• Sabtu, Februari 11, 2012
  • Administrator
Iklan Yamaha Dapat Pengakuan Internasional | Motor Yamaha

Iklan Yamaha Indonesia berjudul "Alien" di televisi terpilih menjadi salah satu iklan terbaik di situs Best Ad on TV.
Pada situs ini, ratusan iklan terbaik dari seluruh dunia dipilih berdasarkan kualitasnya masing-masing. Best Ad hanya memilih sedikit yang terbaik setiap pekan dan Yamaha Indonesia - http://www.bestadsontv.com/ad/42385/Yamaha-Aliens - salah satunya.

”Kami sangat bangga mendapatkan pengakuan dunia dan sekaligus meningkatkan citra teknologi Yamaha di Indonesia,” ujar Indra Dwi Sunda, PR Corporate & Communication Head Yamaha Indonesia dalam keterangan resmi yang diterima KompasOtomotif, Sabtu (11/2/2012).

Iklan ini menggambarkan teknologi produknya Yamaha seperti diasil cylinder dan forged piston yang terdapat pada Jupiter MX, V-Ixion, Xeon dan kini Mio J. Bergaya "thriller" ala Hollywood melibatkan sosok alien dan komedian Komeng.

sumber: kompas.com
  • Sabtu, Februari 11, 2012
  • Administrator
AK | Ahmad Kurniawan | Arema | Berita Bola


Malang: Dibukanya tranfser window kompetisi Indonesia Super Liga membuat manajemen Arema ISL cepat berbenah, waktu yang diberikan mulai tanggal 2-16 Februari itu digunakan manajemen untuk mencari pemain yang dibutuhkan oleh klub yang bermarkas di Jl Kertanegara 7 itu

Sadar lemah dalam posisi kiper membuat manajemen Arema ISL memburu satu nama yang sudah tidak asing lagi di telinga publik Malang. Siapa lagi kalau bukan kiper kawakan Ahmad Kurniawan yang menjadi target buruan. Tanpa basa basi pihak tim langsung menyodorkan kontrak untuk kakak kandung Kurnia Meiga ini.

Usai menyetujui kesepakatan kontrak, Penjaga gawang yang akrab di sapa AK ini langsung mengikuti latihan bersama pemain Arema ISL lainnya di lapangan Futsal Champion Araya Jumat (10/02) pagi.

Ditemui oleh bola.net seusai latihan penjaga gawang kelahiran Jakarta tersebut menyatakan sudah tak ada masalah lagi dengan Arema IPL."Saya memang tak punya status di Arema Sebelah,dan hanya ikut latihan saja" Ujar AK.

Menanggapi kondisi Arema ISL yang masih berkutat di posisi degradasi, Ahmad Kurniawan sendiri ingin bantu Arema untuk menempati posisi yang lebih baik lagi.

Sementara itu Manajer team Arema Indonesia Sunavip Ra Indrata membenarkan bahwa AK telah melakukan kontrak dengan Arema. Melalui BlackBerry Mesenger kepada bola.net pria yang juga Pimred harian Malang Post itu menyatakan jika AK sudah sign kontrak dengan Arema dan langsung didaftarkan.

Dipilihnya AK menurut Sunavip dikarenakan posisi penjaga gawang utama Arema yakni Dian Agus Prasetyo mengalami cedera permanen, "Kami bisa mendaftarkan kiper pengganti sewaktu - waktu" Lanjut Indra. Indra juga menjelaskan, AK bukan yang terakhir karena bakal ada pemain-pemain yang datang ke Arema lagi

AK sendiri menurut pelatih kiper Arema Dwi Sasmianto adalah salah satu kiper yang punya kemampuan bagus membaca arah bola, tentu sekarang dengan melatih AK kembali Kirun merasa senang

sumber: bola.net
Pernah denger Samsung Galaxy Mini S5570 yang sangat marak sekitar tahun yang lalu, hah,, tentu uda dnger dong. Yaps Samsung galaxy mini kini hadir next generation dengan sebutan Samsung Galaxy Mini 2 S6500. Keterangan ini dikirim melalui sebuah gambar promo Samsung Galaxy Mini S6500 dengan kode Jena.



Seperti gambar diatas , juga tercantum beberapa informasi dan spesifikasinya, seperti layar HVGA TFTF berukuran 3,3 inci, prosesor 800MHz, dan media penyimpanan sebesar 3GB. Desain mewah Samsung Galaxy Mini 2 S6500 memiliki sudut bulat dibanding yang pertama (S5570), tapi terlihat lebih seperti Galaxy S dengan tombol Home di bagian lebih rendah.


Ponsel ini berbasiskan OS Android 2.3 Gingerbread dan dibenamkan kamera beresolusi 3MP. Juga tampaknya telah mendukung jaringan HSDPA.


Lihat Spesifikasi 
  • Jumat, Februari 10, 2012
  • Administrator
Seniman Pasuruan
Pasuruan: Tak hanya insan jurnalis peringati Hari Pers Nasional (HPN) ke-12, sejumlah seniman kondang asal Pasuruan, Enteng Sanjaya juga menggelar aksi. Dengan melumuri tubuhnya dengan cat berwarna, seniman yang dikenal dengan aksi tunggalnya ini, berkeliling Alun-Alun Kota Pasuruan.

Selain sosialisasi tentang peringatan HPN kepada warga, seniman eksentrik itu juga mengunjungi SDN Bangilan di Jl Alun-Alun Utara No 5, Kota Pasuruan. Tak ayal, ketika baru saha memasuki pintu gerbang sekolah. Seniman body painting itu, langsung mendapatkan sambutan yang begitu luar biasa dari para pelajar di sekolah.

Kepada para siswa, pria dua orang anak ini dengan serius mengenalkan apa itu pers serta peranannya di dalam mencerdaskan anak bangsa. "Kita kenalkan kepada siswa sekolah dasar (SD), biar mereka mengerti apa itu pers. Jadi, dengan adanya peringatan Hari Pers Nasional ini, anak-anak SD setidaknya tahu lah, peran pers seperti apa" ungkap Enteng Sanjaya.

Dengan digelarnya peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-12 tersebut, dia berharap agar pers Indonesia lebih maju dan kritis. Tak hanya itu, berita-berita yang lebih aktual, tajam, akurat serta berimbang diharapkan menjadi pedoman insan pers. "Untuk pers Indonesia, aga lebih kritis lagi. Saya kira, kedepannya pers harus lebih tajam dan kritis," imbuhnya.

sumber: beritajatim.com
  • Jumat, Februari 10, 2012
  • Administrator
California: Selain sebagai ajaran agama, berpuasa ternyata juga membantu memerangi penyakit berbahaya, seperti kanker. Sebuah penelitian di Universitas Southern California, Amerika serikat, menemukan jika puasa bisa membantu memerangi kanker dan meningkatkan efektivitas pengobatan.

