Tampilkan postingan dengan label INFO KULINER. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INFO KULINER. Tampilkan semua postingan

DIKUTIP.COM -  Menakjubkan! Mungkin Pembaca setia dikutip.com sangat gemar sekali wisata Kuliner, selain masakan dan menu yang kita Incar, Tentunya Tempat Makan menjadi daya tarik lainnya yang sangat penting, Nah mungkin Restoran Seperti Villa Escudero ini adalah Impian kita untuk mencoba, betapa tidak, Restoran ini terletak tepat di bawah air terjun. Menikmati hidangan dengan kaki yang terendam air. Restoran unik air terjun ini terletak di Villa Escudero, Filipina. Berikut Foto dan video restoran unik air terjun.









Di Seluruh penjuru dunia ini, ada beribu-ribu khazanah masakan yang mempunyai cita rasa yang berbeda-beda, masing-masing kota atau daerah mempunyai makanan khas yang berbeda-beda, Tapi ternyata di antara beribu-ribu kota di dunia ini ada 7 kota yang mempunyai cita rasa kuliner yang sangat menggoda.




1. Singapura
Setiap tahun di Bulan Juli, negara kota ini mengadakan Singapore Food Festival, yang akan menyajikan berbagai makanan lezat ala asia, termasuk ciri khas Singapura: Kepiting Saus Pedas. Silahkan mampir ke Clarke Quay atau Boat Quay yang merupakan tempat bersarangnya berbagai restoran dan kunjungi juga Chinatown Food Street dan Lau Pat Sat Festival Market untuk makanan lokal terbaik. Restoran top di Singapura antara lain adalah One Rochesterm dan Lei Garden, dengan hidangan utama scallop dalam saus kacang hitam dan hiu panggangnya yang siap menanti anda!



2. Edinburgh, Skotlandia
Bukan hanya karena adanya 3 restoran yang mendapat tiga bintang Michelin (Martin Wishart, Number One, dan The Kitchin), tapi juga karena Edinburgh adalah tempat bercampurnya berbagai budaya. Di mana-mana selalu ada pub yang ramah menanti, dan disetiap sudut kota selalu ada festival yang menanti anda. Dan yang paling seru adalah Taste of Edinburgh Festival, di mana anda akan menjumpai segala macam makanan Skotlandia dan semua minuman khas Skotlandia. Ibukota Skotlandia ini memang surga bagi penggemar makanan, karena pasar, produsen makanan, rumah-rumah teh, pub dan hotel yang ada hampir semuanya berstandar tinggi



3. Bologna, Italia
Urusan kuliner memang Bologna adalah kota yang sangat mengesankan. Kota yang terletak di dearah yang disebut La Grassa (yang artinya adalah lemak), merupakan janji tersendiri bahwa makanan yang ada akan sangat kaya cita rasa. Daging babi (yang sayangnya haram) merupakan menu utama di kota ini, tapi tentunya yang paling terkenal di kota ini adalah produk daging awetan, seperti mortadella, cotechino dan prosciutto (yang tidak semuanya berbahan babi) dan juga berbagai pasta seperti tortellini, tagliatelli, paglia e fieno, dan juga parmigiano reggiano.
Untuk makanan klasik orang Italia, anda dapat jumpai di Al Pappagallo, dan untuk tortellini, dapat anda kunjungi Da Bertino. Sedangkan untuk merasakan kekayaan kuliner Italia, saatnya anda kunjungi pasar Via Clavature, yang menyajikan kekayaan kuliner Italia di depan Anda.



4. Las Vegas, Nevada, Amerika
Las Vegas, memang terkenal dengan berbagai hal glamor dan judi, tapi tentunya, juga merupakan tempat yang akan menarik bagi anda yang ingin merasakan hidup mewah. Berbagai chef kelas dunia menganggap kota judi ini sebagai rumah kedua mereka: Gordon Ramsay, Mario Batali, Thomas Keller, dan Emeril Lagasse membuka cabang restoran terbaik mereka di kota ini. Guy Savoy (dengan daging sapi mudah panggang saus mentega), Commander's Palave (French toast ala New Orleans), Firefly untuk tapas ala Spanyol, dan juga Joel Robuchon yang berhasil meraih tiga bintang Michelin. Pasar bahan makanan yang ada di Las Vegas, merupakan tempat sempurna untuk mencari bahan makanan berkelas.



5. Ludlow, England
Kota yang sangat kecil ini (penduduknya hanya 10.000 orang), tapi memiliki jumlah restoran terbanyak (di luar London) yang mendapat penghargaan bintang Michelin. Jadi, bisa dibayangkan, Anda tidak harus antri untuk merasakan sajian kelas dunia di kota kecil ini. Bahkan siapa tahu, rumah di ujung jalan hotel anda adalah rumah salah satu chef kelas dunia.



6. Palermo, Italia
Budaya kuliner Sisilia tercermin dengan sempurna dalam makanan khas kota Palermo. Ketika di kota ini, anda akan menikmati sayuran, ikan dan butiran gandum dengan berbagai rasa khas Mediterania dan Timur Tengah. Palermo menawarkan makanan terbaik dari Sisilia, yang dapat anda temui di Il Mulinazzo dan Osteria Altri Tempi, yang menyajikan rasa klasik khas Sisilia seperti Vampaciucia c'Anciova, sajian pasta dengan tomat, anchovies dan anggur. Tentunya Focacce tidak boleh ketinggalan, roti yang digoreng dalam minyak sapi, dengan isi limpa dan paru-paru sapi. atau Arancini dengan anggur dan daging sapi terbaik. Jika Anda sempat jalan-jalan (di tengah berbagai menu makanan yang tampak tidak ada habisnya), coba kunjungi Ballaro Market, yang akan membuat anda terpesona dengan berbagai bahan makanan segar khas Sisilia



7. Gothenburg, Swedia
Mungkin Anda akan terkejut dengan jumlah restoran yang mendapat jumlah bintang Michelin di Swedia, tapi kenyataanya, Gothenburg memiliki lima restoran dengan anugerah bintang bergengsi untuk dunia kuliner ini: 28+, Basement, Fond, Sjömagasinet, dan Kock & Vin.
Kota terbesar di Swedia ini memang sangat memanjakan para penduduk dan pengunjungnya. Chef terbaik di dunia rata-rata tinggal di kota ini, dan seafood merupakan andalan dari kota dengan penduduk 500.000 orang ini.
Bebek goreng atau pun bebek bakar sudah biasa. Sebuah warung di kawasan Jalan Perwakilan kota Yogyakarta milik Wahyu Nugroho, menyediakan menu unik dan menarik, yakni bebek sangan sambal bakar. Dinamakan bebek sangan, karena daging bebek digoreng dengan cobek tanah liat dan tanpa minyak atau dalam istilah Jawa goreng sangan.

