gu3o8Mt68xeUOO7_rbjUIG4jlG6ZrZY117q8X2Re6D2TWYFJhJXVSakoZWdLOF2_BAv/s200/Tenaga+Dalam+2.jpgSatu-satunya jalan untuk membangkitkan energi Tenaga Dalam sesuai dengan penjelasan mengenai misteri tenaga dalam pada postingan lampau adalah dengan cara mengubah pernafasan biasa menjadi pernafasan spesial, yaitu dengan mengoptimalkan oksigen yang masuk jangan sampai terbuang percuma sedangkan untuk bagian lain harus seimbang.

Untuk membangkitkan energi cadangan secara cepat, oksigen harus diputarkan secara cepat pula ke seluruh tubuh dan membuang gas beracun CO2 secara cepat.

Karena itu, saat membuang nafas badan harus dikejangkan. Dengan pengejangan tubuh, oksigen akan berputar membentuk pusaran energi yang menyerap seluruh energi di tubuh yang tersebar dan tersembunyi.

Sedangkan pembuangan gas beracun dilakukan dengan cara membuang nafas melalui mulut. Bila kedua hal tersebut dilakukan maka oksigen yang berputar di dalam tubuh kita adalah oksigen bersih tanpa CO2.

Ini salah satu rahasia juga, mengapa orang-orang yang mempelajari tenaga dalam secara benar selalu sehat dan jarang sakit.

Fungsi dari tenaga dalam:

Tenaga fisik menjadi jauh lebih kuat
Untuk mempertajam panca indera.
Untuk membangkitkan indera keenam.
Untuk menghancurkan benda-benda keras.
Untuk meringankan tubuh.
Untuk memperkuat memori otak.
Untuk meningkatkan kesehatan dan daya tahan tubuh terhadap serangan fisik dan serangan penyakit.
Untuk Telekinetik / menggerakkan benda dari jarak jauh
  • Selasa, Juni 21, 2011
  • Administrator
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgCTMWvA5WpUU-eY-FfNMw-5rQKsA3xO5QU7LlAVfhH2OCTRti7KgvVERRorG1qtwwxO-lwlXofLxukh9UidERIEdnq64Bf_OyG6xfscncTBLjdQQKbZM6mgs3tlH5i5aunP-o_LnyAyzo/s200/david-copperfield.jpgDavid Copperfield mulai bermain sulap sejak berusia 12 tahun, dan menjadi pesulap termuda yang diterima sebagai anggota Society of American Magicians. Sewaktu berusia 16, Universitas New York sudah mengundangnya untuk mengajar kursus sulap. Nama "David Copperfield" diambilnya dari tokoh fiksi bernama David Copperfield yang muncul dalam novel berjudul sama, David Copperfield karya Charles Dickens. Pada usia 19 tahun, Copperfield sudah mengadakan pertunjukan besar di Hotel Pagoda, Honolulu, Hawaii.



Sebagian besar penampilan Copperfield berupa acara spesial televisi dan sebagai bintang tamu dalam acara televisi. Di layar lebar, Copperfield pernah bermain sebagai Ken si pesulap dalam film horor Terror Train produksi tahun 1980. Selain itu, Copperfield pernah tampil sebagai figuran dalam film Prêt-à-Porter (1984), namun namanya tidak dicantumkan dalam daftar pemain.

Pada tahun 1982, Copperfield mendirikan yayasan Project Magic untuk membantu rehabilitasi pasien yang mengalami lumpuh tangan dengan mengajarkan gerakan sulap sebagai salah satu metode terapi fisik. Metode yang dikembangkannya mendapat akreditasi dari American Occupational Therapy Association, dan digunakan di lebih dari 1.100 rumah sakit di 30 negara di dunia.

Pada tahun 1996, Copperfield menulis antologi fiksi berjudul David Copperfield’s Tales of the Impossible yang mengambil latar belakang dunia sulap dan ilusi. Dalam penulisan buku tersebut Copperfield bekerja sama Dean Koontz, Joyce Carol Oates, Ray Bradbury, dan anggota tim yang lain. Pada tahun berikutnya terbit volume kedua, David Copperfield's Beyond Imagination (1997).

Copperfield memiliki Museum Internasional dan Perpustakaan Seni Sulap di Las Vegas, Nevada. Museum tersebut didirikan sebagai usaha Copperfield untuk melestarikan sejarah seni sulap, dan koleksi perangkat sulap antik, buku, dan benda-benda yang berkaitan dengan seni sulap. Setiap tahunnya, David Copperfield melakukan lebih dari 550 pertunjukan di seluruh dunia.

PERJANJIAN AHLI SIHIR DENGAN JIN

Di bawah ini nanti adalah surat perjanjian yang diduga dilakukan oleh "seorang ahli sihir dengan wakil syaitan" yang bernama Asmodeus dan tulisan yang terdapat di surat itu adalah tulisan manusia, tetapi copnya ialah Cop Jin. Tetapi sebenarnya Jin tersebut telah mempermainkan manusia. Cop yang tertera di surat ini bukan cop perwakilan Iblis, bahkan juga bukan cop 'Ifrit, jenis Jin yang paling perkasa. Ia merupakan cop milik Jin jahat biasa.

Di bawah ini pula surat perjanjian yang diperkatakan antara "Syaitan dengan O'Ryan Greenfield" seorang ahli sihir dari barat. Sebenarnya surat itu ialah perjanjian otentik antara seorang penyihir dengan empat Jin yang tanda tangan mereka tertera jelas, yang kemudian diperkuat oleh cop 'Ifrit.
Nah mungkin surat perjanjiannya david copperfield ga bakal jauh2 gan sama surat perjanjian yang diatas

RAHASIA DAVID COPPERFIELD

David Copperfield memang mengamalkan ilmu sihir. Sebab itulah beliau bisa melakukan apa saja bahkan terbang. Kehebohannya adalah ketika dia menghilangkan patung Liberty dalam waktu beberapa detik. Sebenarnya David Copperfield sangat terkenal di kalangan para Jin. Dia mempunyai perjanjian dengan salah seorang 'Ifrit. 'Ifrit mempunyai pasukan yang ribuan jumlahnya. Merekalah yang mengangkat Copperfield. Agar dia bisa naik sedikit di udara, diperlukan ribuan jin untuk mengangkatnya.

Dan lagi satu kebolehannya, seorang gadis yang dipotongnya dalam peti itu, adalah jin perempuan yang menampakkan diri dalam wujud seorang gadis manusia. Dia menghilang, kemudian memperlihatkan dirinya kembali tanpa tanda luka sedikit pun. Adalah mungkin Copperfield telah membuat surat perjanjian sama seperti yang diatas. Wallahu a'lam.
  • Selasa, Juni 21, 2011
  • Administrator
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjR73AQTGfTs8AG3MdY0WOdMvM4ccUEZUZ9uaCvHvrTtZeOZuNOKeIptLTpF6MXPjPIeUAbJcd3qfNIe9Tgda-5vv8TrvLXmEUCZvkIIK3TRR5LFzm8N4IYHvriQc2DdawU4_MNWXOo_mJU/s200/GunungSalak.jpgGara-gara ada salah seorang peserta wanita yang membuang pembalut sembarangan, rombongan pecinta alam itu mengalami rentetan kejadian aneh. Bahkan, si peserta yang membuang pembalutnya itu terud dikuntit oleh dedemit gunung Salak. Apa yang terjadi selanjutnya…?

