• Selasa, Juli 27, 2010
  • Administrator
Vokalis Peterpan yang kini mendekam di tahanan Mabes Polri, Nazriel Irham, ternyata telah menyimpan 30 video mesum dirinya di laptop pribadi sejak 2007 silam.

“Ariel itu sudah menyimpan video mesum dalam laptopnya sejak tahun 2007,” ujar penyidik Bareskrim Mabes Polri yang enggan disebut namanya, saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (27/7/2010).

Jika dulu disebutkan ada 32 video porno Ariel dengan beberapa artis perempuan Indonesia, ternyata di dalam laptop tersebut hanya ada 30 file video saja. “Dan jumlah video porno dirinya yang disimpan Ariel dalam laptop mencapai 30 file video,” kata penyidik.

Dari jumlah 30 file inilah yang kemudian dicuri RJ tanpa sepengetahuan Ariel, lalu kemudian dicuri lagi oleh keponakan RJ. Dari keponakan RJ, file itu pindah tangan tanpa izin ke seorang pria bernama Andes yang kini jadi buronan polisi.

Dari Andes itulah, file pindah ke tangan tiga mahasiswa Bandung yang kemudian mengedit hingga menjadi tiga video dan mengunggahnya ke internet hingga bisa diunduh oleh banyak orang sampai ke Jepang dan Amerika Serikat. (nov)
| okezone |
Majelis Ulama Indonesia membolehkan pencangkokan organ tubuh melalui hibah, wasiat dengan meminta atau tanpa imbalan atau melalui bank organ tubuh. Pencangkokan atau transplantasi juga mungkin dilakukan antara muslim dengan nonmuslim dan sebaliknya.

 "Menerima cangkok organ tubuh binatang pun hukumnya boleh, meskipun binatang najis, asal dalam keadaan darurat,"  kata Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI, Asrorun Ni'am Sholeh mengumumkan fatwa soal pencangkokan itu di Jakarta, Selasa (27/7).

Fatwa itu, kata Asrorun, telah disahkan dalam rapat pleno Musyawarah Nasional  (Munas) VIII MUI. Fatwa itu disahkan bersama enam fatwa lainnya yang dibahas Komisi C yaitu fatwa mengenai azas pembuktian terbalik, bank ASI dan bank sperma.

Meski telah dibolehkan, namun pencangkokan atau transplantasi tetap dikenakan persyaratan. Diantaranya, pencangkokan menjadi haram jika terjadi jual beli organ tubuh.  "Karena organ tubuh bukan milik individu, tapi milik Allah yang harus dijaga sebagai amanat," kata Asrorun.

Selain itu,  donor organ dibolehkan setelah pendonor meninggal. Artinya, " Haram hukumnya bagi orang yang hidup mendonorkan organ tubuhnya pada orang lain" kata Asrorun.

Syaratnya antara lain sukarela dan tak komersil, pengambilan organnya disaksikan dua orang muslim, dan penerima dalam keadaan darurat. "Artinya tidak ada pengobatan medik lain selain transplantasi," kata Asrorun.

Fatwa haram itu, berlaku dalam kondisi apapun. "Baik antara Ibu  ke anak atau suami ke istri" kata anggota tim perumus fatwa  Buya Gusrizal Gazahar . Majelis, katanya lagi, berprinsip suatu kemudharatan tidak bisa dihilangkan dengan kemudharatan. "Walau bagaimana pun hidup dengan satu ginjal yang didonorkan itu kondisinya tetap cacat," Gusrizal menekankan.

Fatwa haram ini, Ia menambahkan, hanya untuk donor organ. "Kalau masalah cangkok sumsum tulang belakang, itu belum dibicarakan," kata Gusrizal.
| tempointeraktif |
  • Selasa, Juli 27, 2010
  • Administrator
Ariel menunjukkan kualitas diri yang lebih baik sejak ditahan. Dia rajin salat dan tekun menjalankan ibadah puasa Senin-Kamis.

"Dia sehat. Dia juga rajin menjalankan salat dan hari ini (kemarin) dia puasa," kata pengacara Ariel, OC Kaligis, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (26/7/2010).

Ayah dari artis Velove Vexia itu tak berani menyebut Ariel lebih religius selama berada di dalam tahanan. "Saya enggak tahu apa kata-kata yang tepat untuk itu, kalau misalnya dia selalu salat dan hari ini (kemarin) puasa," ujar OC merendah.

OC rajin membesuk kliennya di tahanan. Sejak ditahan sebagai tersangka dalam kasus video porno, 22 Juni 2010, Ariel tak betah. Bayangkan, kekasih Luna Maya ini biasanya hidup enak dan serba kecukupan.