Cara membuatnya cukup mudah. Daging bebek yang sudah dipotong-potong, digoreng setengah matang, dan ditiriskan. Daging bebek setengah matang tersebut kemudian digoreng sangan dengan menggunakan cobek besar dari tanah liat. Yakni cobek besar diletakkan di atas tungku dengan api yang cukup besar. Daging bebek setengah matang digoreng sangan hingga matang atau hingga minyak goreng yang menempel pada daging bebek tersebut hilang dan dagingnya empuk.

Sementara itu, sambal bakar dibuat dengan cara cabe merah dibakar atau digoreng sangan tanpa minyak goreng, seperti ini. Cabe merah yang sudah dipanaskan kemudian dihaluskan. Cabe merah yang sudah dihaluskan dicampur dengan irisan daun bawang merah dan bawang merah serta diaduk.

Daging bebek sangan yang sudah masak diolesi dengan sambal bakar sampai rata. Kemudian ditambah dengan bermacam-macam lalapan. Bebek sangan sambal bakar telah siap disajikan. Daging bebek sangan sambal bakar, sangat empuk dan rasanya asin serta pedas.

Menu bebek sangan sambal bakar, awalnya hanya coba-coba untuk variasi agar pembeli tidak bosan karena hanya disuguhi bebek goreng. Ternyata konsumen suka. “Di luar dugaan, ternyata menu tradisional masih banyak yang suka”, ujar Wahyu Nugroho, pemilik warung.

Harga menu bebek sangan sambal bakar sangat terjangkau, yakni hanya 14 Ribu Rupiah per porsinya.

Makin banyak menu olahan makanan berbahan baku udang yang kini bisa dinikmati. Diantaranya udang bakar madu yang menjadi salah satu makanan favorit di kota Sidoarjo Jawa Timur.


Dibanding udang goreng atau udang asam manis, udang bakar madu memiliki rasa yang khas. Selain manis, udang bakar madu juga terasa hangat, karena selain dicampur dengan madu dan margarine, juga dicampur dengan bubuk rempah yang diolah dalam madu.

Untuk memasak makanan udang bakar madu cukup sederhana. Pertama disiapkan udang yang telah dibersihkan. Sebelum ditusuk dengan bambu, udang dibelah menjadi dua, yang kemudian ditusuk. Untuk lebih memberikan rasa yang nikmat, biasanya selain udang, dalam tusukan udang itu juga diselingi dengan tusukan buah nanas dan lombok.

Setelah itu, tusukan udang diolesi madu yang telah dicampur dengan rempah, untuk kemudian dibakar diatas arang. Untuk lebih memberikan rasa nikmat, selain diolesi madu juga diolesi margarine.

Biasanya, udang bakar madu dinikmati sebagai lauk untuk makan siang. Dipadu dengan sepiring nasi dan segelas es teh, akan memberikan rasa yang memuaskan untuk hidangan makan siang.

Selain rasanya yang nikmat dan tidak mengandung kolesterol tinggi karena dibakar, udang bakar madu juga dikenal dapat meningkatkan stamina tubuh, khususnya kaum pria, sehingga udang bakar madu kini makin banyak diminati penikmat kuliner.

Soal harga sangat dijangkau semua kalangan. Untuk setiap 5 tusuk udang bakar madu dijual dengan harga 20 Ribu Rupiah, ini sudah termasuk sepiring nasi dan segelas es teh manis.

Kini makanan udang bakar madu ini banyak tersebar disejumlah warung sea food disepanjang kawasan lingkar barat sidoarjo. Karena banyak peminatnya, biasanya makanan udang bakar madu habis terjual sebelum jam 6 petang.
Anda penggemar kuliner tempo dulu? Di kota Semarang ada satu makanan yang telah dijajakan sejak tahun 60-an hingga kini. Namanya gedang plenet atau pisang plenet. Makanan berbahan pisang khusus yaitu jenis kepok kuning yang manis dan legit. Gedang planet sangat nikmat jika disantap saat masih hangat.

Saat ini, pedagang gedang plenet di Semarang bisa dihitung dengan jari. Padahal jaman dulu, pernah berjaya dan merajai kawasan Jalan Pemuda Semarang. Salah satu penjaja gedang plenet yang masih bertahan adalah Pak Tuko. Ia berjualan di jalan pemuda dekan toko sri ratu, sebalah barat kawasan masjid kauman.

Gedang plenet adalah jajanan yang cocok dinikmati saat masih hangat sebagai teman minum teh atau kopi di pagi dan sore hari.

Pisang yang di gunakan pun hanya jenis pisang kepok kuning yang rasanya manis. Setelah dikupas, pisang lalu dibakar di atas tungku arang. Pisang yang matang ditandai dengan warna sedikit hitam dan coklat. Pisang yang matang lalu dijepit dengan dua papan kayu. Dalam istilah orang Semarang, penjepitan ini disebut dengan plenet. Maka munculah istilah pisang plenet. Pisang yang sudah diplenet lalu ditaburi coklat, gula, kacang atau selai nanas.

Pak Tuko meneruskan usaha orang tuanya. Warung pisang plenet adalah warisan orang tuanya yang sudah buka sejak tahun 1960-an. Tempatnya dulu ada di Perempatan Pasar Johar depan Masjid Kauman. Kemudian lama-lama bergeser dan menetap di Jalan Pemuda Semarang, namun masih tetap di kawasan yang sama.

Dulu, saat pertama kali berjualan, Pak Tuko menjual pisang plenet seharga Lima Rupiah perpasang. Sebab pada masa itu harga makanan memang rata-rata senilai itu. Kini, harga satu pasang atau satu tangkep pisang plenet, antara tiga sampai Lima Ribu Rupiah, tergantung isi gedang plenet.

Citarasa pisang plenet masih tetap sama sejak dulu. Rasa pisang kepok yang manis, dicampur taburan gula dan coklat atau selai nanas, terasa nikmat dilidah. Seiring banyaknya makanan modern, cita rasa pisang plenet sebagai masakan khas Semarang tempo dulu, justru semakin kuat.

