DIKUTIP.COM - Alkisah di sebuah desa, ada seorang ibu yang sudah tua, hidup berdua dengan anak satu-satunya, suaminya sudah lama meninggal karena sakit. Sang ibu sering kali merasa sedih memikirkan anak satu-satunya. Anaknya mempunyai tabiat yang sangat buruk yaitu suka mencuri, berjudi, mengadu ayam dan banyak lagi.

Ibu itu sering menangis meratapi nasibnya yang malang, namun ia sering berdoa memohon kepada Tuhan: “Tuhan tolong sadarkan anakku yang kusayangi, supaya tidak berbuat dosa lagi, aku sudah tua dan ingin menyaksikan dia bertobat sebelum aku mati”

Namun semakin lama si anak semakin larut dengan perbuatan jahatnya, sudah sangat sering ia keluar masuk penjara karena kejahatan yang dilakukannya.
Suatu hari ia kembali mencuri di rumah penduduk desa, namun malang dia tertangkap. Kemudian dia dibawa ke hadapan raja utk diadili dan dijatuhi hukuman pancung, pengumuman itu diumumkan ke seluruh desa. Hukuman akan dilakukan keesokan hari di depan rakyat desa dan tepat pada saat lonceng berdentang menandakan pukul enam pagi.

Berita hukuman itu sampai ke telinga si ibu dia menangis meratapi anak yang dikasihinya dan berdoa berlutut kepada Tuhan “Tuhan ampuni anak hamba, biarlah hamba yang sudah tua ini yang menanggung dosa nya”
Dengan tertatih tatih dia mendatangi raja dan memohon supaya anaknya dibebaskan, tapi keputusan sudah bulat, anakknya harus menjalani hukuman. Dengan hati hancur, ibu kembali ke rumah, tak hentinya dia berdoa supaya anaknya diampuni, dan akhirnya dia tertidur karena kelelahan Dan dalam mimpinya dia bertemu dengan Tuhan.

Keesokan harinya, ditempat yang sudah ditentukan, rakyat berbondong-bondong manyaksikan hukuman tersebut. Sang algojo sudah siap dengan pancungnya dan anak sudah pasrah dengan nasibnya. Terbayang di matanya wajah ibunya yang sudah tua, dan tanpa terasa ia menangis menyesali perbuatannya.

Detik-detik yang dinantikan akhirnya tiba, sampai waktu yang ditentukan tiba, lonceng belum juga berdentang sudah lewat lima menit dan suasana mulai berisik. Akhirnya petugas yang bertugas membunyikan lonceng datang. Ia mengaku heran karena sudah sejak tadi dia menarik tali lonceng tapi suara dentangnya tidak ada.

Saat mereka semua sedang bingung, tiba-tiba dari tali lonceng itu mengalir darah, darah itu berasal dari atas tempat di mana lonceng itu diikat. Dengan jantung berdebar-debar seluruh rakyat menantikan saat beberapa orang naik ke atas menyelidiki sumber darah.

Tahukah anda apa yang terjadi?

Ternyata di dalam lonceng ditemui tubuh si ibu tua dengan kepala hancur berlumuran darah. Dia memeluk bandul di dalam lonceng yang menyebabkan lonceng tidak berbunyi, dan sebagai gantinya, kepalanya yang terbentur di dinding lonceng.

Seluruh orang yang menyaksikan kejadian itu tertunduk dan meneteskan air mata. Sementara si anak meraung raung memeluk tubuh ibunya yang sudah diturunkan. Menyesali dirinya yang selalu menyusahkan ibunya Ternyata malam sebelumnya si ibu dengan susah payah memanjat ke atas dan mengikat dirinya di lonceng Memeluk besi dalam lonceng untuk menghindari hukuman pancung anaknya.


File Url : 

DIKUTIP.COM -  Sepuluh tahun yang lalu, di awal Ramadhan. Ketika semua orang bersiap menyambut kedatangan bulan penuh berkah. Saya juga sedang bersiap menyambut kedatangan ‘berkah’ yang sudah lama dinanti-nantikan seluruh keluarga. Empat tahun telah berlalu sebelum berkah itu menghampiri kami. Bahkan jatuh bangun, mencoba segalanya hanya agar senyum ceria seorang anak bisa menghiasi rumah tangga kami yang sunyi.

Dan saya masih ingat dengan jelas malam-malam yang terasa panjang setelah dokter mengumumkan jadwal operasi. Jadwal itu tepat dua hari sebelum Ramadhan tiba. Kami tak lagi bisa mundur karena kehamilan saya saat itu sudah lewat dua minggu dari tanggal kelahiran sseharusnya.