Namun sejak ditahan, ayah dari Alleia Anata itu harus hidup prihatin. Dalam urusan makan pun Ariel tak bisa semau perutnya. Dia makan makanan yang disediakan polisi. Menu yang sering disuguhkan kepada tahanan adalah kerupuk dan ikan asin.

"Dia kalau malam enggak bisa tidur. Dia bisa tidur kalau siang hari," keluh OC.
| okezone |
Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang diketuai Djumadi SH memvonis bebas Soetarti Soekarno, janda pahlawan yang tersangkut kasus kepemilikan rumah dinas milik Perum Pegadaian.

"Biaya perkara dibebankan kepada negara. Tuntutan jaksa dalam perkara ini harus dinyatakan prematur," kata Djumadi, ketika membaca putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa.

Penuntutan terhadap terdakwa, katanya, tidak dapat diterima.

Karena itu, lanjut Djumadi yang didampingi hakim anggota, Thamrin Tarigan dan Kusnawi Muklis, penuntutan pidana tidak dapat diterima.

"Maka saudara Soetarti Soekarno harus lepas dari tuntutan hukum," kata Djumadi.

Soetarti bersama Roesmini dan Timoriya tersangkut kasus kepemilikan rumah dinas milik Perum Pegadaian. Roesmini dan Soetarti yang merupakan janda pahlawan dan Timoriya merupakan janda pensiunan pegawai Perum Pegadaian.

Sebelumnya, para janda itu didakwa dengan Pasal 12 ayat 1 Jo. Pasal 36 ayat 4 Undang-Undang Nomor 4 tahun 1992 tentang Perumahan dan pemukiman atau Pasal 67 ayat 1 KUHP dengan ancaman maksimal dua tahun penjara.

Mereka diajukan ke pengadilan karena rumah yang mereka huni dinilai masih menjadi hak Perum Pegadaian --perusahaan tempat suami mereka dahulu bekerja-- sehingga mereka dinilai tidak punya hak lagi untuk tinggal di rumah daerah Cipinang Jaya, Jakarta Timur, sebab suami mereka sudah lama pensiun.

Sebelumnya, Roesmini dan Soetarti sempat mengancam akan membongkar dan memindahkan makam suami mereka dari Taman Makam Pahlawan Kalibata, jika mereka dinyatakan bersalah.

Mereka juga mengancam akan mengembalikan seluruh tanda jasa yang dimiliki almarhum suami mereka kepada negara karena tidak pantas seorang terpidana (apabila dinyatakan bersalah oleh putusan pengadilan.red) menerima penghargaan itu.

Selain itu, mereka juga akan meminta Kementerian keuangan menghentikan tunjangan yang diberikan negara kepada mereka.
| antara |
Kemunculan foto-foto monyet yang sedang dilatih kelompok Taliban untuk menggunakan senjata seperti AK-47 dan Bren di perbatasan Pakistan dan Afganistan mendorong sejumlah ilmuwan melakukan riset. Menurut para ahli Zoologi, hal itu hanyalah kebohongan, karena monyet tak akan bisa dilatih untuk menggunakan senjata.

Foto-foto yang disebut Amerika Serikat sebagai "Monkey terrorists" hanyalah khayalan semata. Setelah dua pekan akhirnya, seorang ahli mulai angkat bicara mengenai kemungkinan melatih monyet menjadi 'tentara'.

"Mereka dapat dilatih untuk melakukan hal-hal seperti mematikan lampu dan membuka kran dan sebagainya, tetapi akhirnya mereka justru merusaknya," kata profesor dari University of California, William Mason seperti dilansir News.com, Selasa (27/7/2010).

"Kalau kita berbicara tentang hewan pergi ke lapangan atau sebuah benteng dengan AK-47 atau apa pun, tampaknya sangat, sangat tidak masuk akal, Jadi begitulah monyet tidak dapat melatih untuk menembak," tambah Mason

Tapi, sejak kemunculan laporan-laporan mengenai pasukan monyet tersebut banyak orang yang mulai khawatir. Namun tak jarang banyak orang yang mempercayai bahwa foto-foto tersebut merupakan hasil editan dengan menggunakan Photoshop.
| okezone |
  • Selasa, Juli 27, 2010
  • Administrator
Setelah 15 tahun memantapkan diri sebagai produser, pemain keyboard Yovie Widianto melalui Yovie Widianto Music Factory akhirnya melahirkan grup band pertamanya yang diisi talenta muda. Mereka adalah Platinoem Band.

