Persija Jakarta mengakhiri babak 32 besar Grup B dengan manis, usai mengalahkan tamunya Persikab Kabupaten Bandung 4-1, di Stadion Surajaya Lamongan Selasa Malam (20/04/2010.) Hasil ini membawa Persija Jakarta menjadi juara Grup B dan dipastikan lolos babak 16 besar Piala Indonesia 2010.

Berkostum orange, Persija Jakarta langsung melancarkan serangan di menit-menit awal babak pertama. Memasuki menit ke-10, Macan Kemayoran unggul terlebih dahulu lewat aksi sepakan Aliyudin. 1-0 untuk Persija.

Unggul kualitas pemain, Persija kembali mencetak gol lewat aksi tendangan bebas Ismet Sofyan, dimenit ke 45. Hanya butuh waktu empat puluh detik kemudian, striker mungil Aliyudin memperbesar kemenangan Persija Jakarta menjadi 3-0. Skor 3-0 bertahan hingga jeda.

Dibabak kedua, Persija Jakarta semakin mendominasi pertandingan. Bambang Pamungkas nyaris memperbesar keunggulan Persija Jakarta andai sepakannya tak melambung diatas mistar gawang Persikab Kabupaten Bandung yang dikawal Dadang Sudrajat.

Memasuki menit ke-70, gantian m.ilham mengoyak jala Persikab Kabupaten Bandung, usai meneruskan umpan aliyudin. 4-0 Persija unggul. Delapan menit berselang, Persikab Kabupaten Bandung mencetak gol hiburan lewat tendangan Asmar Abu dari kotak luar penalti. Skor 4-1 untuk kemenangan Persija Jakarta, bertahan hingga wasit Fahri Akbar meniup pluit panjang.

Perolehan tiga point membawa Persija Jakarta menjuari Grup B sekaligus melaju ke babak 16 besar piala indonesia, bersama persela lamongan yang berada di urutan runner up usai mengalahkan Persiba Bantul sebelumnya dengan skor akhir 2-1.

  • Selasa, April 20, 2010
  • Administrator


Rutin minum kopi bagi warga aceh adalah hal yang biasa, tapi kopi yang satu ini memang beda. Namanya kopi buah pinang. Selain rasa kopinya yang sepat karena diolah dari bahan dasar buah pinang, kopi tersebut bisa di golongkan sebagai kopi obat karena memiliki banyak khasiat.

Sudah lebih dari 20 tahun lamanya, Zubaedah berjualan diwarungnya yang sederhana. Warung Atoel namanya yang terletak persis disudut kota Tapak Tuan, Kabupaten Aceh Selatan. Dari tampilannya warung kopi Zubaedah tak beda dengan warung kopi lainnya, yang membedakan adalah rasa kopinya yang sepat, karena di olah dari bahan dasar biji pinang bercampur kopi.

Selain rasa kopinya yang tidak biasa, pelanggan yang datang kewarungnya juga tidak biasa, sebagian besar pelanggan rutin yang datang meminujm kopi pinang racikan Zubaedah, adalah orang-orang yang sudah berusia lanjut atau manula.

Menurut para pelanggan, kopi pinang yang dijajakan Zubaedah berkhasiat menyembuhkan berbagai macam penyakit, seperti asam urat, gangguan pencernaan, letih-lesu, Batuk berdahak, beri-beri dan bisa juga dikonsumsi sebagai obat penambah keperkasaan kaum pria.

Karena khasiatnya itu, para pelanggan mengaku tidak terganggu dengan rasa pinang yang sepat. Bahkan, para pelanggan merasa penyakit asam uratnya berangsur-angsur sembuh setelah rutin mengkonsumsi kopi pinang.

Pinang yang diracik Zubaedah untuk menjadi minuman bukanlah sembarang pinang. Yakni harus biji pinang yang berukuran besar dan dagingnya berwarna coklat tua. Biji pinang tersebut di gonseng diwajan, kemudian dicampur dengan sedikit serbuk kopi.