Di samping terkenal dengan kota industri, kota Gresik Jawa Timur juga dikenal sebagai salah satu kota penghasil ikan bandeng terbesar di jawa timur. Tak heran, jika Gresik juga di kenal dengan berbagai jenis masakan dengan bahan dasar ikan bandeng. Seperti Bandeng Asap, Bandeng Kukus, Sop Bandeng dan Otak-Otak Bandeng.

Ikan bandeng, merupakan ikan air payau yang memiliki rasa gurih yang tinggi. Rasa khas bandeng ini terasa lebih dominan meski bercampur dengan berbagai rasa bumbu yang menyertainya. Citra rasa inilah yang menjadi ciri khas masakan legendaris Otak-Otak Bandeng khas Gresik.

Cara membuat Otak-Otak Bandeng tidaklah sulit. Bandeng mentah dikeluarkan daging, tulang dan durinya. Lalu dicampur bumbu, mirip dengan bumbu lodeh yang pedas. Kemudian daging dimasukkan ke dalam tubuh bandeng yang kosong tadi dengan dibentuk kembali seperti bandeng mentah semula. Selanjutnya, bandeng isi ini dicepit dua bilah bambu, kemudian dibungkus dalam daun pisang, lalu di bakar.

Pada tahap ini, membakar bandeng otak-otak, membutuhkan keterampilan tersendiri. Pasalnya, jika terlalu matang atau masih mentah, akan mengurangi bahkan menghilangkan rasa Otak-Otak Bandeng yang sebenarnya.

Salah satu Otak-Otak Bandeng paling terkenal di Gresik adalah Otak-Otak Bandeng ibu muzanah, warga kelurahan kroman kecamatan kota Gresik, yang saat ini telah dilanjutkan oleh puteranya, Rasyid. “Alhamdulillah, kami dapat berkah bulan Ramadhan dan Idul Fitri, penjualan Otak-Otak banding khususnya meningkat luar biasa sampai kualahan”, ujarnya.

Kini, rasyid telah mempekerjakan 10 orang karyawan. Setiap hari, rasyid mampu memrroduksi ikan bandeng otak-otak lebih dari 400 ekor, yang meningkat dari hari-hari sebelumnya yang hanya 200 ekor bandeng setiap harinya.

Satu ekor ikan bandeng otak-otak, dijual seharga 40 Ribu Rupiah. Sementara, harga ikan bandeng mentah saat ini, mencapai 15 Ribu Rupiah perkilonya, dengan isi 2 ekor ikan bandeng.

Saat arus mudik dan balik seperti saat ini, mendatangkan berkah bagi para pengusaha Otak-Otak Bandeng, di sentra perajin, di jalan sindujoyo, kelurahan kroman, kecamatan kota Gresik. Otak-Otak Bandeng menjadi pilihan warga saat mudik, karena rasanya khas yakni pedas dan manis.

Otak-Otak Bandeng khas Gresik bukanlah otak-otak seperti yang di kenal di jakarta atau palembang. Otak-Otak Bandeng Gresik, lebih mirip sate bandeng serang banten dengan rasanya yang khas, yakni asem pedas. Apalagi, hidangan tradisional berasa pedas dan manis ini, banyak disuka warga, karena seluruh duri ikan telah dibersihkan, sehingga tidak perlu khawatir tertusuk duri, saat mengkonsumsinya.

Jika anda sedang melintas di kota Gresik, tak ada salahnya mampir sejenak membeli Otak-Otak Bandeng sebagai oleh-oleh mudik lebaran dari Gresik.

Sego boranan, makanan khas Kabupaten Lamongan Jawa Timur, menjadi pilihan warga setempat untuk menu sahur. Makanan tradisional dengan lauk pauk ikan Sili dan usianya dipercaya mencapai ratusan tahun tersebut, hingga kini tetap lestari. Tersebut, dipilih karena menawarkan rasa lezat dan harga yang relatih murah.

Untuk mendapatkan nasi boranan ini tidaklah sulit, hampir di setiap sudut kota Lamongan selalu ada penjual nasi boranan yang siap menawarkan masakannya, seperti para penjual di jalan basuki rahmat ini. Apalagi menu ikan andalan yang di suguhkan adalah ikan Sili, yakni ikan sungai sejenis ikan gabus yang hanya bisa di temui di kota Lamongan.

Disebut nasi boranan karena tempat untuk menyimpan nasi terbuat dari anyaman bambu yang oleh warga sekitar disebut boran. Dulu alat penyimpan nasi ini kerap dijadikan tempat menyimpan nasi sebelum ditemukannya perabot rumah tangga modern. Selain itu, nasi akan terasa lebih sedap jika disimpan di boranan. Nasi boranan disajikan dalam bentuk pincuk dengan alas daun pisang.

Ciri khas lain menu ini adalah sambal boranan, yakni racikan bumbu lengkap yang telah di goreng dengan porsi cabe lebih banyak sehingga sambal boranan ini selalu terasa pedas. Biasanya, ibu-ibu yang memasak nasi boranan ini masih menggunakan bahan bakar kayu agar bau nasi dan sambalnya terasa lebih sedap. Nasi boranan pun disajikan dalam bentuk pincuk dengan alas daun pisang, sehingga aroma tradisional cukup kental dalam sajiannya.

Menurut Suwanah salah penjual nasi boranan, jika dibanding dengan hari-hari biasa, penjualan nasi boranan di bulan Ramadhan mengalami peningkatan. Apalagi mayoritas pembeli datang menjelang sahur. “Cukup lumayan, bauk sahur maupun buka puasa”, ujar Suwanah.

Nasi boranan tidak hanya pas untuk menu sahur puasa, untuk berbuka puasa pun warga banyak memilih untuk menikmati nasi boranan. Apalagi, harga satu bungkus nasi boranan hanya 5000 rupiah saja.

Penjual nasi boranan tidak hanya berjualan sore hingga malam saja, namun ada juga sebagian yang berjualan mulai malam hingga pagi hari. Tentunya menikmati nasi boranan disaat ramadhan akan berbeda jika dibanding dengan menikmatinya di hari-hari biasa.