Sebagai seorang pendaki, banyak kejadian mistik yang kualami ketika aku mendaki gunung. Tapi, kisah yang kutulis ini adalah yang paling menyeramkan dalam riwayat pendakianku ke sejumlah gunung. Peristiwa ini menyebabkan trauma selama 1 tahun lebih. Berikut kisahnya:....................

Seperti biasa, setiap tahun organisasi kami, Mahasiswa Pecinta Alam, pada sebuah perguruan tinggi swasta di Jakarta, selalu mengadakan diklat atau pelatihan untuk calon anggota baru. Kali ini, kegiatan tersebut diadakan di gunung Salak, Sukabumi.

Dari awal pemberangkatan menuju lokasi pertama, keadaan baik-baik saja. Semua berjalan sesuai schedule yang telah ditetapkan panitia. Kebetulan, aku menjadi mentor pembimbing untuk 1 grup, yang terdiri dari Keni, Irfan dan Agung. Tugasku adalah mengawasi dan membimbing mereka selama dalam pendakian. Sedangkan 2 grup lagi, dipimpin oleh Bayu dan Hendi. Jumlah peserta termasuk senior dan panitia tak kurang dari 20 orang.

Perjalanan menuju lokasi pendakian pertama ditempuh sekitar 2 Km. Itupun baru tahap pemanasan. Para catas (istilah untuk calon anggota) harus berjalan sejauh 2 Km. dengan membawa beban carrier rata-rata 9 – 12 Kg/orang. Selama dalam perjalanan, tampak sekali aku lihat para catas ini sangat kelelahan. Apalagi Keni yang kebetulan catas wanita satu-satunya. Ketika perjalanan mulai memasuki perhutanan, terjadi sedikit kekacauan pada Keni. Tiba-tiba dia ketakutan sambil memegang tangan rekan sesama cates.

“Ada apa Ken?” tanyaku, agak jengkel juga.
“Lihat, Kak Ida! Di sana ada orang tinggi besar menghadang jalan kita,” jawab Keni.
Tangannya gemetar menunjuk ke depan. Tapi aku dan yang lainnya tidak melihat orang yang dimaksudnya. “Mana Ken, kamu jangan bercanda ya. Ayo, kita jalan lagi!” perintahku.
“Tidak…tidak! Aku takut, Kak!” bantah Keni, setengah merengek.
“Kalau kamu tidak melanjutkan pendidikan ini, kamu batal jadi catas. Lagian kamu jangan nyusahin gitu, dong!” kataku mengingatkan. Keni hampir menangis. Untunglah, karena bujukan dari beberapa teman catas dan semangat dari para senior, akhirnya dia mau melanjutkan perjalanan.

Untuk menuju titik pendakian pertama, jalan yang kami lalui sudah sedikit sulit, apalagi para senior cowok harus membuka jalur terlebih dahulu. Ditambah lagi rute yang becek dan licin karena seringnya turun hujan. Ketika hari menjelang sore, kami harus mencari lokasi peristirahatan. Setelah mendapat lokasi yang cukup baik, kami mulai memasang tenda. Ada sebagian yang membuat makan malam, dan tak lupa membuat perapian untuk penerangan dan menghangatkan badan. Setelah rapi semuanya, para senior mengumpulkan catas untuk evaluasi dan pelaksanaan jadwal besok hari. Waktu itu, jelas sekali kulihat wajah Keni yang pucat dengan pandangan kosong.

“Kamu kenapa, Ken?” tanyaku, tapi Keni diam saja.
Untuk kedua kalinya aku bertanya, “He, ngapain kami bengong saja. Masuk nggak tuh pelajaran?” bentak Jawir sebagai panitia pelaksana lapangan.
Keni tersentak kaget. “I…iya, Kak!” geragapnya.

Setelah evaluasi selesai, para catas dipersilahkan kembali ke tendanya masing-masing. Begitu juga dengan para senior. Namun, belum sampai setengah jam kami beristirahat, tiba-tiba terdengar suara Keni berteriak keras. “Tolooong…!!” Sontak kami berhamburan keluar menghampiri tendanya. Apa yang terjadi? Kami melihat wajah Keni berubah menyeramkan. Matanya melotot ke atas. Ketika salah seorang dari kami menanyakan keadaannya, tiba-tiba Keni malah tertawa keras. Namun, itu bukan suara tawanya yang asli. Tawa itu seperti suara seorang lelaki. Lebih aneh lagi, Keni juga bisa tertawa dengan suara wanita cekikikkan mirip Mak Lampir dalam sintron. Akhirnya, kami sadar kalau Keni kerasukan.

“Siapa kamu ini sebenarnya?” tanya Jawir yang memang paling senior dari kami.
Keni tertawa dan menyeringai. “Aing nu boga tempat ieu (aku yang punya tempat ini),” jawabnya dengan suara bariton yang berat milik laki-laki.
“Kami mohon maaf apabila berbuat kesalahan. Tapi tolong bebaskan teman kami ini. Dia tidak tahu apa-apa,” bujuk Jawir.

Keni hanya diam. Anehnya, beberapa saat kemudian Keni berubah tenang. Namun, ketika aku memintanya itirahat di dalam tenda, tiba-tiba Keni kembali lagi berteriak dan meronta-ronta. Sontak Jawir mendekap tubuh Keni. Bahkan karena takut terjadi sesuatu, kami bersepakat mengikat kaki dan tangan Keni. Ya, kami takut Keni akan lari dan masuk jurang. Sampai pagi harinya, kami tidak tidur hanya menunggui Keni yang sebentar-bentar kerasukan dan mengamuk. Namun, karena schedule harus dilaksanakan, maka kami harus berkemas untuk menuju lokasi berikutnya.

Kali ini, rute yang kami tempuh sangat sulit. Hujan yang turun mengakibatkan jalan setapak becek dan licin, sehingga kami harus ekstra hati-hati. Karena sulitnya medan, perjalanan kami jadi sangat lambat dan melelahkan. Akhirnya kami memilih berhenti ketika melihat Keni tiba-tiba terjatuh. Beberapa peserta lelaki membopong tubuh Keni yang terjatuh. Anehnya, Keni meronta-ronta sambil mendengus seperti seekor harimau. “Aku suka dengan anak ini!” kata makhluk itu dengan suara sangat menakutkan.

Kami kembali sibuk mengurusi Keni. Rupanya demit ini menyukai Keni dan selalu mengikutinya.
Dengan sisa-sisa keberanian para senior bergantian mengintrogasi si demit yang tentu saja dengan bahasa Sunda. Akhirnya, diketahui mengapa demit itu selalu mengikuti Keni. Rupanya, Keni telah membuang bekas pembalut sembarangan. Demit tersebut sangat bandel, tidak bisa disuruh keluar. Hal ini memaksa Sapri, senior yang mengerti spiritual mengusir dengan doa-doa. Tetapi tetap saja demit itu bersamayam di tubuh Keni.

Aku yang tak tega melihat Keni, langsung membacakan doa-doa ditelinganya. Ketika baru selesai, tiba-tiba mata Keni melotot ke arahku sambil tertawa dengan suara lelaki yang mengeramkan. “Kamu gadis cantik sekali…!” kata demit yang bersemayam dalam tubuh Keni. Sontak aku menjauhi Keni, karena dia sepertinya ingin menyentuhku. Dengan sigap pula Ema, teman seniorku, langsung menutup mata Keni karena pandangannya tak lepas dariku.

