DIKUTIP.COM -  Tarawih termasuk qiyam Ramadhan. Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam telah bersabda,
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ.
“Barangsiapa yang melaksanakan qiyam Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharapkan balasan pahala, maka akan diampuni dosanya yang telah lalu.”( Dikeluarkan oleh Al-Bukhari (no. 1901) dalam kitab Ash-Shaum. Muslim (no. 760) dalam kitab Shalatul Musafirin.)

Disebut tarawih, karena pada zaman permulaan Islam dulu, kaum muslimin memanjangkan qiyam, ruku’ dan sujud, sehingga setelah mereka melaksanakan empat raka’at mereka beristirahat sejenak kemudian melanjutkan lagi. Hal ini berdasarkan hadits Aisyah Radhiallaahu anha, “bahwa Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam melaksanakan shalat empat raka’at, jangan anda tanya bagaimana bagus dan panjangnya, kemudian beliau shalat lagi empat raka’at, jangan anda tanya bagimana bagus dan panjangnya.” Karena itulah shalat itu disebut tarawih (santai).( Dikeluarkan oleh Al-Bukhari (no. 2013) dalam kitab Shalatut At-Tarawih. Muslim (no. 738) dalam kitab Shalatul Musafirin.)

Berdasarkan penamaan ini, sebagian orang memahami bahwa itu bukan merupakan qiyam Ramadhan sehingga mereka menyia-nyiakan itu dan meremehkannya, bahkan meninggalkannya atau memecah-mecahkan pelaksanaannya, mereka shalat dua ra’at di suatu masjid kemudian dua raka’at lagi di masjid lainnya, kemudian dua raka’at di masjid lainnya lagi. Perbuatan ini membuat orang itu terhalang dari pahala.

Tarawih ini hukumnya sunah, bukan wajib. Meninggalkannya tidaklah berdosa, hanya saja ini merupakan sunnah yang dilakukan Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam, yang mana beliau pernah melaksanakannya dengan para sahabat selama tiga malam, kemudian meninggalkannya seraya bersabda,
إِنِّي خَشِيْتُ أَنْ تُفْرَضَ عَلَيْكُمْ.
“Sesungguhnya aku khawatir ini (dianggap) wajib atas kalian.”( Dikeluarkan oleh Al-Bukhari (no. 2012) dalam kitab Shalatut Tarawih. Muslim (no. 761) dalam kitab Shalatul Musafirin.)

Maka hendaknya seseorang tidak menyia-nyiakan shalat tarawih, dan hendaknya ia tahu bahwa jika ia melaksanakannya maka ia akan memperoleh balasan pahala yang besar, yang mana Nabi Shalallaahu alaihi wasalam telah bersabda,
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ.
“Barangsiapa yang melaksanakan qiyam Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharapkan balasan pahala, maka akan diampuni dosanya yang telah lalu.”( Dikeluarkan oleh Al-Bukhari (no. 2009) dalam kitab Shalatut Tarawih. Muslim (no. 759) dalam kitab Shalatul Musafirin.) 

Dan hendaknya pula ia tetap mengikuti imam sampai selesai shalat. Sebab barangsiapa yang melaksanakan bersama seorang imam sampai selesai, maka akan ditulis baginya pahala qiyam semalam suntuk.( Dikeluarkan oleh Abu Daud (no. 1375) dalam kitab Ash-Shalah. At-Tirmidzi (no. 806) dalam kitab Ash-Shiyam. An-Nasa’i (no. 1605) dalam kitab Qiyamul Lail. Ibnu Majah (no. 1327) dalam kitab Iqamatush Shalah. At-Tirmidzi mengatakan: Hadits hasan shahih. ) Adapun yang meninggalkan shalat tarawih, maka puasanya tetap sah, karena tidak ada kaitan antara tarawih dengan puasa.


File Url : 
DIKUTIP.COM -  Juara pertama X Factor Indonesia Fatin Shidqia Lubis mengaku punya banyak kenangan semasa kecil saat awal menjalani puasa. Salah satunya, dia selalu menerima hadiah dalam bentuk uang dari orang tuanya, setiap puasanya full satu hari.