DIKUTIP.COM - Depot sederhana di kota di Jalan Kiai Amin Kota Lamongan Jawa Timur, menyajikan menu unik berupa es krim goreng yang diminati semua kalangan. Uniknya nama es krim tersebut tidak hanya sekedar nama, namun memiliki rasa yang unik pula, hingga banyak di suka semua kalangan. Di bulan puasa, es krim goreng disajikan sebagai menu khusus untuk berbuka puasa. Cukup unik bukan?

Es krim goreng memang disajikan setelah melalui proses pengorengan. Meski demikian, sensasi kesegaran rasanya tetap mampu menyegarkan tenggorokan. Bahkan, di bulan ramadhan, es krim goreng dijadikan menu khusus untuk berbuka puasa. Penikmat es krim gorengpun tak ragu-ragu untuk mencicipi kenikmatannya, serta di rasa sangat cocok untuk menu buka puasa maupun menu penutup buka puasa.

Untuk membuatnya, mula-mula disiapkan roti bulat, tepung terigu, tepung roti, es krim beraneka rasa, telur yang telah dikocok. Roti bulat kemudian di masukkan es krim sesuai dengan selera.

Setelah itu, roti berisi es krim yang telah dibalur dengan adonan tepung terigu dan tepung roti, kemudian dimasukan kedalam lemari pendingin selama lebih kurang tiga jam. Setelah itu baru proses penggorengan dimulai. Untuk menggoreng adonan es krim membutuhkan waktu sekitar 30 detik. Agas es tak mencair, ice cream goreng di siram saus coklat atau susu coklat. Agar terlihat lebih menarik, maka es krim goreng ini diberi crimer putih dan buah strowbery. Nah, kini es krim goreng siap dihidangkan.

Selain es krim goreng, depot sederhana ini juga menyediakan pisang bakar ice krim. Tak kalah dengan ice krim goreng, hanya saja pisang bakar ice krim goreng ini sering di santap sebagai menu penutup buka puasa. “jadi pelanggan memang memilih sendiri ada yang suka menjadikannya sebagai makanan pembuka ada yang penutup”, ujar Riris Maulina Susanti, pemilik depot.

Jika anda ingin mencobanya, cukup merogoh kocek lima ribu rupiah untuk satu porsi es krim goreng. Di hari-hari biasa, para pelanggan es krim goreng datang menikmatinya pada malam hari. Namun, pada bulan puasa ini, pelanggan meninggkat hingga 50 persen.

Sop lobster kecap, salah satu menu tradisional khas warga pulau Bawean Gresik Jawa Timur, tidak hanya mampu membangkitkan selera, tetapi juga berkhasiat meningkatkan vitalitas kaum pria. Menu tradisional tersebut, telah menjadi hidangan spesial, karena berbahan udang lobster segar yang baru diambil dari laut sehingga banyak disukai para wisatawan.



Udang lobster pulau Bawean, berbeda dengan lobster yang ditemui di kota-kota besar pada umumnya. Pasalnya, warga di pulau yang berjarak sejauh 80 mil dari pelabuhan Tanjung Perak Surabaya tersebut, hanya memanfaatkan lobster segar yang baru di tangkap di perairan laut setempat yang di kenal cukup bersih dan jauh dari pencemaran lingkungan.

Menu tradisional warisan nenek moyang ini, tidak hanya menawarkan sensasi kelezatan alami, tetapi juga memiliki beragam khasiat, diantaranya meningkatkan stamina untuk kaum pria.


Prores pembuatan soup lobster pulau Bawean, tidaklah terlalu sulit. Mereka cukup memanfaatkan bumbu di sekitar lingkungan rumahnya, bawang merah, bawang putih, jahe, merica dan garam secukupnya.

Pertama-tama, lobster yang baru ditangkap dibersihkan, dengan air tawar. Sebelum dimasak, terlebih dahulu bagian kaki lobster, dipotong, agar lebih membangkitkan selera para penikmatnya. Agar sensasi kelezatanya makin terasa, para nelayan juga menyediakan kecap ditabur cabe, untuk memanjakan lidah para pecinta kuliner yang menyuka rasa pedas.

Menu tradisional, warisan nenek moyang tersebut, kini menjadi hidangan spesial bagi para wisatawan yang berkunjung ke Pulau Puteri tersebut, karena sensasi kelezatannya yang membangkitkan selera. “Sop lobster memang tidak di jual bebas, hanya untuk melayani para tamu luar pulau saja, ujar Muhammad Umar, Kepala Desa Pekalongan Kecamatan Tambak, Bawean.

Menurut para penikmatnya, sensasi kelezatan lobster air laut Bawean, makin terasa, karena daging lobster lebih kenyal, segar dan segar. Hal ini sangat berbeda dengan rasa udang lobster yang banyak di sajikan di depot-depot. Pasalnya, udangnya sudah lama di tangkap dari laut.


Bagi pecinta kuliner yang memiliki masalah dengan kolesterol, juga tidak perlu khawatir. Pasalnya, warga juga menyediakan minuman degan, atau kelapa muda, sebagai menuman pencuci mulut, untuk menetralkan kolestrol.

Di samping mampu meningkatkan stamina, lobster adalah makanan pilihan yang sangat baik bagi orang yang ingin menurunkan berat badan karena lobster sangat rendah lemak dan kalori.

Bagi para pecinta kuliner yang pingin merasakan sensasi kelezatanya, cukup menyediakan uang seharga 70 Ribu Rupiah, per kilogram untuk udang lobster mentah.

Menikmati makanan berbahan dasar ketupat (makanan dari beras yang dibungkus dalam anyaman daun kelapa), tidak saja dilakukan saat hari lebaran bagi umat muslim, tetapi bisa dilakukan kapan saja. Apalagi, bila makanan ketupat tersebut dikemas menjadi makanan khas dengan aroma khusus, seperti halnya tipat kalas, masakan khas Desa Ungasan, Kabupaten Badung Bali.


Bagi ibu-ibu rumah tangga di desa Ungasan, membuat makanan tipat (ketupat) kalas, yakni masakan khas desa wisata tersebut, tidaklah terlalu sulit. Hampir semua warga setempat memang mengakui dan menjadikan tipat kalas sebagai makanan khas desa Ungasan yang tidak ada di desa lainnya di bali.

