• Minggu, Maret 04, 2012
  • Administrator
Persebaya lawan Arema | Persebaya versus Arema
Surabaya (beritajatim.com) - Persebaya berhasil mengulang cerita 16 Januari 2010 lalu saat mengalahkan Arema di Surabaya. Minggu (4/3/2012) sore ini di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Bajul Ijo kembali menekuk Singo Edan dengan skor 2-1. Dua gol Persebaya dicetak Feri Ariawan dan Otavio Dutra. Sama seperti El Clasico, pertandingan Super Derby Jawa Timur (Jatim) juga belangsung panas. Striker Purwanto harus diusir setelah mendapat dua kartu kuning.

Masuk babak kedua, Persebaya kembali mencoba memainkan tempo permainan. Di menit ke-49, umpan terukur diberikan Feri Ariawan pada Erol Iba. Sayang umpan Erol ke Mat Halil terlalu deras. Arah bola akhirnya melambung ke di atas gawang. Selang dua menit, giliran pemain Arema, Putut Waringin Jatin memberikan sodoran ke arah Purwanto. Tapi bola bisa disapu bersih Otavio Dutra.

Pertandingan babak kedua masih berlangsung ketat. Benturan-benturan kecil antara kedua pemain tak dapat dihindari. Apalagi karena kalah postur, pemain Persebaya sering kalah ketika berbenturan dengan punggawa Sindo Edan. Pada menit ke-57, tendangan keras luar kotak dilepaskan Jusmadi, meski tangkapan kiper Deniss Romanovs luput, tapi bola keluar dari lapangan dan menghasilkan tendangan sudut.

Tak mau kalah dengan Jusmadi, Taufiq juga melakukan tendangan dari luar kotak penalti menit ke-59. Sayang bola masih melambung tinggi di atas mistar. Satu menit berselang, Feri Ariawan kembali mendapat peluang emas memanfaatkan umpan Taufiq. Sayang, cocoran feri terlalu lemah dan mudah bagi kiper Romanovs.

Pada menit ke-65, AArema harus bermain dengan 10 orang setelah striker Purwanto menerima kartu kuning kedua. Purwanto dikartu setelah mentackling Taufiq dari belakang. Masuk pertengahan babak kedua ini, pemain Persebaya seperti mulai kehilangan tenaga. Daya jelajah lini tengah yang dikomando Taufiq dan Karlovic mulai berkurang. ALhasil, meski kehilangan pemain, Arema percaya diri untuk menekan.

Pada menit ke-70, Mat Halil memberikan tekanan ke pertahanan Arema lewat tendangan keras dalam kotak. Namun bola masih tipisdi sisi kiri gawang. Pada menit ke-71, Persebaya mendapat hadiah penalti setelah pemain nomor punggung 8, Faris menghentikan laju Feri di kotak terlarang. Otavio Dutra yang ditunjuk sebagai eksekutor tak membuan peluang. Tendangannya tak bisa dibentung kiper Romanovs.

Pada menit ke-77, Feri kembali mendapat peluang emas keempatnya di pertandingan ini. Tapi kembali lagi, tendangannya masih menyamping di sisi kanan. Selang beberapa saat, Feri ditarik keluar dan digantikan pemain muda, Rian Wahyu. Dua menit setelahnya, giliran Taufiq yang menguji ketangguhan Romanovs. Namun sama dengan Feri, bola masih menyamping tipis di sisi kanan gawang.

Masuk 10 menit akhir pertandingan, nyanyian Bonek mamin berkumandang di Gelora Bung Tomo. Sedangkan setelah unggul dua gol, Permainan Persebaya lebih santai. Mereka bersabar dan memancing pemain Arema untuk keluar dari daerahnya. Pada menit ke-86, pemain pengganti Rian Wahyu mendapat kesempatan emas usai mendapatkan umpan Karlovic.

