San Fransisco - Lembaga Pew Internet and American Life Project melaporkan, sekitar 29 persen dari orang Amerika memiliki setidaknya satu komputer sabak atau tablet pada permulaan tahun 2012. Pada Desember 2011, persentasenya baru 18 persen.

Demikian dikutip dari Kantor Berita Associated Press, pada hari Senin (23/1/2012).

Lonjakan kepemilikan komputer sabak merupakan akibat dari pembelian besar-besaran saat liburan akhir tahun lalu untuk hadiah Natal. Komputer sabak iPad dari Apple Inc, merupakan merek terpopuler dari komputer sabak, diikuti oleh Kindle, dan the Nook dari Barnes and Noble.

Kepemilikan alat pembaca buku elektronik (e-readers) juga tumbuh menjadi 19 persen dari 10 persen pada akhir tahun lalu. Kepemilikan komputer sabak pada lelaki dan perempuan, relatif seimbang.

Meski para pemilik umumnya berasal dari tingkat penghasilan yang tinggi dan berpendidikan lebih baik, pemilik e-readers ternyata pada umumnya perempuan. Sebagai catatan Pew Internet menyurvei hampir 3.000 responden berusia 16 tahun ke atas.

sumber: kompas
  • Senin, Januari 23, 2012
  • Administrator
Sir Alex Ferguson

LiputanKami.com - Sir Alex Ferguson mengaku terkejut dengan banyaknya peluang yang diciptakan United di Emirates yang menjadi kandang Arsenal. Meski akhirnya manajer asal Skotlandia ini mengaku sedikit kecewa hanya bisa memaksimalkan menjadi 2 gol.

"Kami menciptakan banyak sekali peluang," ucap Sir Alex.

"Emirates selalu menjadi tempat yang sulit untuk meraih kemenangan. Arsenal adalah tim top, menciptakan banyak peluang dan hanya bisa mencetak 2 gol adalah hasil yang sedikit mengecewakan."

"Babak pertama adalah saat-saat emas bagi kami. Kemudian di 15 menit pertama di babak kedua, Arsenal mempunyai 3 peluang emas dan mereka melewatkan semua itu, jadi kami beruntung disana. Tetapi lewat serangan balik, saya pikir kami juga mendapat peluang bagus."

Sekalipun sedikit kecewa, namun Fergie mengaku puas dengan raihan kemenangan di Emirates. Dengan poin penuh ini, United kembali mendekati Manchester City yang di laga sebelumnya meraih kemenangan tipis dari Tottenham.

"Kami katakan ini sebelumnya, menyamai kemenangan Manchester City adalah hal yang penting," ucapnya.

"Saya rasa kami sudah melakukan hal ini dengan cara yang benar, hari ini kami bermain hebat, kami bermain positif dan memiliki kepercayaan diri yang tinggi."

"Saya senang dengan hasil ini. Musim ini semua pertandingan adalah laga penting, dan saya katakan sebelum laga melawan Arsenal jika kami akan melakoni 4 laga tandang yang besar. Dan ini adalah salah satunya.

Dalam lawatannya ke Emirates itu, United berhasil meraih kemenangan tipis 2-1 berkat gol yang dicetak oleh Antonio Valencia dan Danny Welbeck. Sementara The Gunners hanya bisa membalas satu gol melalui Robin van Persie.

sumber: bola.net
DIKUTIP.COM - Kulit pisang sering membuat orang jatuh terpeleset saat menginjaknya, sehingga dianggap sebagai sampah yang paling menyebalkan. Padahal sebenarnya kulit pisang punya beragam manfaat, mulai dari mengobati kutil hingga mengkilapkan sepatu.

Salah satu manfaatnya seperti yang pernah ditulis detikHealth adalah memurnikan air. Menurut sebuah penelitian di jurnal Industrial & Engineering Chemistry Research, kulit pisang bisa menyaring logam berat terutama timbal (Pb) dan tembaga (Cu).

Dalam penelitian tersebut, kulit pisang yang digunakan tidak dimodifikasi melainkan hanya dicincang kecil-kecil lalu dimasukkan ke dalam air ayng tercemar. Cincangan kulit pisang bisa dugunakan hingga 11 kali tanpa kehilangan kemampuannya untuk menyerap logam berat.

Sementara itu dikutip dari Re-nest.com, masih banyak manfaat kulit pisang selain untuk memurnikan air. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Meredakan nyeri
Minyak nabati yang terkandung dalam kulit pisang punya senyawa tertentu yang berkhasiat sebagai pereda nyeri. Tempelkan kulit pisang yang bersih dan masih segar untuk mengurangi rasa nyeri pada luka bakar atau tergores.

2. Mengatasi gatal
Gatal-gatal akibat gigitan serangga atau alergi ringan bisa diatasi dengan kulit pisang. Caranya cukup dengan menempelkannya di permukaan kulit yang terasa gatal.

3. Mengobati kutil
Kulit pisang diyakini punya aktivitas antivirus, sehingga banyak yang menggunakannya untuk mengusir kutil dari permukaan kulit. Caranya dengan menempelkan kulit pisang, lalu ditahan dengan plester dan dibiarkan hingga sembuh dengan sendirinya.

4. Mempercepat kesembuhan luka
Luka yang sudah mulai kering terasa gatal karena tertutup serpihan kulit mati yang mengeras. Serpihan itu bisa dihilangkan lebih cepat hanya dengan mengoleskan kulit pisang, karena akan bereaksi dengan enzim yang terkandung di dalamnya.

5. Menyuburkan tanah
Tidak hanya untuk campuran kompos, kulit pisang bisa langsung ditimbun begitu saja ke dalam tanah untuk menyuburkan tanaman di sekitarnya. Kulit pisang memiliki kandungan potassium yang sangat dibutuhkan dalam pertumbuhan tanaman.

6. Mengkilapkan tanaman hias
Berbagai tanaman hias semacam anthurium, gelombang cinta dan sejenisnya akan lebih menarik jika daunnya tampak hijau mengkilap. Gunakan sisi dalam kulit pisang yang teksturnya lunak untuk memolesnya, maka dedaunan itu akan mengkilap dan lebih tahan lama.

7. Mengkilapkan sepatu
Tidak perlu panik jika suatu saat kehabisan semir sepatu, asalkan ada pisang di lemari es. Kupas biuahnya, lalu gunakan kulitnya untuk memoles sepatu kulit agar tampak mengkilap seperti habis disemir.
DIKUTIP.COM - Seringkali kita mengeluh karena tersengat terik sinar matahari yang panas sehingga kebanyakan dari kita akan berusaha sebisa mungkin menghindari sinar matahari.

Misalnya saja dengan berpergian menggunakan kendaraan, menggunakan syal atau payung untuk melindungi kulit, dan sebagainya.

Namun sebenarnya, di balik panasnya sinar matahari tersebut, ada setidaknya tujuh manfaat sinar matahari bagi tubuh kita yang perlu Anda ketahui.

1. Vitamin D
Pada waktu berkas sinar ultraviolet disaring di kulit, sinar tersebut merubah simpanan kolesterol di kulit menjadi vitamin D. Menerima paparan sinar matahari selama 5 menit saja sama artinya dengan memberikan 400 unit vitamin D pada tubuh.

2. Meredam kolesterol darah
Ini merupakan kelanjutan proses di atas. Setelah kolesterol di bawah kulit dirubah menjadi vitamin D, otak dan tubuh kemudian memberikan sinyal kepada kolesterol yang ada dalam darah untuk keluar dari darah menuju ke kulit. Dari proses inilah kadar kolesterol dalam darah dapat dikontrol dengan baik.