Dalam percobaan pada tikus, para peneliti menemukan sel tumor merespons berbeda terhadap stres yang ditimbulkan saat berpuasa dibandingkan sel normal. Sel-sel yang diketahui sebagai penyakit itu terus tumbuh dan membagi, pada akhirnya menghancurkan diri mereka sendiri.

"Sel ini, pada kenyataannya melakukan bunuh diri. Apa yang kami lihat adalah bahwa sel kanker berusaha untuk mengkompensasi kekurangan dari semua hal yang hilang dalam darah setelah puasa," ungkap Profesor Valter Longo, pemimpin penelitian tersebut.

Bahkan, berpuasa dapat memberikan pengobatan kepada penderit tanpa kemoterapi. Hal itu ditunjukkan dengan memperlambat pertumbuhan kanker payudara, kanker kulit melanoma, kanker glioma otak dan neuroblastoma atau kanker yang terbentuk di jaringan saraf.

Peneliti menyarankan, dalam setiap kasus, menggabungkan puasa dengan kemoterapi membuat pengobatan kanker lebih efektif.

sumber: liputan6.com
Hacker | Tipe Hacker | Macam - Macam Hacker

Berbagai tipe hacker bersliweran di dunia maya. Bila Anda tidak ingin menjadi korbannya, salah satu langkah yang bisa Anda ambil ialah dengan mengenali jenis, motivasi dan objek dari hacker-hacker tersebut. Berikut daftar tipe-tipe hacker yang bisa Anda cermati :

1. Cyber Criminal
Terdiri dari kelompok besar hacker jahat yang memakai malware (program jahat) untuk mencuri uang korbannya. Berbagai cara mereka lakukan untuk mencapai gol itu seperti memanipulasi akun bank, memakai nomor kartu kredit si korban, memalsukan program antivirus atau dengan mencuri identitas termasuk password mangsanya.

2. Spammer dan penyebar adware
Penyetor spam dan adware menjala uang melalui iklan ilegal, entah karena dibayar oleh perusahaan tertentu atau karena mereka melakukannya untuk menjual produk mereka sendiri. Contoh: ‘Cheap viagra, anyone?’.

3. Advanced persistent threat (APT) agent
Tidak seperti cyber criminal, APT agents biasanya sangat terorganisir, terdiri dari grup-grup yang berduit dan memiliki tujuan jangka panjang. Tujuan mereka ialah mencuri properti intelektual sebuah perusahaan alih-alih mendapatkan uang dengan cara cepat. Mereka menjiplak ide dan produk perusahaan lain untuk direalisasikan di wilayah mereka, atau menjual informasi yang mereka dapat ke pelelang tertinggi.

4. Mata-mata perusahaan
Mirip dengan APT agents, bedanya ialah mereka biasanya tidak terorganisir. Mata-mata perusahaan berusaha untuk mencuri informasi apapun yang terkait perusahaan pesaing.

5. Hacktivist
Hacker tipe ini melancarkan aksinya dengan latar belakang politik, agama, lingkungan hingga keyakinan. Biasanya mereka mempermalukan lawannya atau mengobrak-abrik situs mereka.

6. Cyber warriors
Cyber warrior berperan dalam perang cyber di mana suatu wilayah suatu negara melawan wilayah negara lain dengan tujuan akhir melumpuhkan kemampuan militer lawan.

7. Rogue hacker
Tipe terakhir dalam daftar ini ialah rogue hacker. Mereka melakukan aksi hacking hanya untuk membuktikan skill mereka, menyombongkan diri ke teman atau hanya karena merasa tertantang dalam melakukan aksi ilegal. Aksi mereka memang mengganggu namun mereka tidak mengobrak-abrik internet atau bisnis orang lain.

sumber: ictwatch.com
DIKUTIP.COM - Banyak orang yang sering melupakan kebersihan telinga, padahal telinga yang kotor tidak hanya mengurangi daya pendengaran kita tapi juga akan membuat orang lain enggan untuk mendekati kita.


1. Gunakan kain lembab dan lap bagian luar telinga Anda. Hal ini lebih mudah untuk membersihkan telinga setelah mandi.
2. Gunakan cotton bud hanya untuk daun telinga atau bagian luar lubang.
3. Saat membersihkan, gunakan gerakan keluar, bukan ke dalam
4. Jangan Dikorek. Kebiasaan mengorek bagian dalam telinga menggunakan cutton bud, alat pembersih dengan bahan keras, sama sekali tidak disarankan.
5. Tak Perlu Terlalu Bersih. Tak selamanya bersih itu baik, apalagi untuk telinga Anda, seperti misalnya lapisan minyak atau serumen yang terdapat di sekitarnya. Walau lengket, serumen sebenarnya berfungsi untuk mengikat debu, bahkan serangga kecil yang mencoba masuk ke dalam telinga Anda.
6. Hindari membersihkan telinga terlalu sering. Sebab, jika telinga terlalu sering dirangsang, kelenjar minyak pencegah masuknya kotoran dari luar, yang terletak di sepertiga bagian luar telinga yang berbulu, malah akan mengeluarkan minyak berlebihan.
7.   Perawatan Rutin. Cukup bersihkan telinga sekali seminggu. Jika merasa kotoran telinga terlalu banyak, sebaiknya minta bantuan dokter THT.
8.   Bijak Menggunakan Earphone dan Headphone. Dalam penelitian yang dilakukan oleh ahli akustik, Profesor Huggonet menemukan penemuan baru, bahwa terlalu sering menggunakan alat pendengar seperti earphone dan headphone dengan suara kencang berpotensi menyebabkan kesehatan telinga dan pendengaran terganggu.
9.    Kunyah Makanan Dengan Baik. Selain baik untuk kesehatan lambung dan sangat dianjurkan untuk Anda yang sedang berdiet, kegiatan mengunyah makanan hingga halus ternyata memberi dampak positif bagi kebersihan telinga. Saat mulut bergerak, secara otomatis telinga akan mendorong kotorannya keluar.

 GO

DIKUTIP.COM -  Menakjubkan! Mungkin Pembaca setia dikutip.com sangat gemar sekali wisata Kuliner, selain masakan dan menu yang kita Incar, Tentunya Tempat Makan menjadi daya tarik lainnya yang sangat penting, Nah mungkin Restoran Seperti Villa Escudero ini adalah Impian kita untuk mencoba, betapa tidak, Restoran ini terletak tepat di bawah air terjun. Menikmati hidangan dengan kaki yang terendam air. Restoran unik air terjun ini terletak di Villa Escudero, Filipina. Berikut Foto dan video restoran unik air terjun.









  • Kamis, Februari 09, 2012
  • Administrator
DIKUTIP.COM - Jakarta - Setelah menuai kontroversi, pesawat kepresidenan Boeing Business Jet bertipe 737-800 BBJ-2, jadi dibeli. Di dalamnya terdapat banyak fasilitas canggih.

