• Kamis, September 29, 2011
  • Administrator


Julukannya “Le Pétomane” alias artis buang angin/tukang kentut

SEJARAH
Joseph Pujol, lahir di Marseilles, Prancis 1857… Dari kecil emang udah jadi artis di desanya, jago nyanyi, joged, sama ngelawak di depan tetangga dan tamu orangtuanya.
Beliau juga jago memainkan alat music trombone (sayangnya bukan alat music ini yang bikin dia jadi bintang hehe)
Nah suatu hari, Si Joseph muda lagi berenang di pantai…
Waktu mau nyelam kan orang biasanya tarik nafas tuh, timbul kejanggalan di (maaf) daerah duburnya. Bersamaan dengan tarikan nafas, air laut yang dingin itu masuk kedalam bagian belakangnya. Si Joseph langsung panik gan! Buru-buru dia kepinggir. Dan ketika ia ngeden, keluar air yang banyak pada daerah tersebut.
Setelah diantar bonyoknya ke dokter, dokter menyimpulkan tidak ada cedera ataupun hal yang aneh, namun ternyata Joseph muda dapat mengontrol otot abdominalnya bersamaan dengan kontrol pernafasannya.
Singkat cerita-nya gini ngobrolers, diawal ceritakan dia memang performer sejati tuh… Akhirnya dia pake lah bakat barunya untuk menghibur orang-orang disekitarnya. Termasuk saat dia ikut wajib militer yang dimana membuat namanya disebar dari mulut-kemulut.

lagi pose kentut

Kemampuan2 yang dia latih dan kuasai adalah:
-Menghisap air, dan menyemprotkannya sampai beberapa meter
-Menghisap udara, dan mengeluarkannya dengan kencang (karena rajin bersih2 kentutnya gak bau gan)
-Memainkan nada seperti suling
-Buang angin 10 detik full
-Meniup lilin
-Meniru suara meriam dan badai petir
-Merokok pakai bagian belakang, 2 batang sekaligus
-Memainkan alat music ocarina (trus penontonnya disuruh nyanyi wkwwk)
-dan lain lain
Saking lucunya konon katanya di penampilan perdananya orang tertawa sampai nangis dan beberapa wanita pingsan kehabisan nafas karena tertawa (cewe prancis kan pake korset yang ketat2)
Sampai ia audisi untuk Moulin Rouge, dan akhirnya diterima!
Rekor bayarannya itu 20,000 francs per show.

BTemplates.com

Categories

Kamera CCTV Palembang

Popular Posts

Blog Archive