3. Penawar infeksi dan pembunuh bakteri
Sinar matahari mampu membunuh bakteri penyakit, virus, juga jamur. Pada perawatan TBC, erysipelas, keracunan darah, peritonisis, pneumonia, mumps, dan asma; terapi sinar matahari sangat dibutuhkan. Bahkan beberapa dari virus penyebar kanker dapat dibinasakan oleh sinar ultraviolet ini. Infeksi jamur, termasuk candida, juga bakteri di udara bereaksi dan dapat dibinasakan oleh sinar matahari.

4. Mengurangi gula darah
Sinar matahari adalah insulin alami yang memberikan kemudahan penyerapan glukosa masuk ke dalam sel-sel tubuh. Hal inilah yang merangsang tubuh untuk mengubah gula darah menjadi glycogen, yang kemudian disimpan di hati dan otot. Proses inilah yang disebut sebagai turunnya kadar gula darah.

5. Kebugaran pernafasan
Peningkatan kapasitas darah untuk membawa oksigen dan menyalurkannya ke jaringan-jaringan adalah salah satu kegunaan sinar matahari. Selain itu, sinar matahari juga mampu meningkatkan kebugaran pernafasan karena jumlah glikogen akan bertambah setelah berjemur di bawah terik matahari.

6. Membentuk dan memperbaiki tulang
Meningkatnya vitamin D dalam tubuh karena paparan sinar matahari dapat meningkatkan penyerapan kalsium. Kondisi ini adalah solusi dalam pembentukan dan perbaikan tulang dan mencegah penyakit seperti rakhitis dan osteomalacia.

7. Kekebalan
Saat kulit terkena sinar matahari, terjadi penambahan sel darah putih, terutama limfosit, yang diugnakan untuk menyerang penyakit. Secara tidak langsung  antibodi-pun akan ikut meningkat. Kondisi ini akan bertahan hingga 3 minggu. Menurut penelitian, 10 menit di bawah matahari satu dua kali seminggu dapat mengurangi resiko terkena flu hingga 30-40%.
Bagaimana? Masih malas untuk berhadapan dengan si matahari? Jangan deh. Setidaknya luangkan waktu 30 menit setiap hari untuk menikmati panasnya sinar matahari. Lebih baik lagi di pagi hari karena hasilnya akan lebih optimal.

 GO
DIKUTIP.COM - Secara diam- diam, Rasulullah SAW bersama Abu Bakar RA, Amir bin Fahira dan seorang penunjuk jalan bernama Abdullah bin Uraiqith bergegas meninggalkan Makkah menuju Madinah.

Dua belas tahun sudah Rasulullah menyebarkan agama Allah di kota Makkah, namun tekanan dari kafir Quraisy kian gencar. Bahkan, kaum kafir Quraisy berniat untuk membunuh Rasulullah beserta sahabatnya yang telah masuk Islam. Guna menghindari kekejaman kafir Quraisy, Rasulullah pun kemudian hijrah ke kota Madinah.
Tanpa perbekalan yang memadai, Rasulullah berangkat menuju Madinah. Sebuah perjalanan yang tak mudah dan tak juga ringan. Di tengah perjalanan menuju kota Madinah, rombongan Rasulullah melewati sebuah kemah milik seorang wanita tua bernama UMMU MA’BAD di wilayah Qudaid -antara Makkah dan Madinah. Saat itu, Ummu Ma’bad sedang duduk di dekat kemahnya. Lantaran perbekalan yang minim, rombongan Rasulullah pun singgah ke kemah Ummu Ma’bad.

Rasulullah dan sahabatnya ingin membeli daging dan kurma dari Ummu Ma’bad. Namun, mereka tidak mendapatkan apa- apa. Saat itu, wilayah Qudaid sedang didera musim paceklik. Lalu Rasulullah melihat seekor kambing yang ada di dekat kemah Ummu Ma’bad.

Rasulullah pun bertanya, “Kambing betina siapa ini wahai Ummu Ma’bad?”, Ummu Ma’bad menjawab, “kambing betina tua yang sudah ditinggalkan oleh kambing jantan.” Rasulullah kembali bertanya, “Apakah ia masih mengeluarkan air susu?” Ummu Ma’bad menjawab, “Bahkan ia tak mengandung air susu sama sekali.” Lalu Rasulullah meminta izin, “Bolehkah aku memerah air susunya?” Ummu Ma’bad menjawab, “Jika engkau merasa bisa memerahnya, maka silahkan lakukan.” Nabi Muhammad SAW pun mengambil kambing tersebut dan tangannya mengusap kantong susunya dengan menyebut nama Allah dan mendo’akan Ummu Ma’bad pada kambingnya tersebut. Tiba-tiba kambing itu membuka kedua kakinya dan keluarlah air susu dengan derasnya.

Kemudian Rasulullah meminta sebuah wadah yang besar lalu beliau memerasnya sehingga penuh. Beliau memberi minum kepada Ummu Ma’bad hingga ia puas, lalu beliau memberi minum rombongannya hingga mereka pun puas. Dan beliau adalah orang yang terakhir minum. Beliau kemudian memerah susu untuk kedua kalinya hingga wadah tersebut kembali penuh, lalu susu itu ditinggalkan di tempat Ummu Ma’bad dan beliau pun membai’atnya. Setelah itu rombongan pun berlalu.

Tak lama, datanglah suami Ummu Ma’bad dengan menggiring kambing yang kurus kering, berjalan sempoyongan karena lemahnya. Setelah melihat susu, ia bertanya keheranan, “Darimana air susu ini wahai Ummu Ma’bad? padahal kambing ini sudah lama tidak hamil dan kita pun tidak memiliki persediaan susu di rumah?”
Ummu Ma’bad menjawab, “Demi Allah, bukan karena itu semua. Sesungguhnya seseorang yang penuh berkah telah melewati (rumah kita), sifatnya begini dan begitu.” Abu Ma’bad berkata, “Ceritakanlah kepadaku tentangnya wahai Ummu Ma’bad.” Ummu Ma’bad bertutur:
“Aku melihat seorang yang tawadhu (rendah hati). Wajahnya bersinar berkilauan, baik budi pekertinya, dengan badannya yang tegap, indah dengan bentuk kepala yang pas sesuai bentuk tubuhnya.” Ia adalah seorang yang berwajah sangat tampan. Matanya elok, hitam dan lebar, dengan alis dan bulu mata lebat nan halus. Suaranya bergema indah berwibawa, panjang lehernya ideal, jenggot nya tumbuh tebal dan sangat kontras lagi sesuai warna rambutnya; rapi, rata pinggir-pinggirnya a (dengan jambangnya) dan antara rambut dan jenggotnya bersambung rapi. Jika ia diam, nampaklah kewibawaannya. 

Jika ia berbicara nampaklah kehebatannya. Jika dilihat dari kejauhan, ia adalah orang yang paling bagus dan berwibawa. Jika dilihat dari dekat, ia adalah orang yang paling tampan, bicaranya gamblang, jelas, tidak banyak dan tidak pula sedikit. Nada bicaranya seperti untaian mutiara yang bergu guran. Beliau berperawakan sedang, tidak tinggi dan tidak pula pendek. Ia bagaikan sebuah dahan di antara dua dahan. Diantara ketiga orang itu, penampilannya paling bagus dan kedudukannya paling tinggi. Ia memiliki banyak teman yang me ngelilinginya. Jika ia berbicara, maka yang lain pun mendengarkannya. Jika ia memerintah, maka mereka segera melaksanakannya. Ia adalah orang yang ditaati, tidak cemberut dan bicaranya tidak sembarangan.

Abu Ma’bad berkata, “Demi Allah, ia adalah seorang dari Quraisy yang sedang diperbincangkan di kalangan kami di kota Makkah. Aku ingin menjadi sahabatnya. Sungguh aku akan melakukannya jika aku bisa menemukan jalan untuk mendapatkannya.”

