• Selasa, Oktober 19, 2010
  • Administrator

Organisasi Dunia untuk Penyelidikan terhadap Penganiayaan Falun Gong (WOIPFG) berbicara kepada salah satu peserta dalam kasus pengambilan organ hidup-hidup dari seorang praktisi Falun Gong.

http://kabarnet.files.wordpress.com/2009/12/falun-gong2.jpg?w=196&h=182 

Pada tahun 2002, saksi tersebut bekerja untuk keamanan umum (yaitu kepolisian) sistem Provinsi Liaoning, dan ia ikut serta dalam penangkapan ilegal dan penyiksaan terhadap praktisi Falun Gong. Di antaranya, seorang praktisi wanita Falun Gong berusia 30-an telah mendapatkan luka-luka dan bekas luka yang menutupi seluruh tubuhnya, setelah mengalami satu minggu penyiksaan berat dan pemberian makan paksa.

Pada 9 April 2002, kantor tertentu dari Biro Keamanan Publik Provinsi Liaoning mengirim dua ahli bedah militer, yang satu menjadi dokter bedah militer dari Rumah Sakit Umum Daerah Militer Shenyang Tentara Pembebasan Rakyat dan yang satunya lagi menjadi dokter bedah militer lulusan dari Universitas Kedokteran Militer Kedua. Mereka memindahkan praktisi ini ke tempat lain (Catatan 1). Dalam keadaan dimana praktisi wanita ini sepenuhnya sadar, tanpa menggunakan obat bius, mereka mengambil jantungnya, ginjal dan organ lainnya. Saksi adalah seorang polisi bersenjata yang berjaga pada waktu itu dan menyaksikan seluruh proses pengambilan organ hidup-hidup tersebut.

Saksi juga mengungkapkan bahwa, selama periode tersebut, di mana ia bekerja pada Biro Keamanan Umum Jinzhou, yang kemudian menjadi kepala, Wang Lijun mengeluarkan perintah untuk “harus membasmi semuanya” dalam hal perlakuan terhadap praktisi Falun Gong. Saksi telah berpartisipasi dalam penangkapan ilegal terhadap praktisi Falun Gong dan sering kali dengan parah menyiksa praktisi dalam proses interogasi untuk mengorek informasi.

 

Provinsi Liaoning merupakan wilayah di mana penganiayaan terhadap praktisi Falun Gong sangat parah. Jumlah kematian praktisi Falun Gong dikonfirmasi dan diterbitkan oleh Minghui Net telah mencapai 406 di daerah itu. Wang Lijun saat ini adalah Kepala Biro Keamanan Umum Chongqing, terus mengintensifkan penganiayaan terhadap praktisi Falun Gong, dengan dalih “menghancurkan mafia-seperti masyarakat bawah tanah”, dalam koordinasi dengan Bo Xilai, Sekretaris Jenderal Partai Komunis Cina Komite Chongqing. (Untuk informasi lebih lanjut, silahkan baca laporan terkait Minghui Net, misalnya “Polisi Jahat Chongqing Tingkatkan Penganiayaan terhadap 
Pengikut Falun Dafa”

Catatan 1: Selama percakapan pertama, demi tidak mengekspos dirinya, saksi tidak menunjukkan dimana lokasi tempat pengambilan organ hidup-hidup itu berlangsung. Dalam percakapan kedua, saksi jelas menunjukkan bahwa pengambilan organ hidup-hidup berlangsung di ruang operasi di lantai 15 dari Rumah Sakit Umum Daerah Militer Shenyang. Telah dikonfirmasi bahwa lantai 15 dan 17 dari Rumah Sakit Umum Daerah Militer Shenyang digunakan untuk operasi.

Catatan 2: Meskipun kurang kepercayaan yang relevan dan latar belakang akademis, Wang Lijun bertugas sebagai seorang analis di Kantor Hukum Pidana Beijing University Law School dan sebagai Wakil Presiden dari International Forensic Medical Examiner of Heads and Faces Association. Sebagian besar surat-surat yang diterbitkannya adalah pemeriksaan medis forensik kepala dan wajah. Namun, dalam resume resminya, ada satu paragraf yang tidak berhubungan dengan kedokteran forensik, melainkan untuk transplantasi organ: “(dia) melakukan ‘analisis experimen transplantasi organ setelah obat injeksi’ pertama di China”.
Parsial rekaman percakapan:

Saksi: Sebilah pisau bedah, pisau untuk pembedahan di bagian dada. Ketika memotong dadanya, darah tertumpah ke luar. Menyembur keluar ….

Pertanyaan: Apakah orang yang anda lihat laki-laki atau perempuan?

Saksi: Wanita.