Pemerintah sudah sepakat membeli pesawat kepresidenan. Pesawat ini akan bermanfaat mendukung perjalanan presiden RI di masa datang. Pesawat canggih itu adalah Boeing Business Jet bertipe 737-800 BBJ-2.

Pesawat canggih asal AS ini memiliki berbagai keunggulan, antara lain berspesifikasi khusus kepresidenan, dapat mendarat di bandara kecil, kapasitasnya 70 orang, dan dapat terbang tanpa henti selama 10 jam.

Boeing Business Jet adalah pesawat hasil kerja sama antara Boeing dan General Electric pada Juli 1996. Kedua perusahaan ini bersama-sama mengembangkan dan memasarkan pesawat tipe 737 yang sengaja dibuat untuk kalangan profesional, korporat, dan kepresidenan.

Tipe 737 versi awal adalah 737-700 BBJ. Pesawat ini pertama kali mulai dirakit Boeing pada 11 Agustus 1998, dan diterbangkan pertama kali pada 4 September tahun yang sama.
Kemudian Boeing mengembangkan versi 737-800. Pesawat versi baru ini secara teknis memiliki komponen sayap yang lebih kuat, dengan gigi pendaratan yang lebih besar dan lebih berat. Pesawat generasi baru ini memiliki 3 hingga 10 tangki bahan bakar tambahan.

Di bagian interiornya terdapat kokpit untuk dua awak pesawat. Di sana ada enam layar monitor LCDEFIS untuk memonitor jalannya penerbangan, dan dilengkapidengan dual GPSbuild in, TCAS, GPWS, dan sistem panduan penerbangan Flight Dynamics.

Sedangkan di bagian penumpang terdapat rest area untuk kru, lounge, serta private suite yang menyediakan tempat tidur besar. Di bagian ini juga ada fasilitas kamar mandi privat yang dilengkapi shower.

Di kabin belakang, 24 kursi penumpangnya bisa diubah jadi tempat tidur. Di sini juga ada kamar mandi. Tidak hanya itu, di dalam pesawat ini juga ada ruang khusus untuk konferensi, serta gymnasium yang dapat digunakan jika presiden kita ingin berolahraga.

Instalasi tangki bahan bakarnya dikerjakan oleh perusahaan DeCrane di Georgetown, Delaware. Dari sana, barulah interior dan pengecaran eksteriornya dilakukan.

Dibandingkan dengan versi sebelumnya, versi 800 ini punya ukuran 5,84 meter lebih panjang, yakni mencapai 39.47 m, sedangkan tingginya 12.55 m. Dibandingkan dengan versi 700, pesawat ini punya ruang kabin 25% lebih lebar dan kapasitas bagasinya 100% lebih luas.






Dalam keadaan kosong, pesawat ini berbobot 45.730 kg, dan pada saat terbang bobot maksimalnya 79.015 kg.

Boeing 737-800 ini mulai terbang perdana pada 11 Oktober 1999, memperoleh sertifikasi pada September 2000, dan pertama kali dipesan pada 28 Februari 2001.

Pemerintah menganggap membeli pesawat adalah cara tepat untuk menghemat dana APBN. Sebelumnya, pemerintah menghabiskan dana Rp 175 milyar per tahun untuk menyewa satu unit pesawat Garuda Indonesia.

Namun Boeing 737-800 ini kabarnya awet untuk dapat digunakan selama 25 tahun, sehingga dengan adanya pesawat ini, pemerintah diharapkan dapat menghemat dana APBN.

Presiden RI akan bisa mulai menikmati pesawat tersebut pada 2013. Perjanjian jual belinya sudah ditandatangani pada 27 Desember 2010 dengan harga yang lebih murah dari seharusnya.

Aslinya pesawat tersebut seharga US$62 juta. Namun pemerintah melakukan negosiasi sehingga pesawat itu terbeli dengan harga turun sebesar US$4 juta atau sekitar Rp 36 miliar. Harga pastinya adalah US$58 juta atau sekitar Rp 522 miliar. Pemerintah akan membayarnya secara mencicil. 

Harus Banggakah atau Harus Bersedihkah Kita Rakyat Indonesia ?

 GO
  • Kamis, Februari 09, 2012
  • Administrator
J'ART KALIGRAFI ( pengrajin kaligrafi jarum dan benang )


Manusia adalah makhluk yang lalai. Tidak hanya lalai untuk mengerjakan amal ketakwaan namun juga lalai dari dosa-dosa. Lebih memilukan lagi jika manusia acap mengentengkan dosa atau maksiat yang ia perbuat. Seolah-olah dengan sikapnya itu, ia aman dari adzab Allah Subhanahu wa Ta'ala di dunia ataupun di akhirat. Allah Subhanahu wa Ta'ala telah menciptakan bumi dan menghiasinya dengan berbagai perhiasan yang indah dan menawan untuk menguji hamba-Nya, siapa di antara mereka yang taat kepada-Nya dan siapa yang membangkang perintah-Nya. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