Karena keadaan Keni yang tambah buruk, pendakian akhirnya kamu tunda. Kami pun kembali membuka tenda. Jadwal yang telah disusun tidak terlaksana dengan baik. Pagi harinya, tepatnya hari ketiga, kami kembali lagi berkemas untuk menuju lokasi berikutnya. Sebelum berangkat Hendi, teman kami, melihat ada seekor anjing berbulu putih di balik semak-semak.

“Aneh, kok ada anjing hutan menghampiri tenda kita?” tanya Hendi.
“Mungkin saja dia mencium makanan yang kita bawa,” jawab Sapri.
Tanpa menaruh curiga, kami pun segera melanjutkan pendakian. Kali ini pendakian benar-benar sulit. Selain cuaca yang tidak mendukung karena hujan turun dengan lebatnya, juga kondisi peserta yang mulai kurang vit. Hal yang tidak masuk akal, di tengah perjalanan, dan derasnya hujan yang memaksa kami harus ekstra hati-hati itu, aku dikagetkan dengan kemunculan Keni yang tiba-tiba berjalan dengan cepat dan sudah berada di depanku.

“Yang lainnya mana, Ken?” tanyaku, tanpa menaruh curiga.
“Mereka masih jauh, Kak. Ayo, kita jalan duluan dan tetap semangat, Kak!”
Kata-kata Keni ini membuatku heran dan penasaran. Namun, aku hanya terdiam sambil terus berdoa memohon perlindungan Yang Maha Kuasa. Akhirnya, aku dan Keni menyusul rombongan terdepan. Tapi aku heran karena semak yang kami pangkas untuk dilewati, bisa tertutup kembali dengan sendirinya.

“Kita tunggu yang lainnya,” kata Jawir yang sudah berhasil aku susul bersama Keni. Tak berapa lama, rombongan paling belakang telah sampai.
“Bagaimana ini, jalur yang sudah dipangkas, kok bisa tertutup kembali?” tanya Jawir ke Eko sebagai ketua rombongan.
“Sudahlah, kita pangkas lagi di tempat yang tadi juga!” ujar Eko yang mencoba tetap tenang.
Seringnya terjadi keanehan, membuat kami harus berjalan beriringan jangan sampai terpisah jauh. Karena takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Sementara itu, sambil terus berdoa, tak sedetikpun pengawasanku lepas dari Keni yang kulihat ada kejanggalan pada dirinya. Karena kondisi yang tak memungkinkan dan haripun menjelang sore, kembali kami membuka tenda di lokasi yang tidak sesuai rencana kami sebelumnya.

Hari keempat ini kami mengalami pendakian yang letihnya tiada tara. Ketika hari menjelang Maghrib, tiba-tiba kembali tubuh Keni dirasuki demit yang selalu mengikutinya. Keni meronta-ronta dan menendangi siapa saja yang dekat dengannya. Untunglah, Jawir dan Sapri dengan sigap menelikung tubuh Keni yang kecil itu. Karena tenaga Keni berubah sangat kuat, maka para senior dan para catas pun ikut memeganginya. Mereka membopong Keni ke tenda panitia yang lebih besar. Apa yang terjadi selanjutnya?

Sangat sulit dibayangkan. Tubuh Keni terus meronta dan menendangi sambil terus mengoceh dalam bahasa Sunda. Tujuh tenaga lelaki tak sanggup menahannya. Setelah tak ada yang sanggup memegangginya, sbentar-bentar tubuh Keni terangkat ke atas dan melayang-layang, seperti tertarik oleh kekuatan tak kasat mata. Beberapa teman senior berusaha menahannya. Keni berteriak keras dan tentu saja membuat kami yang wanita menangis histeris.
“Tolong….jangan bawa aku!” teriak Keni.

Kenyataan yang tak masuk akal terus saja terjadi. Keni seperti mengalami penyiksaan. Sebentar tubuhnya melayang, namun sebentar kemudian jatuh terempas ke tanah. Melihat kejadian ini, tak henti-hentinya kami mengumandangkan takbir. Sedang aku sendiri tak tahu lagi harus berbuat apa. Aku hanya bisa menangis sejadi-jadinya.

Sampai lewat tengah malam, demit itu seolah terus menyiksanya, bahkan lebih sadis lagi. Kali ini, kemarahan sang iblis tak terbendung lagi. Wanita mana saja lengah, pasti akan diserang. Aneh sekali! Walaupun dalam penyiksaan yang tiada tara, tapi terkadang Keni tersadar bila demit itu keluar dari tubuhnya.
“Ema..awas dia mau masuk ke tubuh kamu!” teriak Keni memperingatkan Ema. Kesal dengan peringatan itu, membuat demit itu marah luar biasa. Kembali dia menyiksa Keni dengan ulahnya yang semakin menjadi-jadi.

Mony yang sedari tadi sibuk dengan komat-kamitnya dengan spontan langsung mengumandangkan adzan pada jam setengah tiga pagi. Tiba-tiba keadaan menjadi hening, karena suara adzan. Kami yakin demit itu takut dengan adzan. Dia mungkin telah pergi meninggalkan tubuh Keni. Alhamdulillah, kami bersyukur karena Allah masih melindungi kami. Tapi, dugaan kami salah. Sepertinya demit itu sadar, kalau dia hanya dikerjai oleh adzan Mony. Dia kembali dengan ganas dan menyiksa Keni, bahkan kali ini tak luput Mony kena sedikit bogemnya.

“He, kamu tidak takut dengan Allah?!” bentak Jawir.
“Tidak!” jawab demit itu meminjam mulut Keni.
“Masuk neraka kamu! Kafir kamu!” susul Sapri.
Iblis malah tertawa dengan sangat menyeramkan.

Pagi harinya, kami selaku panitia memutuskan untuk kembali turun mencari perumahan penduduk, dengan maksud untuk menyelamatkan Keni, karena walaupun hari telah pagi, demit itu tetap mengikuti dan menyiksa Keni. Perjalanan turun diwarnai dengan pertarungan yang hebat, bahkan aku yang berlari paling belakang sempat carrier ditarik demit sialan itu, hampir-hampir aku terjerembab jatuh.

Bahkan, lewat mulit Keni demit itu mengancam bila telah lewat siang hari dia akan mengundang teman-temannya yang lebih banyak lagi. Ketika kami hampir sampai di pemukiman penduduk, tiba-tiba demit sial berpindah merasuki tubuh Rani.
“Jangan….!” teriak Rani sambil menangis histeris. Rupanya, dengan jelas Rani melihat makhluk tinggi besar hitam dan berambut panjang itu. Karena tersadar, demit itu tidak berhasil merasuki tubuh Rani.

Singkat cerita, akhirnya Keni ditangani salah seorang supranturalis di kaki gunung Salak. Setelah ditangani, keadaan Keni mulai tenang dan tidak kacau lagi. Setelah itu kami memutuskan untuk segera kembali ke Jakarta. Syukur Alhamdulillah, demit itu sudah tidak mengganggu lagi.