Pertanyaan: Muda?

Saksi: Mungkin sekitar 30-an.

Pertanyaan: Apakah ia masih berteriak “Falun Dafa baik”?

Saksi: Ya, masih, dia masih berteriak.

Pertanyaan: Bisa jelaskan apa yang ia katakan pada waktu itu.

Saksi: Pada saat itu, kami telah menginterogasinya dan menyiksa dirinya dengan parah selama sekitar satu minggu. Dia sudah punya banyak luka di tubuhnya. Juga, (kami) menggunakan tongkat listrik untuk memukulnya. Dia sudah menjadi mengigau. Dia sudah dipukuli sampai …. Karena ia menolak untuk makan apa pun, kita dengan tegas menuangkan susu ke dalam perutnya. Dia tidak mau minum, jadi kami terpaksa turun. Anda tahu, ketika hidungnya dipencet, karena naluri bawaan manusia, dia terpaksa minum susu itu. Oleh karena itu, hidupnya bertahan seperti itu, tetapi ia kehilangan hampir 15 jin (setara dengan 7,5 kilogram) berat badannya dalam waktu tujuh hari.

Namun, kami tidak tahu pada saat itu, bahwa kantor tertentu dari Biro Keamanan Publik Provinsi Liaoning (itu adalah kantor yang sangat rahasia) telah mengirim dua orang ke atas. Salah satu dari mereka adalah dokter bedah militer dari Rumah Sakit Umum Daerah Militer Shenyang dari Tentara Pembebasan Rakyat (PLA), dan yang satunya adalah lulusan dari Universitas Kedokteran Militer Kedua. Secara spesifik, salah satu dari mereka relatif tua, dan yang satunya masih muda. Mereka melakukan sesuatu terhadapnya di ruang operasi rumah sakit jiwa dimana ia dikirim. Tidak ada sedikitpun anestesi yang digunakan. Mereka memotong dadanya dengan pisau tanpa tangan gemetar. Jika itu saya, saya mungkin gemetaran. Saya seorang polisi bersenjata, saya menggunakan senjata, saya digembleng melalui latihan dengan amunisi otentik, dan saya telah melihat banyak mayat, tetapi ketika saya melihat dokter bedah militer ini, saya benar-benar heran. Tangan mereka tidak bergetar sama sekali; mereka mengenakan masker bedah dan langsung memotong. Pada saat itu, kami (polisi bersenjata) sedang berdiri berjaga-jaga dengan senjata masing-masing di tangan kami. Pada saat itu, dia sudah dibuka. Lalu “Ah!” Ia berteriak keras sekali. Lalu ia berteriak, “Falun Dafa baik”.

Pertanyaan: Dia berteriak “Falun Dafa baik” ketika dadanya dipotong?

Saksi: Dia berteriak “Ah” keras, dan mengatakan “Falun Dafa baik”. Dia bilang “kalian membunuh saya, satu individu.” (Saya kira) kasarnya berarti “kalian membunuh satu orang seperti saya. Dapatkah kalian membunuh beberapa ratus juta dari kami, orang-orang yang sedang dianiaya oleh kalian karena keyakinan sejati kami?” Pada saat itu, dokter itu, dokter bedah militer itu ragu-ragu. Lalu ia memandang saya, kemudian atasan kami. Kemudian atasan kami mengangguk, dan ia terus mengerjakan vena-nya … Jantungnya dipotong terlebih dulu, berikutnya adalah ginjal. Ketika pembuluh darah jantungnya dipotong dengan gunting, dia mulai kejang-kejang. Itu sangat mengerikan. Saya bisa menirukan suaranya untuk anda, walaupun saya tidak bisa menirukannya dengan baik. Kedengarannya seperti ada sesuatu yang sedang dicabik-cabik, dan kemudian dia melanjutkan “ah”. Sejak itu kemudian mulutnya selalu terbuka lebar, dengan kedua matanya terbelalak. Ah … saya tidak mau melanjutkan!
(Beberapa bagian dihilangkan)

Saksi: Orang ini adalah seorang guru, seorang instruktur yang mengajar di sekolah tinggi. Anaknya hampir 12 tahun sekarang. Suaminya agak tidak mampu (yaitu tidak punya banyak kekuasaan). Mungkin dia adalah seorang pekerja pabrik. Sebelum ini, ia mengalami penghinaan yang lebih besar. Banyak polisi kita sesat. Mereka menggunakan penjepit dan peralatan lainnya yang saya tidak tahu dari mana mereka mendapatkannya, untuk menganiaya dirinya. Saya telah menyaksikan semua ini dengan mata kepala sendiri, tetapi saya menyesal bahwa saya tidak mengambil foto. Dia punya paras lumayan, relatif cantik, (jadi polisi) telah memperkosa dia … ini sudah terlalu umum.

