Tampilkan postingan dengan label Militer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Militer. Tampilkan semua postingan
  • Selasa, Maret 20, 2012
  • Administrator
Panglima  TNI

(Puspen TNI, 19/3). Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E. secara berturut-turut menerima kunjungan kehormatan Panglima Angkatan Bersenjata (Pangab) Republik Demokratik Timor Leste Major General Lere Anan Timor dan Pangab Kerajaan Thailand Jenderal Tanasak Patimapragorn di Mabes TNI Cilangkap. Kedua Pangab disambut pasukan jajar kehormatan di Plaza Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (19/3).

Dalam kunjungan tersebut, Panglima TNI dan Pangab Timor Leste berharap kerja sama yang selama ini sudah berjalan dengan baik dan harmonis agar lebih ditingkatkan khususnya kerja sama dibidang pendidikan dan latihan militer bersama. Sedangkan kunjungan Jenderal Tanasak Patimapragorn ke Mabes TNI adalah dalam rangka perkenalan sebagai Pangab Kerajaan Thailand yang baru menggantikan General Songkitti Jaggabatara yang memasuki usia pensiun. Panglima TNI dan Pangab Kerajaan Thailand sepakat untuk terus meningkatkan hubungan kerja sama militer di berbagai bidang antara kedua negara.

Turut hadir mendampingi Panglima TNI adalah Kasum TNI Letjen TNI J. Suryo Prabowo, Wakasal Laksdya TNI Marsetio, Wakasau Marsda TNI Dede Rusamsi, Pangkostrad Mayjen TNI Muhamad Munir, Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Tisna Komara dan Kapuspen TNI Laksda TNI Iskandar Sitompul, S.E.

Penulis : Badarudin (Puspen TNI)
  • Kamis, Februari 23, 2012
  • Administrator
Tarik Tambang | TNI Tarik Tambang | Lomba Tarik Tambang


Lebanon - Satgas Batalyon Mekanis Konga XXIII-F/UNIFIL (Indobatt) mendapat kepercayaan dari Staf J-1 (Staf Personel) UNIFIL untuk menyelenggarakan pertandingan tarik tambang tingkat UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon), pelaksanaan pertandingan dibuka oleh Wadansatgas Indobatt Letkol Mar. FJH Pardosi mewakili Dansatgas, bertempat di lapangan Soekarno Markas Indobatt UN Posn 7-1, Adshid al Qusayr, Lebanon Selatan, Rabu (22/2).

Pertandingan tarik tambang diselenggarakan dalam rangka menjaga semangat kerjasama serta mempererat hubungan yang baik antar Kontingen dari negara-negara yang tergabung dalam misi perdamaian di bawah bendera UNIFIL di Lebanon.

Lomba tarik tambang Inter Kontingen, diikuti oleh sebelas Kontingen dari Negara-negara yang tergabung dalam UNIFIL, yaitu Batalyon Indonesia, Batalyon India, Batalyon Ghana, Batalyon China, Batalyon Nepal, Batalyon Malaysia, Srilanka Force Protection Unit, Tanzania (SWMPU), China Medical, Kompi Malaysia serta dari Sector East Military Police Unit (SEMPU)

Dansatgas Indobatt Letkol Inf Suharto Sudarsono dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wadansatgas mengucapkan selamat bertanding,” junjung tinggi sportifitas dan rasa persaudaraan dalam mempererat hubungan kerjasama antar Kontingen, manfaatkan momentum ini sebagai sarana komunikasi antar Kontingen, sehingga jalinan hubungan yang sudah terjalin akan semakin erat,” ungkapnya.

Penulis : Badarudin (puspen TNI)
  • Rabu, Februari 22, 2012
  • Administrator


Lebanon - Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Batalyon Mekanis Kontingen Garuda XXIII-F/Unifil (Indobatt), menggelar “Kompetisi Olahraga Antar Kompi” di jajaran Indobatt. Kompetisi secara resmi dibuka oleh Komandan Satgas (Dansatgas) Indobatt Letkol Inf Suharto Sudarsono dengan upacara sederhana, bertempat di Lapangan Soekarno, Markas Indobatt 7-1 Adshid al-Qusayr, Lebanon Selatan, Selasa (21/2).

Pelaksanaan kompetisi olahraga antar Kompi, akan berakhir pada hari Minggu 26 Februari 2012, dengan mempertandingkan 6 (enam) cabang olahraga yaitu Futsal, Bola Voly, Badminton, Tenis Lapangan, Tenis Meja dan Menembak.

Menurut Dansatgas Indobatt Letkol Inf Suharto Sudarsono, tujuan dari kompetesi ini sebagai salah satu wujud kebersamaan antar prajurit Indobatt. Selain itu, sebagai wahana untuk mencari bibit atlet yang nantinya dapat mewakili Indobatt dalam lomba Inter Kontingen antar negara yang diselenggarakan oleh UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon).

Dansatgas mengharapkan, pelaksanaan kompetisi agar dilaksanakan dengan baik. “Junjung tinggi sportifitas, kekompakan dan persaudaraan serta utamakan faktor keamanan personel, sehingga tujuan diselenggarakannya kompetisi ini dapat tercapai,” tegasnya.

Sementara itu, pertandingan hari pertama mempertandingkan cabang olahraga Futsal dan Tenis Meja. Pertandingan Futsal ditandai dengan penendangan bola pertama oleh Dansatgas didampingi Wadansatgas Letkol Mar FJH. Pardosi.

Bertanding pertama, Tim Mayon (Markas Batalyon) melawan Tim Kompi Delta dan dimenangkan oleh Kompi Delta dengan skor 8-7. Sementara, Kompi Alphard berhadapan dengan Kompi Charli dimenangkan oleh Kompi Alphard dengan skor 4-5 dan Kompi Egle harus mengakui ketangguhan tim Futsal dari Kompi Bravo, yang menang tipis dengan skor 5-4.

Sedangkan pelaksanaan pertandingan Tenis Meja, hari pertama dilaksanakan hingga babak final. Juara pertama di raih oleh Tim Kompi Charli, menempati urutan kedua Kompi Egle sedangkan urutan ketiga ditempati oleh Tim Mayon.