Ramadhan itu, saya menjadi Ibu, namun baru memahami arti ketulusan itu bertahun-tahun kemudian. Ketulusan dari seorang Ibu.

Hari itu, ketika semua orang bersiap-siap menyambut bulan puasa. Saya, Mama dan suami sibuk mengurus administrasi untuk operasi. Saya tegang sekali karena baru pertama kali dioperasi. Mama dengan setia, tak pernah sedikitpun, sama sekali meninggalkan saya yang manja. Sedikit saja Mama beranjak, saya langsung merengek ketakutan. Saya takut, this is my last time to see her.

Saya, sibuk memikirkan diri sendiri. What will happen to me? Dan sama sekali tak memikirkan Ramadhan. Ah boro-boro memikirkan Ramadhan, memikirkan suami dan Mama yang sudah berpuasa sejak jauh-jauh hari sebelum Ramadhan pun tidak. Mereka berpuasa dan berbuka seadanya, bahkan terkadang hanya segelas teh saja yang sekedar menyinggahi tenggorokan mereka berdua. Suami menjalani puasa senin kamis sejak satu tahun sebelum saya hamil, dan makin efektif ketika menjelang saya melahirkan. Saya tak tahu, saat itu suami dan Mama berpuasa untuk keselamatan saya.

Saya benar-benar sadar dari pengaruh obat bius, satu hari menjelang Ramadhan. Rasa sakit plus manja membuat Mama tak bisa bergerak ke mana-mana. Karena saya dan suami baru pertama kali memiliki anak, maka kebingungan pun melanda kami. Saya panik dan takut saat pertama kali menyusui, suami bingung mencari keperluan bayi dengan aneka benda-benda yang baru pertama kali dilihatnya. Mama menjadi orang satu-satunya yang bersikap rasional saat itu, tetap tenang dan mengajari kami berdua dengan sabar. Sampai-sampai kami melupakan persiapan sahur malam pertama Ramadhan itu.

Sebelum tidur, saya kelaparan (mungkin pengaruh berpuasa sebelum operasi dan menyusui). Tak ada makanan yang ada di situ kecuali sebongkah roti. Mama memberi saya roti itu dan saya melahapnya, tanpa bercerita kalau roti itu adalah satu-satunya makanan tersisa untuknya pada saat sahur nanti. Ia bahkan meminta saya menghabiskannya, dan saya bersyukur saat itu saya menolak ketika roti tinggal separuh. Setelah makan, saya tertidur lelap bahkan ketika Mama sahur sendirian dengan sepotong roti sisa saya itu. Tak ada warung atau restoran buka pukul 3 pagi di rumah sakit itu, bahkan air panas untuk menyeduh teh pun tidak tersedia. Mama dengan kesabarannya, memilih tetap berpuasa meskipun dari sore ia belum melahap apa-apa selain setengah potong roti itu.

Esok paginya, awal Ramadhan. Lagi-lagi Mama memperlihatkan ketulusan yang takkan pernah saya lupakan. Tanpa peduli ia sedang berpuasa, Mama melayani semua kebutuhan saya yang tidak berpuasa. Mama menyediakan makan dan minum saya tepat waktu. Mama juga tetap membantu saya mengurus bayi saya, meski suami datang untuk menggantikannya menjaga saya. Tetap saja Mama tidak mau meninggalkan saya. Mama tahu, saya masih sangat muda saat itu dan manjanya bukan main. Dengan sabar, Mama terus mendampingi dan mengurus saya. Tak pernah sekalipun saya mendengar Mama mengeluh. Selama setengah Ramadhan, Mama masih mendampingi saya. Mengantar saya ke rumah sakit, bangun tengah malam mengurus bayi menggantikan saya yang kelelahan bahkan ketika harus pulang karena saya merasa sudah bisa mengurus anak, Mama begitu berat meninggalkan kami.

Berbulan-bulan kemudian, saya baru tahu cerita itu dari Papa. Mereka mengenangnya sebagai sebuah pengalaman biasa saja. Tapi tidak untuk saya.

Setiap Ramadhan, saya teringat pengalaman Mama. Mama yang tetap menjaga saya, Mama yang tetap berpuasa dan Mama yang tetap menyimpan kesulitannya tanpa sedikitpun mengeluh. Saya akhirnya memahami, ketika apa yang kita lakukan itu adalah kebaikan dan tidak dihargai, Allah sedang mengajari kita arti ketulusan. Dan saya melihat ketulusan itu pada Mama. Pelajaran yang ingin saya ajarkan pada anak-anak.