"Ini adalah band pertama yang saya produksi dari Yovie Widianto Music Factory. Semoga Platinoem bisa diterima," ungkap Yovie dalam peluncuran album perdana Platinoem di Hard Rock Cafe Jakarta, Senin (26/7/2010).

Yovie, yang dikenal sukses mengorbitkan beberapa vokalis terkenal, seperti Glen Fredly, Rio Febrian, Anditi, dan grup band yang juga digawanginya Yovi and Nuno, mengaku puas jika musisi yang diproduserinya bisa sukses.

"Yang paling menyenangkan adalah saat artis yang kita pegang berhasil di tingkat nasional dan hidup dengan rezeki yang layak. Itu kebahagiaan yang melebihi dari materi," ujar Yovie. "Semoga artis yang saya pegang bisa jaga kerendahan hati," pesannya kepada band yang menjagokan "Memahami Cinta" sebagai hits single di album perdananya itu.

Mendengar ungkapan "sang mentor", Sam (vokal) mewakili Mocek (gitar), Angga (gitar), Candra (bas), dan Donny (drum) di Platinoem Band berjanji akan berupaya yang terbaik untuk mengenalkan album, yang diisi aranjer lain yang menjadi bintang tamu, seperti Diat (Yovie and Nuno), Aria Baron (Baron'Soulmates), Ronald (GIGI), dan Dody Is (Kahitna).

"Sampai sekarang kami masih solid, apalagi Mas Yovie membebaskan kami. Kami tidak merasa terkekang karena kebebasan berekspresi diberikan ke kami sepenuhnya. Penyanyi senior di sana hanya menjadi guidance bagi kami," tutup Sam.
| kompas |
  • Selasa, Juli 27, 2010
  • Administrator
Meski pasar ponsel Indonesia kini tengah diramaikan ponsel berdesain candybar horizontal plus keyboard Qwerty, secara global, ponsel layar sentuh jauh lebih digemari ketimbang ponsel Qwerty atau keypad konvensional 12-tombol.

Preferensi tersebut terungkap dari hasil penelitian yang dilakukan oleh lembaga riset Canalys per kuartal pertama 2010, yang dikutip VIVAnews dari laman GSM Arena, Mei silam.

Dibandingkan ponsel lainnya, bagi sebagian besar pengguna global menganggap ponsel layar sentuh lebih prestisius. Alasan itu pula yang membuatnya digemari dan mencatat pertumbuhan pesat beberapa bulan terakhir, terutama di koridor smartphone atau ponsel pintar.

Sepak terjang ponsel layar sentuh ditandai dengan munculnya ponsel PDA (personal digital assistant) yang perlahan-lahan meluas di akhir era '90-an. Popularitasnya memuncak pada awal tahun 2000-an.

Lantas disusul ponsel-ponsel pintar yang menyempurnakan teknologi PDA di pertengahan era 2000-an, tepatnya tahun 2004-2006, misalnya dengan kelahiran teknologi multi-touch screen dan bisa menggunakan tangan, tanpa stylus.

Tak dipungkiri iPhone, iPod Touch, dan Palm Pre, menjadi produk terobosan yang diikuti jejaknya oleh produsen lain sehingga membuat kategori ponsel ini menjadi populer dalam waktu singkat.

Hari ini, Telegraph mempunyai tiga ponsel layar sentuh terbaik pilihannya. Menimbang berbagai faktor, mulai dari kemampuan, desain, fitur, hingga kenyamanan pengguna, harian asal Inggris itu akhirnya menunjuk Google Nexus One, Samsung Galaxy S, dan iPhone 4 16GB sebagai tiga ponsel teratas.
1. Google Nexus One
Ponsel perdana besutan Google, yang kini telah mendukung sistem operasi yang juga dikembangkan oleh perusahaan dan komunitasnya, yaitu Android 2.2 (Froyo). Artinya, smartphone yang diproduksi oleh HTC ini telah men-support website Flash dan akses Wi-Fi.

Baterai: bicara hingga 7 jam, standby hingga 250 jam
Resolusi dan ukuran layar: AMOLED capacitive 480x800, 3,7 inci
Dimensi: 11,9 x 6 cm
Sistem operasi: Android 2.2 (Froyo)
Berat: 130 gram
Memori: 1024mb on-board, memory card 4GB
Kamera: 5 megapiksel
Harga: Rp5 juta - Rp5,2 juta
Rating Telegraph: 4/5

2. Samsung I9000 Galaxy S

 Wujud ponsel layar sentuh terbaik sekaligus terbaru dari produsen asal Korea Selatan. Hadir dengan Android 2.1 (Eclair) membuatnya lebih berkelas, tak kalah bila disejajarkan dengan Nexus One. Menariknya, Samsung mempunya kios widget sendiri di samping kios aplikasi Google, sehingga pilihan untuk konsumen semakin variatif.