Dalam perjalanan pulang, aku yang tertidur di bus bermimpi Keni diikuti demit itu sambil menyeringai ke arahku. Sontak aku terbangun. Rupanya, Keni kembali mengamuk di bus. Sampai di kampus, Keni langsung dibawa ke orang pintar. Orang pintar tersebut mengatakan, bahwa makhluk itu dulunya seorang jawara sakti dan melarikan diri ke gunung Salak sebagai tempatnya yang baru. Keni disukai makhluk jahanam ini, karena akan dijadikan pendamping di alam kegelapan. Karena itulah, ke mana pun dia pergi, makhluk itu akan mengikutinya.

Saat berusaha mengobati Keni, orang pintar tersebut menyuruh makhluk itu untuk kembali ke asalnya, tapi dia tidak mau kalau tidak di antar. Sudah barang tentu, tak satupun teman-teman yang mau mengantar, karena kami takut itu hanya jebakan saja. Dengan kejadian tersebut, salama satu tahun lebih, aku merasa diikuti oleh makhluk itu. Sampai-sampai ke kamar mandi pun harus ditemani oleh kakak atau ibuku.

Sampai kini aku tidak tahu bagaimana nasib Keni selanjutnya. Namun, sempat kudengar kabar bahwa dia menjadi seorang muslimah yang taat. Mungkin, hanya dengan pilihan ini dia bisa melakukan penyembuhan untuk dirinya.
  • Selasa, Juni 21, 2011
  • Administrator
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg_XEYZIoRAwdPaF-VmR0m4onEJnfXvXkFnz_PtBO4mC_tc-iMGcuqfw0aM3qth8osgnRSG3wHE_7xLm5KEEn6QoMJoiA-iNqhpVPAmaa-3S4D-btM6avKyEtaOF6_221grrbpIXY7c4VM/s200/anneliese-michel.jpgDi Indonesia, kasus orang yang mengalami kesurupan sering kita dengar. Bahkan beberapa waktu lalu, banyak sekolah yang melaporkan bahwa sejumlah siswanya mengalami kesurupan. Di negara barat pun, kasus kerasukan makhluk halus juga pernah terjadi, salah satunya adalah kasus Anneliese Michel yang terkenal. Bahkan kisahnya telah diangkat ke layar lebar dalam dua versi. Sebagai catatan, artikel ini tidak bermaksud menyinggung SARA, jadi hanya sebatas untuk pengetahuan saja.


Anneliese Michel lahir September 1952 di Klingenberg, Bavaria, Jerman. Ia merupakan seorang gadis Katolik yang taat, pada tahun 1968, ketika ia berumur 16 tahun (SMA), Anneliese mulai menderita kejang-kejang. Tidak dapat berbicara, berteriak, atau meminta bantuan, ia kemudian menjelaskan bahwa dia merasa seolah-olah ada sesosok tubuh besar yang terasa berat duduk di dadanya.
Ketika Anneliese berusia 23 tahun, seorang teman lama keluarga mencatat bahwa Michel (Anneliese) tidak mampu berjalan melewati ikon Yesus Kristus seperti salib dan menolak untuk minum air suci. Dia menyimpulkan bahwa Anneliese menderita kerasukan setan dan menyarankan untuk membawanya ke paranormal. Ia dibawa ke seorang dukun di kota terdekat dan kembali diperiksa. Michel diagnosis kerasukan setan. Pada saat ini, Anneliese mulai menghina, memukul, dan menggigit orangtuanya. Dia menghancurkan gigi di dinding dan mulai memotong tubuhnya dengan pisau. Dia menolak untuk makan atau minum menjelaskan bahwa setan tidak akan mengizinkannya. Lalu orangtua Anneliese, membawanya pergi ke dokter psikiater untuk berobat, Anneliese pun diberikan obat oleh dokter tersebut.

Namun, kondisi Anneliese tetap tak kunjung membaik. Kondisi ini pun membuat orang tua Anneliese meminta bantuan kepada gereja untuk menolong Anneliese. Gereja Katolik pun memberikan izin untuk melakukan pengusiran setan atau disebut eksorsisme. Ritual eksorsisme dilakukan selama sekitar 10 bulan pada tahun 1976. Total sebanyak 67 sesi eksorsisme diadakan, 1 atau 2 eksorsisme per minggu, dan beberapa eksorsisme berlangsung hingga 4 jam.

Saat Anneliese mengalami kerasukkan, ia menjadi sangat kuat bahkan dibutuhkan 3 orang dewasa untuk menjatuhkannya. Bahkan saking kuatnya, Anneliese pun diikat di tempat tidur dengan menggunakan rantai untuk meredam kekuatannya. Tak hanya kuat, Anneliese berbicara dengan berbagai bahasa dan suara ketika kerasukkan, ia pernah bicara dalam bahasa Ibrani, yang mengatakan, “Kami adalah orang-orang yang diam di dalamnya. Saya salah satu yang tinggal di dalam Kain.”

Selama proses pengusiran setan itu, Anneliese berteriak-teriak, buang air kecil ataupun besar sembarangan, menanggalkan pakaiannya, bahkan ia sangat anti terhadap benda-benda rohani seperti salib dan lain-lain.
Pada akhirnya 1 Juli 1976, Anneliese pun meninggal dunia, hari dimana tepatnya kemarin 30 Juni 1976 Anneliese menjalani ritus eksorsisme. Anneliese di saat terakhirnya ia mengucapkan kata-kata terakhir kepada ibunya, “Ibu, aku takut” Dan di malam itu (1 Juli 1976), Anneliese Michel meninggal dalam tidurnya. Laporan otopsi menyatakan bahwa kematiannya akibat dari kekurangan gizi dan dehidrasi.

Meninggalnya Anneliese Michel pun berdampak buruk kepada 2 pastor yang melakukan ritual pengusiran tersebut. 2 pastor yang memimpin pengusiran setan, Pastor Alt dan Renz serta ayah Anneliese dituduh bersalah karena memungkinkan terjadinya kematian pada Anneliese. Diduga karena menjalani pengusiran setan dan penghentian obat yang diberikan oleh dokter psikiater yang membuat Anneliese akhirnya meninggal dunia pada tanggal 1 Juli 1976
  • Selasa, Juni 21, 2011
  • Administrator
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh7pTn6PLcTqLzzrK6lPvKDrqzBmU2KPjiqKKAlG_9KOa3dmjS0uzFeSTUkEUX84LTnlaZYZSr4sW8DyKSjvAkixfnKy_f9vEqKIWjtcfQfbSi5HJs6SewyMeg__BU_1MpEbW04DjJIiEs/s200/kunti.jpgKampung Setan memang terdengar sangat asing, namun bagi masyarakat kelurahan Alehanuae dan sekitarnya tidak asing lagi. Kampung setan adalah nama salah satu tempat yang adanya di Kelurahan Alehanuae, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai.

Tak jelas siapa yang pertama kali memberinya nama Kampung Setan.Yang jelasnya sesuai keterangan beberapa masyarakat yang kami temui, ada sejumlah kisah misteri yang bersumber dari kampung tersebut. Di sekitar kampung itu terdapat sejumlah rumah panggung penduduk yang letaknya saling berjauhan.
 

Sekitar 35 tahun yang lalu Asbar (45 th) pernah tinggal bersama neneknya di kampung itu sekitar 2 tahun lamanya. Ketika itu berbagai pengalaman mistik yang Asbar rasakan, namun belum mengerti sama sekali arti dari setiap kejadian yang di alaminya. Misalnya suatu ketika diajak bersama kakak sepupu pergi mencari buah mangga masak dimalam hari bersama anak-anak kampung setempat, kebetulan waktu itu lagi musim mangga dan sudah menjadi kegembiraan anak-anak setempat mencari buah mangga yang jatuh dimalam hari.