Sungguh terperinci sifat sifat Rasulullah yang dituturkan Ummu Ma’bad. Kisah Ummu Ma’bad sangat masyhur, diriwayatkan dari banyak jalan yang saling menguatkan satu dengan lainnya. (Seperti diuraikan dalam buku Perempuan perempuan Mulia di Sekitar Rasulullah by Muhammad Ibrahim Salim)

 GO
  • Minggu, Januari 22, 2012
  • Administrator
Gigi Sehat | Gigi Putih
Semua pasti ingin memiliki gigi putih cemerlang, namun tak semua punya uang untuk memutihkan gigi di dokter atau dengan cairan pemutih gigi yang mengandung efek samping. Padahal gigi putih bersinar juga bisa didapatkan dengan mengonsumi lima makanan berikut ini.

1. Stroberi
Buah cantik ini memproduksi enzim malic acid yang membantu memutihkan gigi. Selain dengan langsung memakannya, stroberi bisa dimanfaatkan untuk memutihkan gigi dengan cara dihaluskan, digosokkan ke gigi, diamkan selama lima menit lalu bilas dan gosok gigi seperti biasa.

2. Buah-buahan dan sayuran yang renyah
Contoh terbaik adalah apel, seledri, dan wortel. Menggigit dan mengunyah buah dan sayuran seperti ini akan membantu membersihkan plak, "menggosok" gigi agar lebih putih bersinar, dan meningkatkan produksi air liur yang baik bagi kesehatan mulut.

3. Keju
Keju dan bahan olahan susu lainnya seperti yoghurt mengandung lactic acid yang berfungsi melindungi gigi. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang mengonsumsi yoghurt empat kali seminggu lebih terlindung dari pembusukan gigi dibanding anak-anak yang tak minum yoghurt. Sedangkan untuk memutihkan gigi, keju adalah pilihan yang baik karena selain melindungi gigi dari kebusukan, keju juga mengandung kalsium dan fosfor yang berguna dalam pembentukan enamel gigi.

4. Jeruk dan nanas
Saat mengonsumsi jeruk, nanas, dan buah-buahan asam lainnya, mulut memproduksi air liur lebih banyak, yang membantu membersihkan gigi secara alami.

5. Baking soda
Sebuah penelitian tahun 2008 menemukan bahwa pasta gigi yang mengandung baking soda berfungsi lebih baik dalam membersihkan plak. Anda bisa saja menggunakan baking soda langsung untuk membersihkan gigi, namun para dokter menyarankan agar hal ini tak dilakukan terlalu sering karena bisa mengikis enamel gigi. Pilihan paling aman adalah menggunakan pasta gigi yang mengandung baking soda.

6. Permen karet yang mengandung xylitol
Xylitol adalah pemanis alami yang dapat mencegah plak. Xylitol juga menetralkan tingkat keasaman di dalam mulut dan meningkatkan produksi air liur untuk membersihkan gigi.

sumber: id.she.yahoo.com
  • Minggu, Januari 22, 2012
  • Administrator
J'ART KALIGRAFI ( pengrajin kaligrafi jarum dan benang )


 “Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri tauladan yang yang baik bagimu (yaitu) bagi orang-orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” (QS Al-Ahzab, 33: 21)