Pertanyaan: Ini adalah apa yang anda saksikan di kantor polisi di mana anda tinggal …?

Saksi: Saya tidak tinggal di kantor polisi. Saya berada di sebuah pusat pelatihan, yang merupakan halaman belakang sebuah hotel. (Para polisi) menyewa sepuluh kamar di sebuah bangunan kecil. Mereka akan melakukan hal ini dalam sebuah rumah kecil.

Pertanyaan: penjara hitam?

Saksi: Kurang lebih begitu.

Pertanyaan: Asalkan mereka praktisi Falun Gong, mereka dikirim ke sana?

Saksi: Ya.

Pertanyaan: Bahkan sebelum mereka mencoba, mereka dikirim ke sana?

Saksi: Yah, kami (polisi) selalu berubah tempat pada pemberitahuan singkat.

Pertanyaan: Anda tidak memberitahu saya waktu yang spesifik.

Saksi: Itu adalah 9 April 2002.

Pertanyaan: 9 April?

Saksi: Ya, operasi dimulai dari pukul 5 sore pada 9 April dan berlangsung selama tiga jam. Sebelumnya, hal itu berlangsung selama satu bulan.

Pertanyaan: Apa yang anda maksudkan dengan “hal itu berlangsung selama satu bulan”?

Saksi: Kami menginterogasi dan menyiksa dirinya berlangsung selama satu bulan.
(Beberapa bagian dihilangkan.)

Pertanyaan: Apakah anda menyiksa mereka setiap kali dalam proses interogasi untuk mengorek informasi atau berkali-kali?

Saksi: Berkali-kali. Pada saat itu, Wang Lijun, sekarang ini kepala Biro Keamanan Umum Chongqing, memerintahkan kami untuk “harus membasmi semuanya”.

Ringkasan Kasus: Seorang penyidik khusus dari World Organization to Investigate the Persecution of Falun Gong (WOIPFG) mengadakan pembicaraan yang berlangsung hampir 30 menit dengan seseorang (“Saksi”). Kami telah merahasiakan namanya demi keamanan dirinya. Dengan persetujuan saksi, keseluruhan pembicaraan telah direkam. Saksi menyingkap sebuah kasus pengambilan organ hidup-hidup dari seorang praktisi Falun Gong yang pernah ia saksikan beberapa tahun yang lalu.

Pada waktu itu, kami telah menginterogasi dan menyiksanya dengan kejam selama kurang lebih seminggu. Dia telah memiliki luka yang tak terhitung pada tubuhnya. Juga, (kami) menggunakan tongkat listrik untuk memukulinya. Dia telah kehilangan kewarasannya. Dia telah dipukuli hingga… Karena dia menolak untuk makan apa pun, kami secara paksa menuangkan susu ke perutnya. Dia tidak mau minum, maka kami paksa tuangkan. Anda tahu, ketika hidungnya dijepit, karena naluri dasar manusia, dia akan meminum susu itu. Karenanya, hidupnya dapat bertahan dengan cara demikian, tetapi dia kehilangan berat hampir 15 jin (sekitar 7,5 kg) dalam kurun tujuh hari. Namun, kami tidak tahu kali ini, kemungkinan bagian tertentu dalam Kantor Keamanan Publik Provinsi Liaoning (yang memang merupakan lembaga yang sangat rahasia) telah mengirimkan dua orang. Salah satunya adalah ahli bedah militer dari Rumah Sakit Umum Daerah Militer Shenyang milik Tentara Pembebasan Rakyat, dan satunya adalah lulusan Universitas Kedokteran Militer Kedua. Secara khusus, yang satu relatif sudah tua, dan satunya masih muda. Mereka sedang melakukan sesuatu pada korban di sebuah ruang bedah rumah sakit jiwa di mana korban dikirimkan. Tidak ada obat bius yang digunakan. Mereka menyayat dada (korban) menggunakan sebuah pisau dengan tangan yang tidak bergetar. Jika saya adalah mereka, saya akan gemetaran. Meskipun saya seorang polisi bersenjata, saya biasa menggunakan senjata, saya telah melalui berbagai latihan dengan amunisi sungguhan, dan saya telah melihat banyak mayat, ketika saya melihat ahli bedah militer ini, saya sungguh tertegun. Tangan-tangan mereka tidak bergetar sama sekali; mereka menggunakan penutup wajah mereka dan memotongnya secara langsung. Pada saat itu, kami (petugas polisi bersenjata) berjaga-jaga dengan sebuah pistol di tangan kami. Sesaat tubuhnya telah terbuka. Kemudian “Ah!” (korban) menjerit keras sekali. Kemudian dia berteriak, mengatakan “Falun Dafa baik”.