Sayang ketika berhadapan dengan kiper, tendangan Rian terlambat sehingga dapat diamankan mantan penjaga gawang Tim Nasional (Timnas) Latvia itu. Semenit setelah peluang Rian, Mat Halil kembali memberikan ancaman melalui tendangan mendatar dari luar kotak penalti. Sayang bola masih tipis di sisi kanan gawang Romanovs. Meski terus menyerang, perjuangan mereka tidak membuahkan hasil karena lemahnya penyelesaian akhir.

Justru gawang Endra Prasetya jebol di menit ke-92 lewat tandukan TA Musyafri memanfaatkan umpan Roman. Skor 2-1 pun bertahan hingga pluit panjang.[sya/ted]
  • Minggu, Maret 04, 2012
  • Administrator
Pelanggaran HAM – Contoh Kasus Pelanggaran HAM (Hak Asasi Manusia) di indonesia . Kasus Ham sering kali terjadi, tidak hanya di indonesia tapi juga dinegara-negara lain didunia. Di Indonesia sendiri kasus seperti ini masih sering terjadi walaupun sudah ada lembaga yang berfungsi melakukan pengawasan terhadap kemungknan terjadinya Pelanggaran HAM di indonesia seperti Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas Ham)

Terlebih dahulu kita akan melihat, Pengertian HAM (Hak Asasi Manusia) HAM adalah Hak yang dimiliki setiap manusia yang dibawa sejak ia lahir kedunia hingga ia meninggal dan tidak seorangpun atau kelompok yang boleh mengganggu hak setiap orang karena itulah kita sebagai warga negara harus selalu menjunjung tingga nilai HAM tanpa membedakan status, golongan, keturunan, agama, suku, warna kulit, jabatan dan lain sebagainya, jadi setiap orang terlahir dengan hak yang sama tanpa ada pengecualian dimata hukum termasuk hak berbicara.

Banyak macam Pelanggaran HAM di indonesia, dari sekian banyak kasus ham yang terjadi, tidak sedikit juga yang belum tuntas secara hukum, hal itu tentu saja tak lepas dari kemauan dan itikad baik pemerintah untuk menyelesaikannya sebagai pemegang kekuasaan sekaligus pengendali keadilan bagi bangsa ini. Namun pemerintah tetap berkometmen untuk menyelesaikan semua kasus Ham yang terjadi di indonesia.

Penyebab Timbulnya Pelanggaran Ham :

Pelanggaran Ham tidak hanya mencakup prilaku pelanggaran pihak penguasa terhadap rakyat namun bisa terjadi pada siapapun yang melakukan tindakan penghakiman pada pihak lain secara paksa yang bisa menimbulkan kerugian pihak lain seperti baik dilakukan pemerintah, pengusaha, majikan maupun masyarakat umum.

contoh pelanggaran hamSaat ini sudah ada undang-undang yang memberikan perlindungan normatif atas HAM, Namun kasus pelanggaran Ham dan kekerasan masih sering terjadi, mengutip inti dari pendapat Guru besar Fisipol UGM Prof Dr Mohtar Mas’oed kurang lebihnya seperti ini:

Bahwatimbulnya pelanggaran yang seringkali terjadi dikarenakan Pola pikir pemerintah yang berorientasi pada upaya untuk mengumpulkan dan mengakumulasikan kapital, Dampaknya, dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi berifek pada timbulnya ketimpangan sosial dan politik, kemudian lahir kesenjangan ditengah kehidupan masyarakat yang kemudian memicu timbulnya ketegangan dan tindak kekerasan oleh masyarakat dan negara.