"Dulu waktu SD kalau puasanya full aku dihadiahin uang seribu. Jadi lumayan kalau full 30 hari ya dapet 30 ribu," ungkap Fatin saat ditemui di Kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Saat ini bintang jebolan XFactor ini mengaku masih tetap rutin menjalankan ibadah puasanya disela-sela kesibukannya manggung dan sekolah.
DIKUTIP.COM -  Sudah menjadi tradisi bagi orang Indonesia membeli baju baru untuk lebaran. Hari Raya diperingati juga sebagai hari kemenangan dan juga momen yang pas untuk berkumpul. 

Pada saat berkumpul bersama keluarga dan sanak keluarga jelas Anda tidak ingin terlihat tidak 'gaya' bukan? Memilah-milah busana yang sudah ada atau bahkan beli baru menjadi rutinitas menjelang Lebaran.

Ketika hendak membeli busana baru, Anda pasti menghadapi beberapa keputusan yang dilematis. Ingin membeli baju yang murah tetapi dalam jumlah banyak, atau mungkin Anda ingin membeli baju bermerk namun dalam jumlah sedikit.

Belum lagi harus berurusan dengan model baju lebaran apa yang Anda inginkan, apakah abaya model terbaru cocok dengan proporsi tubuh? Atau mungkin sekedar blouse cantik?

Anda perlu menerapkan beberapa tips berbelanja baju lebaran baru dari moneycrashers.com di bawah ini:

1. Ketahui apa yang Anda ingin
Anda perlu melakukan semacam riset kecil terkait baju lebaran yang ditawarkan di pasaran. Anda bisa mulai bertanya kepada rekan kerja atau teman bermain tentang tren baju lebaran 2013 kini. 

Atau Anda juga bisa membuat jadwal untuk duduk di depan komputer, mencari-cari baju lebaran di internet dengan mengunjungi online shop terpercaya.

Tentukan model dan warna yang sesuai selera dan usahakan budget Anda menyanggupi. Ketika memilih model dan warna, Anda perlu mencocokkannya dengan warna rambut, warna kulit serta bentuk dan ukuran tubuh. Sehingga ketika memakai baju baru nanti, keserasian antara baju dan tubuh Anda terlihat.

2. Lakukan secara perlahan
Jika masih belum puas melakukan riset kecil-kecilan lewat bertanya dan juga mengunjungi online shop, maka mulailah terjun lapangan.

Ingat, dalam menentukan baju lebaran yang nantinya akan menjadi teman trendy Anda di Hari Raya dibutuhkan proses yang perlahan. Gali dan cari terus referensi dan pilihan yang ditawarkan sehingga Anda mempunyai insight tren baju lebaran 2013.

Ketika turun lapangan langsung ke mal-mal dan toko busana di kota Anda, jelajahi setiap sudut toko dengan sabar dan perlahan. Fokuskan untuk mencari model baju yang Anda minati hasil riset kecil Anda sebelumnya.

3. Ketahui kualitas
Anda akhirnya dihadapi dengan baju lebaran pilihan Anda. Mungkin sedikit berbeda dengan yang ada di online shop atau dari cerita teman-teman Anda. Nah, kenalilah kualitas baju tersebut.

Mulai dengan melihat jahitan dari baju. Apakah baju itu dijahit dengan baik, coba cek bagian pinggiran baju dan lihat apakah jahitannya kuat. Coba tarik perlahan di sisi kiri dan kanan baju untuk mengetahui kekuatannya. 

Lalu perhatikan detil lainnya, apakah bagian tag baju gatal dan mengganggu kenyamanan? Jika baju Anda dilengkapi dengan kancing, cek satu per satu kancing yang ada dan pastikan mereka tidak gampang terlepas.

4. Saatnya mencoba.
Setelah menelusuri tiap-tiap bagian calon baju lebaran, saatnya memakai baju tersebut untuk melihat apakah benar-benar pas dan nyaman di tubuh Anda. 

Ketika mencari baju lebaran Anda juga harus memperhatikan untuk tidak hanya mencoba 1 lembar baju namun berikan pilihan lebih dari 2 pada Anda dan coba satu persatu-satu hingga akhirnya Anda menemukan baju lebaran yang cocok. Happy shopping!

File Url : 

BTemplates.com

Categories

Kamera CCTV Palembang

Popular Posts

Blog Archive