إِنَّا جَعَلْنَا مَا عَلَى اْلأَرْضِ زِينَةً لَهَا لِنَبْلُوَهُمْ أَيُّهُمْ أَحْسَنُ عَمَلاً. وَإِنَّا لَجَاعِلُونَ مَا عَلَيْهَا صَعِيدًا جُرُزًا
“Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di bumi sebagai perhiasan baginya, agar Kami menguji mereka siapakah di antara mereka yang terbaik amalannya. Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menjadikan (pula) apa yang ada di atasnya menjadi tanah rata lagi tandus. ” (Al-Kahfi: 7-8)
Diperintahnya hamba untuk melakukan kebaikan dan dilarangnya dari kemaksiatan adalah semata-mata demi kebaikan hamba, karena Allah Subhanahu wa Ta'ala sangat penyayang terhadap manusia. Dan suatu hal yang pasti bahwa tidaklah Allah Subhanahu wa Ta'ala memerintahkan suatu kebaikan sekecil apapun kecuali pasti di dalamnya terkandung maslahat, baik disadari ataupun tidak. Demikian pula jika melarang sesuatu, tentu di dalamnya terdapat mudarat yang membahayakan hamba. Kewajiban Mengagungkan Allah Subhanahu wa Ta'ala dan Takut Kepada-Nya
Tak kenal maka tak sayang. Demikian keadaan orang yang tidak mengenal Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan nama-nama dan sifat-sifat-Nya. Sehingga, sesuai dengan kadar pengetahuan seseorang terhadap Allah Subhanahu wa Ta'ala, sebatas itu pula pengagungannya terhadap-Nya. Sesungguhnya mengenal Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan sebenar-benar pengenalan merupakan pokok kebaikan. Dengannya, seseorang selalu merasa diawasi oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala. Sehingga tidaklah dia berucap kecuali yang benar dan tidak berbuat melainkan yang baik. Berbeda dengan orang yang tidak mengenal Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan sebenar-benar pengenalan. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
وَمَا قَدَرُوا اللهَ حَقَّ قَدْرِهِ
“Dan mereka tidak mengagungkan Allah dengan pengagungan yang semestinya. ” (Az-Zumar: 67)
Ayat ini mencakup setiap orang yang meremehkan kedudukan Allah Subhanahu wa Ta'ala seperti orang-orang atheis yang mengingkari adanya Allah Subhanahu wa Ta'ala. Demikian pula orang–orang musyrik yang meyakini adanya Allah Subhanahu wa Ta'ala serta meyakini bahwa Ia yang mengatur alam semesta, namun dalam beribadah mempersekutukan Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan makhluk-Nya. Ayat ini juga meliputi orang–orang yang mengingkari nama-nama Allah Subhanahu wa Ta'ala dan sifat-sifat-Nya atau memercayainya tetapi menakwilkannya dengan selain makna yang sesungguhnya.
Termasuk meremehkan keagungan Allah Subhanahu wa Ta'ala adalah bermaksiat kepada-Nya dan melakukan apa yang diharamkan-Nya berupa kemaksiatan, serta meninggalkan ketaatan yang Allah Subhanahu wa Ta'ala wajibkan.
Suatu hal yang tidak diragukan lagi bahwa orang yang membangkang kepada makhluk (misalnya raja) berarti dia telah meremehkannya. Bagaimana dengan orang yang membangkang terhadap Al-Khaliq (Allah Subhanahu wa Ta'ala)?! (Lihat I’anatul Mustafid bi Syarhi Kitab At-Tauhid Asy-Syaikh Al-Fauzan, 2/442-447)
Sebab-sebab Terjatuhnya Seseorang dalam Maksiat
Sesungguhnya lemahnya keimanan dan keyakinan seseorang terhadap Allah Subhanahu wa Ta'ala, Dzat yang menciptakan makhluk dan yang mengaturnya, merupakan perkara yang berbahaya. Tidak adanya perasaan takut kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala akan menyebabkan seseorang meremehkan janji Allah Subhanahu wa Ta'ala dan ancaman-Nya. Janji-Nya di dunia (bagi yang taat) adalah kemenangan dan kebahagiaan, serta di akhirat adalah surga yang luasnya seperti langit dan bumi. Adapun ancaman-Nya (bagi yang membangkang) di dunia adalah kehinaan dan ketidaktentraman, serta di akhirat kelak adalah belenggu yang melilit tubuhnya dan diseret ke dalam neraka yang menyala-nyala.
Oleh karena itu, sudah menjadi keharusan atas hamba yang beriman untuk bertakwa kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala serta takut kepada-Nya dengan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Adalah ‘Umar bin Al-Khaththab radhiyallahu 'anhu berkata: “Kalau seandainya ada yang memanggil dari langit: ‘Wahai manusia, seluruh kalian masuk surga kecuali satu orang,’ maka saya khawatir bahwa sayalah orangnya. “
Di antara sebab terjatuhnya seseorang ke dalam maksiat adalah kebodohan seseorang tentang Allah Subhanahu wa Ta'ala dan syariat-Nya. Kebodohan merupakan penyakit kronis yang jika tidak segera diobati akan membinasakan pemiliknya. Obat dari kebodohan adalah mempelajari Al-Qur`an dan Sunnah (hadits Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam).
Cinta dunia dan tenggelam dalam kelezatannya sehingga melalaikan dari ketaatan juga faktor utama yang menyebabkan seseorang terjerumus ke dalam dosa. Demikian pula lalai dengan tujuan hidup yang sesungguhnya serta tidak mau mengambil pelajaran dari yang telah lewat. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
يَاأَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمْ وَاخْشَوْا يَوْمًا لاَ يَجْزِي وَالِدٌ عَنْ وَلَدِهِ وَلاَ مَوْلُودٌ هُوَ جَازٍ عَنْ وَالِدِهِ شَيْئًا إِنَّ وَعْدَ اللهِ حَقٌّ فَلاَ تَغُرَّنَّكُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا وَلاَ يَغُرَّنَّكُمْ بِاللهِ الْغَرُورُ
“Hai manusia, bertakwalah kepada Rabb kalian dan takutlah suatu hari yang (pada hari itu) seorang ayah tidak dapat menolong anaknya dan seorang anak tidak dapat (pula) menolong ayahnya sedikitpun. Sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayamu dan jangan pula penipu (syaitan) memperdayamu dalam menaati Allah. ” (Luqman: 33)
Allah Subhanahu wa Ta'ala juga berfirman:
وَكَمْ أَهْلَكْنَا قَبْلَهُمْ مِنْ قَرْنٍ هُمْ أَشَدُّ مِنْهُمْ بَطْشًا فَنَقَّبُوا فِي الْبِلاَدِ هَلْ مِنْ مَحِيصٍ
“Dan berapa banyak umat-umat yang telah Kami binasakan sebelum mereka yang mereka itu lebih besar kekuatannya daripada mereka ini, padahal mereka (yang telah dibinasakan itu) pernah menjelajahi beberapa negeri. Adakah (mereka) mendapat tempat lari (dari kebinasaan)?” (Qaf: 36) [Lihat Taujihul Muslimin ila Thariq An-Nashri Wat Tamkin karya Muhammad Jamil Zainu, dkk, hal. 39-45) Tingkatan-tingkatan Dosa
Dosa adalah bentuk pelanggaran terhadap larangan Allah Subhanahu wa Ta'ala atau meninggalkan apa yang diperintahkan-Nya. Dan dosa itu bertingkat-tingkat kejahatannya. Ada yang besar dan ada pula yang kecil. Adapun dosa besar adalah setiap pelanggaran yang pelakunya mendapatkan had (hukuman yang telah ada ketentuannya dari syariat) seperti membunuh, berzina dan mencuri, atau yang ada ancaman secara khusus di akhirat nanti berupa adzab dan kemurkaan Allah Subhanahu wa Ta'ala, atau yang pelakunya dilaknat melalui lisan Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. (Al-Kaba`ir karya Adz-Dzahabi rahimahullahu hal. 13-14, cet. Maktabah As Sunnah)