Jika suami mengajarkan anak-anak tentang ketulusan para Nabi, maka saya memberi contoh ketulusan Mama pada anak-anak. Orang yang juga sangat dekat dengan cucu-cucunya. Anak-anak mungkin tidak tahu, tanpa sadar pengalaman Mama dan sepotong rotinya juga membuat saya belajar banyak. Ketulusan Mama sebagai seorang Ibu, takkan bisa diukur kedalamannya. Ketulusan Mama sebagai seorang muslimah, takkan bisa diukur berapa besarnya karena Mama melakukannya bersamaan tanpa peduli deritanya sendiri.

Saya baru memahami betapa berbedanya kalau tanpa Mama saat melahirkan anak kedua. Lebaran hari kedua, satu bulan lebih cepat dari rencana. Saat itulah saya merasa sendirian, walaupun suami juga tak pernah meninggalkan saya. Satu-satunya yang menjadi kekuatan saya saat itu adalah ketulusan yang pernah Mama tunjukkan. Ketulusan untuk berjuang meskipun tak seorangpun bahkan anak yang saya lahirkan tahu seberapa banyak yang harus saya lakukan. Pikiran dan tenaga saya semua hanya untuk memperjuangkan kelahiran anak kedua agar lahir dengan selamat.

Dan ketika saya bercerita tentang ini sekali lagi. Mama pasti tertawa saja. “Ya itulah kodrat seorang perempuan, Nak. Jadi Ibu, harus tulus mengurus putra putrinya, sebagai umat dia juga harus tulus beribadah pada Tuhannya dan sebagai seorang istri dia harus tulus mengurus suaminya.”

Saya ingin menjawab. Tidak semua perempuan seperti itu Ma, tidak semuanya. Kalau Mama tak mengajari saya, saya takkan pernah belajar untuk tulus menjadi seorang Ibu, tulus menjadi hamba Allah dan tulus menjadi seorang istri.

Ramadhan, adalah bulan dimana kita belajar arti ketulusan. Ayah yang tetap bekerja meski sedang berpuasa karena tulus mencari rezeki untuk keluarganya, Ibu yang tetap memasak meski hidangan dengan wangi menggoda karena tulus menghidangkan masakan terbaik untuk keluarga, dan anak-anak yang berpuasa karena belajar ketulusan melihat kedua orangtua dan orang-orang dewasa di sekitar mereka.

File Url : 
  • Jumat, Juli 27, 2012
  • Administrator

DIKUTIP.COM -  Juara Indonesian Idol Regina akhirnya mengeluarkan lagu pertamanya Berjudul Kamu memang benar, Regina tidak sendiri, berduet dengan Ex Vokalis ST12 Charly, Lagu Kamu Memang Benar sengaja diciptakan Chaly untuk berduet dengan juara Indonesian Idol 2012 itu.

Lagu Kamu memang benar menceritakan bahwa memang benar tidak ada yang lebih dari dia, lagu dengan Lirik Romantis ini diciptakan Charly sebelum Indonesian Idol selesai, namun Charly mengatakan Lagu ini memang sengaja dibuat untuk berduet dengan Regina.

Dalam Lagu ini terlihat jelas Regina Juara Indonesian Idol bisa memberikan kesan lebih ketimbang lagu Charly yang lainnya, dengan aliran yang menurut Regina Sulit untuk di nyanyikan tapi Charly Meyakinkan Regina bahwa lagu ini bisa dinyanyikan dengan sangat mudah jika sudah selaras.

Sumber 4Shared
  • Rabu, Juli 25, 2012
  • Administrator
Ilustrasi

DIKUTIP.COM -  Bulan Ramadhan adalah bulan pembebasan dari api neraka. pembaca setia dikutip.com mohon untuk memperhatikan hal-hal berikut ini:

Segala puji bagi Allah, shalawat dan salam semoga tetap tercurah kepada nabi yang tiada lagi Nabi sesudahnya, Nabi kita Muhammad [sallallahu alaihi wasallam] dan semoga tetap tercurah kepada keluarganya, para Sahabat, dan orang-orang yang mengikuti petunjuknya sampai hari kiamat.
Bulan Ramadhan adalah bulan pembebasan dari api neraka.  Maka wahai kaum muslimin… Perhatikanlah hal-hal berikut ini:
1.  Hisablah dirimu di setiap hari-hari puasa mu di bulan Ramadhan

