Aneka makanan dengan bahan baku daging bebek, kini tidak hanya bisa dinikmati dengan cara di goreng saja. Namun daging bebek ternyata juga digunakan sebagai sajian makanan yang diolah menjadi sate bebek maupun gule.


Di Sidoarjo Jawa Timur, sate bebek tig tog, menjadi salah satu makanan yang digemari dan dicari masyarakat pecinta kuliner, khususnya saat musim hujan ini karena bisa menghangatkan badan.

Dibanding sate daging ayam atau sate kambing, sate bebek tig tog memiliki rasa yang khas. Selain dagingnya yang kenyal dan gurih, sate bebek tig tog dikenal juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh.

Diolah dengan bumbu rempah dan kacang, serta cita rasa kecap, sate bebek tig tog ini memiliki rasa yang lebih gurih.

Agar meresap ke dalam daging, dibutuhkan ketelatenan dalam mengolah bumbu dan membakar daging bebek ini. Satu persatu tusuk daging bebek ini diolesi bumbu, dan dibakar merata, sehingga bumbu yang menempel pada daging sate bebek ini meresap ke dalam daging.

Dalam penyajiannya, seperti sate daging kambing, sate bebek tig tog ini biasanya disajikan bersama gule daging bebek yang memiliki rasa yang khas.

Meski dikenal sebagai makanan yang bisa menghangatkan dan menambah stamina tubuh, sate bebek tig tog ini tidak dianjurkan bagi masyarakat yang menderita penyakit asam urat dan kolesterol.

Untuk menikmati sate bebek tig tog, pecinta kuliner hanya membutuhkan uang 10 Ribu per 10 tusuknya dan 5 Ribu Rupiah untuk gule bebek per mangkoknya.

Di Sidoarjo, sate bebek tig tog yang pertama kali dikenal warga Banyumasi, kini bisa juga didapatkan di sebuah warung makan dikawasan Jenggolo.

BTemplates.com

Categories

Kamera CCTV Palembang

Popular Posts

Blog Archive