Adapun jumlah dosa besar lebih dari tujuh puluh. Sekian banyak dosa besar itupun bertingkat-tingkat. Ada dosa besar yang paling besar misalnya syirik, membunuh jiwa tanpa hak, dan durhaka kepada orangtua. Karena bahaya yang mengancam pelaku dosa besar di dunia dan di akhirat nanti, kita dapati sebagian ulama Ahlus Sunnah menulis kitab tentang dosa-dosa besar (al-kaba`ir) semisal Al-Imam Adz-Dzahabi dan Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahumallah. Hal ini agar orang tahu tentang dosa-dosa besar sehingga mereka akan menjauhinya.
Allah Subhanahu wa Ta'ala telah menjanjikan surga dan ampunan-Nya bagi yang menjauhi dosa-dosa besar sebagaimana dalam firman-Nya:
إِنْ تَجْتَنِبُوا كَبَائِرَ مَا تُنْهَوْنَ عَنْهُ نُكَفِّرْ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَنُدْخِلْكُمْ مُدْخَلاً كَرِيْمًا
“Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu (dosa-dosamu yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga). ” (An-Nisa`: 31)
Allah Subhanahu wa Ta'ala juga telah menjadikan orang yang meninggalkan dosa-dosa besar masuk dalam golongan orang yang beriman dan bertawakal kepada-Nya. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
فَمَا أُوتِيتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَمَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَمَا عِنْدَ اللهِ خَيْرٌ وَأَبْقَى لِلَّذِينَ آمَنُوا وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ. وَالَّذِينَ يَجْتَنِبُونَ كَبَائِرَ اْلإِثْمِ وَالْفَوَاحِشَ وَإِذَا مَا غَضِبُوا هُمْ يَغْفِرُونَ
“Maka segala sesuatu yang diberikan kepadamu, itu adalah kenikmatan hidup di dunia; dan yang ada pada sisi Allah lebih baik dan lebih kekal bagi orang–orang yang beriman, dan hanya kepada Rabb mereka, mereka bertawakal, dan bagi orang–orang yang menjauhi dosa-dosa besar dan perbuatan-perbuatan keji, dan apabila mereka marah mereka memberi maaf. ” (Asy-Syura: 36-37)
Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
الصَّلاَة ُالْـخَمْسُ وَالْـجُمُعَةُ إِلَى الْـجُمُعَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُنَّ مَا لَمْ تُغْشَ الْكَبَائِرُ
“Shalat lima waktu dan Jum’at ke Ju’mat (berikutnya) adalah penghapus apa yang di antaranya dari dosa selagi dosa besar tidak didatangi (dilakukan). ” (HR. Muslim Kitabut Thaharah Bab Fadhlul Wudhu wash Shalah ‘Aqibihi no. 233 dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu) Kapan suatu Dosa menjadi Besar?
Ketika hendak melakukan dosa, janganlah melihat kepada kecilnya dosa. Namun lihatlah, kepada siapa dia berbuat dosa? Patutkah bagi seseorang yang diciptakan dan diberi oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala sarana yang lengkap dan cukup, lantas melanggar larangan-Nya?!
Sesungguhnya suatu dosa bisa menjadi besar karena hal-hal berikut:
1. Dosa yang dilakukan secara rutin. Sehingga dahulu dikatakan: “Tidak ada dosa kecil jika dilakukan terus menerus, dan tidak ada dosa besar jika diikuti istighfar (permintaan ampunan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala). “
2. Menganggap remeh suatu dosa. Ketika seorang hamba menganggap besar dosa yang dilakukannya maka menjadi kecil di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala. Namun jika ia menganggap kecil maka menjadi besar di sisi Allah Subhanahu wa Ta'ala. Disebutkan dalam suatu atsar bahwa seorang mukmin melihat dosa-dosanya laksana dia duduk di bawah gunung di mana ia khawatir gunung itu akan menimpanya. Sedangkan orang durhaka melihat dosa-dosanya seperti lalat yang hinggap di hidungnya lalu dia halau dengan tangannya. (Shahih Al-Bukhari no. 6308)
3. Bangga dengan dosa yang dilakukannya serta menganggap bisa melakukan dosa sebagai suatu nikmat. Setiap kali seorang hamba menganggap manis suatu dosa, maka menjadi besar kemaksiatannya serta besar pula pengaruhnya dalam menghitamkan hati. Karena setiap kali seorang berbuat dosa, akan dititik hitam pada hatinya.
4. Menganggap ringan suatu dosa karena mengira ditutupi oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala dan diberi tangguh serta tidak segera dibeberkan atau diadzab. Orang yang seperti ini tidak tahu bahwa ditangguhkannya adzab adalah agar bertambah dosanya.
5. Sengaja menampakkan dosa di mana sebelumnya tidak ada yang mengetahuinya kecuali Allah Subhanahu wa Ta'ala, sehingga mendorong orang yang pada dirinya ada bibit–bibit kejahatan untuk ikut melakukannya. Demikian pula orang yang sengaja berbuat maksiat di hadapan orang. Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
كُلُّ أُمَّتِـي مُعَافًى إِلاَّ الْـمُجَاهِرِيْنَ وَإِنَّ مِنَ الْـمُجَاهَرَةِ أَنْ يَعْمَلَ الرَّجُلُ بِاللَّيْلِ عَمَلاً ثُمَّ يُصْبِحُ وَقَدْ سَتَرَهُ اللهُ فَيَقُولُ: يَا فُلاَنُ، عَمِلْتُ الْبَارِحَةَ كَذَا وَكَذَا؛ وَقَدْ بَاتَ يَسْتُرُهُ رَبُّهُ وَيُصْبِحُ يَكْشِفُ سِتْرَ اللهِ عَنْهُ
“Semua umatku dimaafkan oleh Allah kecuali orang yang berbuat (maksiat) terang-terangan. Dan di antara bentuk menampakkan maksiat adalah seorang melakukan pada malam hari perbuatan (dosa) dan berada di pagi hari Allah menutupi (tidak membeberkan) dosanya lalu dia berkata: ‘Wahai Si fulan, tadi malam aku melakukan begini dan begini. ’ Padahal dia berada di malam hari ditutupi oleh Rabbnya namun di pagi hari ia membuka apa yang Allah Subhanahu wa Ta'ala tutupi darinya. ” (HR. Al-Bukhari no. 6069 dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu)
Ibnu Baththal rahimahullahu mengatakan: “Menampakkan maksiat merupakan bentuk pelecehan terhadap hak Allah Subhanahu wa Ta'ala, Rasul-Nya, dan orang–orang shalih dari kaum mukminin…” (Fathul Bari, 10/486)
Sebagian salaf mengatakan: “Janganlah kamu berbuat dosa. Jika memang terpaksa melakukannya, maka jangan kamu mendorong orang lain kepadanya, nantinya kamu melakukan dua dosa. “
Oleh karena itu, Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
الْمُنَافِقُونَ وَالْمُنَافِقَاتُ بَعْضُهُمْ مِنْ بَعْضٍ يَأْمُرُونَ بِالْمُنْكَرِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمَعْرُوفِ
“Orang–orang munafik laki-laki dan perempuan, sebagian dengan sebagian yang lain adalah sama, mereka menyuruh berbuat yang mungkar dan melarang berbuat yang ma’ruf. ” (At-Taubah: 67)
6. Dosa menjadi besar jika dilakukan seorang yang alim (berilmu) yang menjadi panutan. (Lihat Taujihul Muslimin ila Thariq An-Nashri Wat Tamkin hal. 29-32 karya Muhammad Jamil Zainu)
Pengaruh Dosa atau Maksiat
q Pengaruh dosa terhadap hati seperti bahayanya racun bagi tubuh. Dan tidak ada suatu kejelekan di dunia dan di akhirat kecuali sebabnya adalah dosa dan maksiat.