Pada waktu itu, orang ini adalah seorang guru, staf pengajar di sebuah sekolah menengah. Putranya mestinya hampir berusia 12 tahun sekarang. Suaminya tidak mampu. Mungkin suaminya seorang pekerja pabrik. Sebelum ini, korban telah menderita pelecehan yang lebih besar. Banyak petugas polisi kami bermoral bejat. Mereka menggunakan penyepit dan alat-alat lainnya yang saya tidak tahu datang dari mana, untuk melecehkannya. Saya telah menyaksikan semua ini dengan mata kepala sendiri, tetapi saya menyesal bahwa saya tidak memotretnya”.
  • Selasa, Oktober 19, 2010
  • Administrator
Saya mendapatkan kiriman email dari temen saya yang di Amrik, saya kaget nih foto bener apa sekedar rekayasa gambar, tapi kalo diperhatiin sich.. beneran… kasihan yach akibat kegagalan membuat kloning manusia
Allah Maha Kuasa… bahwa manusia berencana, tapi Allah yang menentukan….
inilah gambar produk gagal kloning manusia…



  • Selasa, Oktober 19, 2010
  • Administrator
Memang mukjizat yang diberikan kepada para nabi luar biasa hebatnya bahkan diluar nalar manusia. Masih ingatkah teman-teman dengan kisah mukjizat Nabi Musa yang membelah laut merah dengan tongkatnya? Jika salah satu diantara teman-teman yang menganggap kisah tersebut hanya merupakan dongeng belaka, sekarang mari kita simak tulisan yang saya uraikan dibawah ini.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiJnIJgcoZLdWKo1W7oB5xAJ12MH9eSJEksJo1F7pwe6WKaIHtYlUXMuC5yAapm5xDYOijZ7242jXsib56aj1FU5bHrgIT43ANSaf68GyU-YxHidDTDxVTy8U3T0ka0KJUvrYHCA_W6LDcK/s320/208.jpgSeorang Arkeolog bernama Ron Wyatt pada ahir tahun 1988 silam mengklaim bahwa dirinya telah menemukan beberapa bangkai roda kereta tempur kuno didasar laut merah. Menurutnya, mungkin ini merupakan bangkai kereta tempur Pharaoh yang tenggelam dilautan tsb saat digunakan untuk mengejar Musa bersama para pengikutnya.
Menurut pengakuannya, selain menemukan beberapa bangkai roda kereta tempur berkuda, Wyatt bersama para krunya juga menemukan beberapa tulang manusia dan tulang kuda ditempat yang sama.


Temuan ini tentunya semakin memperkuat dugaan bahwa sisa2 tulang belulang itu merupakan bagian dari kerangka para bala tentara Pharaoh yang tenggelam di laut Merah. Apalagi dari hasil pengujian yang dilakukan di Stockhlom University terhadap beberapa sisa tulang belulang yang berhasil ditemukan,memang benar adanya bahwa struktur dan kandungan beberapa tulang telah berusia sekitar 3500 tahun silam, dimana menurut sejarah,kejadian pengejaran itu juga terjadi dalam kurun waktu yang sama.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgEsy7lCqycdocF_FUOz3rFRNiHZEC4ThnYJfEbk_cx7dXz9N39BZU9IhWgrRf7K81bCs3OZvnVDqTil4vev6xYCstbENyyQMiv5wlOqF6lmNfICo1EQa3QhQR0nJB090Sv6RylTM2SnCjE/s320/209.jpg
poros roda dari salah satu kereta kuda


Selain itu, ada suatu benda menarik yang juga berhasil ditemukan, yaitu poros roda dari salah satu kereta kuda yang kini keseluruhannya telah tertutup oleh batu karang, sehingga untuk saat ini bentuk aslinya sangat sulit untuk dilihat secara jelas. Mungkin Allah sengaja melindungi benda ini untuk menunjukkan kepada kita semua bahwa mukjizat yang diturunkan kepada Nabi2-Nya merupakan suatu hal yang nyata dan bukan merupakan cerita karangan belaka. Diantara beberapa bangkai kereta tadi, ditemukan pula sebuahroda dengan 4 buah jeruji yang terbuat dari emas. Sepertinya, inilah sisa dari roda kereta kuda yang ditunggangi oleh Pharaoh sang raja.


