Tampilkan postingan dengan label Olah Raga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olah Raga. Tampilkan semua postingan


Suasana memanas terjadi ditubuh tim Persela lamongan, jelang bergulirnya Indonesia Super Liga beberapa minggu kedepan. Para pemain tim asal Jawa Timur, menuntut jajaran Pelatih Persela yang di kepalai Miroslav Janu dipecat. Pasalnya, antara pemain dan pelatih tidak ada kecocokan.

Hal tersebut di sampaikan para pemain dalam pertemuan dengan manajemen di kantor Sekretariat Persela di Jalan Lamongrejo 1 kota Lamongan, Rabu Petang. (02/11/2011)

Para pemain menilai, sikap Miroslav Janu terlalu berlebihan saat memimpin latihan maupun bertanding. Miroslav Janu selalu memarahi pemain dengan cara yang kasar.

Namun sayang, dalam pertemuan yang di agendakan antara tiga pihak yakni pelatih, pemain dan manajemen, jajaran pelatih tidak hadir tanpa alasan yang jelas. Bahkan, sebelumnya, Miroslav Janu mangkir latihan dalam dua kali pertemuan terakhir. Tak hanya menuntut pelatih di ganti, pemain Persela juga menuntut kejelasan gaji yang belum di bayarkan sebulan terakhir.

Dua tuntutan sikap para pemain Persela tersebut di tanggapi dingin oleh pihak menejemen Persela. Menejemen tak gegabah untuk mengganti pelatih. Menejemen akan berkonsultasi dengan pihak pelatih atas sikap kurang baik kepada pemain. “Kita akan berkomunikasi dulu dengan pelatih kepala mengenai persoalan ini”, ujar Yuhronur Efendi, Asisten Manager Persela.

Sementara pihak menejemen Persela berjanji akan memberikan yang terbaik untuk pemain Persela. Semuanya akan di kembalikan kepada pelatih untuk dapat merubah sikap atau tidak. Jika tidak, menejemen terpaksa akan mencari pengganti Miroslav Janu.

Jika benar pergantian pelatih terjadi, Persela akan menjadi satu satunya tim yang mengalami pergantian pelatih dua kali sebelum kompetisi bergulir.


Manajemen Persela Lamongan membutuhkan suntikan lima pemain baru, untuk Menghadapi Pra Kompetisi Indonesia Super Liga, di ajang Inter Island Cup. Kebutuhan pemain baru tersebut menyusul mundurnya dua pemain yakni, Irsyad Aras dan Pitono. Selain itu, jajaran pelatih Persela yang di kepala Miroslav Janu, mangkir latihan tanpa alasan jelas (02/11/2011.)

Menghadapi kompetisi Pra Indonesia Super Liga di ajang inter island cup 2011, Persela Lamongan tengah menghadapi tantangan cukup pelik. Pasalnya, dua pemain Persela yang resmi di kontrak yakni Irsyad Aras dan Pitono, mangkir latihan. Kabar yang beredar, kedua pemain tersebut telah mengundurkan diri usai pertandingan di solo.

Tak hanya itu, jajaran pelatih Miroslav Janu dan tiga asistennya Tony Ho, Assegaf dan pelatih kiper Herman, juga mangkir pada sesi latihan Selasa pagi, tanpa alasan yang jelas pula. Latihan perdana pasca libur ini hanya di pimpin Asisten Pelatih Persela, Didik Ludianto.

Menurut Didik Ludianto, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir saat ini melakukan evaluasi terhadap pemain yang di terapkan pada latihan di Stadion Surajaya Lamongan. bahkan, Persela membutuhkan suntikan sampai lima pemain baru, khususnya di lini depan pasca di depaknya Ngon A Djam.

Kebutuhan terhadap pemain baru juga dikarenakan Persela baru saja ditinggalkan pemain depannya, Zulham Zamrun, yang memilih berkarier di klub lain. Kini di lini depan hanya ada tinggal dua striker yakni Arif Alfiansyah dan Rudi Widodo.

Proses rekruitmen lima pemain tersebut menurut Didik Ludinato, secepatnya dilakukan, karena kompetisi isl semakin dekat. pihak manajemen pun sudah merekomendasikannya kepada pelatih kepala Persela, Miroslov Janu.