Allah telah menurunkan kepada umat manusia sebuah kitab lengkap yang memandu mereka pada setiap persoalan yang akan perlu mereka pecahkan sepanjang hidup. Bagaimana mencapai kedewasaan dalam iman seseorang, bagaimana berpikir, dengan nilai-nilai mana karena hidup, dan sasaran-sasaran yang diambil dalam kehidupan semuanya disingkapkan dalam kitab suci ini… Di atas segalanya, Dia telah mengirimkan para nabi sebagai teladan yang memperlihatkan kemuliaan akhlak. Dengan melihat pada kehidupan orang-orang mulai ini, kita dapat melihat bagaimana seorang yang beriman sempurna menjalani hidupnya. Dengan memerintahkan apa yang benar dan melarang apa yang salah, para nabi membantu kaum mereka hidup dengan azas-azas keimanan sempurna. Di samping itu, dengan menceritakan kisah-kisah para nabi di masa lampau, Allah memberi mukmin contoh-contoh perilaku mulia dan sikap-sikap yang harus dianut seorang mukmin.
Sebagaimana telah disebutkan, tiada batas dapat ditetapkan pada iman seseorang dan cinta serta ketakutan yang ia miliki kepada Allah. Jika mau, orang dapat menemukan jalan ke TuhanNya dan kian mendekat kepadaNya. Karena itu, mereka yang beriman sempurna bermaksud meraih keimanan dan kebijaksanaan para nabi dan orang-orang bertakwa yang dicontohkan dalam Qur'an. Akan tetapi, ini bukanlah sasaran akhirnya. Dalam Qur'an, Allah menekankan bahwa mukmin tidak boleh menetapkan batas bagi ketakutan yang mereka miliki terhadap Allah: “Maka bertakwalah kamu kepada Allah menurut kesanggupanmu..” (QS Al-Taghabun, 64: 16) Karena alasan inilah, sasaran setiap mukmin adalah menjadi hamba Allah yang paling disayangi dan paling dekat. Dalam ruas ini, kita akan mengingatkan mereka yang sedang dalam pencarian akhlak mulia dan sempurna tentang kisah-kisah para nabi dan mukmin yang beriman sempurna sebagaimana dicontohkan dalam Qur'an dan akan membahas cara-cara meraih kedewasaan akhlak.
Nabi Yusuf AS
Sebagaimana diceritakan dalam Qur'an, di awal kehidupannya, Nabi Yusuf AS ditempatkan ke dalam banyak cobaan, yang mana ia tanggapi dengan kedewasaan dan kepasrahan tertinggi. Tak masalah betapa mengerikan keadaan atau betapa licik persekongkolan terhadapnya, Nabi Yusuf AS tidak pernah menyeleweng dari keimanan, pengabdian, kepercayaan, dan kepasrahan kepada Allah, malah makin mendekat kepadaNya dan menunjukkan kepasrahan mutlak.
Bagi mereka yang mencari jalan untuk mendekat kepada Allah, ada banyak contoh menyolok kesempurnaan akhlak dalam kehidupan Nabi Yusuf AS. Hal pertama yang kita pelajari tentangnya adalah mimpi penting yang dilihatnya di masa kanak-kanaknya dan ulasan yang dibuat ayahnya, Nabi Yakub AS, mengenai mimpi itu:
(Ingatlah) Ketika Yusuf berkata kepada ayahnya: ”Wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya bersujud kepadaku”. Ayahnya berkata: ”Hai anakku. Janganlah kamu ceriterakan mimpimu itu kepada saudara-saudaramu, maka mereka membuat makar (untuk membinasakan)mu. Sesungguhnya Setan itu adalah musuh yang nyata bagi manusia.” Dan demikianlah Tuhanmu memilihmu (untuk menjadi nabi) dan diajarkanNya kepadamu sebagian dari ta’bir mimpi-mimpi dan disempurnakanNya nikmatNya kepadamu dan kepada keluarga Yakub, sebagaimana Dia telah menyempurnakan nikmatNya kepada dua orang bapakmu sebelum itu, (yaitu) Ibrahim dan Ishak. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (QS Yusuf, 12: 4-6)
Mengartikan mimpi ini sebagai tanda dari Allah dan menyadari bahwa Yusuf AS akan menjadi orang mulia di mata Allah pada masa depan, ayahnya ingin agar ia menyimpan mimpi ini untuk dirinya sendiri. Saudara-saudaranya, yang merasa ayah mereka lebih menyayangi Yusuf AS, menjadi cemburu atas kasih sayang ayah mereka dan menggagaskan persekongkolan terhadap Yusuf AS. Mereka mencoba membunuhnya dan menarik cinta ayah mereka kepada mereka:
Sesungguhnya ada beberapa tanda-tanda kekuasaan Allah pada (kisah) Yusuf dan saudara-saudaranya bagi orang-orang yang bertanya. (Yaitu) Ketika mereka berkata: “Sesungguhnya Yusuf dan saudara kandungnya (Bunyamin) lebih dicintai oleh ayah kita daripada kita sendiri, padahal kita (ini) satu golongan (yang kuat). Sesungguhnya ayah kita dalam kekeliruan yang nyata. Bunuhlah Yusuf atau buanglah dia ke suatu daerah (yang tak dikenal) supaya perhatian ayahmu tertumpah kepadamu saja, dan sesudah itu hendaklah kamu menjadi orang-orang yang baik.” Seorang diantara mereka berkata: "Janganlah kamu bunuh Yusuf, tetapi masukkanlah dia ke dasar sumur supaya dia dipungut oleh beberapa orang musafir, jika kamu hendak berbuat.” (QS Yusuf, 12: 7-10)
Saudara-saudaranya meninggalkan Yusuf AS di kedalaman sebuah sumur. Lalu, mereka datang kepada ayah mereka, mengatakan padanya bahwa seekor serigala telah memangsanya, dan mengajukan bajunya yang bernoda darah palsu sebagai bukti. Sekalipun ada bukti ini, Nabi Yakub AS menyadari peristiwa ini sebuah persekongkolan, mencari perlindungan kepada Allah, dan memohonkan pertolongan dariNya. Berkat tak terhitung ketaksengjaan yang telah ditetapkan takdir, sejumlah pengembara yang melewati sumur itu menemukan Nabi Yusuf AS dan menjualnya sebagai budak kepada seorang gubernur Mesir:
… Dan demikian pulalah Kami memberikan kedudukan yang baik kepada Yusuf di muka bumi (Mesir), dan agar Kami ajarkan kepada ta’bir mimpi. Dan Allah berkuasa terhadap urusanNya, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahuinya. Dan tatkala dia cukup dewasa, Kami berikan kepadanya hikmah dan ilmu. Demikianlah Kami memberikan balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. (QS Yusuf, 12: 21-22)
Istri si gubernur yang membelinya mendekati Nabi Yusuf AS, yang luar biasa tampannya, dengan niat jahat. Akan tetapi, ia langsung ditolak oleh Yusuf AS. Atas hal ini, istri gubernur beralih memfitnah Yusuf AS untuk membersihkan dirinya sendiri:
Dan wanita (Zulaiha) yang Yusuf tinggal di rumahnya menggoda Yusuf untuk menundukkan dirinya (kepadanya) dan dia menutup pintu-pintu seraya berkata: ”Marilah kesini.” Yusuf berkata: ”Aku berlindung kepada Allah, sungguh tuanku telah memperlakukanku dengan baik.” Sesungguhnya orang-orang yang zalim tiada akan beruntung. (QS Yusuf, 12: 23)
Dan keduanya berlomba-lomba menuju pintu dan wanita itu menarik baju gamis Yusuf dari belakang hingga koyak dan kedua-duanya mendapati suami wanita itu di muka pintu. Wanita itu berkata: ”Apakah pembalasan terhadap orang yang bermaksud berbuat serong dengan isterimu, selain dipenjarakan atau (dihukum) dengan azab yang pedih?”. Yusuf berkata: ”Dia menggodaku untuk menundukkan diriku (kepadanya),”… (QS Yusuf, 12: 25-26)
Maka tatkala suami wanita itu melihat baju gamis Yusuf koyak di belakang, berkatalah dia: ”Sesungguhnya (kejadian) itu adalah di antara tipu dayamu, sesungguhnya tipu dayamu besar. (Hai) Yusuf, berpalinglah dari ini, dan (kamu, hai isteriku) mohon ampunlah atas dosamu itu, karena sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang berbuat salah.” (QS Yusuf, 12: 28-29)
Wanita itu berkata: ”Itulah dia orang yang kamu cela aku karena (tertarik) kepadanya, dan sesungguhnya aku telah menggodanya untuk menundukkan dirinya (kepadaku), akan tetapi dia menolak. Dan sesungguhnya jika dia tidak mentaati apa yang kuperintahkan kepadanya, niscaya dia akan dipenjarakan dan dia akan termasuk golongan orang-orang yang hina.” Yusuf berkata: ”Wahai Tuhanku, penjara lebih aku sukai daripada memenuhi ajakan mereka kepadaku. Dan jika tidak Engkau hindarkan dariku tipu daya mereka, tentu aku akan cenderung (untuk memenuhi keinginan mereka) dan tentulah aku termasuk orang-orang yang bodoh.” Maka, Tuhannya memperkenankan doa Yusuf, dan Dia menghindarkan Yusuf dari tipu daya mereka. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. (QS Yusuf, 12: 32-35)
… tetaplah dia (Yusuf) dalam penjara beberapa tahun lamanya.” (QS Yusuf, 12: 42)
Kini, setelah dikhianati oleh saudara-saudaranya dan secara tak adil difitnah oleh istri gubernur, Yusuf AS tidak memiliki sesuatu untuk diharapkan melainkan beberapa tahun pemenjaraan. Akan tetapi, selama tahun-tahun yang panjang ini, Nabi Yusuf AS tidak berputus asa bahkan untuk sesaat pun, melainkan, karena menyadari ada kebajikan dan kebijaksanaan di balik semua peristiwa yang telah ditetapkan Allah, berdoa penuh harap kepadaNya dan menunjukkan tekad dalam kesabaran dan keimanannya. Sungguh, bertahun-tahun kemudian, ketika sang raja mencari tafsir mimpi yang dialaminya, seorang sipir tua teringat akan Nabi Yusuf AS sebagai seseorang yang memiliki kepiawaian menafsirkan mimpi. Tafsiran Yusuf AS akan mimpi itu sangat mengesankan sang raja. Oleh karena itu, ia memanggil Yusuf AS untuk menghadapnya. Sebelum sang raja sempat berbicara kepadanya, Nabi Yusuf AS ingin agar sang raja mengetahui kebenaran tentang peristiwa penyebab ia dikirim ke penjara beberapa tahun lalu. Jadi, atas penjelasan ini, sang raja berpaling ke istri gubernur dan perempuan-perempuan kepada siapa si istri memperkenalkan Yusuf AS pada saat peristiwa itu:
… Mereka berkata: “Maha Sempurna Allah, kami tiada mengetahui sesuatu keburukan tentangnya.” Berkata isteri Al-Aziz: “Sekarang jelaslah kebenaran itu, akulah yang menggodanya untuk menundukkan dirinya (kepadaku), dan sesungguhnya dia termasuk orang-orang yang benar.” (QS Yusuf, 12: 51)
Setelah pengakuan mereka, Nabi Yusuf AS memberikan penjelasan berikut:
(Yusuf berkata): “Yang demikian itu agar dia (Al-Aziz) mengetahui bahwa sesungguhnya aku tidak berkhianat kepadanya di belakangnya, dan bahwasanya Allah tidak meridai tipu daya orang-orang yang berkhianat. Dan aku tidak membebaskan diriku (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu menyuruh kepada kejahatan, kecuali nafsu yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS Yusuf, 12: 52-53)
Kata-kata Nabi Yusuf AS ini penciri keimanan sempurnanya. Ia selalu mengetahui bahwa Allah akan menolong mukmin dan mereka yang sabar, dan bahwa Dia pasti akan menundukkan rencana mereka yang mengkhianatiNya. Kepercayaannya kepada Allah mewujud diri dalam kepasrahan kepada takdirnya. Tak masalah betapa tak menguntungkan keadaan terlihat, ia dapat melihat bahwa ada kebajikan dan kebijaksanaan di balik peristiwa-peristiwa yang telah ditentukan Allah.
Contoh lain sifat bawaan Nabi Yusuf AS adalah penolakannya memanjakan hawa nafsunya, bahkan dalam keadaan di mana ia mutlak benar. Ia tidak pernah mempercayai hawa nafsunya dan tetap selalu sadar akan kenyataan bahwa nafsu seseorang rentan akan kejahatan. Inilah bentuk akhlak yang khusus bagi mereka yang beriman sempurna yang bertindak dengan kesadaran bahwa menggunakan cara-cara iblis, hawa nafsu diam-diam mendekati manusia dan memikat mereka yang mengabaikan suara nurani.
Sikap Nabi Yusuf AS terhadap hawa nafsunya adalah wujud kedewasaan akhlaknya. Tak diragukan, nasib akhir seorang yang menunjukkan kepasrahan diri mendalam kepada Allah sedemikian dan kepercayaan kepadaNya adalah kebajikan tak berhingga. Sungguh, sebagai balasan kepasrahan kepada Allah yang terpuji ini, ia ditempatkan dalam kekuasaan atas perbendaharaan negeri Mesir. Mengaruniainya kehidupan yang baik di dunia ini dan memberinya kabar gembira surga di hari kemudian, Allah berfirman bahwa “Dia tidak akan membiarkan sia-sia pahala mereka yang berbuat kebajikan”:
Dan demikianlah Kami memberi kedudukan kepada Yusuf di negeri Mesir; (dia berkuasa penuh) pergi menuju kemana saja ia kehendaki di bumi Mesir itu. Kami melimpahkan rahmat Kami kepada siapa yang Kami kehendaki dan Kami tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik. Dan sesungguhnya pahala di akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang beriman dan selalu bertakwa. (QS Yusuf, 12: 56-57)
Nabi Sulaiman AS
Dalam Qur'an, Allah mengungkapkan keimanan tulus Nabi Sulaiman AS sebagai berikut:
Dan Kami karuniakan kepada Daud, Sulaiman, dialah sebaik-baik hamba. Sesungguhnya dia amat taat (kepada Tuhannya). (QS Shad, 38: 30)
Salah satu watak terpenting Nabi Sulaiman AS yang diceritakan Qur'an adalah kekuasaannya yang besar dan hartanya yang berlimpah. Di samping itu, Allah menganugerahkan banyak kepiawaian khusus kepadanya. Sebagai balasan atas semua nikmat ini, Nabi Sulaiman AS selalu berdoa kepada Allah dan berpaling kepadaNya penuh syukur. Salah satu doanya adalah sebagai berikut:
“Ya Tuhanku. Berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmatMu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang ibu-bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridai; dan masukkanlah aku dengan rahmatMu ke dalam golongan hamba-hambaMu yang saleh.” (QS Al-Naml, 27: 19)
Doa lain Nabi Sulaiman AS adalah sebagai berikut:
“Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang juapun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah yang Maha Pemberi.” (QS Shad, 38: 35)
Sebagai balasan atas doanya, Allah menganugerahkan Nabi Sulaiman AS pengetahuan dan kekayaan tak tertandingi di dunia ini dan menjanjikan ganjaran terbaik di hari kemudian. Satu ayat berbunyi:
“Dan sesungguhnya dia mempunyai kedudukan yang dekat di sisi Kami dan tempat kembali yang baik.” (QS Shad, 38: 40)
Pemanfaatan kekayaan yang tak pernah semelimpah itu sebelumnya demi tujuan Allah menyebabkan kedudukan tinggi dan teristimewa beliau di mata Allah. Sikap ini memberinya kedekatan kepada Allah dan membuatnya terus-menerus mengisi pikirannya dengan ingatan akan Allah. Sungguh Allah memberitahu kita dalam satu ayat bahwa ia mengatakan, “…Sesungguhnya aku menyukai kesenangan terhadap barang yang baik (kuda) karena ingat kepada Tuhanku …” (QS Shad, 38: 32)
Berpaling hanya kepada Allah sementara menikmati kekayaan, tidak menjadi keras kepala terhadap Pencipta diri akibat melimpahnya harta seseorang, adalah sifat bawaan khusus mereka yang beriman sempurna. Karena itu, kesempurnaan akhlak Nabi Sulaiman AS menjadi teladan bagi segenap umat manusia.
Istri Firaun
Istri Firaun, yang menikahi seorang laki-laki yang namanya telah terpuruk dalam sejarah sebagai salah seorang penguasa paling menindas di dunia, mendapat kehormatan dikenang sebagai salah seorang Muslim paling unggul dalam sejarah. Menurut takdir yang telah ditetapkan baginya, Allah telah menentukan mukmin yang taat ini tinggal bersama dengan salah seorang laki-laki terkejam di dunia, Firaun, yang berkuasa atas bani Israil di Mesir selama masa Nabi Musa AS.
Keimanan sempurna perempuan mulia ini yang disebutkan dalam Qur'an menjadi teladan bagi semua Muslim selama-lamanya:
Dan Allah membuat isteri Firaun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman… (QS Al-Tahrim, 66: 11)
Keimanan sempurna istri Firaun menjadi teladan, sebab ia harus menempatkan keimanannya kepada Allah di bawah keadaan yang amat sukar, dengan mengambil risiko besar. Lebih-lebih, tak silau oleh kekayaan yang melimpah – yang besarnya dapat diraih hanya oleh sangat sedikit orang di dunia ini – ia memperlihatkan kesetiaan mendalam kepada Allah dan menyingkapkan kekuatan watak yang besar.
Pada saat itu, rakyat Mesir percaya bahwa Firaun memiliki kuasa ilahi. Menyalahgunakan kepercayaan rakyat Mesir ini, Firaun berani “menyatakan diri tuhan.” Sementara dikelilingi bahaya yang kasatmata itu, istri Firaun menunjukkan tekadnya kepada Allah. Sungguh yakin bahwa kepercayaan yang dianut rakyat Mesir hingga saat itu semuanya salah, ia mengakui keberadaan Allah. Jelas, inilah jalan yang meminta kesabaran besar dan hanya kesetiaan kepada Allah yang sepenuh hati dan tulus akan memungkinkannya. Karena istri Firaun seorang yang beriman sempurna, ia mengambil pendekatan yang nalar dan menyembunyikan keimanannya dari Firaun. Ia dihormati dengan diangkat sebagai teladan bagi semua perempuan:
Dan Allah membuat isteri Firaun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata: “Ya Tuhanku, bangunlah untukku sebuah rumah di sisiMu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Firaun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang zalim.” (QS Al-Tahrim, 66: 11)
Sekalipun istri Firaun dapat berfoya-foya dalam kekayaannya, ia lebih memilih kehidupan yang diabdikan hanya kepada Allah dan menimbang rida Allah di atas segalanya. Kepasrahannya kepada Allah, kepercayaannya kepada Allah, kesabaran dan kedewasaannya membuatnya teladan bagi semua manusia.
Keimanan Para Penyihir
Nabi Musa AS menyampaikan pesan Allah kepada Firaun dan mendukung kata-katanya dengan pertunjukan mukjizat yang dianugerahkan Allah kepadanya. Cara langsung dan meyakinkan Musa AS ini membuat Firaun merasa sombong. Dalam upaya menandingi pengaruh kuat Musa AS dan memperhinakannya di mata kaumnya, Firaun menyelenggarakan pertandingan antara Musa AS dan para penyihir paling terpercayanya. Firaun sebenarnya cemas semua rakyat Mesir akan mempercayai Allah dan melepaskan agama palsu mereka. Tujuan utamanya adalah keberlangsungan hidup pemerintahannya, pengorbanan pura-pura, ia pikir, mencukupi untuk melindungi dan bahkan memperkuat pemerintahan itu.
Ketika waktu yang ditetapkan tiba, Nabi Musa AS dan para penyihir muncul di hadapan umum. Ketika para penyihir melakukan sihir mereka, tali-temali dan tongkat mereka tampak menggeletar. Lalu, Musa AS melontarkan tongkatnya, yang menelan sihir para penyihir Firaun. Qur'an menceritakan kisah ini sebagai berikut:
Ahli-ahli sihir berkata: ”Hai Musa, kamukah yang akan melemparkan lebih dahulu, ataukah kami yang akan melemparkan?” Musa menjawab: ”Lemparkanlah (lebih dahulu)!” Maka, tatkala mereka melemparkan, mereka menyulap mata orang dan menjadikan orang banyak itu takut, serta mereka mendatangkan sihir yang besar (menakjubkan). Dan Kami wahyukan kepada Musa: ”Lemparkanlah tongkatmu!” Maka, sekonyong-konyong tongkat itu menelan apa yang mereka sulapkan. Karena itu nyatalah yang benar dan batallah yang selalu mereka kerjakan. Maka mereka kalah di tempat itu dan jadilah mereka orang-orang yang hina. (QS Al-A’raf, 7: 115-119)
Maka tersungkurlah ahli-ahli sihir sambil bersujud (kepada Allah). Mereka berkata: "Kami beriman kepada Tuhan semesta alam, (yaitu) Tuhan Musa dan Harun.” (QS Al-Syu’ara, 26: 46-48).
Pilihan para penyihir, sejalan dengan penyingkapan oleh Nabi Musa AS bahwa sihir mereka palsu, sungguh kekalahan telak bagi Firaun, dan itulah penyebab kerasnya tanggapannya. Betapa pun, ia telah diperhinakan di depan rakyatnya, ia telah kehilangan orang-orangnya yang paling andal yang berpaling ke Musa AS, dan kedudukan Musa AS sebagai ancaman besar bagi pemerintahannya telah terbentuk. Karena segenap alasan ini, ia memutuskan menghukum berat para penyihirnya:
Berkata Firaun: “Apakah kamu telah beriman kepadanya (Musa) sebelum aku memberi izin kepadamu sekalian? Sesungguhnya ia pemimpinmu yang mengajarkan sihir kepadamu sekalian. Maka sesungguhnya aku akan memotong tangan dan kaki kamu sekalian dengan bersilang secara bertimbal balik, dan sesungguhnya aku akan menyalib kamu sekalian pada pangkal pohon kurma dan sesungguhnya kamu akan mengetahui siapa di antara kita yang lebih pedih dan lebih kekal siksanya.” (QS Tha-Ha, 20: 71)
Sekalipun ada ancaman mengerikan dari Firaun ini, para penyihir telah beriman kepada Allah pada saat mereka meresapi keberadaan Allah dan bersujud di hadapanNya. Mereka secara terbuka berpihak kepada Musa AS; mereka tidak merasa khawatir kehilangan kemudahan-kemudahan tertentu dari Firaun. Sementara itu, mereka memohon ampun kepada Allah karena menentang dan berjuang melawan Nabi Musa AS:
Mereka berkata: “Kami sekali-kali tidak akan mengutamakanmu daripada bukti-bukti yang nyata (mukjizat), yang telah datang kepada kami dan, daripada Tuhan yang telah menciptakan kami; maka putuskanlah apa yang hendak kamu putuskan. Sesungguhnya kamu hanya akan dapat memutuskan pada kehidupan di dunia ini saja. Sesungguhnya kami telah beriman kepada Tuhan kami, agar dia mengampuni kesalahan-kesalahan kami dan sihir yang telah kamu paksakan kepada kami melakukannya. Dan Allah lebih baik (pahalaNya) dan lebih kekal (azabNya).” (QS Tha-Ha, 20: 72-73)
Dari cerita di atas, menjadi jelas bahwa kepasrahan seseorang kepada Allah membangkitkan kekuatan watak, daya pribadi, dan rasa tanggung jawab. Para penyihir tidak akan pernah menganut sikap mulia itu jika mereka mendamba kemudahan dari pemerintahan Firaun. Di bawah keadaan waktu itu, pengalihan mereka ke jalan yang lurus tampak bertentangan dengan kepentingan duniawi mereka.
Akan tetapi, semua peranti bagi kepentingan pribadi kehilangan maknanya bagi orang yang beriman kepada Allah. Hal itu karena Allah Yang memerintahkan jalannya semua peristiwa tersebut di atas. Orang yang beriman sempurna tidak mengajukan syarat bagi menjadi hamba Allah. Macam keimanan yang tidak terikat oleh syarat apa pun adalah keimanan yang sempurna. Dalam pengertian ini, keimanan para penyihir adalah keimanan tulus, sempurna, karena tanpa syarat.
Para Pemilik Kebun
Allah menyingkapkan kisah dua orang kepada Nabi Muhammad SAW. Jadi, mereka yang hidup hingga Hari Pengadilan akan mengetahui kisah orang-orang yang hidup berabad-abad lampau:
Dan berikanlah kepada mereka sebuah perumpamaan dua orang laki-laki, Kami jadikan bagi seorang di antara keduanya (yang kafir) dua buah kebun anggur dan Kami kelilingi kedua kebun itu dengan pohon-pohon kurma dan di antara kebun itu Kami buatkan ladang. Kedua buah kebun itu menghasilkan buahnya, dan kebun itu tiada kurang buahnya sedikitpun, dan Kami alirkan sungai di celah-celah kedua kebun itu. Dan dia mempunyai kekayaan besar, maka ia berkata kepada kawannya (yang mukmin) ketika ia bercakap-cakap dengannya: ”Hartaku lebih banyak dari hartamu dan pengikut-pengikutku lebih kuat.” (QS Al-Kahfi, 18: 32-34)
Perilaku si orang kaya disebutkan dalam Qur'an sebagai termasuk ke jenis watak yg mana kita perlu menarik pelajaran. Di sisi lain, sikap berhati-hati orang kedua adalah khas orang yang beriman sempurna.
Si orang makmur sangat teranjakan dan yakin diri akibat kekayaan yang dimilikinya. Kebun-kebunnya yang berbuah dan keindahan penampakan mereka merupakan sumber utama keyakinan dirinya. Hanya karena lebih kaya dan lebih berkuasa daripada laki-laki kedua, ia berani jumawa dan angkuh:
… ia berkata kepada kawannya (yang mukmin) ketika ia bercakap-cakap dengannya: ”Hartaku lebih banyak dari hartamu dan pengikut-pengikutku lebih kuat.” (QS Al-Kahfi, 18: 34)
Melihat keindahan dan kesuburan kebun-kebunnya, laki-laki ini mengira ia tidak memerlukan Allah dan agamaNya agar kuat, dan karena itu menganut sikap berpuas diri dan tak bijaksana:
Dan dia memasuki kebunnya sedang dia zalim terhadap dirinya sendiri; ia berkata: "Aku kira kebun tidak akan binasa selama-lamanya, dan aku tidak mengira hari kiamat itu akan datang, dan jika sekiranya aku dikembalikan kepada Tuhanku, pasti aku akan mendapat tempat kembali yang lebih baik daripada kebun-kebun itu.” (QS Al-Kahfi, 18: 35-36)
Sebagaimana Allah tekankan dalam ayat ini, pemilik kebun menyifatkan kehampir-abadian pada kebun-kebunnya dan berani berkata terbuka bahwa kebun-kebun itu tidak rentan terhadap segala jenis bencana yang memusnahkan. Namun, ia gagal mengenali akibat besar yang diusung pandangan ini. Keangkuhannya yang lalai dan perasaan puas dirinya membuat ia orang “yang menyesatkan dirinya sendiri”.
Allah menyebutkan laki-laki lain yang juga memiliki kebun. Orang ini juga makmur, walaupun tidak semakmur laki-laki pertama… Namun kekayaannya tidak mengubah keimanan atau kepribadiannya, karena apa, ia mencatat keingkaran sahabatnya dan menjawabnya sedemikian:
“… Apakah kamu kafir kepada (Tuhan) yang menciptakanmu dari tanah, kemudian dari setetes air mani, lalu Dia menjadikanmu seorang laki-laki yang sempurna? Tetapi aku (percaya bahwa) Dialah Allah, Tuhanku, dan aku tidak mempersekutukan seorangpun dengan Tuhanku. Dan mengapa kamu tidak mengatakan tatkala kamu memasuki kebunmu: "Maasyaa Allah, laa quwwata illaa billah (sungguh atas kehendak Allah semua ini terwujud, tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah)?”… (QS Al-Kahfi, 18: 37-39)
Dalam bagian ayat terakhir, ia segera mengingatkan sahabatnya agar jangan bersikap sombong kepada Allah atas apa yang dimilikinya dan menasehatinya agar tidak menjadi angkuh:
“… Sekiranya kamu anggap aku lebih sedikit darimu dalam hal harta dan anak, maka mudah-mudahan Tuhanku akan memberi kepadaku (kebun) yang lebih baik daripada kebunmu (ini); dan mudah-mudahan Dia mengirimkan ketentuan (petir) dari langit kepada kebunmu, hingga (kebun itu) menjadi tanah yang licin; atau airnya menjadi surut ke dalam tanah, maka sekali-kali kamu tidak dapat menemukannya lagi.” Dan harta kekayaannya dibinasakan, lalu ia membolak-balikkan kedua tangannya (tanda menyesal) terhadap apa yang telah dibelanjakannya untuk itu, sedang pohon anggur itu roboh bersama para-paranya dan dia berkata: ”Aduhai, kiranya dulu aku tidak mempersekutukan seorang pun dengan Tuhanku.” Dan tidak ada bagi dia segolongan pun yang akan menolongnya selain Allah, dan sekali-kali ia tidak dapat membela dirinya. Di sana pertolongan itu hanya dari Allah Yang Hak. Dia adalah sebaik-baik Pemberi pahala dan sebaik-baik Pemberi balasan. (QS Al-Kahfi, 18: 39-44)
Sikap terkendali laki-laki kedua adalah khas akhlak yang menyenangkan Allah. Penalaran, perilaku, dan pandangan ke depan adalah tanda-tanda iman yang sempurna. Karena alasan inilah, Allah memerintahkan Nabi SAW menceritakan peristiwa ini kepada semua mukmin sebagai teladan. Sifat tercela akhlak laki-laki pertama menjadi kian jelas ketika dibandingkan dengan kesempurnaan akhlak yang diperlihatkan laki-laki kedua.
  • Minggu, Januari 22, 2012
  • Administrator
POLRI
Kediri - Pada momen hari Raya Imlek di Kabupaten Kediri sedikit berbeda di banding sejumlah daerah lain. Pihak kepolisian setempat akan fokus mengamankan gereja, mengingat di Kabupaten Kediri tidak ada klenteng sebagai tempat ibadah untuk umat konghucu.