Apakah kamu telah menjaga dirimu dari hal-hal yang membatalkan puasamu? Apakah kamu telah menjaga dirimu dari hal-hal yang mengurangi pahala puasa seperti ghibah, berkata  dusta,  dan melakukan kebohongan?.  Hisablah dirimu atas pelaksanaan ibadah yang diwajibkan kepadamu seperti shalat lima waktu pada waktunya, shalat (bagi laki-laki) secara berjamaah. Sesungguhnya seorang hamba yang memelihara puasanya, melaksanakan kewajiban-kewajibannya , dan meninggalkan perkara yang diharamkan, maka Allah akan anugerahkan kepadanya pembebasan dari api neraka.
Rasulullah  bersabda:
إِذَا كَانَ أَوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ شَهْرِ رَمَضَانَ ... وفيه : وَلِلَّهِ عُتَقَاءُ مِنْ النَّارِ وَذَلكَ كُلُّ لَيْلَةٍ
“Ketika awal malam bulan Ramadan  tiba… -diantara yang disebutkan- Dan Allah menetapkan (orang-orang yang) dibebaskan dari siksa neraka, dan hal itu (terjadi pada) setiap malam.” (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)
2.  Senantiasa beramal
Ketahuilah –wahai para hamba Allah- bahwa jika kalian hidup di kehidupan ini dan senantiasa beramal, maka kalian tidak akan terlepas dari dua keadaan, amalmu akan membebaskanmu dari neraka jahannam atau justru amalmu yang akan menjatuhkanmu ke dalam neraka jahannam.  Maka bersungguh-sungguhlah dalam membebaskan dan menebus dirimu dari neraka sebelum kematian menjemputmu dan ketika itu tiada berguna penyesalan.
Rasulullah  bersabda:
)) الطُّهُورُ شَطْرُ الْإِيمَانِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ تَمْلَأُ الْمِيزَانَ وَسُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ تَمْلَآَنِ أَوْ تَمْلَأُ مَا بَيْنَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَالصَّلَاةُ نُورٌ وَالصَّدَقَةُ بُرْهَانٌ وَالصَّبْرُ ضِيَاءٌ وَالْقُرْآنُ حُجَّةٌ لَكَ أَوْ عَلَيْكَ كُلُّ النَّاسِ يَغْدُو فَبَايِعٌ نَفْسَهُ فَمُعْتِقُهَا أَوْ مُوبِقُهَا ((
“Bersuci adalah separuh dari keimanan, ucapan ‘Alhamdulillah’ akan memenuhi timbangan, ‘subhanAllah walhamdulillah’ akan memenuhi ruangan langit dan bumi, sholat adalah cahaya, dan sedekah itu merupakan bukti, kesabaran itu merupakan sinar, dan Al Quran itu merupakan hujjah yang akan membela atau menuntutmu. Setiap jiwa manusia melakukan amal untuk menjual dirinya, maka sebagian mereka ada yang membebaskannya (dari siksa Allah) dan sebagian lain ada yang menjerumuskannya (dalam siksa-Nya).” (HR Muslim)
Berilah perhatian kepada mentauhidkan Allah, bersuci, bertahmid, bertasbih, shalat, shadaqah, sabar, membaca Al Qur’an, memahaminya, dan mengamalkannya.  Ambillah pelajaran dari ibadah-ibadah ini serta tunaikanlah. Semoga Allah membebaskanmu dari adzab neraka jahannam.
3.  Sibukkan diri dengan ketaatan dan beribadah kepada Allah
Bila engkau mengetahui bahwa bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan memiliki keutamaan, maka sibukkanlah dirimu setiap saat dengan melakukan ketaatan kepada tuhanmu  dan beribadahlah lebih semangat pada malam-malamnya dan sepertiga malam terakhirnya.  Manfaatkanlah sepertiga malam terakhirnya untuk shalat, berdoa, memohon kepada Allah, beristighfar, bertaubat, dan berserah diri kepada Allah.
Rasulullah  bersabda:
يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا، حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرِ، يَقولُ مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ، مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ، مَنْ يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ
“Rabb kita turun ke langit dunia pada setiap malam yaitu ketika sepertiga malam terakhir. Dia berfirman: Siapa yang berdoa kepada-Ku, maka akan Aku kabulkan, siapa yang meminta kepada-Ku, maka akan Aku berikan, dan siapa yang yang memohon ampun kepadaKu, maka akan Aku ampuni” (HR. Bukhari dan Muslim)
4.  Jagalah ibadahmu
Wahai kaum muslimin.. Sesungguhnya Ramadhan adalah sebuah kesempatan yang tak dapat tergantikan bagi orang yang menyia-nyiakannya. Maka berjagalah untuk beribadah di bulan ini mulai dari malam pertama.
Jadilah engkau termasuk orang yang bertaubat serta kembali kepada Allah.. Orang yang merendahkan diri dan berserah diri kepada-Nya..  Orang yang senantiasa berusaha mencari keselamatan dari adzab Allah.. mengharapkan rahmat, surga, dan ampunan-Nya…  Jauhilah dosa-dosa! Jalanilah hidupmu pada bulan Ramadhan ini dan juga pada bulan-bulan selainnya dengan senantiasa memikirkan keselamatanmu di hari kiamat kelak.. Jadikanlah dirimu sebagai pengawas dirimu sendiri.. Jagalah raga dan lisanmu seakan-akan  kamu terpenjara.. Agar engkau tidak membiarkan dirimu lepas tanpa kendali..  Sehingga ukuran kecintaan dan kebahagiaanmu didasarkan atas pertimbangan akhiratmu.
Rasulullah  bersabda:
الدُّنْيَا سِجْنُ الْمُؤْمِنِ وَجَنَّةُ الْكَافِرِ
“Dunia adalah penjara orang mukmin dan surga orang kafir” (HR. Muslim)