Sebagai motivasi kepada masing-masing Kompi utuk menampilkan permainan terbaiknya, pemenang kompetisi akan mendapatkan piala tetap dan uang pembinaan dari Dansatgas Indobatt.

penulis : Badarudin (Puspen TNI)
  • Minggu, Februari 19, 2012
  • Administrator
Kongo - Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Zeni TNI Kontingen Garuda XXI/MONUSCO (Mission de I’Organisation de republic des Nation Unies Pour la Stabilisation en Republique Democratique du Congo) tengah membangun sarana olahraga berupa lapangan Bola Basket dan Volly bagi masyarakat Dungu-Republik Demokratik Kongo. Pembangunan sarana olahraga tersebut, telah mulai dikerjakan pada hari Kamis (16/2/2012).

Seperti yang disampaikan oleh Dansatgas Konga XX-I/Monusco Letnan Kolonel Czi Sapto Widhi Nugroho kepada Perwira Penerangannya Lettu Cku Sulikan, bahwa dalam pengerjaan lapangan Bola Basket dan Volly, Satgas Zeni TNI mengerahkan alat-alat berat seperti Becho Loader, Exavator, Dump Truck, Greder dan Vibro Roller. Direncanakan, akan selesai pada hari Minggu 19 Februari 2012.

Dengan dibangunnya sarana olahraga oleh prajurit TNI Kontingen Garuda dalam mengemban misi MONUSCO, diharapkan masyarakat Dungu dapat lebih mengenal olahraga yang cukup terkenal di negeri Paman Sam ini serta tidak menutup kemungkinan suatu saat nanti ada atlet basket maupun volly dari negara Kongo dapat berprestasi dan berlaga di tingkat dunia.

Sarana olahraga yang tengah dibangun oleh Kontingen Garuda berukuran 200 x 400 m dengan menggunakan Limonite yang ada Kongo yaitu tanah merah yang apabila sudah dipadatkan dengan menggunakan alat berat, Limonite tersebut bisa menjadi keras dan kuat seperti aspal dan semen.

Sementara itu, tokoh masyarakat Dungu Pastur Ernest mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan Kontingen Garuda dan berharap masyarakat Dungu dapat menggunakan serta memelihara sarana olahraga tersebut dengan sebaik-baiknya.

penulis: Badarudin (Puspen TNI)
  • Kamis, Februari 16, 2012
  • Administrator


Lebanon - Force Sergeant Major (FSM) atau pejabat Bintara Tertinggi UNIFIL (United Nations Interim Force In Lebanon) MWO Dickson Ouksu berasal dari Ghana, melaksanakan kunjungan ke Markas Satgas Batalyon Mekanis Kontingen Garuda XXIII-F/ UNIFIL (Indobatt) UN Posn 7-1, Adshit Al-Qusayr, Selasa (14/2/2012). Kunjungan ke Markas Indobatt dalam rangka melihat secara dekat kegiatan Bintara pelatih masing-masing Kompi jajaran Indobatt di lapangan.

Kedatangan ke Markas Indobatt disambut oleh Mayor Chk Hendry mewakili Komandan Satgas Indobatt di dampingi Komandan Seksi Markas Batalyon (Dansimayon) Sertu Abdul Wasid beserta Bintara pelatih dari masing-masing Kompi jajaran Indobatt.

Kegiatan kunjungan diawali dengan paparan singkat Dansimayon Indobatt Sertu Abdul Wasid tentang kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan maupun rencana kegiatan kedepan dari Bintara pelatih masing-masing Kompi yang berkaitan dengan kegiatan latihan, patroli maupun kegiatan administrasi.

Usai menerima paparan, dilanjutkan dengan meninjau kegiatan Kompi-kompi yang berada di area Markas Indobatt, diawali dari Kompi D yang melaksanakan latihan Kompas dan GPS, berlanjut ke Kompi E. Di Kompi E, FSM UNIFIL sempat mengungkapkan rasa kagumnya dengan kesigapan Pleton BMR (Battalion Mobile Reserve) saat memperagakan demonstrasi kesiapsiagaan apabila merespons terjadinya kekacauan di sekitar Area Operasi Indobatt, ”Indobatt good...good and cakep,” ungkapnya, dengan logatnya yang kaku.

Setelah dari Kompi E, Bintara kepercayaan Force Commander UNIFIL ini melanjutkan kunjungannya menuju Kompi C di UN Posn 9-2. Di Kompi C, menyaksikan latihan Drill kering STIR (Standardize Tactical Incident Reaction), tujuan selanjutnya ke TP 36 dan ke Markas Kompi A UN Posn 9-62. Di Kompi A, sebelum kembali ke Naquora Bintara Tinggi UNIFIL menerima cinderamata dari Komandan Satgas Indobatt yang diserahkan oleh Kepala Staf Khusus Mayor Chk Hendry.

Sebelum meninggalkan Kompi A, FSM mengucapkan terimakasih atas sambutan yang diberikan oleh prajurit Indobatt, menurutnya Indobatt sampai saat ini masih mendapat apresiasi yang baik dari Force Commander UNIFIL, “hasil kunjungan saya ini akan saya laporkan kepada FC, untuk diketahui sampai saat ini Indobatt mendapat apresiasi yang baik dari Force Commander,” ungkapnya.

penulis : badarudin (puspen TNI)
Bandung: PT Dirgantara Indonesia (PTDI) telah ditunjuk oleh Airbus Military sebagai produsen tunggal pesawat C212-400 satu-satunya di dunia.

Asisten Direktur Utama Bidang Sistem Manajemen Mutu Perusahaan PTDI, Sonny Saleh Ibrahim, dalam penjelasannya kepada di Bandung, Kamis (9/2), mengatakan saat ini seluruh fasilitas produksi untuk C212-400 telah dipindahkan dari San Pablo, Spanyol, ke PTDI di Bandung.

"Airbus Military selanjutnya akan fokus pada pembuatan pesawat terbang berbadan lebar AM-400 yang sekelas dengan C-130 Hercules," kata Sonny yang mengungkapkan dasar kerjasama pemindahan industri Airbus Military dari Eropa ke Indonesia itu sudah ditandatangani kedua pihak pada tahun 2006 dan diperbaharui tahun 2011.