Apakah yang menyebabkan Adam dan Hawa dikeluarkan dari surga -tempat yang penuh kelezatan dan kenikmatan- kepada negeri yang terdapat berbagai penderitaan (dunia)?!
Apa pula yang menyebabkan Iblis diusir dari kerajaan yang ada di langit serta mendapat kutukan Allah k?!
Dengan sebab apa kaum Nabi Nuh 'alaihissallam yang kufur ditenggelamkan oleh banjir, kaum ‘Aad dibinasakan oleh angin, serta berbagai siksaan di dunia yang menimpa umat-umat terdahulu sehingga ada yang diubah tubuhnya menjadi kera dan babi?!
Itu semua adalah akibat dari dosa yang mereka lakukan. Hendaklah peristiwa yang telah berlalu cukup menjadi pelajaran yang berharga bagi orang-orang yang setelahnya. Karena orang yang baik adalah yang mampu mengambil pelajaran dari orang lain dan bukan menjadi pelajaran yang jelek bagi generasi setelahnya. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
فَكُلاًّ أَخَذْنَا بِذَنْبِهِ فَمِنْهُمْ مَنْ أَرْسَلْنَا عَلَيْهِ حَاصِبًا وَمِنْهُمْ مَنْ أَخَذَتْهُ الصَّيْحَةُ وَمِنْهُمْ مَنْ خَسَفْنَا بِهِ اْلأَرْضَ وَمِنْهُمْ مَنْ أَغْرَقْنَا وَمَا كَانَ اللهُ لِيَظْلِمَهُمْ وَلَكِنْ كَانُوا أَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ
“Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa sebab dosanya, maka di antara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu kerikil, di antara mereka ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur, di antara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan di antara mereka ada yang Kami tenggelamkan. Dan Allah sekali-kali tidak hendak menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri. ” (Al-‘Ankabut: 40)
q Dosa menghalangi seorang dari memperoleh ilmu yang bermanfaat. Karena ilmu merupakan cahaya yang Allah Subhanahu wa Ta'ala letakkan pada hati seseorang, sedangkan maksiat yang akan meredupkan cahaya tersebut. Tatkala Al-Imam Asy-Syafi’i rahimahullahu duduk di hadapan gurunya, Al-Imam Malik t, sang guru melihat kesempurnaan pemahaman Asy-Syafi’i t. Maka ia berpesan kepadanya: “Sungguh, aku memandang Allah Subhanahu wa Ta'ala telah meletakkan pada hatimu cahaya, maka janganlah kau padamkan dengan gelapnya kemaksiatan. “
q Maksiat menyebabkan seorang terhalang dari rizki, sebagaimana sebaliknya yaitu takwa kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala akan mendatangkan rizki.
q Adanya kegersangan pada hati orang yang berbuat maksiat dan kesenjangan antara dia dengan Allah Subhanahu wa Ta'ala.
q Disulitkan urusannya, sehingga tidaklah ia menuju kepada suatu perkara kecuali ia mendapatkannya tertutup.
q Kegelapan yang ia dapatkan pada hatinya. Ibnu ‘Abbas radhiyallahu 'anhuma berkata: “Sesungguhnya kebaikan mendatangkan sinar pada wajah, cahaya di hati, luasnya rizki, kuatnya badan, dan dicintai oleh makhluk. Sedangkan kejelekan (kemaksiatan) akan menimbulkan hitamnya wajah, gelapnya hati, lemahnya badan, berkurangnya rizki, dan kebencian hati para makhluk.
q Kemaksiatan melenyapkan barakah umur serta memendekkannya. Karena, sebagaimana kebaikan menambahkan umur, maka (sebaliknya) kedurhakaan memendekkan umur.
q Tabiat dari kemaksiatan adalah melahirkan kemaksiatan yang lainnya. Lihatlah hasad yang ada pada saudara-saudara Nabi Yusuf 'alaihissallam yang menyeret mereka kepada tindakan memisahkan antara bapak dan anaknya sehingga menimbulkan kesedihan pada orang lain, memutuskan hubungan kekerabatan, berucap dengan kedustaan, membodohi orang, dan yang sejenisnya.
q Kemaksiatan menjadikan seorang hamba hina di mata Allah Subhanahu wa Ta'ala. Al-Hasan Al-Bashri rahimahullahu berkata: “Mereka (pelaku maksiat) rendah di hadapan Allah Subhanahu wa Ta'ala sehingga mereka bermaksiat kepada-Nya, karena seandainya mereka orang yang mulia di hadapan Allah Subhanahu wa Ta'ala niscaya Allah k akan jaga mereka dari dosa. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
وَمَنْ يُهِنِ اللهُ فَمَا لَهُ مِنْ مُكْرِمٍ
“Dan barangsiapa yang dihinakan Allah maka tidak seorangpun yang memuliakannya. ” (Al-Hajj: 18)
q Kemaksiatan mengundang kehinaan, merusak akal. Dan jika dosa telah banyak maka pelakunya akan ditutup hatinya sehingga digolongkan sebagai orang–orang yang lalai.
q Dosa memunculkan berbagai kerusakan di muka bumi, pada air, udara, tanaman, buah-buahan, dan tempat tinggal.
q Kemaksiatan menghilangkan sifat malu yang merupakan pokok segala kebaikan serta melemahkan hati pelakunya.
q Kemaksiatan menyebabkan hilangnya nikmat dan mendatangkan adzab. Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu berkata: “Tidaklah turun suatu bencana kecuali karena dosa, dan tidaklah dicegah suatu bencana kecuali dengan taubat. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ وَيَعْفُو عَنْ كَثِيرٍ
“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu). ” (Asy-Syura: 30) [Lihat Al-Jawabul Kafi: 113-208, Taujihul Muslimin hal. 58-61]
Pelajaran dan Nasihat
Tatkala Allah Subhanahu wa Ta'ala menciptakan Adam 'alaihissallam dengan Tangan-Nya, Ia memuliakannya di hadapan para malaikat dengan memerintahkan mereka sujud kepadanya. Allah Subhanahu wa Ta'ala mengajarinya nama-nama segala sesuatu serta menempatkannya bersama istrinya Hawa di dalam surga, tempat berhuninya beragam nikmat. Allah Subhanahu wa Ta'ala juga memperingatkan kepada keduanya dari bahaya godaan Iblis serta melarang keduanya dari memakan dari buah pohon di surga, sebagai ujian.
Tetapi Iblis yang terkutuk selalu menggoda dengan bujuk rayunya yang manis hingga Adam dan Hawa memakan dari pohon yang terlarang tersebut. Keduanya pun bermaksiat kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, maka dengan serta-merta lepaslah baju keduanya sehingga tampak auratnya. Kemudian keduanya dikeluarkan dari surga ke bumi, tempat yang penuh dengan kekeruhan dan keletihan. Namun Allah Subhanahu wa Ta'ala masih sayang kepada mereka berdua di mana keduanya sadar akan kesalahannya dan bertaubat sehingga Allah Subhanahu wa Ta'ala mengampuninya.
Perhatikan peristiwa yang menimpa Adam dan Hawa! Tadinya menempati surga dengan keindahannya serta dihormati oleh malaikat. Namun dengan satu kemaksiatan, kemuliaan dicabut, bajupun menjadi lepas sehingga tersingkap auratnya, serta harus menjalani kehidupan yang sengsara di dunia setelah sebelumnya hidup sentosa di surga.
Demikian pula di saat perang Uhud pada tahun ke-3 Hijriah, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam menempatkan pasukan pemanah di atas bukit. Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam berpesan kepada mereka untuk tidak meninggalkan posisi mereka baik muslimin kalah atau menang. Pada awalnya muslimin mampu memukul mundur pasukan musyrikin sehingga tiba saatnya mereka memunguti harta rampasan perang.