Sekarang mari kita perhatikan gambar diatas, Pada bagian peta yang dilingkari (lingkaran merah), menurut para ahli kira-kira disitulah lokasi dimana Nabi Musa bersama para kaumnya menyebrangi laut Merah. Lokasi penyeberangan diperkirakan berada di Teluk Aqaba di Nuweiba. Kedalaman maksimum perairan di sekitar lokasi penyeberangan adalah 800 meter di sisi ke arah Mesir dan 900 meter di sisi ke arah Arab. Sementara itu di sisi utara dan selatan lintasan penyeberangan (garis merah) kedalamannya mencapai 1500 meter. Kemiringan laut dari Nuweiba ke arah Teluk Aqaba sekitar 1/14 atau 4 derajat, sementara itu dari Teluk Nuweiba ke arah daratan Arab sekitar 1/10 atau 6 derajat


Diperkirakan jarak antara Nuweiba ke Arab sekitar 1800 meter.Lebar lintasan Laut Merah yang terbelah diperkirakan 900 meter. Dapatkah kita membayangkan berapa gaya yang diperlukan untuk dapat membelah air laut hingga memiliki lebar lintasan 900 meter dengan jarak 1800 meter pada kedalaman perairan yang rata2 mencapai ratusan meter untuk waktu yang cukup lama, mengingat pengikut Nabi Musa yang menurut sejarah berjumlah ribuan? (menurut tulisan lain diperkirakan jaraknya mencapai 7 km, dengan jumlah pengikut Nabi Musa sekitar 600.000 orang dan waktu yang ditempuh untuk menyeberang sekitar 4 jam).


Menurut sebuah perhitungan, diperkirakan diperlukan tekanan (gaya per satuan luas) sebesar 2.800.000 Newton/m2 atau setara dengan tekanan yang kita terima Jika menyelam di laut hingga kedalaman 280 meter. Jika kita kaitkan dengan kecepatan angin,menurut beberapa perhitungan, setidaknya diperlukan hembusan angin dengan kecepatan konstan 30 meter/detik (108 km/jam) sepanjang malam untuk dapat membelah dan mempertahankan belahan air laut tersebut dalam jangka waktu 4 jam!!! sungguh luar biasa, Allah Maha Besar. 


  • Selasa, Oktober 19, 2010
  • Administrator
Sebagai bahan makanan, telur memenuhi kebutuhan gizi yang diperlukan tubuh. Rasanya enak, mudah dicerna dan cocok dikonsumsi semua golongan umur, mulai dari bayi hingga para lansia. Kelebihan lain dari telur adalah bisa diolah menjadi berbagai jenis lauk pauk yang lezat.





Untuk mengenal lebih dekat sumber gizi yang murah ini, simak 12 fakta menarik tentang telur yang mungkin belum Anda ketahui.
  1. Telur mempunyai nilai kegunaan protein (net protein utilization) 100 persen. Bandingkan dengan daging ayam (80 persen) dan susu (75 persen).
  2. Kulit telur terbuat dari kalsium karbonat yang juga merupakan bahan dasar utama beberapa jenis antacids. Sekitar 9-12 persen berat telur terdiri dari kulitnya. Kulit telur juga memiliki pori-pori sehinga oksigen bisa masuk dan karbon dioksida serta lembab keluar.
  3. Putih telur terbuat dari protein yang disebut albumen dan juga mengandung niacin (vitamin B3), riboflavin (vitamin B2), klorin, magnesium, potasium, sodium dan sulfur. Putih telur ini mengandung 57 persen dari protein telur.
  4. Warna kuning dari telur ditentukan oleh makanan ayam betina. Makin banyak padi-padian yang memiliki pigmen kuning dan oranye yang dimakan si ayam betina, makin kentallah warna kuning telurnya.
  5. Warna telur juga bervariasi sesuai usia dan faktor lainnya. Menurut Egg Safety Center, Amerika, warna putih telur yang agak keruh justru menandakan telur itu segar. Warna putih yang jernih menandakan telur itu berasal dari ayam yang sudah tua. Hindari mengonsumsi telur yang warna putih agak merah muda atau berubah warna lain.
  6. Terkadang ada sedikit darah dalam telur. Darah ini berasal dari pembuluh darah di kuning telur yang pecah. Namun telur ini tetap aman dikonsumsi.
  7. Ketika ditetaskan, suhu telur sekitar 40,5 derajat Celcius. Semakin dingin, cairan di dalamnya akan mengendap dan terbentuk sel udara antara dua lapisan telur.
  8. Seekor ayam betina mampu bertelur 250-270 telur setiap tahunnya.
  9. Sebagian besar rakyat Amerika lebih menyukai telur ayam yang berwarna putih. Di Indonesia, telur ayam kebanyakan berwarna coklat.
  10. Dibandingkan dengan telur ayam, telur itik memiliki bau yang lebih amis dan kulitnya memiliki pori yang lebih besar sehingga lebih cocok dijadikan telur asin.

