• Selasa, September 06, 2011
  • Administrator

Apa yang terlintas dalam benak anda ketika mendengar nama kota Kudus? Bisa jadi Rokok Kretek, atau Jenang Kudus langsung muncul dalam ingatan. Namun, ketika sedang berada di kota kecil sekitar Lima Puluh Lima Kilometer ke arah timur kota Semarang, rugi rasanya kalau tidak mencicipi menu garang asem.


salah satu kedai makan yang menyediakan menu garang asem yang terkenal di kota Kudus, Jawa Tengah, adalah Kedai Sari Rasa di Jalan Agil Kusumadya, atau dari arah semarang sekitar Enam Ratus Meter sebelum Alun Alun Simpang Tujuh Kudus.

Kedai sari rasa menawarkan dua macam olahan garang asem, yakni daging ayam dan jeroan ayam. Namun, garang asem daging ayamlah yang banyak diminati pembeli karena dagingnya lebih terasa rasa asem manisnya.

Garang asem identik dengan daun pisang dan belimbing wuluh atau belimbing sayur. Untuk membuat garang asem, proses pertama kali, si juru masak melaburi ayam yang sudah dipotong-potong dengan bumbu dapur, berupa bawang putih, bawang merah, dan kemiri ditumbuk hingga halus. Tambahkan lengkuas dan garam serta gula secukupnya. Bumbu yang telah dihaluskan tersebut kemudian dicampur dengan air yang sudah dituang di kuali. Masukkan irisan tomat sayur, irisan cabe rawit dan belimbing wuluh.

Kemudian potongan daging ayam ditaruh di atas daun pisang, lalu diguyur dengan air bumbu tadi. Proses terakhir, ayam dikukus dalam bungkusan daun pisang selama satu sampai satu setengah jam. Setelah matang, merebaklah aroma daun pisang yang harum. Untuk menciptakan aroma ini, pemilik kedai garang asem berusaha memilih daun pisang yang masih muda, karena daun muda bisa lebih beraroma.

Garang asem ini lebih lezat jika di makan hangat-hangat kuku. Karena itulah, selepas matang kukusan garam asem dipindahkan ke kedai. Garang asem akan tetap berada di atas kompor dengan api kecil.

Untuk memenuhi permintaan pelanggan, pemilik kedai sari rasa setiap hari membuat sekitar tujuh ratus hingga delapan ratus bungkus garang asem. Untuk membuat garang asem sebanyak itu, dibutuhkan bahan baku dua ratus ekor ayam kampung dan satu setengah kuintal tomat sayur.

Untuk musim liburan lebaran seperti saat ini, kebutuhan ayam mencapai dua ratus lima puluh ekor sehari. Pelanggan kedai garang asem sari rasa selain dari warga kudus, juga berasal dari luar kota dan para pengguna jalan yang kebetulan melewati kota kudus. Untuk menikmati seporsi garang asem, pembeli cukup merogoh kocek sebesar Enam Belas Ribu Rupiah.

Nah, jika anda sedang mudik atau liburan lebaran dan melintas di kota Kudus, Jawa Tengah, tak ada salahnya mampir sejenak di kedai Garang Asem Sari Rasa.

BTemplates.com

Categories

Kamera CCTV Palembang

Popular Posts

Blog Archive