Para pemanah menyangka bahwa perang telah usai dan mengira tidak ada manfaatnya lagi mereka tetap di atas bukit. Sehingga sebagian mereka ingin turun, tetapi ditegur oleh sebagian yang lain dengan pesan dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam untuk tidak turun. Namun sebagian nekad turun dan bermaksiat pada perintah Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam. Ketika itulah sebagian musyrikin melihat benteng pertahanan muslimin di atas bukit telah bisa ditembus sehingga mereka menyerang dari belakang bukit sisa-sisa pasukan pemanah sehingga mereka terbunuh.
Mereka pun menyerang muslimin dari belakang dalam keadaan pedang-pedang telah dimasukkan ke dalam sarungnya. Lalu datang pula serangan dari depan hingga mereka terjepit. Gugurlah sekian sahabat Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam sebagai syuhada dan sebagian lagi terluka, sampai Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam pun terluka dan terperosok ke dalam lubang yang dibuat oleh musyrikin. Sehingga mereka pulang ke Madinah dengan kekalahan, kaki terseok-seok, serta tubuh yang penuh luka. Itu semua disebabkan kemaksiatan sebagian pasukan muslimin.
Cobalah perhatikan! Dengan satu kemaksiatan, kemenangan yang sudah di depan mata hilang. Dan pahitnya kekalahan dirasakan oleh seluruh pasukan, padahal di dalamnya ada Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam dan para sahabat yang mulia. Maka bisa dibayangkan bagaimana orang–orang yang setiap saat melanggar perintah Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam. Tidak takutkah mereka terhadap adzab yang akan ditimpakan?! Tidak Mengentengkan Dosa
Terkadang seseorang menganggap enteng suatu dosa terlebih jika itu dosa kecil. Sehingga ia terus-menerus melakukannya dan kurang memedulikannya. Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam telah memperingatkan akan hal ini dengan sabdanya:
إِيَّاكُمْ وَمُحَقَّرَاتِ الذُّنُوبِ فَإِنَّمَا مَثَلُ مُحَقَّرَاتِ الذُّنُوبِ كَمَثَلِ قَوْمٍ نَزَلُوا بَطْنَ وَادٍ، فَجَاءَ ذَا بِعُوْدٍ وَجَاءَ ذَا بِعُودٍ، حَتَّى حَمَلُوا مَا انْضَجُّوا بِهِ خُبْزَهُمْ وَإِنَّ مُحَقَّرَاتِ الذُّنُوبِ مَتَى يُؤْخَذْ بِهَا صَاحِبُهَا تُهْلِكْهُ
“Berhati-hatilah kalian dari dosa-dosa kecil. Karena perumpamaan dosa kecil seperti suatu kaum yang singgah pada suatu lembah lalu datang seorang dengan membawa satu dahan (kayu bakar) dan yang lain (juga) membawa satu dahan hingga mereka telah mengumpulkan sesuatu yang bisa menjadikan roti mereka matang. Dan sesungguhnya dosa-dosa kecil, ketika pelakunya diadzab dengannya maka akan membinasakannya. ” (HR. Ahmad, Ath-Thabarani, dan lain-lain dari jalan Sahl bin Sa’d radhiyallahu 'anhu dan dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullahu dalam Shahih Al-Jami’ no. 2686)
Waspadalah dari dosa dan jangan tertipu karena kecil atau sedikitnya. Lihatlah bagaimana dahulu Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam memotong tangan seorang pencuri karena mencuri (hanya) 3 dirham seperti dalam Shahih Al-Bukhari (no. 6795).
Dan seorang wanita masuk neraka gara-gara kucing yang dikurungnya. Dia tidak memberinya makan dan tidak melepasnya agar bisa memakan serangga bumi sehingga kurus dan mati. (Lihat Shahih Muslim no. 2619)
Demikian pula dahulu di zaman Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam ada seorang yang terbunuh di jalan Allah Subhanahu wa Ta'ala sehingga para sahabat memberikan ucapan selamat kepadanya. Tetapi Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam mengatakan: “Tidak. Sesungguhnya pakaian yang dia curi dari harta rampasan perang Khaibar yang belum dibagi-bagi akan menyala atasnya api neraka. ” [Lihat Shahih Muslim no. 115 Kitabul Iman]
Menjauhi Tempat Maksiat
Pelaku maksiat membawa kesialan bagi dirinya dan orang lain. Sebab dikhawatirkan akan turun kepadanya adzab yang menyebar kepada yang lainnya, terkhusus bagi yang tidak mengingkari kemaksiatannya. Sehingga menjauh dari pelaku maksiat adalah suatu keharusan. Karena, jika kejahatan telah merajalela maka manusia akan binasa secara umum.
Demikian pula tempat-tempat orang yang bermaksiat dan tempat diadzabnya pelaku maksiat harus dijauhi karena dikhawatirkan turunnya adzab. Sebagaimana sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam kepada sahabatnya tatkala melewati daerah kaum Tsamud yang diadzab Allah Subhanahu wa Ta'ala (yang artinya): “Janganlah kalian masuk kepada mereka-mereka yang diadzab kecuali dengan menangis, karena dikhawatirkan akan menimpa kalian apa yang telah menimpa mereka. ” (HR. Ahmad, lihat Ash-Shahihah no. 19)
Demikian pula tatkala ada seorang dari Bani Israil yang telah membunuh seratus nyawa lalu ia ingin bertaubat dan bertanya kepada seorang ‘alim, apakah masih ada taubat baginya? Dia menjawab: “Ya. ” Lalu dia menyarankan orang itu untuk pergi dari kampungnya yang jahat ke kampung yang baik.
Dari sini jelas bahwa menjauhi tempat-tempat maksiat dan pelaku maksiat termasuk perkara yang diperintahkan. Ibrahim bin Ad-ham rahimahullahu mengatakan: “Barangsiapa ingin taubat, hendaklah ia keluar dari tempat-tampat kedzaliman serta meninggalkan bergaul dengan orang yang dahulu ia bergaul dengannya (dalam maksiat). Jika hal ini tidak dilakukan maka dia tidak mendapatkan yang diharapkan. “
Waspadailah dosa karena dia suatu kesialan! Akibatnya sangat tercela, hukumannya pedih, hati yang menyukainya berpenyakit. Terbebas dari dosa suatu keberuntungan, selamat dari dosa tak ternilaikan, dan terfitnah (diuji) dengan dosa terlebih setelah rambut beruban adalah musibah besar. (Lihat Qala Ibnu Rajab hal. 53-55)
Segera Kembali ke Jalan Allah k
Wahai orang yang tenggelam dalam dosa dan perbuatan nista, kembalilah kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala! Sadarlah bahwa kamu akan menghadap Allah Subhanahu wa Ta'ala untuk mempertanggungjawabkan segala amal perbuatanmu di dunia ini! Belumkah tiba saatnya engkau berhenti dari diperbudak setan yang ujungnya engkau menjadi temannya di neraka yang menyala-nyala?! Lepaskanlah belenggu setan yang melilit dirimu, dan larilah menuju Ar-Rahman (Allah Subhanahu wa Ta'ala) dengan bersimpuh di hadapan-Nya, niscaya kamu diberi jaminan keamanan dan kebahagiaan. Lembaran hitam kelammu akan diganti dengan yang putih lagi bersih serta akan dibentangkan di hadapanmu jalan yang terang. Bersegeralah sebelum segala sesuatunya terlambat. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
وَتُوبُوا إِلَى اللهِ جَمِيعًا أَيُّهَا الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
“Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang–orang yang beriman supaya kamu beruntung. ” (An-Nur: 31)
Wallahu a’lam.