Baterai: aktif 769 menit (2G), aktif 391 menit (3G), standby 750 jam (2G), 625 jam (3G)
Resolusi dan ukuran layar: Super AMOLED capacitive 480x800, 4 inci
Dimensi: 12,2 x 6,4 cm
Sistem operasi: Android 2.1 (Eclair)
Berat: 119 gram
Memori: 16GB flash, plus slot SD card 32GB
Kamera: 5 megapiksel
Harga: Rp6,8 juta - Rp7,2 juta
Rating Telegraph: 4/5

3. Apple iPhone 4 16GB


iPhone versi terbaru ini memang menuai ribuan kritik karena banyak isu teknis, namun kehadirannya di jajaran ponsel layar sentuh tetap memuaskan. Ketajaman layarnya sangat luar biasa, dilengkapi berbagai aplikasi asli Apple yang sangat bermanfaat bagi pengguna.

Baterai: bicara hingga 14 jam, standby 300 jam, browsing 3G enam jam
Resolusi dan ukuran layar: TFT capacitive 640x960, 3,5 inci
Dimensi: 11,5 x 5,8 cm
Sistem operasi: iOS 4.0
Berat: 137 gram
Memori: flash 16GB atau 32GB
Kamera: 5 megapiksel (720p)
Harga: Rp5,8 juta - Rp6,2 juta
Rating Telegraph: 4/5
| VIVAnews |
  • Selasa, Juli 27, 2010
  • Administrator
Beberapa ribu tahun lalu, hidup spesies tikus terbesar  di dunia di Pulau Timor -- atau tepatnya di wilayah Timor Leste saat ini. Ukuran tikus ini lebih besar dan berat dari tubuh rata-rata kucing rumah.

Sisa-sisa kerangka binatang pengerat ini ditemukan di sebuah gua.

Penggalian yang dilakukan para peneliti juga menemukan 13 spesies hewan pengerat lainnya, 11 di antaranya adalah spesies baru dalam ilmu pengetahuan. Sementara, delapan di antaranya, memiliki berat lebih dari 1 kilogram.

Saat hidup spesies tikus terbesar ini diperkirakan memiliki berat 6 kilogram. Sebagai perbandingan, rata-rata tikus rumah saat ini memiliki berat 150 gram. Sementara, tikus terbesar yang masih hidup saat ini -- yang ada di Filipina ddan Papua Nugini -- memiliki berat 2 kilogram.

Data karbon menunjukkan, tikus terbesar yang pernah ada di Bumi ini hidup 1.000 hingga 2.000 tahun lalu. Binatang ini hidup bersama dengan binatang pengerat yang ditemukan dalam penggalian.

"Pulau Timor telah dihuni manusia sekitar 40.000 tahun lalu. Manusia purba memburu tikus untuk sumber makanan selama periode ini. Namun, perburuan itu tak menimbulkan kepunahan, spesies tikus terbesar baru punah akhir-akhir ini," kata peneliti dari Lembaga Penelitian Australia, CSIRO, Ken Aplin, seperti dimuat laman Live Science.

Ditegaskan dia, kedatangan manusia ke habitat tikus raksasa tak ada hubungannya dengan kepunahan tikus raksasa.

"Pembukaan hutan untuk lahan pertanian, ini penyebab kepunahan yang paling mungkin --ini terjadi setelah zaman logam."

Peneliti mengungkapkan Indonesia Timur adalah 'hotspot' evolusi tikus. Ditambahkan Aplin, pulau-pulau di wilayah Indonesia Timur jadi tempat berkembang beragam spesies yang unik. Aplin mengaku, timmya juga menemukan  enam spesies tikus baru dalam sebuah gua di Pulau Flores.

Meski sebagian besar Pulau Timor saat ini tandus, peneliti mengungkapkan, wilayah itu di masa itu ditutupi hutan hujan yang rimbun. Besar kemungkinan, akan ditemukan spesies baru.

"Meski kurang dari 15 persen hutan asli Pulau Timor yang tersisa, sebagian kecil dari pulau ini masih berupa hutan lebat. Jadi siapa yang bisa menebak mahluk yang mungkin berada di sana?" tambah Aplin.

Aplin dan Kris Helgen dari Smithsonian Institution menjelaskan secara  detil temuan mereka di Buletin Museum Sejarah Alam Amerika atau The American Museum of Natural History.(np)
| VIVAnews |

BTemplates.com

Categories

Kamera CCTV Palembang

Popular Posts

Blog Archive