Untuk membuat tipat kalas, memang cukup memerlukan waktu. Selain untuk merebus, tipatnya, juga membuat menu campurannya. Nah, menu campuran inilah yang disebut warga Ungasan sebagai kalas. Menu campuran ini bisa berbahan ikan laut maupun ayam serta sayur. Namun masyarakat Ungasan lebih memilih kalas dari bahan ikan laut.

Untuk mengolah ikan laut ada beragam cara.namun yang penting adalah dengan menggunakan santan atau parutan kelapa. Lalu yang tak boleh ketinggalan adalah kacang panjang untuk bahan sayuran.

Ikan laut kemudian di jadikan sebagai bahan adonan santan, seperti ikan kuah untuk nantinya disiramkan ke tipat yang sudah dipotong potong. Saat menyajikan pun, juga beraneka ragam. Mulai dari kuah kalas yang disiramkan ke ketupat, tetapi juga ada yang dibiarkan dan nantinya tipatnya yang dicolak colekkan ke kuah kalas tersebut.

Menurut warga Ungasan, tipat kalas ini, hampir selalu dibuat warga tiap ada perayaan upacara keagaman. Umumnya disuguhkan untuk makanan pagi hari.

Untuk mempercantik penampilan, tipat kalas bisa disuguhkan dalam sebuah dulang atau tempat banten atau sesajen bagi umat hindu. Tentu saja, dilengkapi dengan pernak pernik janur kuningnya.

Masakan tipat kalas memang tidak saja menarik warga setempat untuk mencoba merasakan sensasi aromanya, tetapi juga warga asing. Mereka pun mengaku baru pertama kali melihat proses pembuatan tipat kalas, meski sudah cukup lama tinggal di kawasan wisata Ungasan.

Dataran tinggi Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah, ternyata tidak hanya menyimpan pesona wisata, tetapi juga memiliki kuliner khas yang tidak di jumpai di daerah lain, salah satunya sirup buah carica yang manis dan segar, bahkan kandungan vitaminnya berkhasiat bagi kebugaran tubuh.

Buah carica yang dalam bahasa latin bernama carica pubescen, masih tergolong dalam keluarga pepaya. Bedanya, jika pepaya lebih dikenal sebagai tumbuhan tropis yang memerlukan banyak panas dan matahari, maka carica hanya bisa tumbuh di tempat tinggi, memerlukan temperatur yang cukup dingin dan banyak hujan. jika di konsumsi langsung, buah ini memiliki rasa yang manis dan asam.

Bahan-bahan untuk membuat manisan carica hanya buah carica dan gula murni. Proses pembuatannya pun terbilang sangat mudah. Pertama memilih buah yang telah matang, selanjutnya di lakukan pengupasan dan dipotong menjadi dua bagian untuk di keluarkan isinya. Carica selanjutnya di potong-potong ukuran kecil, di cuci dan di masukan ke dalam botol.

Untuk mempersiapkan kuahnya, isi dari buah carica tadi di saring dan di rebus bersama gula murni hingga mendidih dan berubah warna lalu di masukan kedalam botol yang telah berisi buah. Satu botol ini berisi 400 cc kuah sari buah carica dan 350 gram buah carica.

Keunikan pembuatan manisan carica adalah pada proses pengukusan karena di lakukan bersamaan dengan botolnya, yaitu selama kurang lebih 15 menit, agar sirup benar-benar terbebas dari kuman dan bakteri yang bisa membuatnya cepat rusak atau kedaluarsa. Manisan carica siap untuk di santap.

Keunggulan sirup carica bukan hanya pada rasanya yang khas. Tetapi juga daya tahannya yang bisa mencapai setahun lebih tanpa obat pengawet.

Rasanya yang manis dan segar serta memiliki kandungan vitamin C yang tinggi, serta memiliki khasiat memulihkan kondisi tubuh. Bahkan banyak yang percaya, jika mengkonsumsi buah ini akan menjadi awet muda.

Harga 1 botol sirup carica di jual Rp 5.000. Sejumlah warga yang memproduksi hingga Tiga Ribu botol manisan carica dalam sebulan, mampu meraih omset hingga 5 Juta Rupiah perbulan.

Nah! jika Anda berwisata ke dataran tinggi dieng, tak ada salahnya mencoba mencicipi manisan khas yang segar dan menyehatkan ini. Tentu sekaligus membawa pulang sebagai buah tangan untuk keluarga di rumah.

Daging kambing ternyata sudah banyak diolah menjadi berbagai jenis makanan, seperti sate, gulai dan sop kambing. Namun dikota Tegal Jawa Tengah ada sebuah warung makan yang hanya menawarkan menu khasnya yaitu masakan semur kikil kepala kambing. Semur kikil kepala kambing bumbu kecap khas Tegal, banyak digemari dan sudah lama menjadi makanan favorit. Selain dagingya terasa empuk, rasanya juga berbeda dengan masakan kikil lainya.

Meski masih menggunakan daging kambing, namun yang dipergunakan sebagai dasar bahan baku masakan ini, hanyalah bagian kepala dan kaki kambing saja. Dan ternyata makanan ini banyak digemari oleh berbagai kalangan masyarakat, hal ini dibuktikan dengan selalu dipenuhinya warung ini dari pembeli mulai buka hingga tutup.

Warung kikil Dirman yang terletak di Jl Raya Talang, Kota Tegal, sudah berdiri sejak puluhan tahun silam, dan selalu laris manis dari para pelangganya. Awalnya, Pak Dirman (Pemilik Warung) menjual sate dan gulai kambing, namun karena sudah banyak warung yang menjual menu tersebut, lantas dirinya beralih mencari menu baru. Ternyata mendapat sambutan bagus. Sejak itu dirinya hanya menjual satu menu saja, yaitu kikil kepala kambing.

Berbagai alasan banyak diungkapkan oleh para pelangganya. Menurut mereka meski banyak warung yang menyediakan menu serupa namun kikil bikinan Pak Dirman, mempunyai ciri khas tersendiri, yang membedakanya yaitu dagingnya terasa empuk, kenyal dan bau kambingnya tidak menyengat, selain itu juga pada rasa bumbunya yang khas.
Menurut Pak Dirman, sebenarnya tidak ada resep rahasia dalam mengolah kikil, hanya mungkin pada pemilihan kepala dan kaki kambingnya yang dipergunakan sebagai bahan dasarnya, dia mengaku hanya mempergunakan kambing yang baru berusia dibawah lima bulan, sehingga dagingya tidak alot.