  • Selasa, Oktober 19, 2010
  • Administrator
Malaysia, sebuah negara merdeka yang belum berdaulat karena masih sungkem kepada Inggris sebagai Tuan Besarnya ini sudah sangat membuat nyeri dada rakyat Indonesia yang cinta damai.


Insiden penangkapan 3 petugas DKP Kepri oleh Marine Police Malaysia di perairan Tanjung Berakit, Bintan hanya puncak gunung es. Karena jika ditilik ke belakang, sudah Dosa-dosa Malaysia terhadap Indonesia.

Berikut ini adalah dosa-dosa Malaysia yang menyulut kemarahan rakyat Indonesia karena menyinggung martabat dan merendahkan harga diri sebagai negara berdaulat.

1. Malaysia mengirimkan teroris-teroris bom ke Indonesia

Indonesia mengirim tenaga kerja (TKI) tetapi Malaysia membalasnya dengan mengirim para teroris ke Indonesia yang membuat banyak ibu-ibu menjadi janda dan anak-anak kita menjadi yatim.

Azhari dan Noordin M Top adalah orang Malaysia yang beroperasi teror di Indonesia. Bersyukur Allah mematikan keduanya.

Doktor Azahari bin Husin lahir di Melaka, 14 September 1957, tewas di Batu Jatim, 9 November 2005. Dia adalah seorang insinyur Malaysia yang diduga kuat merupakan otak di belakang Bom Bali 2002 dan Bom Bali 2005 serta serangan-serangan lainnya bersama dengan Noordin Mohammed Top.

2. Malaysia merebut Sipadan – Ligitan

Bila mengingat kasus lepasnya pulau Sipadan dan Ligitan menyakitkan karena kedua pulau itu posisi strategis di Selat Makassar yaitu pulau Sipadan (luas: 50.000 meter²) dan pulau Ligitan (luas: 18.000 meter²)

Sikap Indonesia semula ingin membawa masalah ini melalui Dewan Tinggi ASEAN namun akhirnya sepakat untuk menyelesaikan sengketa ini melalui jalur hukum Mahkamah Internasional

Selasa 17 Desember 2002 Mahkamah Internasional memenangkan Malaysia dengan 16 hakim dan Indonesia cuma 1 hakim. Sehingga Pulau Sipadan-Ligitan syah milik Malaysia.

3. Menginjak-injak harga diri Indonesia lewat kasus Ambalat

Setelah menguasai Sipadan dan Ligitan, Malaysia ingin lagi menarik garis pantai dari kedua pulau itu untuk mengklaim Blok Ambalat di Kaltim yang kaya akan minyak bumi. Padahal Malaysia bukan negera kepulauan dan sudah semestinya wilayah Blok Ambalat adalah milik Indonesia.

Kasus ini memanas lagi tahun 2005, ketika 17 pekerja Indonesia ditangkap oleh kapal perang Malaysia di Karang Unarang. Dan Angkatan Laut Malaysia mengejar nelayan Indonesia dan mengusir keluar dari Ambalat. Malaysia dan Indonesia memberikan hak menambang ke Shell, Unocal dan ENI.

4. Berada di belakang layar terjadinya Illegal logging di Indonesia.

Malaysia berniat menggunduli hutan Indonesia yang berada di Pulau Kalimantan dengan cara menyuburkan praktik Illegal Logging dan menerima kayu-kayu Indonesia tersebut tanpa adanya niat pemerintahnya mencegah kerusakan hutan Indonesia.

Di Kalimantan telah ditemukan banyak jalan tersembunyi untuk mengangkut kayu ilegal dari Kalimantan. Bahkan pertambangan juga digerogoti dari jalur terowongan untuk mengeruk kekayaan alam Indonesia.

5. Tidak peduli dengan nasib TKI yang dianiaya majikan

Berapa banyak TKI yang tidak digaji, dianiaya, disuntik gila dan diusir setelah dimanfaatkan tenaganya. Jika majikan Malaysia ke meja hijau atas kasus itu maka ujung-ujungnya bebas alias dinyatakan tidak bersalah atas kasus penganiayaan.

Jumlah TKI di Malaysia tercatat 1,8 juta orang. Yang tidak tercatat lebih banyak lagi. Dan mereka sebagian besar masih memiliki nasionalisme tinggi untuk membela Indonesia.

Banyak para TKI mengembangkan kebudayaan asli daerahnya masing-masing sebagai hiburan rindu kampung kebanggan nasionalisme. Kemudian Malaysia memfasilitasi mereka untuk dikembangkan menjadi budaya dan akhirnya memanfaatkan dan mengklaimnya.