"Selain mewaspadai Gereja, sejumlah personil yang kita siagakan akan mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas menuju Kota Kediri," ujar Kabag Ops Polres Kediri Kompol Sugito, Sabtu (21/01/2012).

Masih katanya, pengamanan gereja juga diperlukan, guna mengantisipasi aksi terorisme yang memanfaatkan kelengahan petugas. Saat moment imlek ini, kepolisian kabupaten dan Kota Kediri lebih intensif melakukan koordinasi dalam hal pengamanan.

Terpisah, Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Surono menjelaskan, pada momen untuk perayaan imlek di Kota Kediri pihaknya bakal menerjunkan dua tim keamanan baik tertutup maupun terbuka.

Ada sebanyak 30 personil dari polsek maupun Sabhara dan 20 anggota dari satuan intelkam. Penjagaan ini akan mulai dilakukan pada Minggu besok dan berakhir satu pekan depan.

sumber: beritajatim
  • Minggu, Januari 22, 2012
  • Administrator
Ilustrasi POLRI | Polisi Rapat
Batam: Wartawan bukanlah penanggung jawab berita melainkan perusahaan media tempatnya bekerja. "[Karenanya] wartawan tidak boleh disodorkan untuk menghadapi suatu gugatan, sebab perusahaan-lah yang harus bertanggung jawab berdasarkan (penjelasan--Red.) Pasal 12 Undang-undang Nomor 40/1999 tentang Pers dan Kesepakatan Palembang 2010 butir standar perlindungan wartawan," kata Ketua PWI Cabang Jakarta Raya (Jaya) Kamsul Hasan di Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (21/1).

Kepada 33 orang peserta uji kompetensi wartawan (UKW) untuk jenjang sertifikasi wartawan utama, madya dan muda yang berlangsung di Batam dari Sabtu hingga Minggu, ia mengatakan, berita itu sendiri merupakan hasil dari proses berjenjang.

Anggota tim penguji UKW PWI ini mengatakan pula, UU Pers, khususnya Pasal 12, juga memberi perlindungan bagi wartawan yang bekerja sesuai dengan standar dan kompetensi. Dalam konteks ini, imbuh dia, pertanggungjawaban atas berita berada di tangan penanggung jawab bidang usaha dan bidang redaksi media bersangkutan.

Dalam bagian lain penjelasannya, Kamsul Hasan menyinggung tentang hasil 15 UKW yang telah dilaksanakan PWI sebagai implementasi dari Piagam Palembang 2010. Ia pun mengungkapkan, Yogyakarta menempati urutan teratas dengan tingkat kelulusan 100 persen. Sedangkan di kota-kota lain, ada sekitar delapan hingga 10 persen dari total jumlah peserta yang harus mengulang.

Ke-33 orang peserta UKW yang diselenggarakan PWI Cabang Kepulauan Riau dan Dewan Pers di Batam ini adalah angkatan ke-16 secara nasional. Kompetensi para peserta diuji oleh Kamsul Hasan, Usman Yatim (PWI Pusat), Noeh Hatumena (PWI Pusat), Ismet Rauf (Ketua Dewan kehormatan PWI Jaya) dan Uyun Achdiat (Sekretaris PWI Jawa Barat).

Sementara itu, dalam sambutannya mewakili Ketua Umum PWI Pusat, Noeh Hatumena mengatakan, UKW merupakan pelaksanaan dari Piagam Palembang 2010. Piagam itu adalah kesepakatan 19 grup perusahaan pers untuk menerapkan standarisasi kompetensi wartawan, perusahaan pers, perlindungan pada wartawan serta penaatan kode jurnalistik.

Standarisasi itu dimaksudkan untuk memelihara marwah profesi, seleksi potensi, menjaga profesi dari penumpang gelap.

Dalam UKW di Batam itu, para peserta antara lain diuji tentang UU Pers dan Kode Etik Wartawan Indonesia yang ditetapkan Dewan Pers pada Juni 2000. Serta, beberapa undang-undang yang terkait dengan profesi jurnalistik. Mereka juga diminta melakukan simulasi standar alur proses produksi media cetak harian.

Beberapa hal yang masuk dalam simulasi itu adalah perencanaan, rapat, wawancara, liputan terjadwal, wawancara cegat, jumpa pers, penyuntingan, perencanaan liputan investigatif, pembuatan opini atau tajuk rencana, perencanaan logistik dan aspek perlindungan wartawan.

sumber: liputan6.com
Pasangan Romantis
LiputanKami.com - Guna mencapai hasil maksimal dari usaha Anda memberikan kejutan ranjang kepada pasangan, tentu saja Anda harus merahasiakannya.

Hal tersebut tak akan sulit dilakukan, misalnya, Anda bisa menyetel jam weker 15 menit lebih awal dari biasanya. Nah, ketika terbangun dari tidur pagi harinya, langsung merapat ke pasangan dan masukkan tangan ke piyama suami pada bagian yang paling sensitif untuk memberitahu suami bahwa Anda ingin segera melakukan 'perang' dengannya.

Selain itu, Anda juga bisa menyelinap masuk ke kamar mandi sewaktu suami sedang mandi dan memberinya acara mandi yang berkesan dengan busa sabun yang melimpah dan sentuhan-sentuhan sensual.