Sonny menjelaskan, "Airbus Military sebelumnya EADS (European Aeronautic Defence and Space Company) konsorsium Airbus bersama Perancis, Jerman dan Inggris yang didirikan tahun 1999, dan kemudian memasukkan pula CASA (Construcciones Aeronuticas SA) sehingga nama CASA pun melebur menjadi Airbus."

Perkembangan terakhir, CASA dijadikan produsen untuk seluruh pesawat Airbus untuk penggunaan militer. Pesawat C212-400 merupakan versi terakhir dari pesawat C212-200 yang sudah dikerjakan PTDI sejak tahun 1980-an. Dalam pengerjaan C212-400, tidak beda halnya dalam pengerjaan C212-200 yang sudah terlebih dahulu dikerjakan tersebut.

Pesawat C212-400 merupakan pesawat untuk jarak pendek, penumpang maksimum 26 orang yang dirancang sebagai pesawat multiguna sipil dan militer.

Salah satu keunggulan pesawat ini dibandingkan dengan pesawat lain sekelasnya adalah C212-400 memiliki pintu belakang (ramp door), kabin lebih tinggi dan dayaangkut lebih besar. Pesawat ini juga dapat dipasangi tanki bahan bakar tambahan sehingga pesawat dapat terbang lebih jauh.

Perbedaan pesawat C212-400 dibanding C212-200 antara lain interior lebih luas karena lebih panjang, dilengkapi wing tip untuk memperkecil hambatan udara (drag), sistem avionic lebih modern, yaitu dilengkapi dengan EFIS (Electronic Flight Instrument System) dan sistem data mesin terpadu (Integrated Engine Data System).

Pesanan perdana datang dari C212-400 datang dari PT. Airfast Indonesia satu unit, pada bulan Februari 2009, pada Agustus 2011, PTDI melakukan penandatanganan kontrak penjualan dengan T.K.S Thailand sebanyak satu unit pesawat.

Pengadaan satu unit pesawat C212-400 ini, merupakan bagian dari kebutuhan total T.K.S Thailand sebanyak 12 unit, dua di antaranya sudah dikirimkan dari Airbus Military.

Dari kebutuhan T.K.S sebanyak 12 unit tersebut, sebelumnya sebanyak 2 unit pesawat telah dipenuhi oleh Airbus Military, dan sisa kebutuhan selanjutnya akan dipenuhi oleh PTDI. Selain itu, PTDI tahun lalu telah mengirimkan tiga pesawat CN-235 versi intai maritim untuk Badan Penjaga Pantai Korea Selatan (Korea Coast Guard), dari total empat pesanan. Pesanan terakhir akan dikirimkan Maret mendatang.

sumber: liputan6.com
  • Senin, Februari 06, 2012
  • Administrator
Berita Militer | Kapal Selam KRI Nanggala
Surabaya: Kapal selam TNI Angkatan Laut KRI Nanggala-402, Senin, merapat di Dermaga Komando Armada RI Kawasan Timur, Ujung, Surabaya, setelah menjalani perbaikan menyeluruh selama hampir dua tahun di Korea Selatan.

Kedatangan kapal selam buatan Jerman itu disambut langsung Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Soeparno, anggota Komisi I DPR RI, pejabat Kementerian Pertahanan, dan petinggi TNI AL.

KSAL dan sejumlah pejabat yang hadir menyempatkan diri meninjau bagian dalam kapal yang diperbaiki total di galangan kapal Daewoo Shipbuilding & Marine Engineering, Korsel, sejak Desember 2009 itu.

Kembalinya kapal selam tipe U-209/1300 buatan Jerman pada 1981 itu, memantapkan kekuatan TNI AL dan bergabung dengan satu kapal selam lainnya KRI Cakra-401.

Seperti halnya KRI Nanggala, kapal selam KRI Cakra juga sudah lebih dulu menjalani "overhoul" di galangan yang sama di Korsel pada 2004-2006.

Perbaikan total yang dijalani KRI Nanggala meliputi, struktur kapal, lapisan baja, sistem navigasi, dan persenjataan bawah air serta sonar berteknologi terkini.

Kapal selam tersebut berbobot mati 1.395 ton, berdimensi 59,5 meter x 6,3 meter x 5,5 meter dengan mesin diesel elektrik yang mampu melaju hingga kecepatan sekitar 25 knot di dalam air.

sumber: antaranews.com
  • Kamis, Februari 02, 2012
  • Administrator
Taklukan Teroris

Para pelaku dan pendukung serta penyelenggara latihan boleh berbangga diri, karena latihan penanggulangan teror TNI Tri Matra VI TA. 2011, yang dilaksanakan pada tanggal 30 Januari sampai 1 Februari 2012, hasilnya semakin sempurna dibandingkan dengan latihan yang telah dilaksanakan sebelumnya.Demikian amanat Panglima TNI yang dibacakan Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI Mayjen TNI Hambali Hanafiah pada Upacara Penutupan Latihan Penanggulangan Teror TNI Tri Matra VI TA. 2011 yang ditandai dengan penanggalan tanda peserta latihan, di Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Rabu (1/2).

Dalam latihan ini, Satuan Penanggulangan Teror (Gultor) TNI dari gabungan tiga matra (Satuan-81 Kopassus TNI AD, Denjaka TNI AL dan Den Bravo 90 Paskhas TNI AU) telah berhasil melumpuhkan sejumlah teroris dan menyelamatkan penumpang serta awak pesawat yang disandera di Lanud Husein Sastranegara Bandung, Rabu dini hari. Keberhasilan Latihan Penanggulangan Teror TNI tersebut tidak terlepas dari kesiapan pelaku, penyelenggara dan pendukung geladi yang dilandasi semangat, motivasi dan disiplin yang tinggi dalam rangka meningkatkan kemampuan sesuai dengan tuntutan tugas di masa yang akan datang.