“Saya masih ingat ketika itu karena malam semakin larut,teman-teman pada tidur semua di bawa pohon mangga,tinggallah saya seorang yang tidak bisa memejamkan mata ,entah apa sebabnya.Tiba-tiba terdengar suara mangga yang jatuh di tengah semak belukar,saya pun berlari menuju tempat jatuhnya mangga tersebut dengan membawa obor yang terbuat dari daun kelapa yang telah di anyam. Setelah merasa yakin dengan apa yang saya lihat, mangga itu lalu saya raih” Ujar Asbar kepada Mitos.

“Setelah meraih mangga yang ada dihadapan saya, ternyata bukan mangga melainkan kepala manusia kerdil yang tidak memiliki jasad, kepala itu saya pandangi, seketika dia tersenyum pandangannya tajam memancarkan aura merah, saya terdiam seribu bahasa bagaikan terhipnotis seluruh persendianku kaku di buatnya” Lanjutnya.

“Sayapun meletakkan kepala itu ke tanah dan tiba-tiba berguling lalu lenyap di tengah kegelapan malam. Pengalaman ini tidak pernah menjadi sebuah perenungan buat saya, sebab mungkin ketika itu masih kanak-kanak.Setelah sedikit mempelajari ilmu keghaiban saat dewasa,barulah saya mengerti bahwa ketika itu yang saya temui adalah mahluk ghaib yang mendiami kampung setan.

Tidak terasa waktu berjalan begitu cepatnya,apa yang saya alami sudah 35 tahun berlalu,baru sekarang tergerak hati saya kembali menyusuri misteri di balik pengalaman masa kecil dulu” Kenang Asbar menutup kisah masa kecilnya.

Beberapa warga setempat yang ditemui Mitos dan menanyakan prihal penamaan kampung setan yang menarik untuk diketahui pembaca mitos.

Puang katang (70 th) salah satunya yang banyak tahu,sekaligus berfrofesi sebagai dukun kampung yang sering dimintai bantuannya jika ada warga yang kesurupan jin atau ruh-ruh gentayangan.Menurut keterangan yang kami peroleh,bahwa tidak ada yang mengetahui dengan pasti sejak kapan adanya penamaan kampung setan itu,yang jelas katanya dahulu kala ada warga yang sempat melihat rombongan wanita cantik berpakaian serba kuning menurungi bukit menuju sebuah sumur tua yang adanya di tepi hutan kampung. Setelah mereka semua tiba di sumur seketika lalu lenyap entah ke mana perginya, saat itulah masyarakat menamainya sumur setan yang adanya di kampung setan.

“Bahwa ada salah seorang warga yang sakrat di akibatkan oleh ulah jin yang mendiami kampung itu,hanya disebabkan orang tuanya pernah menebang pohon besar yang merupakan tempat tinggal jin di sekitar halaman rumahnya.beruntung berkat pertolongan Allah akhirnya orang itu dapat di sembuhkan” Ujar Puang Katang ketika ditemui oleh Wartawan Mitos dikediaman anaknya. Pada malam harinya Dia bermimpi bertemu dengan dua orang wanita mengenakan mukena berjalan menuju Masjid.

Wanita itu lalu menyapa Puang Katang dengan nada menampakkan kebencian, katanya: “ seandainya kamu tidak mengobati Asri [nama anak yang sakit], kami sudah membunuhnya, tapi kali ini hanya peringatan buat siapa saja yang sewenang-wenang menebang pohon tanpa terlebih dahulu meminta izin”.

Lanjut katanya: “kalau kalian mau menebang pohon,minta izin dengan cara menyandarkan sebuah kapak yang di letakkan pada pohon yang akan di tebang cara terbalik, artinya tajamnya bersandar pada pohon dan pemegangnya di bawah, lalu berdoa dengan menyebut nama Allah serta bershalawat kepada baginda Rasulullah mohon kiranya penghuni pohon ini dapat di pindahkan ke tempat yang jauh dan tidak mengganggu, setelah itu biarkan kapak itu sampai semalam. Keesokan harinya jika kapaknya rebah, itu pertanda permintaan di kabulkan dan silahkan di tebang. Kalau tidak , jangan di lanjutkan sebab dapat mendatangkan musibah bagi yang menebangnya” Tegas wanita itu memberikan peringatan kepada Puang Katang.

Lain halnya yang di alami Suke salah seorang warga yang memiliki sebuah kebun letaknya tidak jauh dari sumur setan. “Ketika itu jam 12 siang, Saya lagi beraktifitas di kebunnya tiba-tiba di melihat sosok wanita cantik berpakaian kuning berjalan mendekatinya, dengan perasaan takut tanpa pikir panjang Saya langsung mengambil langkah seribu berlari meninggalkan semua peralatan yang ku bawa dan anehnya wanita itu terus mengejarku. Sampai di rumahku, wanita itu menghilang” Ujar Suke Kepada Wartawan Mitos. Sejak peristiwa itu Suke tidak lagi berani bekerja di kebunnya seorang diri.

Dari berbagai sumber yang mitos temukan, pada kesimpulannya kampung setan umumnya di huni jenis jin yang mayoritas berjenis kelamin wanita, dan memiliki seorang Ratu. Dahulu kala sampai saat ini umumnya masyarakat pedesaan ,ketika menemukan hal-hal yang bersifat ghaib di katakannya setan.

Padahal penamaan Syethan dalam konsep ajaran Agama Islam adalah jenis mahl uk Ghaib ciptaan Allah yang tidak dapat terlihat dengan pandangan mata biasa, tetapi dengan menggunakan pandangan mata bathin, mahluk dari golongan bangsa jin yang punya prilaku buruk.Tidak semua jenis jin buruk,seperti halnya bangsa manusia. Kalaupun ada manusia yang punya masalah dengan jin,itu di akibatkan oleh ulah manusia itu sendiri karena tidak memahami aturan-aturan hidup dunia jin.
  • Selasa, Juni 21, 2011
  • Administrator
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhRUdztDHpGD_Jdt9LTpy-TJH2UgzzXg6kh-pZnYqAlMUGG4r9jvQqL-SSYKPS1k2ir39ZhQj9mp8WegPVzSNcBExhsKnuB4fAk5udJXwT1nfExOnPBpF8JH76be5jtYJDFdmo3hlWP0V0/s200/genderuwo.jpgKarena cintanya tak terbalas, si pemuda mengirim guna-guna dengan cara menginjak-injak Al Qur'an di kuburan. Apa yang terjadi? Guna-guna ini menyerang pasangan pengantin baru Wahyu Hidayat dan Eni Nuraeni. Di saat sang suami hendak menyentuhnya, Eni Nuraeni melihat tampang Wahyu berubah jadi genderuwo...

Kesaksian aneh ini di peroleh dari pasangan suami-isteri muda Wahyu Hidayat dan Eni Nuraeni di Sukabumi, Jabar. Akibat pengaruh guna-guna, mahligai rumah tangga yang mereka cita-citakan nyaris saja karam tanpa pelabuhan terakhir.
 