Contoh-Contoh Kasus PelanggaranHAM :
  • Contoh Pelanggaran Ham terhadap perempuan : Kasus kekerasan yang dilakukan terhadap peremouan dan biasanya dilakukan suami terhadap istri dan kasus ini terus meningkat dari tahun ke tahun seperti yang tercatat di Komnas Perempuan (KP) bahwa kasus ini pada tahun 2010 ada 105 kasus kemudian pada tahun 2011 naik menjadi 195 kasus. Dari semua kasus itu berdasarkan laporan dan tentu saja masih banyak kasus lain yang belum diketahui
  • Contoh Kasus Ham anak berkaitan dengan kekerasan terhadap anak : sebagaimana kita tahu bahwa hak asasi manusia berlaku pada setiap orang (individu) seperti hak untuk hidup, hak hidup damai, hak hidup lebih baik dan sebagianya. Karena penting nya Hak Asasi pada setiap manusia maka HAM mulai mendapat perlindungan di setiap negara didunia termasuk di indonesia. Salah satu pelangaran ham yang seringkali terjadi adalah tindakan kekerasan terhadap anak, seperti pemukulan (penganiayaan), pembuangan anak (bayi), serta barbagai pelanggaran ham anak lainnya
  • Contoh Kasus Pelanggaran Ham yang dilakukan pemerintah : Kasus ini sering kita temukan di negara kita tercinta ini terutama pada masa orde baru, bahkan banyak kasus yang hingga saat ini masih membutuhkan penanganan dan belum terselesaikan.
  • Kasum pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) Perusahaan : Kasus ini juga sering sering terjadi meski tidak begitu tampak namun tingkat pelanggaran yang dilakukan perusahaan tergolong tinggi seperti kasus agraria yang banyak menimbulkan korban jiwa
Contoh kasus pelanggaran Ham diatas hanya sebagian kecil contoh yang sering terjadi di Indonesia maupun dinegara lain . Di indonesia sudah ada Undang-Undang yang mengatur dengan jelas terhadap pelindungan Ham seperti yang tercantum dalam Undang Undang No. 39 tahun 1999 pasal 2 bahwa “Negara Republik Indonesia mengakui dan menjunjung tinggi hak asasi manusia dan kebebasan dasar manusia".

Terlepas masih banyaknya kasus Ham dan hingga saat ini masih banyak kasus yang belum terselesaikan kita hanya berharap bahwa pemerintah akan bekerja lebih maksimal untuk menyelesaikan semua kasus yang ada guna meminimalisir terjadinya pelanggaran ham lanjutan
Wenda Cherry Belle Biodata. Anda mungkin sudah mengenal dengan baik wajah manis salah dari personil ChiBi ini. Sarwendah Tan merupakan nama asli dari Wenda ia lahir di Jakarta pada tanggal 29 Agustus 1989 (umur 22 tahun).

Dalam Group Cherry Belle Wenda merupakan personil tertua namun dengan usianya yang masih 22 tahun tentu saja ia terhitung masih sangat muda namun karirnya sudah tergolong papan sebagai salah satu anggota Cherry Belle. Wanita yang menyukai rasa manis dan pedas ini memiliki tinggi 165 cm dengan bobot badan 39 kg ini dengan demikian dapat dikatakan wenda memiliki body yang cukup ideal.

Berikut ini Biodata lengkap Wenda Cherry Belle

Nama Lengkap: Sarwendah Tan
Nama Panggilan:
Tempat/Tgl. Lahir: Jakarta 29 Agustus 1989
Tinggi Badan : 165Cm
Berat Badan :41 Kg
Hobby : Fashion, Ating, Masak, Nail Art,
Makanan Favorit: Pedas Dan Manis
Warna Favorit:Merah
Angka Favorit :27
Agama :
Nomor hp/Pin BB:
Tokoh Idola:Hello Kitty
Spending Time:Shopping, memanjakan dan merawat diri.


Sebelum tergabung dalam Girlband cHibi wenda pernah berprofesi sebagai tenaga penterjemah bahasa madarin sesuai dengan salah satu keahlian yang dimiliki.

Pendidikan wenda tamatan SD di Indonesia lalu SMP di Malaysia kemudian SMA di Taiwan dan Kuliahnya di Beijing. Sebelum ia menjadi anggota atau personil Chibi, pada bulan desember 2010 wenda mengikuti seleksi pemilihan anggota Chibi sampai pada akhirnya di bulan Februari 2011 ia terpilih sebagai salah dari dari sembilan anggota Cherry belle setelah berhasil melewati 400 calon kontestan lainnya, lalu kemudian memiliki panggilan WendaAddict bagi para Fans nya.
  • Kamis, Maret 01, 2012
  • Administrator


KEFAMENANU, KOMPAS.com - Kehidupan berat yang harus dilalui para eks pengungsi Timor-timur yang memilih Indonesia sebagai Tanah Air, bukan baru pertama kali terdengar. Meninggalkan Timor Timur untuk kemudian mempertaruhkan nasib mereka di Indonesia pun bukanlah pilihan yang mudah bagi mereka. Tak ada jaminan bahwa hidup mereka akan lebih baik ketika sudah berada di wilayah Republik Indonesia.