Adapun tema yang diambil dalam latihan ini, “Satuan Tugas Gabungan Pasukan TNI (Satuan-81 Kopassus TNI AD, Denjaka TNI AL dan Denbravo 90’ Paskhas TNI AU) melaksanakan Operasi Gultor Terpadu dalam rangka mendukung tugas pokok TNI”. Pada hakekatnya, Latihan Penanggulangan Teror TNI Tri matra VI TA. 2011 merupakan latihan yang melibatkan seluruh Pasukan Khusus TNI dari ketiga matra yang bertujuan untuk mewujudkan konsep strategis penanggulangan teror dalam rangka menghadapi aksi terorisme yang mengancam keamanan NKRI. Disamping itu, latihan dimaksudkan untuk meningkatkan dan memelihara kualitas Prajurit TNI serta kesiapan operasional Satuan Penanggulangan Teror TNI dari tiga matra, juga dapat digunakan sebagai sarana dan gambaran untuk pelaksanaan penanggulangan teror dalam bentuk gabungan Satuan TNI.

Kegiatan latihan berlangsung selama tiga hari, diawali dengan latihan pendahuluan di Lanud Halim Perdanakusuma. Sedangkan pelaksanaan latihan penanggulangan teror yang sesungguhnya dilaksanakan di Lanud Husein Sastranegara, Bandung dan ditinjau langsung oleh Kasum TNI Letjen TNI J. Suryo Prabowo beserta para undangan lainnya.

Penulis: Badarudin (Puspen TNI)
  • Sabtu, Januari 21, 2012
  • Administrator


LiputanKami.com, Lebanon: Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Kemlu RI, Drs. Tatang Boedie Utama Razak, MBA, didampingi Duta Besar Indonesia yang berkuasa penuh untuk Lebanon, Drs. Dimas Samodra Rum, MBA mengunjungi Satgas Kontingen Garuda XXIII-F/UNIFIL (Indobatt), di UN Posn 7-1, Ashid-Alqusayr, Lebanon Selatan, Kamis (19/01).

Kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka koordinasi dengan pemerintah setempat terhadap rencana evakuasi WNI yang berada di luar negeri apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk prajurit TNI yang sekarang sedang bertugas di Lebanon.

Kedatangan rombongan disambut oleh Komandan Satgas Indobatt Letkol Inf Suharto Sudarsono beserta perwira Staf dan para Komandan Kompi jajaran Indobatt di Mako Indobatt, selanjutnya melaksanakan foto bersama di lapangan Soekarno.

Kegiatan kunjungan dilanjutkan dengan paparan Dansatgas tentang kondisi daerah operasi serta kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan Satgas, baik kegiatan operasional patroli maupun kegiatan CIMIC (Teritorial) yang berhubungan dengan masyarakat.

Usai paparan Dansatgas, dalam sambutannya Direktur Perlindungan WNI dan BHI, mengucapakan terimakasih atas sambutan yang diberikan, “kunjungan ini berkaitan dengan tugas kami, memberikan perlindungan terhadap WNI di luar negeri melaksanakan koordinasi dengan pemerintahan setempat dalam rangka penyelamatan dan evakuasi besar-besaran apabila terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan, termasuk prajurit TNI yang bertugas di Lebanon ini, ” sebelum mengakhiri sambutannya, mantan Wakil Duta Besar Indonesia untuk Malaysia ini mendoakan kepada seluruh personel Satgas senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan sehingga dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya.

Pada kesempatan ini pula Duta Besar Indonesia untuk Lebanon, menyampaikan terimakasih serta rasa bangganya kepada personel Indobatt atas kinerja yang telah ditunjukkan, walaupun baru dua bulan masa penugasan kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan selama ini sudah cukup baik, “ apabila memerlukan bantuan dari kedutaan, kami akan membantu semaksimal mungkin demi kelancaran pelaksanaan tugas bapak-bapak disini,” jelasnya.

Sebelum mengakhiri kunjungannya, rombongan berkesempatan meninjau pos Panorama Point (Blue Line) perbatasan antara Lebanon dan Israel.

Penulis: Badarudin (Puspen TNI)


LiputanKami.com - Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E., meresmikan Museum Bhakti TNI di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (17/1). Peresmian tersebut ditandai dengan penandatangana Prasasti oleh Panglima TNI didampingi Kasad Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo, Kasal Laksamana TNI Soeparno, Kasau Marsekal TNI Imam Sufaat dan Kapusjarah TNI Brigjen TNI M. Rusdi Zaini.

Dalam sambutannya Panglima TNI mengatakan, bahwa pembangunan museum ini diarahkan bagi pengembangan untuk mengedepankan soft power yang menjadi icon dalam hal defence and security pada era globalisasi saat ini, yang amat potensial dan dimiliki oleh bangsa Indonesia yang pada perjuangan dulu telah terbukti kekuatan dan keampuhannya. Salah satu potensi soft power itu ada dan dimiliki oleh TNI berupa spirit dan tradisi kejuangan militansi yang telah begitu kuat mengakar dan menjadi naluri pada setiap dada prajurit TNI.

Berkat spirit dan tradisi kejuangan itu, bangsa Indonesia mampu meruntuhkan kesombongan hard power yang sangat diandalkan oleh penjajah dan sekutunya. Perintah Trikora berhasil merebut sasaran pokok dan memastikan tercapainya “ keberanian besar ’’, sehingga “Irian Barat kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi”.

Museum dan Monumen perjuangan yang dibangun, pasti sarat dengan makna dan tujuan strategis bagi kepentingan kedepan, demikian juga Museum Bhakti TNI, memiliki kepentingan strategis yang dimaksudkan yaitu: pertama, sebagai persembahan terbaik dari generasi penerus bangsa khususnya TNI, kepada para Pahlawan Kusuma Banga, kepada para Pejuang Kusuma Negara, serta kepada para senior dan pendahulu yang telah mempersembahkan segala baktinya untuk bangsa dan negara, baik dari unsur rakyat, TNI maupun Polri. Kedua, sebagai wahana edukasi, instruktif, inspiratif, dan rekreatif, sosialisasi serta internalisasi jiwa, semangat dan nilai kejuangan kepada setiap pelajar, mahasiswa serta generasi penerus bangsa apapun profesinya, utamanya kepada generasi penerus TNI. Ketiga, Museum beserta isinya memang benda-benda “diam” dan “bisu”, namun sejatinya sesuatu yang hidup. Keempat, seiring dengan semakin melebarnya jarak “ Romantisme” perjuangan antara kita saat ini dengan para pahlawan dan pejuang terdahulu serta semakin menguatnya “gerusan globalisasi” terhadap jiwa, semangat dan nilai-nilai kejuangan yang telah diwariskan, kiranya pembangunan museum seperti ini, dapat menjadi alat kendali sekaligus kontrol terhadap setiap generasi penerus bangsa.