Referensi Artikel : Islamhouse.com (Muhammad Ibn Syâmi Muthâin Syaibah)
  • Rabu, Juli 25, 2012
  • Administrator
DIKUTIP.COM -  Untuk umat Islam, bulan Ramadhan merupakan bulan yang sangat dinanti dimana seluruh umat menjalankan ibadah puasa dengan suka cita. Namun tahukah Anda bahwa ritual puasa tidak hanya dijalankan oleh umat Islam saja, namun juga agama lainnya? Berikut penjelasannya:

1. Islam
Selain puasa wajib di bulan Ramadhan, dalam agama Islam dikenal banyak sekali jenis puasa sunah. Diantaranya yaitu puasa Syawal, puasa Senin Kamis, puasa Daud, puasa di bulan Rajab dan lain sebagainya. Untuk menjalankan puasa disarankan untuk sahur terlebih dahulu dan kemudian berbuka sampai waktu Magrib tiba. Selama menjalankan puasa tidak diperkenankan makan, minum, berhubungan seksual, dan diharuskan untuk menjaga prilaku (menahan hawa nafsu).

2. Kristen Protestan
Dalam Kristen Protestan, puasa dipahami sebagai personal dan sukarela. Karena itu, gereja tidak melarang atau mewajibkan puasa dan tidak ada aturan bakunya. Umat Kristen Protestan Evangelical, Pantekosta, dan Kharismatik, sering melakukan puasa untuk memperjuangkan sesuatu atau untuk menandakan keprihatinan diri terhadap masyarakat luar.

3. Buddha
Meski tidak wajib, setiap tanggal 1 dan 15 berdasarkan kalender lunar (revolusi bulan), ketika bulan purnama, umat Buddha melakukan puasa vegetaris. Mereka boleh makan kapan pun, namun hanya boleh makan sayur, tidak boleh ada daging dan bawang.

4. Hindu
Satu kali dalam setahun umat Hindu berpuasa pada hari Nyepi. Puasa dimulai sejak matahari terbit hingga matahari terbit lagi. Aturannya adalah dengan mengikuti ajaran Catur Brata Penyepian, yang meliputi: tidak menyalakan api/cahaya, tidak melakukan pekerjaan, tidak bepergian, dan tidak berfoya-foya/tidak melampiaskan nafsu termasuk berhubungan seksual.

5. Budaya Jawa
Puasa pada budaya Jawa ada yang sejalan dengan fikih Islam dan ada juga yang merupakan ajaran guru kebathinan ataupun warisan zaman Hindu-Buddha. Puasa yang sering dilakukan adalah puasa mutih. Yaitu puasa hanya makan nasi selama 7 hari berturu-turut atau berpantang makan garam selama 3-7 hari.
  • Rabu, Juli 25, 2012
  • Administrator
  • Rabu, Juli 25, 2012
  • Administrator


DIKUTIP.COM - Lailatul Qadar Merupakan Berkah semalam yang yang ada pada malam Lailatul Qadar, Lebih dari Berkah dari 83 Tahun4 Bulan, Sungguh Luar Biasa Sebuah malam paling Indah dan Mulia lebih baik daripada 1.000 Bulan dan 30.000 kali dibanding malam biasa.