Maria Elu misalnya. Janda berusia 49 tahun ini merupakan warga eks pengungsi asal Distrik Oekusi, Timor Leste, yang saat ini menetap di Kampung Pengungsian Naen, Kelurahan Tubuhue, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur. Sejak tahun 2006 lalu, ketika suaminya Yosep Kono meninggal dunia akibat terserang kanker ganas, Maria harus berjuang seorang diri menghidupi ketujuh anaknya.

Sehari-hari, Maria mendapatkan uang dengan bekerja sebagai tenaga pencuci, atau penggarap kebun. Pascamengungsi pada tahun 1999 silam, keluarga Maria memilih Indonesia sebagai negara mereka, ketimbang kampung asalnya yang kini menjadi negara Timor Leste. Sayang, hingga kini pilihan itu seperti tak berdampak bagi hidup mereka. Bahkan tercetus dari bibir Maria, sebagai warga negara Indonesia ia merasa ditelantarkan.

“Saya sepertinya tidak diperhatikan oleh Pemerintah. Buktinya, bantuan rumah murah dari Kementerian Perumahan Rakyat, saya tidak dikasih. Padahal orang seperti saya dengan kondisi rumah yang memprihatinkan ini seharusnya diprioritaskan,” kata Maria yang ditemui di rumahnya, Kamis (29/2/2012).

Rumah Maria memang hanya beratap ilalang dengan banyak bagian dinding yang reot. Itupun bukan rumah miliknya. Maria dan anak-anaknya menumpang dengan sang ibu, Filomena Kaunan (73). Usia tua menyebabkan Filomena kini pun menjadi tanggungan untuk Maria.

Maria yang hanya tamatan Sekolah Dasar mengaku bahwa panitia pembagian rumah murah di Desanya hanya memberikan bantuan kepada kenalan dan sanak saudara mereka sendiri. Meskipun kondisi rumah mereka tergolong lebih bagus. Maria berharap Kementerian Perumahan Rakyat untuk turun ke lapangan dan memeriksa pemanfaatan bantuan tersebut. Maria merasa ada yang direkayasa, bahkan dimanipulasi.

“Ini saatnya Pemerintah pusat harus turun ke tempat kami untuk memantau semua penggunaan termasuk anggaran agar keadilan bisa ada. Karena bukan hanya saya yang tidak dapat bantuan, tetapi masih banyak lagi,” keluh Maria.

Terkait dengan keluhan Maria tersebut, secara terpisah Lurah Tubuhue, Kristanto Akoit, Kamis (1/3/2012), mengakui, masih banyak warga di kelurahan Tubuhue yang membutuhkan bantuan rumah layak huni. "Kami dari pihak kelurahan sudah mengupayakan untuk mengusulkan hal ini ke Pemerintah, baik di daerah maupun pusat melalui Musrembang maupun secara langsung kepada dinas terkait," jawab Kristanto.

Kristanto mengatakan, pada prinsipnya pembangunan rumah layak huni memang dilakukan secara bertahap. "Masih banyak juga warga masyarakat yang tentunya bukan hanya di Kelurahan Tubuhue membutuhkan bantuan dan diperhatikan Pemerintah," katanya lagi. "Sedangkan, menyangkut bantuan rumah yang telah diterima dan perlu diaudit, saya sebagai Lurah Tubuhue tentunya juga akan mendukung, sehingga tata pemerintahan yang baik dapat terwujud,” sambungnya.
JAKARTA, KOMPAS.com -- Ustadz kondang Yusuf Mansyur menyempatkan diri menonton film adaptasi dari novel karya Ahmad Fuadi, Negeri 5 Menara. Film tersebut, dari awal hingga akhir, membuat Yusuf merinding.