6. Melakukan pelanggaran batas wilayah Indonesia–Malaysia

Malaysia sering melakukan pelanggaran batas wilayah Indonesia–Malaysia di pulau Kalimantan, Sulawesi dan Sumatera. Bila orang Malaysia ditangkap karena melakukan pencurian ikan di Indonesia, selalu beralasan mereka merasa masih di wilayah Malaysia.

Sudah begitu, polisi Malaysia juga sering mengawal aktivitas illegal fishing tersebut. Jika sudah berlasan perbatasan, ujung-ujungnya nelayan tersebut dilepas.

7. Polisi Diraja Malaysia memukuli wasit Indonesia.

Agustus 2007 wasit karate Indonesia dipukuli 4 polisi Malaysia tanpa sebab hingga akhirnya Indonesia menarik diri dari kejuaraan karate tersebut sebagai bentuk protes.

8. Mematenkan (melakukan klaim hak paten) Budaya Indonesia

Bukan sekali-dua kali negara miskin budaya ini mematenkan budaya Indonesai menjadi hak milik mereka.

Batik Parang asal Yogyakarta dan berbagai hasil kebudayaan daerah baik kesenian maupun makanan atau kerajinan sudah banyak diklaim oleh Malaysia. Alasannya satu, karya tersebut belum dipatenkan oleh Indonesia. Sekarang Batik sudah diakui dunia internasional sebagai milik syah Indonesia.

Mencoba melakukan klaim hak paten terhadap Angklung (alat musik khas Jawa Barat). Belum lagi reog Ponorogo, Kuda Lumping dan sebagainya yang diakui juga milik Malaysia karena di sana memang juga ada berkembang untuk kesenian rakyat.

Makanan khas Indonesia pun diklaim Malaysia. Sehingga kita mempertanyakan apa sebenarnya kreativitas manusia Malaysia.

Tindakan malaysia ini seakan membenarkan perkataan presiden Sukarno bahwa malaysia satu negara (kalau boleh dinamakan negara) tanpa konsepsi, karena memang malaysia sekarang seakan tidak punya jati diri sebagai bangsa.

9. Blog Malaysia Menghina Indonesia

Dalam blog yang mengatasnamakan orang Malaysia ini menghina Indonesia dengan menyebut Indon yaitu orang rendahan. Dan fakta di Malaysia memang para TKI sering diremehkan dengan sebutan seperti itu.

Rakyat Indonesia masih terus meluapkan emosi dan kemarahan atas perlakuan tersebut karena terijak martabat dan harga diri sebagai bangsa berdaulat dan bermartabat. Rakyat juga tahu bahwa Malaysia adalah negara persemakmuran Inggris bersama Australia dan Singapura juga.

Namun Indonesia adalah bangsa pejuang yang tidak takut dengan senjata apapun karena yakin kebenaran dan keadilan akan ditegakkan. Rakyat masih menunggu dan melihat langkah pemerintah dalam menyikapi berbagai perlakuan Malaysia atas Indonesia.

Kita tidak menginginkan peperangan sesama negara serumpun apalagi sama-sama mengucap syahadat dan mengaku Muslim, tetapi melihat perangai pemerintah Malaysia yang arogan dan sombong maka wajib bagi kami jihad menegakkan kemuliaan di bumi Allah Indonesia. (http://indonbodoh.blogspot.com)


  • Selasa, Oktober 19, 2010
  • Administrator


http://i592.photobucket.com/albums/tt3/tcels/blkbrycurve8310n.jpgBerikut ini ada efek buruk yang udah pake blackbery Blackbery memang jadi trend di Indonesia namun belakangan diketahui bahwa BlackBerry ternyata memberi efek buruk bagi pemakainya. Berikut adalah akibat-akibatnya antara lain:
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png