Museum Bhakti TNI ditata sejak bulan Juli sampai dengan Desember 2011 meliputi ruang pameran tetap, ruang pameran temporer, ruang perkantoran, ruang teater mini dan ruang display serta terdiri dari 14 ruang, diantaranya Ruang 1 diisi Panji-Panji TNI, visi dan misi TNI. Ruang 2 diisi foto-foto Operasi Militer, Operasi Trikora, Operasi Dwikora dan Operasi Seroja. Ruang 3 diisi foto-foto penumpasan Gerakan 30 September/PKI, mengatasi GPK Aceh dan mengatasi kerusuhan Ambon.

Selesai meresmikan Museum Bhakti TNI, Panglima TNI didampingi para Kepala Staf Angkatan dan Kapusjarah beserta tamu undangan melaksanakan peninjauan keseluruh ruangan Museum Bhakti TNI diiringi lagu-lagu perjuangan.

Penulis: Badarudin (Puspen TNI)
Lapangan Badminton | Lapangan Street Badminton


LiputanKami.com, Kongo - Disamping tugas pokoknya mengerjakan tugas-tugas dalam bidang kontruksi berupa pembangunan jalan Dungu-Duru sepanjang 38 km, prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XX-I/Monusco (Mission Organesation Nation United Stabilisation Republuk Democratik of Congo) dibawah pimpinan Letnan Kolonel Czi Sapto Widhi Nugroho selaku Komandan Satgas, Minggu (15/01) membangun Lapangan Bulutangkis di dalam Camp Bumi Cenderawasih Dungu-Kongo.

Menurut Wadan Satgas Zeni TNI Konga XX-I/Monusco Mayor Czi Ary Syahrial yang memprakarsai pembangunan Lapangan Bulutangkis di dalam Camp Bumi Cenderawasih, karena dengan membangun sarana olahraga diharapkan kondisi fisik anggota akan selalu tetap terjaga, tidak mudah terserang sakit yang memang cuaca di Kongo sangat ekstrim, kadang panas berdebu dan tiba-tiba turun hujan yang tidak menentu.

TNI bangun Lapangan Bulutangkis di KongoUntuk menjaga agar kondisi tetap prima, Wadan Satgas menganjurkan agar selalu rutin berolahraga agar tetap sehat dan dapat melaksanakan tugas-tugas yang dipercayakan kepada Kontingen Garuda yang tengah bertugas di Kongo.

Letda Czi Nurbani Adi selaku Danton Alat Berat memimpin anggotanya dalam pembuatan Lapangan Bulutangkis yang berukuran 6,10 m x 13,40 m dan di bangun di dalam tenda besar yang berada di dalam Camp, sehingga tidak terpengaruh oleh cuaca dan angin serta tetap bisa melaksanakan olahraga.

Wadan Satgas mengharapkan kepada seluruh anggota Satgas Zeni TNI untuk memanfaatkan fasilitas olahraga yang tersedia, sebagai sarana menjaga kebugaran tubuh, tetap memelihara dan merawat kebersihanya, sehingga anggota Satgas dapat berolahraga dengan nyaman, dengan harapan mampu melaksanakan tugas yang dipercayakan kepada Satgas Zeni TNI Konga XX-I/Monusco.

Penulis: Badarudin (Puspen TNI)


LiputanKami.com, Lebanon: Komandan satuan tugas Kontingen Garuda XXIII-F/UNIFIL (Indobatt) Letkol Inf Suharto Sudarsono bersama dengan Komandan Sektor Timur UNIFIL Brigjen Fernando Guitierrez Diaz de Otazu serta Mayor Alqantarah Bapak Abdel Hamid El Ghazi meresmikan penyerahan proyek pengadaan tempat sampah di wilayah Alqantarah, Lebanon Selatan, Jumat (13/01).

Peresmian ditandai dengan pembukaan selubung papan proyek oleh Komandan Sektor Timur, Komandan Indobatt beserta Mayor Alqantarah di depan kantor Mayor setempat.

Penyerahan tempat sampah yang berjumlah 150 buah ini disambut baik oleh masyarakat sekitar, atas nama warga Mayor Alqantarah Bapak Abdel Hamid El Ghazi mengucapkan terimakasih kepada UNIFIL dan Indobatt atas terlaksananya pengadaan tempat sampah ini, “mudah-mudahan bermanfaat bagi masyarakat Alqantarah,” jelasnya.

Terwujudnya proyek berawal dari aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui Staf CIMIC Indobatt kemudian diteruskan kepada Staf G9 UNIFIL, dalam pelaksanaannya Indobatt bekerja sama dengan Spanbatt untuk mewujudkan terlaksananya proyek tersebut.

Menurut Komandan Satgas Indobatt, “sebagai fasilitator warga di area operasi, Indobatt akan berbuat semaksimal mungkin untuk membantu masyarakat dalam mewujudkan aspirasinya, dan ini sangat bermanfaat dalam rangka membina dan meningkatkan hubungan baik antara personel Satgas Indobatt dengan masyarakat setempat serta masyarakat dengan UNIFIL dimasa yang akan datang,” tegasnya.

Penulis: Badarudin (Puspen TNI)
LiputanKami.com - Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E. menerima pelaporan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Pusat Kesehatan (Kapuskes) TNI Marsda TNI dr. Mariono R., SP.OG., Sp.KP. kepada Marsma TNI dr. Maryunani S., M.Si., Sp.KP. di Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, Jum’at (13/1).