Di hari pesta perkawinan, Eni Nuraeni mendadak lari meninggalkan kursi pelaminan sambil menjerit-jerit ketakutan. Semua tamu undangan dibuat kebingungan, sementara Wahyu Hidayat tercekam ketidakmengertian atas sikap isterinya yang mendadak sangat ketakutan melihat dirinya. Lantas, apa yang sesungguhnya terjadi?

"Waktu itu, aku tidak melihat Kang Wahyu yang berada di sisiku. Tapi yang kulihat adalah sosok pria menyeramkan. Wajahnya ditumbuhi bulu yang sangat lebat, mata besar merah menyala, begitupun mulutnya nampak sangat merah seperti baru menghisap darah. Karena itulah aku lari sambil menjerit-jerit ketakutan," Eni Nuraeni menceritakan pengalamannya kepada Penulis beberapa pekan silam.

Ketika itu, Wahyu tentu saja tak menyadari perubahan yang telah terjadi terhadap dirinya. Ya, dia tak tahu apa yang jadi penyebab sehingga di mata sang isteri tampangnya berubah jadi sosok pria menyeramkan yang wujudnya sangat mirip genderuwo.

"Waktu itu, saya benar-benar bingung dan tak mengerti apa yang telah terjadi. Banyak orang yang menganggap Eni hanya berhalusinasi atau kerasukan makhluk halus, sehingga dia berubah kalap. Tapi ternyata persoalannya tidak sesederhana itu," cerita Wahyu, menambahkan kesaksian yang dituturkan isterinya.

Benar kata Wahyu, persoalannya memang tidak sesederhana seperti yang diduga oleh banyak orang. Eni Nuraeni bukan sekedar berhalusinasi atau kerasukan makhluk halus. Dia kalap karena melihat tampang suaminya yang berubah jadi genderuwo akibat pengaruh kekuatan guna-guna. Ilmu hitam ini dikirim oleh seorang pemuda bernama Danang (bukan nama sebenarnya-Pen) yang jatuh cinta berat kepadanya, namun Eni menolaknya sebab dia lebih mencintai Wahyu Hidayat.

Kisah nyata Wahyu, Danang dan Eni, sungguh merupakan segi tiga cinta yang sangat menarik, sekaligus penuh daya cekam. Bagaimanakah kisah tersebut terjalin? Berikut ini rekaman kesaksian Wahyu Hidayat dan Eni Nuraeni selengkapnya…:

Hanya selang sehari setelah akad nikah yang digelar di sebuah masjid yang ada di lingkungan tempat tinggal keluarga mempelai wanita, pesta pernikahan antara Wahyu Hidayat dan Eni Nuraeni pun akhirnya digelar dengan sangat meriah. Upacara penyambutan mempelai pria yang dilakukan dengan adat Sunda juga berjalan lancar, penuh haru dan kebahagiaan. Setelah syair-syair tradisi Sunda dilantunkan, maka mempelai pria dan wanita dipertemukan. Bak raja dan ratu, mereka kemudian dikawal menuju ke pelaminan yang telah ditata sedemikian rupa, sehingga terlihat sangat indah.

Segalanya memang tampak meriah, penuh keceriaan. Irama degung yang mengalun syahdu mengiringi langkah dua sejoli itu menuju pelaminan. Semua mata memandang kagum ke arah mereka. Para remaja putra dan putri menatap dengan perasaan iri. Ah, betapa sempurnanya kecantikan Eni Nuraeni hari itu. Tubuhnya yang tinggi semampai tampak begitu serasi dalam balutan busana pengantin ala Sunda. Lelaki di sebelahnya juga begitu tampan dan sangat sepadan dengannya. Pokoknya, mereka benar-benar pasangan yang sangat serasi.

Irama degung terus mengalun syahdu, dan pasangan pengantin pun telah tiba di sisi pelaminan. Tibalah saatnya upacara Adat Sungkeman, yakni mempelai wanita diharuskan mencium ujung kaki mempelai lelaki, dan setelah itu mempelai lelaki mengajaknya berdiri lalu mencium kening mempelai wanita.

Selama beberapa waktu sepertinya semua akan berjalan dengan lancar. Dengan gerakan yang sangat anggun, Eni Nuraeni merundukkan badannya lalu mencium ujung kaki Wahyu yang telah resmi menjadi suaminya, sebagai tanda bahwa dia siap berbakti. Suasana sesaat berubah hening dalam iringan merdu irama degung. Namun, keheningan ini kemudian berubah mencekam ketika Eni Nuraeni mendadak lari meninggalkan pelaminan sambil berteriak-teriak ketakutan. Dia menabrak orang-orang yang menghalangi langkahnya, sebelum akhirnya dia bersembunyi di dalam kamar pengantin.

"Tidaaak…pergi…pergi…pergiii…!?" demikian jerit mempelai wanita hanya sesaat setelah mempelai pria membimbingnya untuk berdiri dan siap mencium keningnya sebagai tanda kasih sayang yang tulus. Setelah itu, dia terus lari bagai kesetanan, sehingga membuat suasana yang syahdu berubah jadi mencekam. Bahkan, Wahyu Hidayat sempat terjatuh karena Eni mendorongnya sebelum lari meninggalkannya.

Mengapa pengantin wanita berbuat seperti itu terhadap pengantin pria? Bukankah mereka saling mencintai? Kebingungan ini dirasakan oleh semua orang yang hadir, terutama keluarga dari kedua belah pihak. Namun, keluarga Eni-lah yang paling bingung, sekaligus malu atas kejadian ini.

"Kenapa kamu bersikap seperti itu, Nak? Kenapa kamu mendadak jadi ketakutan melihat suamimu, bukankah kamu mencintainya?" tanya Hajjah Rohimah, Ibunda Eni.
Sambil berusaha menghentikan tangisnya, Eni menjawab, "Saya takut, Bu! Yang tadi itu bukan Kang Wahyu."

“Kalau bukan Wahyu suamimu, lalu dia itu siapa?” desak Hajjah Rohimah dengan suara yang sabar.

“Aku nggak tahu, Bu. Tapi, aku lihat yang tadi benar-benar bukan Kang Wahyu suamiku. Dia itu makhluk yang sangat menyeramkan. Hih, wajahnya seperti genderuwo!” jelas Eni diselingi sedu-sedan tangisnya.

Hajjah Rohimah dan beberapa ibu lainnya yang ada dalam kamar itu saling pandang antara satu dengan yang lainnya. Mereka tentu saja heran dan tak habis pikir mendengar penjelasan Eni Nuraeni. Mengapa Eni mengaku melihat pria dengan wajah menyeramkan, padahal yang mereka lihat di pelaminan sana jelas-jelas adalah Wahyu Hidayat yang gagah dan tampan?

"Ya, sudahlah! Mungkin kamu kelelahan saja, Nak!" ucap Hajjah Rohimah, coba menetralisir suasana. Dengan berbisik dia lalu meminta tolong salah seorang dari kaum perempuan paruh baya yang ada di kamar itu untuk menghadirkan Wahyu. Tak berapa lama kemudian, sang mempelai pria telah ada di ruangan itu.

"Coba kau lihat. Ini Wahyu suamimu, bukan?" kata Hajjah Rohimah kepada putrinya. Eni mengangkat wajahnya, lalu memandang Wahyu yang berdiri di hadapannya. Herannya, kali ini dia tidak ketakutan lagi. Bahkan, begitu melihat Wahyu dia langsung bangkit dan menubruknya. Tangisnya pun kemudian mengembang dalam pelukan lelaki ini.