Proses pembuatanya pun sederhana, pertama kali kepala dan kaki kabing dibakar untuk membersihkan bulunya, kemudian direbus selama minimal dua jam, setelah dipotong kecil-kecil kemudian di kasih bumbu dan dicampur dengan kecap dan ditambah dengan irisan cabe hijau.

Untuk setiap porsinya, dirinya mematok harga 10 Ribu Rupiah sudah termasuk dengan minumanya yang disesuaikan dengan kesukaan pelanggan, bisa es teh manis atau es jeruk, selain masyarakat sekitar, pelangganya juga banyak yang berasal dari luar kota, apabila anda penasaran dan ingin mencicipinya, sulahkan singgah diwarung makan kikil pak dirman, warungnya buka mulai dari jam 9 pagi hingga jam 7 malam saja, setiap harinya rata-rata dirinya menghabiskan 25 kepala kambing dan 100 pasang kaki kambing.

Masakan gulai kambing, tentu sudah kerap kita jumpai. Namun, bagaimana jika gulai kambing dikombinasi dengan kacang hijau? Tentu menarik dan mengundang selera. Cukup unik karena gulai berbahan dasar daging kambing dengan kombinasi kacang hijau. Gulai jenis ini menjadi makanan favorit karena dipercaya mampu menjaga kebugaran dan gairah pasangan suami istri.


Nah! salah satu warung yang khusus menyediakan makanan khas gulai kambing kacang hijau ini adalah Warung Abbas yang berada di Desa Gading, Kota Pasuruan, Jawa Timur. Hampir 30 tahun Warung Abbas setia dengan gulai kambing kacang hijau ini. Setiap hari satu hingga dua ekor kambing disediakan untuk memasak gulai.

Sebelum disajikan, daging kambing mula-mula dipotong-potong sesuai selera. Kacang hijau dan potongan daging dicuci bersih. Selanjutnya kacang hijau dan potongan daging dimasak pada tempat terpisah secara bersamaan. Tanpa campuran bumbu, biarkan kacang hijau matang mekar.

Selanjutnya bumbu-bumbu seperti bawang merah, bawang putih, cabe besar merah, jahe, dan kunyit dihaluskan lalu digoreng. Tambah bumbu dengan garam dan klabet, atau rempah yang digunakan jika memasak gulai kambing kacang hijau agar rasa gulai menjadi lebih khas.

Nah! bumbu dicampurkan ke daging yang telah masak, kemudian ditaburi lada secukupnya, diaduk hingga merata. Setelah itu, daging dicampur dengan kacang hijau yang telah matang, aduk merata dan gulai kambing kacang hijaupun siap untuk disantap.

Agar lebih nikmat gulai kambing dapat disantap dengan kecap ditambah dengan kentang goring dan sambel pedas.

Menurutnya para pelanggan, kacang hijau dapat meningkatkan kebugaran dan gairah bagi pasangan suami istri. Nilai maupun kandungan gizi dalam gulai kambing dipercaya semakin tinggi setelah dicampur dengan kacang hijau.

Harganya cukup pas di kantong, hanya dengan 10 Ribu Rupiah, gulai kacang hijau penambah vitalitas ini sudah dapat dinikmati. Hmm.hmm..

Sejak dulu, masyarakat Bitung, Sulawesi Utara, di kenal sebagai pelaut. Berbagai jenis ikan dapat ditemui didaerah ini. Salah satu ikan yang juga menjadi ikon kota adalah ikan cakalang atau lebih dikenal dengan ikan tongkol. Sehingga kota Bitung lebih dikenal dengan nama Kota Cakalang.


Banyaknya pengusaha ikan yang membuka usaha di kota ini, membuat pasokan ikan, khusus cakalang sering melimpah. Sehingga masyarakat kota Bitung memanfaatkan peluang tersebut dengan membuka usaha kecil, yakni pengasapan ikan cakalang atau lebih dikenal masyarakat sekitar dengan nama cakalang fufu. Selain dapat menopang ekonomi keluarga usaha ini juga dapat menyerap tenaga kerja.

Cara pembuatan cakalang fufu tergolong mudah, asalkan dikerjakan dengan sabar dan ulet. Cukup dengan menyiapkan daging ikan cakalang yang telah dibersihkan, maka proses pembuatan cakalang fufu dapat dimulai. Daging cakalang yang telah dibelah menjadi dua di jepitkan ke bambu yang telah dipersiapkan.

Untuk mendapatkan warna yang bagus dan menarik dihati, lumurilah daging ikan dengan soda yang biasa dipakai dalam pewarnaan aneka panganan, dan perlu diperhatikan pililah bahan pewarna yang tidak mengandung bahan pengawet.

Sementara untuk, isi dari perut ikan berupa jantung, limpah, usus dan tulang jangan dibuang karena bagian isi perut dari ikan cakalang, dapat dimasak dan dihidangkan sebagai menu makanan untuk sajian keluarga.

Proses pengasapan daging ikan cakalang memakan waktu empat jam dan waktu yang diperlukan untuk pendinginan adalah dua jam. Untuk mendapatkan kualitas daging cakalang yang bermutu, peran pengasapan sangat dibutuhkan, api harus merata supaya sudut-sudut ikan dapat dilalui hawa panas. Daging ikan cakalang yang berkualitas dapat kita lihat dari warna kulit yang berwarna kemerah-merahan dan tidak berair.

Menurut salah seorang penjual, penjual ikan cakalang fufu dapat meraup keuntungan, 100 Ribu sampai 150 Ribu Rupiah, setiap kali memasarkan ikan cakalang fufu ini.

Untuk bahan baku pembuatan cakalang fufu, banyak dijumpai di daerah kota Bitung, selain dari hasil tangkapan nelayan tradisional, ikan cakalang atau ikan tongkol dapat juga dibeli dari pengusaha penangkap ikan di laut lepas yang membuka usaha di kota Bitung. Harga rata-rata untuk pembelian berkisar Rp 9.000 sampai Rp 10.000 per kilo.

Untuk membeli ikan cakalang fufu ini, anda harus merogoh kocek Rp 30.000 untuk kelas super, dan Rp 15.000 sampai Rp 20.000 untuk ukuran sedang. Ikan asap asli dari kota cakalang ini banyak diserbu pelanggan. Bila anda berkunjung ke kota Bitung, anda dapat membeli langsung ketempat pengasapan ikan, yang banyak terdapat di daerah Girian, Bitung, Sulawesi Utara.