Sertijab tersebut berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/940/XII/2011 tanggal 23 Desember 2011. Marsda TNI dr. Mariono R., SP.OG.,Sp.KP. selanjutnya menjadi Pati Mabes TNI AU dalam rangka pensiun, sedangkan Marsma TNI dr. Maryunani S., M.Si., Sp.KP. sebelumnya menjabat Kadiskesau.

Panglima TNI mengatakan bahwa, serah terima jabatan merupakan proses dinamisasi dan pembinaan organisasi. Dari sisi dinamisasi organisasi, serah terima jabatan merupakan keharusan dalam suatu rotasi jabatan, guna memelihara momentum, penampilan dan penyegaran organisasi dalam mengemban tugas pokoknya. Sedangkan dari sisi pembinaan organisasi, serah terima jabatan merupakan bagian dari pembinaan personel dalam rangka regenerasi dan pengembangan karier, guna meningkatkan kapasitas dan kualitas kinerja, sesuai peran, tugas pokok dan fungsi organisasi serta merupakan wujud penghargaan negara dan TNI kepada prajurit TNI atas prestasi dan pengabdiannya kepada negara dan bangsa.

Puskes TNI dalam konteks kesehatan militer, memiliki peran, tugas dan fungsi yang sangat strategis, baik pada tataran nasional, regional maupun internasional, karena hal ini telah menjadi perhatian komunitas militer dunia, khususnya komunitas militer Asia Pasifik. Oleh karena itu, Puskes TNI senantiasa menyiapkan rencana strategis bagi peningkatan kualitas kesehatan prajurit TNI. Dalam konteks regional dan internasional, Puskes TNI harus menyiapkan segala kapasitas dan wawasan perkembangan kesehatan militer, karena isu kesehatan militer dan perubahan lingkungan, juga telah menjadi agenda pertemuan Asia Pacific Military Medicine Conference (APMMC) ke-22, yang direncanakan akan diselenggarakan pada 30April-4 Mei 2012 di Bangkok, Thailand.

Turut hadir dalam acara tersebut antara lain Kasum TNI Letjen TNI J. Suryo Prabowo, para Asisten Panglima TNI dan Kapuspen TNI Laksda TNI Iskandar Sitompul, S.E..

Penulis: Badarudin (Puspen TNI)
  • Jumat, Januari 13, 2012
  • Administrator
Jakarta - Meski mampu membuat tank medium, PT Pindad menilai Indonesia tetap memerlukan tank besar seperti Leopard buatan Jerman.

Direktur Utama PT Pindad Adik Avianto Soedarsono mengatakan, Leopard dibutuhkan untuk memperkuat postur pertahan Indonesia dalam menandingi Malaysia.

"Malaysia punya tank kelas berat jenis T72 buatan Rusia, tank Leopard juga tank kelas berat seperti T72," ujar Adik seperti diberitakan inilahkoran, Jumat (13/1/2012).

Jika Kementerian Pertahanan (Kemenhan) jadi membeli Leopard, maka lanjut Adik, Pindad siap memproduksi amunisi peluru untuk Leopard.

Pindad telah menjalin kerjasama dengan Rheinmetall perusahaan otomotif dan industri pertahanan dari Jerman yang memproduksi Leopard. "Mereka berjanji akan sharing teknologinya sama kita salah satunay terkait rudal dan alutsista lainnya," jelas Adik.

sumber: inilah.com
  • Kamis, Januari 12, 2012
  • Administrator
Lebanon - Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) POM TNI Kontingen Garuda Sector East Military Police Unit (SEMPU) XXV-D/Unifil, Letkol Cpm Ida Bagus Rahwan Diputra, S.H, menghadiri Medal Parade Malcoy (Malaysian Company), bertempat di Malaysia Company 7 Unifil, UN Posn 7-4, Kem Malcon, Kawkaba, Lebanon Selatan, Rabu (11/1/2012).

Penganugerahan Medali PBB Unifil ini diberikan khusus kepada 11 Wanita Malcoy (Malaysia Company) yang terdiri dari 2 orang Perwira dan 9 orang Bintara wanita. Penganugerahan ini diberikan karena ke sebelas wanita tersebut telah dinas di Unifil selama enam bulan yang akan mengalami rotasi pada tanggal 28 Januari mendatang. Malaysian Company yang berkedudukan di Camp Malcon, Kawkaba ini berjumlah 360 personel terdiri dari 46 Perwira dan 214 anggota, yang mana didalamnya terdapat 2 Perwira dan 9 Bintara wanita.

Pada pengenugerahan medali PBB ini disematkan langsung oleh Komandan Kontingen Malaysia Kolonel Badrul Hisham bin Muhammad mewakili Force Commander Unifil kepada Kapten Wanita Misrina beserta 10 orang, disaksikan Komandan Contico Malcoy Letkol Hashim dan Dansatgas POM TNI Kontingen Garuda Letkol Cpm Ida Bagus Rahwan Diputra, S.H, serta Perwira Staf dari Malcoy.

Dalam sambutannya, Komandan Kontingen Malaysia Kolonel Badrul Hisham bin Muhammad antara lain mengatakan, atas nama Perserikan Bangsa Bangsa dalam hal ini Unifil menyampaikan ucapan terima kasih atas loyalitas, dedikasi dan pengorbanannya yang telah melaksananakan tugas di Unifil Lebanon Selatan ini dengan baik.

Penulis: Badarudin (Puspen TNI)


LiputanKami.com - Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI J. Suryo Prabowo melepas keberangkatan Kontingen TNI yang akan mengikuti Lomba Tembak BISAM (Brunei International Skill Arms Meet) ke-10 tahun 2012, di Ruang Hening Mabes TNI Cilangkap Jakarta Timur, Rabu (11/1).

Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E dalam amanatnya yang dibacakan oleh Kasum TNI Letjen TNI J. Suryo Prabowo mengatakan bahwa dalam kejuaraan Lomba Tembak BISAM tingkat international yang diselenggarakan setiap empat tahun sekali oleh Angkatan Bersenjata Diraja Brunei, Kontingen TNI telah dua kali mengukir prestasi terbaik dengan meraih Juara Umum pada Lomba Tembak BISAM ke-8 dan ke-9.