Malam Lailatul Qadar merupakan malam dimana Malaikat turun ke Bumi untuk membawa berkah bagi orang-orang yang beriman dan Azab bagi orang-orang yang berdosa. Dan Turunlah para Malaikat pada Lailatul Qadar, menjadi satu Berkah dari Allah kepada Orang-Orang Mukmin.

Malam Lailatul Qadar terjadi pada 1 malam ganjil dan pada 10 malam terakhir di bulan Ramadhan (malam ke 21, 23, 25, 27, atau 29)

Malam Lailatul Qadar adalah malam yang terang, tidak panas, tidak dingin, tidak ada awan, tidak hujan, tidak ada angin kencang dan tidak ada yang dilempar pada malam itu dengan bintang (lemparan meteor bagi setan)” (HR. at-Thobroni dalam al-Mu’jam al-Kabir 22/59 dengan sanad hasan)


Doa Malam Lailatul Qadar:
Dari ‘Aisyah ra bahwa dia bertanya: Wahai Rasulullah, bagaimana jika aku tahu suatu malam dari lailatul qadr, apa yang harus aku baca pada malam tersebut? Beliau bersabda: “bacalah:

(artinya: Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun, Engkau menyukai ampunan, maka ampunilah aku).” Riwayat Imam Lima selain Abu Dawud.

Ciri-ciri Orang yang Mendapat Malam Lailatul Qadar
Ciri-ciri dari orang yang mendapat Malam Lailatul Qadar adalah dia ibadahnya lebih rajin daripada sebelumnya. Dia jadi lebih rajin shalat, puasa, sedekah, dsb.

Tidak berani mengerjakan hal-hal yang maksiat. Tidak mungkin dia mabuk-mabukan, berjudi, atau pun berpacaran/mendekati zina.

Artikel Terkait
Referensi Artikel : 

  • Buku Dr. Afif Muhamad (Menemukan Berkah Pada Malam Seribu Bulan)
  • Media-islam.or.id

DIKUTIP.COM -  Benarkan Ngupil bisa membatalkan Puasa Ramadhan kita ? pada dasarnya sudah dijelaskan bahwa Puasa adalah menahan Nafsu dan Tidak Minum/Makan, anda bisa membacanya disini Memahami Hukum Ramadhan.

Memang ada beberapa larangan yang menjelaskan bahwa saat kita menjalankan ibadah puasa dilarang untuk memasukkan sesuatu kedalam lubang pada banagian tubuh namun pengertian seperti ini lebih mengarah kepada halnya seperti bersenggama (Zina, Nafsu) dll.

Hal yang membatalkan puasa hanyalah empat yang disepakati ulama, yaitu makan (minum) sengaja, mengeluarkan air mani secara sengaja (istimna’- onani-masturbasi), hubungan suami isteri, dan muntah disengaja, sama halnya seperti artikel dibagian atas tidak ada yang menjelaskan bahwa mengupil membatalkan puasa.

Adapun hadits yang menyebutkan benda masuk ke lubang tubuh maka puasa menjadi batal adalah dhaif. Ada riwayat, “Sesungguhnya berbuka (batal puasa) adalah karena sesuatu yang masuk bukan karena sesuatu yang keluar.” (HR. Abu Ya’la) mungkin hadits inilah yang membuat orang menilai batal membersihkan dalamnya hidung (ngupil), telinga, dan buang angin di air.

Pada dasarnya Mengupil adalah mengeluarkan kotoran bukan memasukan kotoran pada tubuh, sama halnya dengan kita membuang air besar dan air kecil, itu adalah proses mengeluarkan, Jadi Jelas bahwa Ngupil tidak membatalkan puasa.

Jika ditanya lalu bagaimana dengan suntikan atau infus dan semua semakna yang menggantikan makanan  ?

Hal itu berbeda dengan suntikan biasa yang tidak menggantikan makan dan minum tidaklah membatalkan puasa, karena bukan merupakan makan dan minum dan tidak pula sama dengan makan dan minum.
(’Haqiqatush Shiyam’ hlm 55, karya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah dan ‘Majalis Syahr Ramadhan’ hlm 102-103, karya Syaikh Muhammad bin Sholeh Al-Utsaimin).

