• Rabu, Juli 15, 2009
  • Administrator

Investasi di Gresik masih menarik. Terbukti tahun 2009, dari investasi yang masuk ke Jawa Timur sebesar Rp. 146 trilyun, Rp. 8,7 Trilyun diantaranya masuk ke Kabupaten Gresik. Pernyataan ini disampaikan oleh Sekdakab Gresik, Dr. Husnul Khuluq, Drs, MM didepan 100 orang pelaku usaha saat acara Pertemuan forum komunikasi investasi di Ruang rapat PT Agrindo Driyorejo, Rabu (15/7).

Kehadiran Sekda Gresik ke kelompok Usahawan dan industri di kawasan Driyorejo Gresik ini didampingi oleh Kepala Badan Penanaman Modal dan Perijinan Kabupaten Gresik, Ir. Moch Najikh, MM. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Ir. Tugas Husni Syarwanto, MMT serta pemilik PT Agrindo, E. Budi Santoso.

Dalam paparannya, Sekda mengatakan, Pertumbuhan Ekonomi Kab Gresik tahun 2008 mencapai 6,88 %, diatas pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Timur yang hanya 6,11 %. Produk domestik regional bruto (PDRB) Kabupaten Gresik Tahun 2008 mencapai Rp. 26,657 juta. Jumlah itu lebih tinggi dibandingkan dengan PDRB Jawa Timur yang hanya sebesar Rp. 16,84 juta. Selama ini PDRB Kabupaten Gresik masih didominasi Sektor Industri Pengolahan, Perdagangan, Hotel dan Restoran. Komposisi Industri di Kabupaten Gresik.

Perusahaan menengah dan besar di Gresik mencapai 864 perusahaan, terdiri dari PMA 70 Perusahaan, PMDN 120 Perusahaan, Non PMA – PMDN 674 Perusahaan. Sedangkan yang bergerak pada skala Industri Kecil dan Usaha Kecil lebih dari 5.266 unit. Menurut Sekda peningkatan investasi di Gresik dipengaruhi berbagai macam faktor yang telah banyak diperbaiki yaitu, Ketersediaan infrastruktur, Regulasi dan pelaksanaan perizinan yang sederhana, Transparansi prosedur pelayanan perizinan investasi, Jaminan kepastian hukum, Keterbukaan informasi oleh pengusaha.

Pemerintah Kabupaten Gresik menyadari bahwa investasi berperan penting dalam pembangunan daerah sehingga Pemkab secara serius selalu berupaya untuk menjaga iklim investasi di daerah. Beberapa upaya yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah yaitu Memperbaiki dan meningkatkan infrastruktur penunjang investasi, Meningkatkan kualitas pelayanan perizinan investasi. Untuk itu Sekda berjanji akan selalu memperbaiki pelayanan dengan mengupayakan sertifikat ISO di setiap unit layanan. Dia juga menyampaikan “Kedepan sudah ada minat dari beberapa Investor yang akan mebangun infrastruktur yaitu Pelabuhan Internasional dan Kawasan Industri”

Kepala Dinas PU, Ir. Tugas Husni Syarwanto, MMT yang turut memberikan paparan, menyampaikan bahwa salah satu infrastruktur yang tak kalah pentinya yaitu program perbaikan jalan. Dukungan kondisi jalan harus mantap (baik) artinya 70% jalan harus baik. Sesuai Existing SK Gubernur No.188/130/SK/014/1998 ruas jalan di Gresik mencapai 525,84 km. keadaan jalan mantap (baik) mencapai 68% atau 357,57 Km, dan tidak mantap 32,00% atau 168,27 Km. Sampai tahun 2010 kami harus menyelesaikan sesuai target yaitu memperbaiki jalan sampai 70 % atau 368.09 Km.

Pada kesempatan itu pemilik PT Agrindo, E. Budi Santoso yang juga selaku ketua koordinator kawasan industri Waru Gunung, Driyorejo menyatakan, Kami merasakan bahwa Pemerintah Kabupaten Gresik sekarang berbeda dan tampak lebih baik. Komentarnya penuh semangat. (sdm, Humas Pemkab Gresik)

BTemplates.com

Categories

Kamera CCTV Palembang

Popular Posts

Blog Archive