Prestasi tersebut merupakan bukti dari kesungguhan semua pihak terutama para petembak dalam melaksanakan latihan dan tentunya tidak terlepas dari peranan para pelatih dan pendukung, sehingga Kontingen TNI dapat mempertahankan gelar juara umum pada lomba tembak international. Prestasi dalam bidang olahraga khususnya militer/tempur akan meningkatkan rasa kebanggaan dan kehormatan TNI dalam lingkup internasional.

Dalam kejuaraan Lomba Tembak BISAM-10 Kontingen TNI menambah satu cabang perlombaan, yaitu pistol putri. Lomba Tembak BISAM merupakan lomba tembak militer/tempur tingkat international yang dimulai sejak 1985. Event empat tahunan yang diselenggarakan oleh Angkatan Bersenjata Diraja Brunei (RBAF) diikuti oleh sepuluh negara seperti, Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Singapura, Vietnam, Kamboja, Oman, Pakistan, Australia dan Inggris. Adapun cabang yang diikuti oleh kontingen TNI antara lain tembak senapan, tembak SO/GPMG, tembak pistol putra dan tembak pistol putri.

Pada kejuaraan kali ini, Kontingen TNI mengirimkan 45 personel TNI yang terdiri dari 28 atlet terbaik TNI yang telah lulus seleksi dari berbagai satuan dan 17 personel pendukung. Komandan Kontingen Kolonel Inf Raharyono beserta rombongan rencananya akan bertolak menuju Brunei Darusalam pada tanggal 12 Januari 2012.

Turut hadir dalam upacara pemberangkatan tersebut antara lain para Asisten Panglima TNI dan beberapa pejabat teras dari ketiga Angkatan.

Penulis: Badarudin (Puspen TNI)
  • Rabu, Januari 11, 2012
  • Administrator


LiputanKami.com - Kasum TNI Letjen TNI J. Suryo Prabowo membuka secara resmi Sosialisasi Rancangan Undang – Undang Keamanan Nasional (RUU Kamnas) mewakili Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E di Aula Gatot Subroto Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (10/1).

Sosialisasi RUU Kamnas yang diselenggarakan oleh Babinkum TNI dan Kementerian Pertahanan RI ini diikuti oleh para Perwira Tinggi di lingkungan TNI dan Angkatan. Pada hakekatnya, Sosialisasi RUU Kamnas ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran yang utuh dan menyeluruh mencakup substansi, suasana kebatinan dan dinamika yang berkembang dalam rangka mewadahi dan mengakomodasikan RUU Kamnas tersebut dengan harapan agar dapat terwujud kesepahaman, kesamaan visi, persepsi dan interpretasi di lingkungan TNI, dengan demikian dapat merumuskan bentuk kontribusi yang optimal dalam penanganan masalah Kamnas.

Demikian dikatakan Panglima TNI dalam sambutannya yang dibacakan Kasum TNI. Lebih lanjut disampaikan bahwa pada prinsipnya RUU Kamnas sudah mendapat persetujuan dari Presiden RI, yang substansinya meliputi : Satu, bahwa dalam menciptakan Keamanan Nasional, diperlukan adanya komitmen dan upaya segenap komponen bangsa dalam menyelenggarakan serta mendayagunakan seluruh sumber daya nasional. Dua, spektrum ancaman dalam hal keamanan meliputi berbagai aspek kehidupan mulai dari ancaman militer dampai dengan bencana alam yang semuanya itu dapat mengancam keamanan individu, masyarakat luas, kelangsungan pembangunan nasional serta eksistensi bangsa dan negara. Tiga, dalam mewujudkan, memelihara, meningkatkan dan mengembangkan sistem keamanan nasional secara menyeluruh dan terpadu, maka diperlukan sebuah badan berbentuk Dewan Keamanan Nasional yang mampu menganalisis segala permasalahaan yang berkaitan dengan keamanan nasional.

Dengan memperhatikan substansi tersebut, TNI bersikap dan berpandangan untuk menempatkan kepentingan bangsa dan negara sebagai orientasi kepentingan utama dalam menangani permasalahan kepentingan nasional, konsistensi keterlibatan TNI dalam menyelenggarakan keamanan nasional senantiasa berdasakan keputusan politik dan peraturan perundang – undangan yang berlaku.

Adapun peran TNI dalam menyelanggarakan keamanan nasional dilaksanakan melalui tahapan – tahapan, yaitu pencegahan dini, peringatan dini, penindakan dan meniadakan segala bentuk ancaman dan gangguan yang ada, yang dalam pelaksanaannya bersama – sama dengan segenap komponen bangsa.

Panglima TNI berharap agar Sosialisasi RUU Kamnas ini dapat dilaksanakan dengan baik, dengan memahami segala pemikiran dan konsideran yang menjadi latar belakang dan latar depan bagi lahirnya RUU Kamnas tersebut, karena RUU Kamnas merupakan sesuatu yang prinsip dan fundamental dalam penyelenggaraan ketatanegaraan Indonesia di masa depan.

Sosialisasi RUU Kamnas disampaikan oleh Laksma TNI Ir. Leonardi, dengan moderator Mayjen TNI Puguh Santoso dari Kemhan RI. Dalam Sosialisasi RUU Kamnas ini banyak tanggapan, masukan dan saran dari para peserta sosialisasi yang dapat dijadikan sebagai bahan masukan guna penyempurnaan RUU Kamnas tersebut. Turut hadir dalam Sosialisasi RUU Kamnas adalah Irjen TNI Marsdya TNI Sukirno, Dansesko TNI Laksdya TNI M. Jurianto, SE.

Penulis: Badarudin (Puspen TNI)
  • Selasa, Januari 10, 2012
  • Administrator
Foto Tentara Indonesia di Lebanon


LiputanKami.com, Lebanon - Komandan Sector East Military Police Unit (Sempu) TNI Kontingen Garuda XXV-D/Unifil (United Nations Interim Force Lebanon) Letkol Cpm Ida Bagus Rahwan Diputra, S.H, menerima kunjungan Liaison Officer LAF (Lebanese Armed Force) Kolonel Ali Hinnawi, di Markas Sempu TNI, UN Posn 7-3, Lebanon Selatan, Senin (09/01).