1. Rela disuruh antri, semakin panjang semakin tenang, gak menunjukkan gejala kekesalan sama sekali.
2. Yang tadinya ngedumel saat macet, sekarang tenaaaaang.
3. Berharap kena lampu merah berulang-ulang. Kalo lampu berubah jadi ijo malah kesel. Tetep nekad jawabin email/chatting.
4. Sering diklaksonin orang lain, sampe disaranin pasang stiker di belakang mobil "harap sabar, BlackBerry user".
5. Waktu BAB jadi tambah lama. Padahal isinya udah kosong tapi tetep aja nongkrong.
6. Tidur miring nungguin pasangan sambil BB di tangan. Kejar target ngabisin baca email.
7. Suka senyum-senyum sendiri.
8. Gak konsen kerja.
9. Bangun pagi yang pertama dicari BB dulu bukan yang lain.
10. Waktu diajak ngobrol orang tetep maksa jawab email/chatting. Cuek. Padahal yang ngajak ngobrol itu kadang bossnya sendiri.
11. Lebih senang disupirin daripada nyetir sendiri. Rela naik busway biar gak usah nyetir.
12. Jadi jarang marah tapi jadi sering dimarahin orang karena diajak ngobrol gak nyambung.
13. Kalo di tempat umum suka panik nyari stop kontak. Batere sekarat.
14. Kalo anaknya rewel langsung nunjukkin BB nya buat menghibur.
15. Sering lupa mencet tombol lift. Harusnya naik malah turun. Belum lagi kebablasan lantainya.
16. Kalo ngantri di bank pake nomor antrian, pas dipanggil di speaker gak denger. Pas kepala liat monitor kaget. Waks! Harus ambil antrian ulang. Tapi tetep tenaaaaang.
17. Langganan koran dan majalah masih tertumpuk rapi tak terbaca.
18. Sering kejedug karena kalo jalan mata tertuju ke layar BB.
19. Bikin tangan ga pernah kosong. Walaupun ga chatting, tetep aja BB di tangan!
Gak bisa taruh di kantong, tas.. uda settingannya gitu. BB kejait di tangan.
  • Selasa, Oktober 19, 2010
  • Administrator
VS
undefined



INDONESIA : Kementerian Hukum Dan HAM
MALAYSIA : Kementerian Tuduh Menuduh
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : Kementerian Agama
MALAYSIA : Kementerian Tak Berdosa…
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : Angkatan Darat
MALAYSIA : Laskar Hentak-Hentak Bumi
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : Angkatan Udara
MALAYSIA : Laskar Angin-Angin
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : ‘Pasukaaan bubar jalan !!!’
MALAYSIA : ‘Pasukaaan cerai berai !!!’
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : Merayap
MALAYSIA : Bersetubuh dengan bumi
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : rumah sakit bersalin
MALAYSIA : hospital korban lelaki
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : telepon selular
MALAYSIA : talipon bimbit
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : Pasukan terjung payung
MALAYSIA : Aska begayut
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : belok kiri, belok kanan
MALAYSIA : pusing kiri, pusing kanan
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : Departemen Pertanian
MALAYSIA : Departemen Cucuk Tanam
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : 6.30 = jam setengah tujuh
MALAYSIA : 6.30 = jam enam setengah
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : gratis bicara 30menit
MALAYSIA : percuma berbual 30minit
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : tidak bisa
MALAYSIA : tak boleh
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : WC
MALAYSIA : tandas
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : Satpam/sekuriti
MALAYSIA : Penunggu Maling
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : Aduk
MALAYSIA : Kacau
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : Di aduk hingga merata
MALAYSIA : kacaukan tuk datar
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : 7 putaran
MALAYSIA : 7 pusingan
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : Imut-imut
MALAYSIA : Comel benar
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : pejabat negara
MALAYSIA : kaki tangan negara
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA :bertengkar
MALAYSIA : bertumbuk
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : pemerkosaan
MALAYSIA : perogolan
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : Pencopet
MALAYSIA : Penyeluk Saku
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : joystick
MALAYSIA : batang senang
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : Tidur siang
MALAYSIA : Petang telentang
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : Air Hangat
MALAYSIA : Air Suam
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : Terasi
MALAYSIA : Belacan
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : Pengacara
MALAYSIA : Penguam
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : Sepatu
MALAYSIA : Kasut
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : Ban
MALAYSIA : Tayar
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : remote
MALAYSIA : kawalan jauh
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : kulkas
MALAYSIA : peti sejuk
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : chatting
MALAYSIA : bilik berbual
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : rusak
MALAYSIA : tak sihat
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : keliling kota
MALAYSIA : pusing pusing ke Bandar
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : Tank
MALAYSIA : Kereta kebal
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : Kedatangan
MALAYSIA : ketibaan
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : bersenang-senang
MALAYSIA : berseronok
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : bioskop
MALAYSIA : panggung wayang
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : rumah sakit jiwa
MALAYSIA : gubuk Gila
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : dokter ahli jiwa
MALAYSIA : Dokter Gila
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : narkoba
MALAYSIA : dadah
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png
INDONESIA : pintu darurat
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjXsaaRmuOSNyhfcu7K1DxL9XKHGrvM7_bxZvxqj4t4cit7X7hkxDhDUkK-tp5gcPR-wE-PrgAs0Z0ZdACmngmTazo7hFkgp8V-zEM8uAWDNbyvTAYFjFAb21TYzP4aGPvzmR7PyzTuOLo/s400/separator.png  

MALAYSIA : pintu kecemasan
 

BTemplates.com

Categories

Kamera CCTV Palembang

Popular Posts

Blog Archive