"Dari awal sampai akhir film saya merinding. Wuih... bagus banget deh film ini," puji Yusuf ketika diwawancara di Pacific Place, Jakarta, Rabu (29/2/2012) malam.

Ustadz sekaligus pempimpin pesantren Daarul Quran Bulak Santri, Cipondoh, Tangerang, ini menilai alur cerita dalam film Negeri 5 Menara dibuat senatural mungkin. Kehidupan pesantren dibingkai secara apik dan nyata oleh sang sutradara, Affandi Abdul Rachman.

Pendakwah yang dikenal dengan pengajian Wisata Hati ini berharap para penonton film Negeri 5 Menara bisa merasakan semangat yang ia rasakan ketika menonton film itu. "Ini termasuk film yang saya senang banget. Ada semangat dan impian, Indonesia sudah kehilangan itu,” tambahnya.

Film itu juga dibintangi oleh, sebut saja, Lulu Tobing, Ikang Fawzi, David Chalik, Donny Alamsyah, Andhika Pratama, serta sejumlah pemain baru, dengan akting yang menuai banyak pujian. Negeri 5 Menara mulai diputar di gedung-gedung biosop pada Kamis ini (1/3/2012).
  • Kamis, Maret 01, 2012
  • Administrator
BAGI Anda yang kerap menggunakan komputer dalam jangka waktu lama. Ada baiknya Anda perhatikan informasi penting berikut ini, seperti yang dikutip dari Boldsky. Jangan sampai penggunaan perangkat elektronik yang satu ini menyumbangkan bahaya bagi kesehatan meski keberadaannya kian dibutuhkan.

1. Berlama-lama duduk di depan komputer apalagi dengan posisi yang tidak tepat akan memicu cepat kelelahan, nyeri dan pegal pada bahu, leher, maupun pinggang.

2. Kecenderungan membungkuk menyebabkan gangguan pada bentuk postur tubuh. Hal yang lebih berbahaya lainnya yaitu, tulang belakang melengkung ke depan sehingga membentuk mirip huruf C, karena tekanan saat membungkuk yang berlebihan.

3. Jika Anda mengoperasikan komputer selama 8 jam perhari, dapat dipastikan mata akan terasa perih. Hal tersebut merupakan dampak dari penguapan air mata yang meningkat atau berkurangnya produksi air mata akibat lamanya menatap layar monitor.

4. Jari tangan akan kaku. Hal tersebut biasa disebut sebagai trigger finger yang merupakan kondisi akibat kondisi jari tangan yang menekuk dalam waktu yang lama, dan terkadang tidak dapat diluruskan secara spontan. Hal tersebut merupakan efek dari longgranya urat jari sehingga kehilangan fleksibilitas dan pada akhirnya akan membuat otot jari menjadi kaku. (*/OL-06)

sumber: mediaindonesia.com
Konsultasi
DALAM dunia kerja Anda tidak hanya bekerja secara individu. Di dalam pekerjaan, pastinya Anda membutuhkan orang lain sebagai rekan kerja. Namun masalah akan timbul ke permukaan jika rekan Anda merupakan seseorangyang tidak bisa diajak untuk bekerjasama. Berikut kiat untuk menghadapi rekan kerja egois:

1. Ajaklah ia untuk berbicara dari hati ke hati. Kemukakan keluhan Anda perihal cara kerjanya.

2. Berbicaralah dengan bahasa yang halus. Dengan begitu rekan kerja Anda akan mengetahui kesalahannya tanpa merasa digurui.

3. Diskusikan apa yang menjadi kesulitan saat bekerja. Dari langkah tersebut akan ditemukan apa yang menjadi kendala mengapa rekan kerja Anda egois.