DIKUTIP.COM - Ariel Peterpan telah sudah bebas dan kembali bisa menghirup udara di luar rumah tahanan. Kabar mengejutkan ini datang dari keterangan Kepala Rutan Kebon Waru, Wahid Husein. Menurutnya Ariel telah menjalani masa asimilasi sejak 2 minggu yang lalu.

"Ya mas, udah sejak 2 minggu yang lalu. Dia bekerja di sebuah perusahaan konsultan arsitektur. Di Bandung,

Ditambahkan oleh Wahid, bahwa vokalis band tersebut setiap hari bekerja seperti layaknya pekerja kantoran. "Setiap pagi ia berangkat kerja, sore hari kembali ke tahanan," lanjutnya.

Namun saat ditanya lebih lanjut, Kepala Rutan Kebon Waru ini melemparkan kuasa kepada Kanwil Bandung untuk keterangan lebih lanjut. "Sudah ya mas. Saya lagi di perjalanan. Mungkin nanti bisa menghubungi Kanwil Bandung," tutupnya di ujung telepon.

Seperti yang telah diketahui, Ariel pernah menempuh jurusan arsitektur saat kuliah. Dan karena alasan itulah, dirinya menjadi salah satu nama yang diajukan Rutan untuk menempuh masa asimilasi di luar tahanan, ketika sebuah perusahaan konsultan arsitektur di Bandung mengajukan perekrutan bagi warga binaan Rutan yang telah sampai pada masa asimilasi.

Namun, saat hal tersebut dikonfirmasi ke pihak manajemen, mereka enggan memberikan keterangan. 

 GO
DIKUTIP.COM - MEN are careless! No wonder…. Pria memang diketahui akan sifat cueknya, itulah yang dirasakan sebagian besar wanita mengenai pria. Bagaimana cara menghadapi pria seperti itu?

Pria memang tidak seperti wanita dan tidak menyukai untuk mengingat segala sesuatu meskipun hal terkecil apapun lain halnya dengan wanita. Seringkali wanita mengeluh ketika pasangan mereka tidak pedulian atau cuek, seperti tidak mengingat hari ulang tahun, hari pertama kali bertemu, dll.

Alasan utama di balik itu semua pria memiliki sifat cuek adalah merupakan salah satu sikapnya, konsentrasi, dan ketertarikannya. Ketika pasangan anda memulai membicarakan sesuatu yang diberikannya, dia akan memperlakukan Anda dengan sangat manis dan segala sesuatunya menyangkut diri Anda yang dapat membuatnya berbeda.

Jadi, bagaimana kita berkomproni dengan pasangan yang seperti itu? Dikutip dari Blodsky ada beberapa cara yang dapat membuat kita menyatu dengan sifat kecuekan pria, simak berikut ini:

Periksa ‘Mengapa’: Hal ini sangat penting untuk mengetahui mengapa pacar Anda cuek terhadap Anda. Jika ini adalah masalah baru dalam hubungan anda, Anda harus mencari tahu alasan di balik itu semua dan menghadapinya. Jika kesalahan ada dipihak anda maka buatlah perbaikan dari diri anda. Tetapi jika itu dari sisinya, Anda harus mencari tahu alasan di balik kecuekannya. Jika pasangan anda acuh, tetapi mencintai anda dan mengekspresikan dirinya maka dia memang peduli dengan anda dengan caranya.

Diskusikan: Ini adalah salah satu cara yang paling penting dan efektif untuk berurusan dengan pasangan yang cuek. Anda harus membuka diri dan bertanya kepadanya daripada menjaga di dalam hati dan menyakiti diri sendiri. Dengan cara ini kemungkinan akan berhasil. Terkadang orang menjadi cuek disaat pikiran mereka sibuk dengan beberapa hal lain. Kali ini, wanita akan salah paham dan mengambil keputusan yang keras. Oleh karena itu selalu diskusikan sebelum mengambil keputusan.

Mencoba Berdamai: Jika anda melihat kecuekan tersebut tidak mengurangi perhatiannya ke anda, cobalah untuk bereaksi dan mengamati. Jika ia mencoba untuk bertanggung jawab terhadap pasangannya, itu menunjukkan bahwa ia mengambil upaya untuk mengubah sikap cueknya. Tetapi jika ia masih cuek maka itu berarti bahwa ia tidak terganggu!

Tentukan: Setelah semua ini, anda harus memutuskan. Jika ia berubah atau mencoba untuk mengubah, ia pasti sangat mecintai anda. Jika tidak, lakukan hal yang sama dengan dia! Hindari dia dan ihat reaksinya. Jika dia masih belum berubah, lebih baik untuk maju melangkah kedepan dengan harapan baru!


 GO

BTemplates.com

Categories

Kamera CCTV Palembang

Popular Posts

Blog Archive