Sate kambing atau ayam adalah menu yang biasa kita jumpai setiap hari. Namun, jika Anda merasakan sate cumi-cumi bumbu sambal kampung, di sebuah kedai di Situbondo Jawa Timur, Anda akan merasakan sensari luar biasa.

Warung yang menyediakan menu sate Cumi-cumi sambal tradisional berada di kedai makanan di jalan Panglima Sudirman kota Situbondo, yang dikelola Ririn (41 tahun). Menu tersebut tergolong jarang didapatkan di tempat lain, sehingga sajian sate cumi-cumi dengan lalapan sayur dan sambal kampong tersebut akan menggoda selera banyak orang.

Menurut Ririn, ide awal membuat menu unik ini bermula saat ia melihat sejumlah tempat makan hanya menyajikan menu cumi yang digoreng. Ingin berbeda dengan kedai lain, Ririn berusaha menyajikan menu cumi-cumi dengan sajian yang berbeda.

Tak hanya di minati warga Situbondo, menu kreasi Ririn ini juga digemari warga luar kota yang kebetulan melintas di jalur Pantura Situbondo untuk tujuan Bali– Surabaya dan sebaliknya.

Setidaknya, tiap hari Ririn mampu menjual hingga 70 porsi menu sate cumi-cumi bumbu sambal kampung. Ririn sengaja memodifikasi sate cumi-cumi dengan bumbu sambal kampung karena permintaan pembelinya.

Sambal kampung terdiri dari paduan cabe, tomat muda, terasi, garam dan sedikit gula yang dihaluskan, sajian sate cumi-cumi makin terasa sensasinya dengan sambal ini karena bumbu tradisionalnya yang alami dan kerap memanjakan lidah penikmatnya.

Menikmati satu porsi sate cumi-cumi sambal kampung plus nasi dan minuman, cukup dengan membayar 20 Ribu Rupiah saja. Cukup murah bagi mereka yang kantongnya pas-pasan.

Namanya Warung Panggung, terletak di desa Besini Kecamatan Puger Jember Jawa Timur. Diberi nama warung panggung karena disusun seperti panggung dengan ketinggian sekitar satu meter.


Untuk menjangkau warung panggung ini bisa melalui jalan darat, maupun perahu karena berada persis di pinggir sungai laut selatan.

Sekilas tak ada yang unik dari warung makan milik ibu Yustina ini. Namun yang membedakan dengan warung lainnya adalah menu yang ditawarkan kepada para pembeli, yaitu sate udang daun pisang. Karena menu inilah, warung panggung tak pernah sepi dari pembeli, bahkan dari luar kabupaten Jember sekalipun.

Meski cara pembuatannya terbilang sederhana, tapi soal rasa Anda tak perlu khawatir. Pertama-tama, udang segar yang sudah dibersihkan direndam dengan air jeruk untuk menghilangkan bau amis. Selanjutnya udang ditusuk sate dan dilumuri bumbu bawang putih, mentega, merica yang dihaluskan dan tentu saja kecap manis.

Untuk menambah aroma alami, sebelum dibakar, udang dibungkus daun pisang. Menurut sang pemilik warung, yustina, selain menambah aroma, daun pisang berfungsi untuk menjaga kualitas pembakaran supaya lebih merata dan bumbu lebih merasuk ke dalam udang.

Sate udang daun pisang selanjutnya disajikan dengan daun kemangi dan bumbu sate pada umumnya. Meski tak ada kiat promosi khusus untuk menggaet calon pembeli, namun proosi hanya dilakukan dari mulut ke mulut.

Sejumlah pelanggan mengaku, meski baru pertama kali berkunjung ke tempat ini, merasa sangat puas dengan sajian menu sate udang daun pisang.

Soal harga, anda tak perlu khawatir karena sate udang daun pisang tak akan menguras dana liburan anda. Untuk satu porsi, sate udang daun pisang dilepas seharga 15 Ribu Rupiah.

Berkunjung ke kota Magelang Jawa Tengah, tak lengkap rasanya jika tidak berwisata kuliner, dan mencicipi menu yang satu ini, nasi lesah namanya. Nasi yang teridri dari irisan daun kobis, daun seledri, irisan wortel, kecambah serta disiram dengan kuah yang merupakan perpaduan kuah kaldu ayam kampung serta santan. Perpaduan bumbu dan kuah pada nasi lesah memunculkan rasa yang nikmat dan gurih bagi setiap orang yang menikmatiya.


Menu nasi lesah ini menjadi andalan di sejumlah warung yang berada di kawasan Karang Watu, Muntilan, Magelang. Sekilas, nasi lesah mirip soto ayam. Namun perpedaanya terletak pada, kuah serta penyajianya. Jika soto kuahnya memakai kuah kaldu ayam, serta disajikan mengunakan mangkuk. Sementara nasi lesah, kuahnya memakai campuran kuah kaldu ayam kampung dan santan. Sementara penyajiannya mengunakan piring biasa.

Proses pembuatan nasi lesah, sanggatlah sederhana. Pertama-tama menyiapkan bumbu-bumbu, seperti bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit serta daun salam. Bahan-bahan tersebut kemudian campur menjadi adonan, dan ditungkan kedalam kuah kaldu ayam kampung yang sudah dicampur santan.

Selanjutnya kuah tersebut disiramkan kedalam nasi yang sudah diberi irisan kobis, wortel, daun seledri serta kecambah. Dan nasi lesah pun siap dihidangkan.

Menu yang satu ini sangat cocok untuk menu sarapan pagi dan makan siang Anda. Jika di sajikan dalam keadaan panas, rasanya akan semakin nikmat dan gurih. Apalagi, tambahan menu berupa gorengan tempe glepung yang masih hangat, bisa menambah suasana hangat hati Anda pula.

Untuk satu porsi nasi lesah ini sanggatlah terjangkau yakni Rp 2.500,- saja. Warung yang buka mulai dari pukul 07.00 hingga 12.00 siang ini setiap harinya mampu menjual 50 porsi nasi lesah.

Nah! jika anda sedang melintas di Magelang tak ada salahnya untuk mampir menikmati nasi lesah.