Penyajiannya boleh dengan gula, dicampur susu, atau disajikan murni seduhan kopi pinang tanpa campuran apa-apa. Bisa juga dicampur telur bebek bagi pelanggan yang memanfaatkan khasiat kopi pinang sebagai obat perkasa.

Menurut jubaedah, selain dari wilayah tapak tuan, pelanggannya juga berasal dari dari luar kota seperti dari Sumatera Utara bahkan pulau Jawa sekalipun.

Keahlian meracik kopi pinang, di warisi Zubaedah dari neneknya. Setelah mengetahui kopi pinang racikannya bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit, ia mulai membuka warung sendiri. Bahkan Zubaedah mengaku sempat dipanggil Dinas Kesehatan Provinsi Aceh, untuk kepentingan pelatihan dan penelitian khasiat kopi pinangnya.

5 DAFTAR BARANG DI RUMAH YANG PERLU DI CEK DAN DIGANTIMalam ini postingannya rada telat jam hampir menunjukkan 01.30 dini hari... Sudah waktunya tidur, berbicara masalah tidur pernah tidak terpikir bahwa sudah berapa lama bantal dan guling serta kasur tempat kita bobo menemani sepanjang malam? 1 tahun, 2 tahun? Entah sudah berapa lama bantal, guling tersebut menemani tidur dan berbagai macam aneka kotoran yang menempel...

Sebenarnya barang-barang yang biasa kita gunakan termasuk bantal guling mempunyai batas kadaluarsa. Hal ini hanya demi kesehatan aja sich, tapi kalau masih pengen mempertahankan ya..monggo..!!

Dan inilah 5 daftar yang ada di dalam rumah yang memiliki masa 'kadaluarsa' dan perlu untuk diganti secara teratur:

1. Ganti bantal dan guling setiap tahun (banyak yang nempel tuch..)
Kulit mati, kotoran rambut dan minyak alami menempel pada bantal setiap hari. Bakteri dengan mudah berkembang biak pada bantal, apalagi jika suhu kamar dalam keadaan lembab. Untuk itu, gantilah bantal dan guling Anda dengan yang baru setiap tahun.

2. Ganti kasur tidur setelah digunakan 5 hingga 10 tahun (wakk..ini juga..)
Menurut National Sleep Foundation, kasur atau matras yang baik adalah yang mampu menyangga tubuh dengan tepat saat tidur. Efektifitasnya sekitar 9 hingga 10 tahun. Penelitian yang dilakukan tim dari Oklahoma State University menemukan orang yang mengganti kasurnya tiap lima tahun, kualitas tidurnya lebih baik dan risiko sakit punggungnya lebih rendah.

3. Ganti pendingan ruangan setelah 15 tahun
Dengan pemeliharaan yang baik, pendingin ruangan bisa bertahan hingga 15 tahun. Selalu periksa filter setiap enam minggu sekali, terutama ketika cuaca lembab. Jika filter dalam keasdaan kotor, udara disekiatar ruangan juga akan kotor. Untuk itu bersihkan filter secara teratur.

4. Ganti sikat gigi setiap tiga hingga empat bulan
American Dental Association merekomendasikan 3 hingga 4 bulan untuk mengganti sikat gigi. Bulu sikat yang usang tak lagi efektif membershkan gigi dan bisa membuat gigi lebih rentan terhadap kerusakan.

5. Ganti produk antibakteri setelah satu tahun
Gantilah produk-produk anti bakteri, seperti salep, krim atau cairan setiap satu tahun sekali. Meskipun terkadang tidak ada perubahan warna maupun bau, tetapi campuran bahan kimia dalam salep atau krim, membuat produk menjadi kurang efektif.

Emang sih tidak ada keterangan pendukung dari pakar, tapi coba renungkan...perlu ga diganti. Semoga bermanfaat deh

[vivanews.com]

BTemplates.com

Categories

Kamera CCTV Palembang

Popular Posts

Blog Archive