4. Jika hal-hal di atas tidak juga membuatnya berubah menjadi lebih baik, Anda berhak untuk mendiskusikannya kepada atasan Anda. Hal tersebut bukan untuk menjatuhkan rekan kerja, namun untuk kelangsungan produktivitas pekerjaan itu sendiri. Tidak mau kan merasa dirugikan karena salah satu rekan kerja yang egois? (*/OL-06)

sumber: mediaindonesia.com
Helikopter


WASHINGTON DC, KOMPAS.com -- Satu orang terluka dan tiga lainnya hilang setelah sebuah helikopter milik Penjaga Pantai Amerika Serikat (USCG) jatuh di wilayah negara bagian Alabama, AS, Selasa (28/2/2012) malam. Proses pencarian korban hilang masih terus dilakukan.

Sersan Elizabeth Bordelon mengatakan pada Rabu (29/2/2012) pagi waktu setempat, helikopter tipe MH-65 Dolphin itu, jatuh di sekitar Mobile Bay, Alabama, di pesisir Teluk Meksiko. "Empat orang berada dalam helikopter itu. Satu orang telah ditemukan dan dilarikan ke rumah sakit setempat," tutur Bordelon.

Beberapa helikopter, satu pesawat udara, dan beberapa perahu masih melakukan pencarian intensif terhadap para korban yang masih hilang. Bordelon mengatakan, penyebab jatuhnya heli belum bisa dipastikan.

Beberapa waktu lalu, helikopter AH-1W Super Cobra dan UH-1Y Huey milik Korps Marinir AS bertabrakan di udara saat latihan terbang malam. Kecelakaan itu menewaskan tujuh prajurit Marinir.
  • Rabu, Februari 29, 2012
  • Administrator
Indonesia vs Bahrain


Bola.net - Indonesia mengakhiri perjalanan di Pra Piala Dunia 2014 dengan tragis, kekalahan telak 10-0 dari Bahrain mengiringi terpuruknya persepakbolaan Indonesia.

Indonesia sebenarnya memulai laga ini dengan optimisme yang cukup tinggi, namun akibat serangan Bahrain yang cukup membuat lini belakang Indonesia kerepotan membuat Skuad Garuda harus bermain dengan sepuluh pemain.

Pelanggaran yang dilakukan oleh Syamsidar kepada pemain Bahrain yang coba melewatinya, membuat wasit menghadiahkan kartu merah, wasit pun memberi bonus hadiah penalti untuk Bahrain.

Ismael Abdullatif yang masuk menjadi algojo tendangan penalti sukses menjalankan tugasnya dengan baik, tendangan kaki kanannya tak mampu ditangkap oleh kiper pengganti, Andi M Guntur.

Setelah gol pertama ini, perjuangan Indonesia tampaknya semakin berat, hal itu terlihat dari sulitnya para pemain asuhan Aji Santoso ini membangun serangan.

Tak ada serangan yang berhasil masuk ke jantung pertahanan Bahrain, bahkan bola sudah lepas ketika memasuki lapangan tengah.

Sedangkan Bahrain, tampil cukup prima dan berhasil mengurung pertahanan Indonesia, gol kedua pun tak butuh waktu lama tercipta, tepatnya di menit ke-15 sebuah bola rebound berhasil dimanfaatkan oleh Mohamed Tayeb, kedudukan berubah menjadi 2-0.

Indonesia akhirnya memiliki sebuah peluang emas, ketika solo run Ferdinand Sinaga berhasil merangsek hingga depan kotak penalti Bahrain dan melakukan tendangan kaki kiri ke arah gawang, sayang bola masih mampu ditangkap dengan baik oleh kiper Bahrain.

Kembali, sebuah pelanggaran dilakukan di dalam kotak penalti Indonesia, kali ini giliran Diego Michiels yang menjadi pelakunya, namun kiper muda Indonesia, Andi M Guntur berhasil memblok tendangan Abdul Latif.

Wasit cukup murah hati atau memang pemain belakang Indonesia suka bermain kasar, yang pasti untuk ketiga kalinya terjadi pelanggaran di dalam kotak penalti Indonesia, dan kali ini berbuah gol.

Tendangan keras kaki kiri Mahmood Abdulrahman tak mampu diantisipasi oleh Andi M Guntur, kedudukan berubah menjadi 3-0 di menit ke-34.