Dalam kunjungan tersebut, Liaison Officer LAF didampingi oleh Peltu Ali Yassine. Sementara, turut mendampingi Komandan Sempu TNI yaitu Wakil Komandan Mayor laut (PM) Wahyu Dwi Sulistyo, S.T, Pasi Info Kapten Pom I Gede Eka Santika, Pasi Ops Kapten Cpm Sutrisno, Pasi Pers Kapten Cpm R. Irawan Widianto, S.Kom, dan Pasi Log Kapten Laut (PM) Yose Riza, S.T.

Kepada tamunya, Komandan Sempu TNI menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungannya. Diharapkan, dengan dengan adanya kunjungan silaturahmi ini dapat terjalin hubungan / komunikasi yang baik antara LAF dengan personel Sector East Military Police Unit yang tengah bertugas di Lebanon, sehingga pelaksanakan tugas di wilayah Lebanon Selatan dapat berjalan dengan lancar.

Sementara itu, Kolonel Ali Hinnawi menyampaikan terima kasih atas undangannya, semoga hubungan ini dapat terjalin dengan baik sampai selesai penugasan nanti. Disamping itu, Liasion Officer LAF juga menyampaikan, semoga Satgas Konga XXV-D/Unifil yang mempunyai wilayah operasi Lebanon Selatan ini dapat melaksanakan tugas dengan baik.

Pertemuan yang sangat akrab tersebut, diakhiri dengan makan siang dan penyerahan cinderamata serta foto bersama.

Penulis: Badarudin (Puspen TNI)


LiputanKami.com, Lebanon - Komandan Satgas Mekanis TNI Konga XXIII-F/UNIFIL atau sering disebut dengan Indobatt (Indonesian Battalion), Letkol Inf Suharto Sudarsono mengunjungi Komandan Batalyon Kontingen Spanyol, Letkol Candal di Markas Spanyol UN Posn 7-2, Marjayoun, Lebanon Selatan, Senin (09/01). Kunjungan dinas ini dalam rangka Courtesy Call dan silaturahmi, untuk mempererat hubungan persahabatan dan kerja sama dalam penugasan misi perdamaian UNIFIL di Lebanon Selatan.

Dalam pertemuan ini, Komandan Indobatt mendapat penjelasan dari Komandan Spanyol berkaitan dengan tugas-tugas Kontingen Spanyol baik yang sudah dilaksanakan maupun rencana kegiatan kedepan, salah satunya yaitu Kontingen tersebut dalam waktu dekat akan melaksanakan Medal Parade sebagai tanda akan berakhirnya misi penugasan di Lebanon.

Pada kesempatan ini, Komandan Spanyol mengucapkan terima kasih atas kunjungan ini dan mengundang kepada Komandan Indobatt untuk hadir pada acara Medal Parade yang akan dilaksanakan pekan depan.

Komandan Indobatt pada kesempatan ini juga menyampaikan informasi tentang kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Satgas Indobatt, khususnya berkaitan dengan tugas-tugas patroli di sekitar blue line baik yang dilaksanakan oleh prajurit Indobatt sendiri maupun bekerjasama dengan Kontingen lain serta dengan LAF (Lebanese Armed Force).

Pertemuan diakhiri dengan penyerahan cinderamata berupa plakat kenang - kenangan dari Komandan Indobatt kepada Komandan Spanyol. Sebelum meninggalkan ruang pertemuan Komandan Indobatt menyampaikan kesediaannya untuk hadir pada undangan acara Medal Parade di Spanyol. Turut mendampingi Komandan Indobatt dalam pertemuan tersebut Kasiops Satgas Kapten Inf Resa dan Interpreter Lettu Sus Heri Restanu.

Penulis: Badarudin (Puspen TNI)
LiputanKami.com, Kongo - Budaya bersih, tertib dan segalanya tertata rapi seharusnya sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan prajurit TNI, baik secara perorangan maupun secara satuan dimanapun mereka berada dan bertugas. Budaya bersih, rapi dan serba teratur akan mencerminkan kepribadian prajurit dan satuan itu sendiri, disamping hal itu juga akan berkaitan erat dengan kelancaran dan keberhasilan setiap pelaksanaan tugas.

Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XX-I/Monusco (Mission Organesation Nation United Stabilisation Republuk Democratik of Congo) dibawah pimpinan Letnan Kolonel Czi Sapto Widhi Nugroho selaku Komandan Satgas (Dansatgas), Minggu (08/01) bersama-sama dengan Wadan dan seluruh Perwira serta anggota Satgas saling bahu membahu melakukan bersih-bersih dan menata kembali Camp Kontingen Garuda yang selama ini merupakan tempat untuk melaksanakan segala aktifitas.

Dansatgas mengajak dan megingatkan pentingya membudayakan hidup yang serba teratur, tertata rapi dan tentunya bersih, mulai dari individu perorangan prajurit, lingkungan tugas serta alat peralatanya

Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-I/Monusco yang saat ini sedang bertugas dalam misi perdamaian PBB di Kongo, menata kembali mulai dari rumah jenset listrik, kamar mandi, tower air, gudang alat peralatan, dapur sampai dengan ruang makan.

Untuk kerapihan dan kebersihan alat peralatan Satgas seperti kendaraan kecil, sedang dan alat-alat berat dikelompokan dan di cek betul kesiapanya, sehingga setiap saat siap di operasionalkan baik untuk mendukung kegiatan rutin di dalam camp maupun tugas-tugas yang di percayakan oleh Monusco kepada Satgas Garuda XX-I/Monusco.

Komandan memanfaatkan hari Minggu karena para Staf UN sedang libur, tetapi bagi Satgas Pasukan Garuda waktu yang ada digunakan untuk menata kebersihan pangkalan, cek alat peralatan sekaligus kegiatan rutin yang harus dikerjakan agar suasana di tempat tugas terasa rapi, bersih dan indah yang bisa membawa suasana kerja menjadi nyaman demi kepentingan Satgas Garuda XX-I Monusco.

Penulis: Badarudin (Puspen TNI)

BTemplates.com

Categories

Kamera CCTV Palembang

Popular Posts

Blog Archive