Jika pagi hari di rumah Anda merupakan saat-saat yang gaduh dan penuh kegiatan (anak-anak bersiap pergi ke sekolah, suami selalu bangun terlambat untuk pergi bekerja), ganti waktunya menjadi sore atau malam hari atau lakukan pada akhir pekan.

Untuk menjamin 100% aktivitas intim penuh kejutan ini juga memuaskan buat Anda, lakukan sesuatu untuk membantu pikiran anda berada pada kondisi dan suasana hati yang tepat untuk bercinta.

Beberapa saat sebelum memberikan kejutan, pikirkanlah hal-hal erotis yang berhubungan dengan suami anda. Anda bisa mengingat harum tubuhnya, hal-hal yang membuat Anda tampak seksi atau bahkan mengingat aktivitas seks paling berkesan yang pernah dilakukan bersama suami.

Koneksi emosinal dan seksual ini merupakan hal yang membuat aktivitas seks dalam suatu pernikahan menjadi menyenangkan dan memuaskan.

sumber: beritajatim.com
  • Minggu, Januari 22, 2012
  • Administrator
Surabaya - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menegaskan bahwa ujian nasional (Unas) bisa menggantikan seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNM-PTN) bila Unas sudah diterima kalangan perguruan tinggi sebagai sarana untuk seleksi masuk PTN.

“Kalau integrasi sudah terjadi antara SD, SMP, dan SMA, maka ke depan juga perlu ada integrasi dari SMA ke PTN, sehingga jenjang dari SD ke PTN akan ‘nyambung’,” katanya setelah meresmikan Gedung AJ Teknik Elektronika ITS Surabaya, Sabtu (21/1/2012).

Didampingi Rektor ITS Surabaya Prof Triyogi Yuwono, ia menjelaskan, integrasi dari SMA ke PT akan dilakukan dengan mendesain Unas menjadi syarat masuk PTN dan untuk itu perlu tiga syarat.
“Syaratnya, soal Unas harus mencerminkan kemampuan potensi anak-anak SMA dan untuk membuatnya akan kami libatkan kalangan PT selaku pengguna,” katanya.

Selain itu, pelaksanaannya jangan sampai terjadi kebocoran soal Unas. “Karena itu, percetakan soal Unas akan kami sentralkan ke pusat untuk memudahkan kontrol, meski percetakannya nanti tidak satu perusahaan,” katanya.

Tidak hanya itu, pelaksanaannya juga jangan sampai terjadi contekan. “Untuk itu, kami akan mengantisipasinya dengan melakukan kombinasi soal sehingga satu kelas mungkin akan ada lima jenis soal dengan komposisi soal juga berbeda setiap harinya,” katanya.

Ditanya kemungkinan kebocoran akan terjadi dalam proses distribusi soal Unas, terutama distribusi pukul 06.00 WIB-08.00 WIB, Nuh mengatakan perjalanan soal Unas akan dikawal polisi mulai dari percetakan ke rayon, bahkan saat ada waktu menunggu di rayon juga dijaga pengawas dari PTN dan polisi.

“Di sekolah juga akan dipastikan tidak ada perbedaan soal Unas yang dikerjakan siswa dengan hasilnya, karena itu pengawas dari PTN juga akan melakukan pengawasan secara langsung dengan dibantu polisi dari luar kelas,” katanya.

Oleh karena itu, pihaknya akan mendesain Unas menjadi syarat masuk PTN. “Kalau desain itu sudah terwujud, maka nantinya tidak ada SNM-PTN. Mungkin PTN cuma melakukan tes potensi akademik dan tes jurusan, misalnya arsitek perlu tes menggambar,” katanya.

Ia menambahkan perubahan Unas untuk “paspor” masuk PTN itu akan mengembangkan fungsi Unas yakni pemetaan kualitas sekolah, syarat masuk PTN, dan faktor kelulusan. “Tapi, kelulusan akan tetap ditentukan sekolah,” katanya.

Dalam sambutan peresmian Gedung AJ Teknik Elektronika ITS Surabaya itu, Mendikbud menyatakan rencana pemerintah untuk meningkatkan jumlah sarjana teknik dari 11 persen menjadi 15 persen pada tahun 2015, karena pemerintah akan mendorong pertumbuhan ekonomi di luar Jawa yang terbagi dalam enam koridor (Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Papua, Nusa Tenggara).

sumber: surya
  • Minggu, Januari 22, 2012
  • Administrator
SD Negeri 1 Menteng Jakarta | Siswa Menulis | Siswa Belajar
LiputanKami.com - Sistem pendidikan, ditambah budaya yang berbeda membuat beberapa guru Australia peserta program Building Relations through Intercultural Dialogue and Growing Engagement (BRIDGE) terkaget-kaget begitu mendapat kesempatan mengajar beberapa minggu di Indonesia.
Meski demikian, mereka bisa cepat beradaptasi dan mengaku banyak menemukan hal menarik yang tidak mereka temui di negara mereka.

"Saya melihat murid-murid Indonesia sangat menghormati guru mereka. Jujur, saya kaget dengan tradisi murid-murid mencium tangan saya sebagai bentuk penghormatan terhadap guru," tutur Emily Sullivan, seorang pengajar dari Our Lady of Sacred Heart College, Adelaide, di Jakarta.

Menurut Emily, yang mengajar selama beberapa minggu di MAN 2 Jakarta, di Australia murid-murid terbiasa menyapa guru mereka dengan cara yang kasual. Tak heran pengalaman pertamanya mendapat cium tangan dari murid-murid Indonesianya sangat berkesan.

Kolega Emily, Laura Brzezinski, juga mengaku kagum dengan tradisi upacara bendera. "Anda menghormati jasa pahlawan dengan berdiri dan memberi hormat selama beberapa menit setiap Senin pagi, itu mengagumkan. Orang Indonesia ternyata menghargai jasa pahlawannya," kata dia.

Bagi Emily dan Laura yang belum pernah berkunjung ke Indonesia sebelum mengikuti program BRIDGE, pengalaman mereka meruntuhkan stereotip tentang orang Indonesia yang selama ini digembar-gemborkan media luar.

Hal senada juga diutarakan Adam Chad, pengajar Canberra Grammar School, yang mengaku sudah sering sekali bepergian ke Bali. Ia mengungkapkan, media Australia selama ini menggambarkan Indonesia sebagai negara yang masih tertinggal, kecuali untuk Bali yang pariwisatanya sudah mendunia.

"Padahal, kalau orang Australia ingin tahu Indonesia yang sebenarnya, mereka harusnya datang ke tempat selain Bali, ke Jawa misalnya. Banyak hal tentang Indonesia yang tidak bisa Anda temui lewat buku atau Internet," ujar pria berambut pirang ini.

Adam sendiri mengaku kagum dengan nilai keluarga yang masih sangat kuat di Indonesia. "Di Indonesia, apapun yang terjadi pada Anda, selalu ada keluarga sebagai support system. Sungguh sesuatu yang tidak bisa sering ditemui di Australia."

Lain lagi cerita Melanie Cross, pengajar Waggrakine Primary School, Geraldton. "Murid-murid Indonesia sangat menyenangkan, mereka antusias! Kalau sudah di depan kelas, kadang saya merasa jadi selebriti," katanya setengah berseloroh.

Menurutnya, anak-anak Indonesia memiliki rasa keingintahuan yang tinggi, namun tanpa mengurangi rasa hormat mereka terhadap guru. Selain itu, kekerabatan antar mereka juga masih kuat.

"Inilah yang menjadi pentingnya ada kemitraan yang kuat antara Indonesia dan Australia. Saya harap semakin banyak siswa Australia yang tertarik mempelajari Indonesia dan budayanya dengan berkunjung langsung ke Indonesia," harap Melanie.

sumber: vivanews

BTemplates.com

Categories

Kamera CCTV Palembang

Popular Posts

Blog Archive