Indonesia sepertinya harus banyak belajar mengenai sepakbola dan bukan hanya mengedepankan konflik kepentingan yang berujung pada kekuasaan dan kepuasan pribadi atau golongan.

Peraturan dan juga cara bermain bola dengan baik harus benar-benar dimengerti dan dimiliki oleh seluruh pemain Timnas, agar tidak melakukan kesalahan-kesalahan yang akan merugikan tim.

Di menit ke-42, gawang Indonesia kembali kebobolan, sebuah sundulan yang cukup keras dilakukan oleh Mahmood Abldulrahman tak mampu ditepis oleh Andi M Guntur, kedudukan berubah menjadi 4-0.

Hingga turun minum, tak ada lagi gol tambahan yang tercipta,Indonesia tertinggal empat gol tanpa balas.

Harus ada perubahan yang dilakukan oleh Aji, agar tidak ada lagi gol yang bersarang ke gawang Andi, selain itu, pola penyerangan pun harus lebih dioptimalkan untuk setidaknya mencetak gol.

Di babak kedua ini Indonesia malah semakin babak belur, empat gol tercipta dalam sepuluh menit.

Gol pertama di babak kedua ini tercipta di menit ke-60 oleh Mohamed Tayeb, kemudian di menit ke-62 oleh Sayed Dhiya. Selanjutnya, di menit ke-65 Mohamed Tayeb mencetak hattrick-nya.

Sedangkan Ismael Abdullatif mencetak gol keduanya di menit ke-71, kedudukan menjadi 8-0 untuk keunggulan Bahrain.

Derita Indonesia semakin berat, hal itu setelah Aji Santoso diusir keluar oleh wasit akibat melakukan protes yang dianggap berlebihan.

Di menit ke-82, gawang Indonesia kembali kebobolan, Sayed Dhiya mencetak gol keduanya dan membuat kedudukan menjadi 9-0.

Sebuah debut yang cukup gemilang sebenarnya dilakukan oleh Andi M Guntur, meski sembilan gol bersarang ke gawangnya, namun dua kali tendangan penalti berhasil digagalkannya.

Di babak injury time, Bahrain menambah satu gol melalui tendangan kaki kiri Sayed Dhiya sekaligus hattrick kedua di pertandingan ini.

Skor 10-0 harus diterima oleh Indonesia yang sudah pasti tak lolos ke Brasil.

Semoga hasil ini bisa membuka lebar-lebar mata dan telinga para penguasa di sepakbola Indonesia, baik itu PSSI maupun lawan mereka, KPSI, mereka yang merasa terhormat dan mengaku ingin memperbaiki sepakbola Indonesia harus benar-benar membuktikan apa yang mereka ucapkan, bukan hanya perebutan kekuasaan. (bola/end)
  • Rabu, Februari 29, 2012
  • Administrator
Liputan6.com, Jakarta: Ribuan civitas akademika Universitas Trisakti berkumpul di Grogol, Jakarta Barat, untuk menyatakan kehendaknya kepada pemerintah melalui sebuah deklarasi. Deklarasi digelar setelah petugas Pengadilan Negeri Jakarta Barat batal melakukan eksekusi, Rabu (29/2).

Deklarasi bertujuan agar pemerintah mengubah universitas yang didirikan pada 1965 ini jadi perguruan tinggi negeri. Nantinya seluruh sumberdaya manusia, aset, dan pengaturan keuangannya diserahkan kepada pemerintah. "Kami berharap deklarasi ini ditangkap positif oleh pemerintah," kata Ketua Senat Universitas Prajitno.

Keinginan civitas akademika Universitas Trisakti didasari putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan PN Jakarta Timur yang menyatakan kepengurusan Yayasan Trisakti tidak sah dan surat keputusan Mendikbud sebelumnya yang memberikan kekuasaan pengelolaan pada yayasan dinyatakan kedaluwarsa dan cacat hukum.