Jika Anda sedang jalan-jalan di kota Makassar, tak lengkap rasanya jika Anda tidak mencicipi masakan khas Kota Daeng tersebut. Salah satunya adalah sop konro baker, seperti yang di sajikan di sebuah warung Jalan Lompo Battang, atau sekitar lima puluh meter dari lapangan Karebosi Makassar.

Asal kata konro sendiri berasal dari bahasa Makassar yang berarti tulang iga. Jadi, sop konro baker adalah sop dengan tulang iga yang dibakar.

Namun jangan salah dulu! Masakan konro bakar, bukan berarti konro atau tulang iga murni yang dibakar. Namun masih ada daging tipis tetap disisakan menempel pada tulang iga tersebut. Konro bakar disajikan dengan tambahan bumbu kacang, mirip bumbu sate. Konro bakar, lebih nikmat jika disantap dengan nasi,atau ketupat.

Cara pembuatan konro bakar sangat sederhana,yakni dari bahan tulang iga sapi yang setelah dicuci,selanjutnya direbus dengan air yang telah dibumbui dengan bumbu seperti bawang merah,bawah putih,cabe rawit,serta bumbu rempah-rempah tambahan lainnya.

Daging tulang iga direbus,supaya menjadi lunak dan bumbunya bisa merasuk,hingga ke sela-sela tulang.

Setalah direbus,daging tulang iga atau konro itu selanjutnya dibakar hingga masak,lalu diberilah bumbu kacang yang sedikit pedas.hemmm, konro bakar pun siap disajikan.

Hemm.., terasa lebih nikmat lagi jika tulang iga ini dikulum. apalagi sopnya merupakan sop khas cita rasa Makassar yang dibuat dari bumbu rempah-rempah.

Penyebutan kata sop sendiri, sengaja menggunakan huruf tengah ”o” bukan ”u”, karena sop adalah berarti “saya orang Pangkep”. Penjual konro bakar, rata-rata berasal dari Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Pengunjung warung sop konro bakar karebosi mengaku puas, dengan sajian konro bakar di sini. Karena selain racikan bumbu kacangnya yang khas dan sedikit pedas, bumbu rempah-rempah lainnya juga merasuk ke sela-sela tulang, hingga membuat pengunjung ketagihan untuk mengulum tulang.

Dan ternyata, selain konro bakar dikenal lezat, juga dipercaya menambah kebugaran, karena bahan bumbu rempah-rempahnya tersebut.

Sup ikan memang sudah banyak kita jumpai. Namun pernahkah anda mencicipi rasa sup ikan gabus kotok dengan kuah asem warna kuning, khas Lamongan Jawa Timur. Selain rasanya yang sedap dan nikmat, sup ikan gabus dengan bumbu jawa yang khas tersebut, bisa juga menjadi obat alternatif penyembuh penyakit dalam.

Di sebuah warung sederhana di Jalan Jaksa Agung Suprapto Kota Lamongan, menu ikan gabus kuah kuning atau dalam bahasa masyarakat setempat di kenal dengan nama, kelo asem kotok, bisa kita jumpai. Kelo asem merupakan sebutan jawa yang berarti sup asam. Sedangkan kotok merupakan ikan gabus.

Kelo asem kotok ini memang di sajikan sangat dengan cara sangat sederhana. Namun kelebihan menu yang satu ini terdapat pada ramuan khas bumbu jawa yang terdapat pada kuahnya.

Cara pengolahannya, ikan gabus terlebih dahulu di bersihkan sisiknya, untuk menghilangkan bau amis. Selanjutnya, ikan di potong-potong ukuran kecil agar bumbu mudah meresap dan akan mudah menyantapnya.

Bumbu tradisional, menjadi bagian utama dalam proses pembuatan kuah gabus, seperti kunyit, bawang merah, bawang putih, cabe dan tak lupa buah asem sebagai penambah rasa kecut. Bumbu bumbu tersebut di haluskan kemudian di campur dalam air.

Setelah kuah mendidih, ikan kotok siap di campurkan ke dalam kuah. Saat di rasa sudah matang, kelo asem kotok ini pun siap di hidangkan.

Selain rasanya yang nikmat, para pelanggan percaya, menu ikan gabus bisa menjadi obat alternatif mengobati penyakit dalam seperti liver dan maag. Meski belum ada pernyataan medis, namun keyakinan pelanggan ini sudah sedemikian rupa terbentuk sejalan dengan kenikmatannya yang alami.

Sajian kelo asem kotok ini terasa nikmat karena dagingnya yang empuk. Bahkan menu ini merupakan sajian bebas kolesterol.

Bila anda ingin mencicipinya, anda tak perlu merogoh kocek dalam-dalam. Cukup dengan membayar delapan ribu per porsi, anda di jamin puas.

Beragam cara dilakukan orang untuk merubah selera menu makanan, salah satunya adalah nasi bumbung, atau nasi bambu, keunikan dari menu yang satu ini adalah terletak pada cara penyajiannya, jika nasi biasa hanya dimasak kemudian langsung disajikan dengan lauk pauk lainnya, namun lain halnya dengan nasi bumbung.


Menu tersebut bisa anda dapatkan di salah satu rumah makan yang terletak di kawasan Jalan Gatot Subroto Kota Bandung, proses pembuatan nasi bumbung ini memang terbilang unik.

Pertama-atama siapkan bahan bahan seperti, wortel dan sosis yang sudah dipotong kecil-kecil, kemudian, telor, bawang daun, dan ikan asin, panaskan wajan, kemudian masukan nasi putih, kemudian, sosis, wortel, bawang, diikuti bumbu penyedap lainnya seperti garam, vetsin, kecap asin secukupnya, aduk hingga matang.

Setelah matang, siapkan potongan bambu sekitar 12 sentimeter berdiameter 6 sentimeter yang sudah dilapisi dengan daun kelapa, lalu masukan nasi ke dalam bambu, kemudian dikukus selama 30 menit.

Bila saat bersantap tiba, kita tinggal menggunakan alat untuk mendorong nasi agar keluar dari bambu. Sebagai pelengkap, tak lupa ada sedikit lalapan dan sambal terasi yang hemmm, pedas dan sedap. Sebuah paduan pas.

Bagi masyarakat, menu nasi bumbung memang luar biasa. Rasa campuran sosis dan ikan asin dalam nasi tersebut semakin menjadi kombinasi rasa yang baru.

BTemplates.com

Categories

Kamera CCTV Palembang

Popular Posts

Blog Archive