"Maafkan Eni, Kang! Tadi itu, Eni benar-benar nggak lihat Kang Wahyu, tapi Eni lihat sosok makhluk menyeramkan itu," rengek ini dalam tangisnya.

Semua yang hadir menarik nafas lega. Termasuk Haji Nursaid, ayahnya Eni. Juga Haji Ahmad Satiri, ayahnya Wahyu. Bahkan, kedua orang tua ini kemudian saling berbisik dan coba menyimpulkan apa yang sesungguhnya telah terjadi terhadapi diri Eni. Ya, mereka menduga bahwa Eni kelelahan, sehingga berhalusinasi yang macam-macam.

Halusinasi? Ternyata tidak sesederhana itu. Buktinya, keanehan itu kembali terjadi hanya selang beberapa jam kemudian. Tepatnya setelah pesta pernikahan itu usai, dan pasangan pengantin telah bersiap menikmati malam pertamanya.

Ya, malam itu sekitar pukul 23.30 WIB. Suasana rumah sohibul bait telah sepi, sebab para tamu telah pulang ke rumahnya masing-masing. Kesempatan ini sungguh sangat dinantikan oleh Wahyu Hidayat. Sebagai pria normal, dia pasti sudah tak sabaran ingin menikmati kehangatan tubuh wanita yang sangat dicintainya. Dengan sebuah isyarat kedipan mata, dia mengajak Eni untuk meninggalkan arena pentas organ tunggal yang digelar di halaman rumah Haji Nuarsaid yang memang sangat luas. Eni sendiri cukup mengerti dengan keinginan suaminya, sebab sesungguhnya dia pun sangat ingin merasakan bagaimana sebenarnya malam pertama itu. Sebagai remaja dari keluarga terhormat dan teguh mengemban ajaran agama, selama berpacaran mereka memang sangat membatasi hubungan. Sentuhan yang mereka lakukan paling-paling hanya sebetas saling meremas tangan.

Sebagai sejoli yang telah lama memendam hasrat birahi, begitu tiba di dalam kamar mereka langsung berpagut dengan penuh gelora. Nyaris, tak ada kata-kata yang keluar dari mulut mereka, kecuali desah dan rintih kenikmatan, serta deru nafas mereka yang saling memburu dengan cepat. Satu demi satu busana ditanggalkan, sehingga tak ada batas lagi di antara mereka.
Namun, keindahan sorgawi itu mendadak berubah jadi neraka. Ketika Wahyu bermaksud melaksanakan tugas pertamanya sebagai suami, persisnya ketika dengan lutut gemetar dan darah mendidih dia siap melakukan penetrasi malam pertama, mendadak Eni memperlakukannya dengan sangat kasar. Dengan sekuat tenaga Eni menendang perutnya. Buk! Wahyu mengaduh kesakitan. Tubuhnya hampir jatuh terjerembab dari atas kasur berseprai merah jambu. Sementara, sambil menjerit-jerit ketakutan Eni berlari ke sudut kamar.

"Tidaaak…pergi…pergi…pergiii…!?" teriak Eni dengan air mata yang langsung menganak sungai di atas wajahnya yang cantik kemayu.
"Kenapa, Eni? Ada apa…apa yang terjadi? geragap Wahyu, penuh ketidakmengertian.
Kemesraan yang telah mereka rajut musnah dalam seketika. Di luar kamar orang-orang terdengar menggedor-gedor pintu, sambil berteriak-teriak menanyakan apa yang telah terjadi….
***

"Malam pertama kami gagal, sebab aku lihat waktu itu wujud Kang Wahyu benar-benar berubah menjadi genderuwo yang sangat menyeramkan," kenang Eni.

"Kejadian ini hampir saja berakibat fatal, sebab keluarga saya mendapat malu besar akibat perlakukan Eni terhadap diri saya di malam pertama itu. Untung, saya bisa memberikan pengertian kepada mereka, terutama kepada ayah saya yang memang temperamental itu," tambah Wahyu.

"Sialnya, kejadian aneh di malam pertama itu terulang juga di malam-malam berikutnya. Setiap kali Kang Wahyu berniat melakukan tugasnya sebagai suami, maka saya selalu melihat wujud dan tampangnya berubah menjadi makhluk mengerikan itu," sela Eni Nuraeni.

Dengan nada kecut, Wahyu pun ikut menegaskan, "Karena kejadian tersebut terus berulang, akibatnya ayah saya meminta agar saya segera menceraikan Eni. Waktu itu, ayah saya sudah sampai pada suatu kesimpulan bahwa Eni gadis yang kurang waras."

"Untungnya, Kang Wahyu tidak mengikuti saran itu. Dia malah mengajak saya berobat atau berkonsultasi kepada beberapa orang paranormal dan kyai, sebab Kang Wahyu mulai yakin kalau apa yang terjadi dengan diri saya itu memang diakibatkan oleh sesuatu yang tidak wajar," timpal Eni sambil bergayut manja di atas bahu suaminya yang bidang.
***

Wahyu memang begitu mencintai Eni, karena itu dia lebih percaya pada dirinya sendiri, ketimbang pendapat ayahnya yang mengatakan kalau Eni gadis yang kurang waras. Bahkan, Wahyu meyakini ada sesuatu kekuatan yang mempengarui syaraf Eni, sehingga setiap kali akan disetubuhinya maka Eni akan melihat wujud dan tampang dirinya berubah menyeramkan seperti genderuwo.

Setelah sampai pada keyakinan tersebut, Wahyu akhirnya mengajak Eni berobat kepada beberapa orang kyai dan paranormal. Sayangnya, usahanya ini tidak membawa hasil. Sampai akhirnya dia bertemu dengan Kyai Abdul Munir di Lebak, Banten, yang memberinya petunjuk bahwa keanehan yang diderita oleh Eni itu hanya mungkin bisa sembuh di tangan seorang pemuda yang rajin membaca dan menelaah kitab-kitab Ilmu Hikmah. Tapi, siapakah pemuda yang dimaksud?

"Kalau berjodoh, Nak Wahyu pasti akan segera menemukannya." Demikian pesan Kyai Abdul Munir.

Wahyu dan Eni coba meyakini kebenaran pesan orang tua yang sangat terkenal dengan kemustajaban perkataannya itu. Karenanya, mereka tak lagi berusaha mendatangi orang-orang pintar lainnya. Walau mereka memendam penderitaan yang sangat berat, sebab sebagai pasangan suami isteri namun tak bisa melakukan hubungan intim, tapi mereka berusaha untuk tetap bersabar. Wahyu pun tak mau memaksakan hasratnya, sebab hal ini bisa membuat isterinya berubah sangat histerius. Ya, bila Wahyu berusaha mengintimi isterinya, maka Eni selalu melihat Wahyu berubah menjadi sosok monster yang sangat menyeramkan itu.

Dengan cinta, halangan sebesar apapun akan bisa dilalui. Kebenaran fatwa ini sungguh sangat mengena untuk menggambarkan akhir dari penderitaan yang dialami oleh pasangan Wahyu dan Eni.