Kuasa hukum Trisakti, Effendi Saragih, menegaskan keputusan menolak eksekusi berdasarkan amar Nomor 4 Keputusan MA. "Para tergugat atau siapapun tanpa kecuali yang telah mendapatkan hak dan kewenangan dengan cara apapun juga dari tergugat dengan memerintahkan secara paksa dengan menggunakan alat negara (kepolisian)," pungkas Saragih.(JUM)

sumber: liputan
  • Rabu, Februari 29, 2012
  • Administrator
Wakil Ketua Bidang Teknik Badan Futsal Nasional, Justinus Lhaksana, optimistis tim futsal Indonesia akan tampil baik di putaran final AFC Futsal Championship di Uni Emirat Arab, Mei Mendatang. Bahkan ia yakin Indonesia bisa lolos ke perempat final.

Sebelum memastikan diri melaju ke putaran final Piala Asia Futsal, Indonesia memang tampil mengesankan di babak kualifikasi zona Asia Tenggara. Setelah meloloskan diri dari babak penyisihan grup, tim Merah-Putih berhasil menekuk Vietnam 2-1.

Sayang, Indonesia gagal membalas dendam kepada Thailand di partai final kualifikasi zona Asia Tenggara. Setelah menelan kekalahan 2-5 di babak penyisihan Grup A, Indonesia kembali dipencundangi tim Gajah Putih 3-1 di final yang digelar di Krungthep Thonburi Indoor Stadium, Minggu (26/2).

Meski begitu, Indonesia tetap melaju ke putaran final. Bersama Thailand dan Australia (posisi 3), Indonesia pun akan menghadapi 13 tim lainnya yakni Iran, Uzbekistan, Jepang, Cina, Kyrgyzstan, Lebanon, Tajikistan, Korea Selatan, Turkmenistan, Taiwan, Kuwait, Qatar, dan tuan rumah, Uni Emirat Arab di putaran final.

Tentu kekuatan tim-tim tersebut berbeda dibanding kekuatan tim yang telah dihadapi di babak kualifikasi zona Asia Tenggara. Namun, hal itu tak mengurangi optimistime tim Indonesia. Hal itu dibenarkan Justinus.

Saat mendampingi timnas futsal menyambangi kantor Menteri Pemuda dan Olah Raga, Andi Mallarangeng, pria yang akrab disapa Justin itu bahkan yakin timnas bisa lolos sampai partai perempat final. "Lolos hingga delapan besar menjadi target kami sekarang," jelas Justin.

Untuk memuluskan rencana itu, tim futsal Indonesia akan digenjot sebelum turun di partai sesungguhnya. "Kalau ingin lolos ke delapan besar, tentu kita harus melakukan berbagai uji coba. Karena itu, kita berencana untuk melawan timnas Spanyol. Kami juga sedang mengajukkan surat kepada Uzbekistan untuk uji coba," tambahnya.

sumber: bolanews.com
  • Minggu, Februari 26, 2012
  • Administrator
  • ,
DIKUTIP.COM - Chandra Bahadur Dangi, 72, pria asal Nepal menerima sertifikat sebagai pria terpendek di dunia oleh Craig Glenday, pemimpin redaksi Guinness World Records, di Kathmandu, Nepal, Minggu (26/2). Dangi resmi menjadi pria terpendek di dunia setelah diverifikasi oleh komite Guinness World Records. Dengan tinggi 21,5 inci (54.60cm), Dangi mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang Junrey Balawing asal Filipina, yang memiliki tinggi 23,5 inci (60 cm), Selain itu, Dangi mungkin juga mengalahkan rekor Gul Mohammed dari India yang mempunyai tinggi 22,5 inci, 

Chandra Bahadur Dangi,  tak pernah bekerja di luar rumah atau pergi ke dokter soal kondisinya. ia bahkan tak pernah meninggalkan desanya yang terpencil di pegunungan barat Nepal. Maka Chandra Bahadur Dangi, 72, baru kini mengetahui bahwa ia menjadi  pria terpendek di dunia.












BTemplates.com

Categories

Kamera CCTV Palembang

Popular Posts

Blog Archive