Kenapa Infus dan Suntikan Tidak Membatalkan Puasa ?
  • Dia tidak masuk melalui jalur normal; mulut, kerongkongan, dan lambung.
  • Walau dia dianggap makanan, orang yang merasakannya tidak merasa demikian ('kan gak ada orang diinfus merasa kekenyangan)
  • Jika infus bisa membawa tenaga dan menyegarkan, maka itu pun bukan alasan mengatakan batal. sebab, mandi dan tidur pun bisa mendatangkan tenaga dan kesegaran bagi orang berpuasa, padahal mandi dan tidur tidaklah membatalkan puasa.
  • Senin, Juli 23, 2012
  • Administrator
DIKUTIP.COM - Vokalis Peterpan Nasril Ilham atau yang kerap disapa Ariel hari ini resmi bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (lapas) Kebonwaru, Bandung, Senin (23/07/2012), Ariel yang menjadi tersangka atas kasus asusila video pornonya bersama beberapa wanita, setelah proses panjang, Ariel dinyatakan terbukti bersalah dan mendapatkan sanksi pidana 3,5 Tahun. 

Hari ini Kalapas Kebonwaru membenarkan bahwa Ariel Bebas, Pukul 09.00Wib, Ariel dibawa mobil putih dari pintu utama lapas, menerobos beberapa awak media dan Fans sudah berkumpul sejak tadi pagi dipintu gerbang lapas, Ariel direncanakan akan menuju ke Kejaksaan Agung kemudian akan melakukan Jumpa Pers di salah satu Hotel di Kota Bandung.

Seperti yang wartakan kebebasan Ariel Peterpan tentu saja menjadi berkah bagi Ariel dihari ketiga Ramadhan Ariel akan kembali merasakan kehidupan bebas dan menjalankan Ibadah puasa dirumah, apakah Ariel akan segera terjun kembali ke dunia Entertainment bersama Peterpan. kita tunggu saja.  
DIKUTIP.COM -  Orang yang menjalankan puasa, tentunya yang paling dirasa dan yang terlihat di pikirannya hanyalah air segar. Rasa haus sudah menjadi hal yang biasa dalam menjalankan ibadah puasa terutama di hari pertama puasa, namun kalau kita yakin dan mengerti makna puasa, rasa haus dan semacamnya akan hilang. Mungkin dari kebanyakan orang atau anank-anak yang menjalankan puasa, rasa gembira akan dinikmatinya setelah terdengar suara bedug sebagai pertanda untuk mengakhiri puasanya. Alangkah baiknya untuk mengawali makan atau minum, pilihlah makanan atau minuman yang manis dan jangan minum atau makan sampai berlebihan saat buka puasa. Berikut ini saya akan sajikan 11 minuman favorit untuk buka puasa yang biasanya diminum oleh kebanyakan orang pada bulan suci Ramadhan dan tentunya sangat nikmat dan mudah didapat.

1. Air Putihg
Air putih disamping baik untuk kesehatan, akan sangat baik sekali diminum sebagai pembuka untuk menyegerakan puasa setelah terdengar bedug. Nah setelah itu anda dapat memulai dengan memilih menu lain yang sudah disediakan di meja.

2. Es Kelapa Muda
Minum kelapa muda disaat buka puasa akan membuat leher terasa segar dan terasa nikmat sekali. Banyak sekali manfaatnya minum air kelapa muda ini, lebih terasa nikmat jika dicampur dengan syrup atau susu segar.

3. Es Timun Suri
Banyak sekali orang yang menjual buah timun suri ini saat menjelang puasa, baik di pinggir jalan ataupun didalam pasar. Buah ini sangat cocok sekali diminum untuk berbuka puasa, disamping itu mempunyai fungsi untuk meredakan panas dalam.

4. Es Rumput Laut
Tidak lengkap rasanya bila berbuka puasa tidak meminum es rumput laut ini, rasanya yang segar apalagi ditambah dengan berbagai macam buah seperti alpukat, melon, kolang kaling, santan, susu kental.

5. Es Oyen
Es oyen ini sebenarnya es dari Bandung tapi kini sudah banyak yang bisa membuat es oyen tersebut. Mirip sekali dengan es campur. Dengan campuran berbagai macam buah seperti kelapa muda, alpukat, nangka, rumput laut, pacar cina, kolang-kaling, susu kental manis, sirup rasa vanila dan es batu yang sudah diserut akan terasa lebih nikmat apabila diminum untuk pembuka puasa, pokoknya mantab deh.

6. Es Blewah
Es blewah ini sudah umum diminum oleh orang-orang sebagai pembuka puasa karena rasanya yang segar sekali dan cara membuatnya sangat mudah, praktis.

7. Es Juice
Dengan pilihan buah yang menurut selera anda, misalnya buah jeruk, alpukat, melon, mangga, blewah, apel dan lain-lain akan lebih terasa nikmat dan segar di tenggorokan apabila dijadikan juice sebagai pembuka puasa.