Ceritanya, suatu hari Wahyu mampir di rumah Faturahman, sahabatnya sejak sama-sama di SMA. Ketika itu, mereka pun berbincang banyak hal. Salah satunya yang paling seru adalah cerita tentang hubungan cinta antara Fatur dengan Rianti, cewek yang sejak dulu jadi idolanya, tapi sayangnya tak pernah mau menerima cinta Fatur.

"Sekarang, sehari saja nggak ketemu aku, Rianti itu pasti bisa pusing tujuh keliling!" cerita Fatur, antusias.

"Bukannya dulu dia paling sebel sama kamu?" sergah Wahyu yang tahu benar sahabatnya ini tidak pernah bisa mendekati Rianti, apalagi sampai berhasil merebut cintanya.
"Itu dulu, sekarang keadaan sudah berbalik 180 derajat!"
"Memangnya kamu apakan dia? Kamu pelet? Ah, nonsens. Pasti dia habis patah hati, makanya Rianti mau menerima kamu. Ya, mungkin sekedar pelarian. Jadi, jangan geer dulu deh. Paling-paling juga kamu cuma jadi ban serep, setelah dia dapat ganti, kamu pasti ditendang."

Fatur malah tersenyum simpul. Dia menghilang sebentar, kemudian balik sambil menunjukkan sebuah ikat pinggang kepada Wahyu. "Terus terang, Rianti berubah cinta berat sama aku karena kekuatan gaib benda ini," katanya sambil memarkan ikat pinggang tadi..
"Ikat pinggang ini?" belalak Wahyu.
"Ini bukan ikat pinggang sembarangan, Sobat! Namanya Sabuk Pengasihan," jelas Fatur.

Mungkin karena sudah berjodoh sesuai dengan pesan Kyai Abdul Munir, Wahyu tiba-tiba merasa sangat tertarik dengan apa yang disebut sebagai Sabuk Pengasihan itu. Karena itu akhirnya dia bertanya banyak hal berkenaan dengan piranti mistis tersebut. Dia pun lebih terpesona lagi setelah mendengar cerita bahwa dengan Sabuk Pengasihan itu Fatur dapat memiliki cinta Rianti hanya dalam waktu 2 minggu.

"Sekarang, Rianti nggak bisa lepas dari aku. Malahan, dia mulai sering meminta keseriusanku untuk menikahinya," tandas Fatur sambil cengengesan. Melihat lawan bicaranya yang malah bengong, dia pun segera bertanya, "He, kamu kenapa?"

Wahyu menghela nafas berat, coba menekan perasaan. "Kau tahu masalah yang aku hadapi dengan isteriku. Kalau kau tidak keberatan, tolong antar aku ke tempat paranormal muda yang kau sebut bernama Saipudin itu. Ya, mana tahu dia pemuda yang dimaksudkan oleh Kyai Abdul Munir, seperti yang aku ceritaka ke kamu tempo hari," cetusnya.

Fatur tak keberatan menemani kawannya yang tengah dirundung masalah itu berkunjung ke kediaman Saipudin di Jakarta. Esok harinya, merekapun berangkat ke Jakarta dengan mengendarai Honda Jazz milik Wahyu. Sesampainya di kediaman Saipudin, paranormal muda ini langsung melakukan terawangan gaib setelah lebih dulu mendengar permasalahan yang dihadapi oleh Wahyu dan isterinya.

Menurut paranormal muda yang banyak menelaah dan mendalami berbagai kitab Ilmu Hikmah ini, keanehan yang menimpa diri Eni Nuraeni jelas sekali disebabkan oleh adanya kekuatan gaib semacam guna-guna. Menurut Saipudin, guna-guna tersebut dilakukan oleh seorang pemuda yang mencintai Eni, dengan cara menginjak-injak Al Qur’an sambil bersumpah bahwa Wahyu, pemuda yang menikahi Nuraeni, takkan bisa menyentuh kesucian gadis yang dicintainya.

"Bagaimana hal itu bisa terjadi, Pak?" tanya Wahyu sambil memandang takzim pada Saipudin yang meskipun usianya masih relatif muda, namun sudah sedemikian dalam pengetahuannya, khususnya dalam hal ilmu gaib.

"Itu sangat mungkin, Pak Wahyu. Ketahuilah, untuk mengguna-gunai seseorang itu sebenarnya tidak perlu memakai bantuan dukun atau paranormal aliran hitam. Siapapun bisa melakukannya asal berani menanggung resikonya. Caranya, ya seperti yang dilakukan oleh lelaki yang mendendam kepada isteri Anda itu. Dia bersumpah dengan menginjak-injak Al Qur’an di kuburan, dengan sumpah yang menghendaki agar Anda tidak bisa bisa menyentuh kesucian gadis yang juga dicintainya. Karena setan-setan mendengarnya, maka mereka membantu mewujudkan sumpah lelaki ini. Makanya tak heran kalau hubungan rumah tangga Anda jadi terganggu,” jelas Saipudin, panjang lebar.

"Tapi, siapa pemuda itu, Pak?" desak Wahyu, penasaran.
Saipudin tersenyum simpul. "Saya tak mau mendahului Yang Maha Kuasa. Tapi kalau Allah ridho pada usaha yang kita lakukan, pasti Dia akan menunjukkan tanda-tandanya. Insya Allah, saya akan membatu mendoakannya," jawabnya, diplomatis.
Dengan pesan agar jangan sampai diketahui Eni Nuraeni, Saipudin akhirnya memberikan Sabuk Pengasihan kepada Wahyu, seraya berpesan agar piranti mistis itu selalu digunakannya….
***

Sambil menarik nafas lega, Wahyu berkisah, "Setelah memakai Sabuk Pengasihan itu, Eni memang semakin menyayangi saya. Bahkan dua minggu setelah itu, saat kami mencoba untuk melakukan hubungan intim, maka keajaiban yang tidak kami duga sebelumnya berlangsung. Ya, Eni mau menerima saya. Dia tak lagi melihat saya berubah jadi monster menakutkan itu. Selanjutnya, tentu Anda tahu apa yang terjadi.”

Setelah tersipu-sipu, Eni ikut menambahkan cerita suaminya, "Tapi pagi harinya kami mendengar kabar yang sangat mengejutkan. Kang Danang mengalami kecelakaan di puncak. Mobilnya masuk jurang, dan dia tewas dalam kecelakaan tersebut."

Siapakah Danang? Dia adalah pemuda yang pernah melamar Eni, namun Eni menolaknya karena dia telah menjatuhkan cintanya pada Wahyu Hidayat. Lantas, apakah Danang yang telah melakukan guna-guna itu?

"Menurut cerita Sumaryoto, salah seorang sehabat dekat Danang, tiga hari sebelum kami menikah, Danang memang pernah bersumpah di kuburan sambil menginjak-injak Al Qur’an. Sumpah ini dilakukan pas tengah malam. Ya, mungkin itulah yang dimaksudkan oleh Pak Saipudin. Saya kagum karena beliau bisa menerawang dengan sempurna," cerita Wahyu sembil memeluk isterinya.

Kini, mereka telah bahagia. Bahkan, Eni Nuraeni sudah telat tiga bulan. Walau dia tahu cintanya bertambah berat kepada Wahyu gara-gara Sabuk Pengasihan pemberian Saipudin, namun dia tak pernah merasa kecewa. Malahan, Eni meyakini hal ini sebagai karunia Tuhan untuk kebahagiaan mereka.

BTemplates.com

Categories

Kamera CCTV Palembang

Popular Posts

Blog Archive