8. Es Buah
Wah yang satu ini memang segar sekali, melihat aja sudah segar apalagi diminum. Sangat mudah sekali cara membuatnya karena cuma mencampur beberapa buah, sirup, es batu, susu kental sudah bisa untuk diminum sebagai buka puasa.

9. Es Sirup
Minuman ini sudah banyak menjadi pilihan untuk berbuka puasa, rasanya yang segar akan membuat tenggorokan terasa dingin dan nikmat sekali.

10. Teh Manis
Teh ini menjadi minuman favorit saat berbuka puasa, akan lebih segar jika dicampur es batu. Jika ingin minum teh hangat akan lebih baik karena dapat memulihkan tenaga selama berpuasa.

11. Kopi Hangat
Yang ini menjadi idola bagi yang sedang merokok, karena dengan memulai minum kopi untuk buka puasa, pusing kepala akan segera teratasi.

Nah, itulah beberapa pilihan minuman untuk buka puasa, tapi jangan diminum semua ya, karena perut tidak akan muat, pilih aja salah satu diantaranya. Jangan lupa, kalau berbuka puasa usahakan makan dan minum sewajarnya, karena kalau terlalu banyak, perut akan sesak, ngantuk dan akhirnya tidak bisa sholat tarawih.

File Url : 
DIKUTIP.COM -  Teh Ternyata tidak baik diminum saat sahur, hal ini diutarakan oleh Pakar kesehatan asal Swiss, Dr U Barsilus, memeringatkan agar mengurangi asupan teh saat sahur.

Seperti dikutip dari laman Arab News, ia mengatakan bahwa teh bersifat diurektika, sehingga akan membuat orang lebih sering buang air kecil. "Ini tidak menguntungkan karena garam dan mineral yang dibutuhkan tubuh saat puasa ikut terbuang, padahal selama puasa tak ada cairan yang masuk," ujarnya.

Tapi, hal ini bukan berarti ia melarang konsumsi teh hangat saat puasa. Hanya, jangan terlalu banyak. Kepekatan teh juga hendaknya diperhatikan. Lebih baik perbanyak konsumsi air putih demi kondisi prima selama Ramadhan.

Selain teh, ia juga menyarankan mereka yang berpuasa untuk menghindari makanan berlemak, gorengan, serta makanan mengandung terlalu banyak gula. Porsi makan saat sahur juga menjadi perhatiannya. "Terlalu banyak makan saat sahur sebaiknya dihindari," katanya.

Ia menyarankan konsumsi karbohidrat kompleks saat sahur. Karbohidrat kompleks sangat membantu menjaga kebutuhan energi selama puasa, karena sifatnya lebih lambat dipecah menjadi gula darah. Menu karbohidrat ideal sahur antara lain nasi merah, oatmeal, roti gandum, ubi, jagung, atau singkong.

Selama menunggu berbuka menuju sahur, perbanyak minum air putih dan jus buah. Dan, jangan lupakan sayur dan buah untuk memaksimalkan proses detoksifikasi. Sebab, puasa justru memberi kesempatan tubuh mengeluarkan racun melalui aliran darah, pori dan organ pembuangan lain.

File Url : 
  • Jumat, Juli 20, 2012
  • Administrator
DIKUTIP.COM - Bintang komedian papan atas Sule mengeluarkan lagu terbaru berjudul "Papa Telepon" pada lagu "Papa Telepon" sule tidak sendirian, Sule berduet dengan Rizky Putra sulungnya, Rizky terlihat semakin dewasa pada Video Klip Tersebut, sang anak memang bisa terlihat sangat bisa mengimbangi karakter sang ayah.

Sule mengutarakan memang Putra Sulungnya lebih suka musik ketimbang Komedi, namun dia juga punya bakat menjadi Komedian, Rizky in ginnya sih bentuk BoyBand ketimbang Duet ama saya, ujar Sule. tapi sule mengatakan Untuk membuat Boyband butuh pengalaman terlebih Dahulu.

Lagu Sule Papa telepon memang bukan yang pertama kalinya, setelah beberapa kali sukses bersama rekan-rekannya di OVJ, kali ini Sule mencoba berduet dengan Rizky.

Sule Komedian yang sukses dari salah satu acara TV berharap jiwa seninya turun kepada Rizky walau bukan sebagai Komedian, sehingga bisa menjadi penerusnya dijagat dunia Hiburan Indonesia.'

Seperti Apa Lagu Sule dan Anak Papa Telepon Anda Bisa Melihatnya Disini. | Papa Telepon Sule & Rizky


BTemplates.com

Categories

Kamera CCTV Palembang

Popular Posts

Blog Archive