Salah satunya pemain posisi belakang asal Kamerun, Gustave Bahoken. Selain itu, ada pula Gerry Setia, striker dari Arema dan Jefry Dwi Hadi dari Persik Kediri.

Untuk berlaga dalam ajang isl, Persela berkomitmen dapat menjadi tim tangguh. tim asal jawa timur yang baru saja mendapat suntikan dana dari nirwan bakrie tersebut, diproyeksikan dapat masuk empat besar di ISL.


Persela Lamongan secara tegas menolak mengikuti kompetisi Liga Primer Indonesia di bawah naungan PT Liga Prima Indonesia dan tetap bersikukuh mengikuti kompetisi isl yang telah di tetapkan dalam kongres PSSI di Bali. Hal tersebut merupakan buntut beberapa kebijakan PSSI yang menuai kontroversial (20/10/2011.)

Carut marut dalam keputusan PSSI terus berlanjut di pesepak bolaan Indonesia. Sikap kontroversial PSSI yang dinilai melanggar statusa kongres PSSI di Bali, menuai kecaman dari berbagai klub anggota. Salah satunya tim asal jawa timur, Persela Lamongan.

Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir secara tegas menolak berkiprah dalam kompetisi Liga Primer Indonesia di bawah naungan pt liga prima indonesia. Persela hanya akan mematuhi hasil keputusan kongres PSSI. Persela bersama 14 klub lainnya siap mengikuti kompetisi Indonesia Super Liga di bawah naungan PT Liga Indonesia.

Menurut manajemen Persela, meski ada ancaman dari PSSI terkait penolakan mengikuti kompetisi LPI, Persela tetap konsisten menjalankan keputusan kongres. Pasalnya, hasil kongres menjadi kehormatan bagi setiap klub. Selain itu, manajemen Persela sangat menyayangkan keputusan rapat komite eksekutif PSSI yang menganulir keputusan kongres dan menggelar LPI. “kami hanya memegang konsistensi kongres”, ujar Abrihadi, Asisten Manager 1 Persela.

Sementara itu, pelatih Persela Miroslav Janu mengaku tidak terpengaruh dengan suasana konflik di elite PSSI. Mantan pelatih arema indonesia tersebut lebih berkonsentrasi untuk menyiapkan tim sebaik mungkin.

Menurut janu, ke 15 klub yang melakoni kompetisi isl mendatang, merupakan tim besar dan telah menyiapkan skuadnya dengan beberapa pemain bintang, baik lokal maupun asing yang sudah lama berkiprah di sepak bola Nasional.


Persela Lamongan membuat kejutan. Baru saja resmi mengontrak Eduard Tjong, Persela sudah mengganti pelatih kepalanya. Miroslav Janu (janu), kini resmi menjadi nahkoda Laskar Joko Tingkir. Mantan pelatih Arema Indonesia ini kemarin (6/10) diperkenalkan Ketua Umum Persela, Fadeli, dalam sesi jumpa pers pada wartawan di Ruang Sasana Nayaka setempat.

Janu tidak datang sendirian. Dia juga membawa gerbong asisten pelatihnya dulu. Yakni Tony Ho, Herman Kardiaman dan Assegaf. Sementara Didik Ludianto, asisten pelatih Persela Lamongan sebelumnya, dikonfirmasikan Fadeli akan tetap berada di jajaran pelatih Persela. Didik Ludianto sendiri sukses membawa Persela U 21 menjadi juara ISL U 21 musim lalu.

Fadeli dalam keterangannya menyampaikan perubuhan pelatih kepala Persela itu untuk mensukseskan target Persela untuk berada di klasemen atas, setidaknya 4 besar. “Agar Persela ini layak jual di mata calon sponsor, kita harus berbenah. Diawali dengan perekrutan pelatih kepala berkualitas, “ ujarnya.

“Nantinya semua akan dibenahi, “ imbuh Fadeli. “Mulai dari penambahan pemain hingga perbaikan rumput Stadion Surajaya. Janu kemarin sukses antarkan Arema jadi runner up. Nanti kami targetkan setidaknya bisa berada di posisi empat. Sedangkan untuk pasang target juara, tentunya harus ada banyak pembenahan dari sisi pemain, juga kualitas lapangan, “ katanya menjelaskan.

Janu sendiri tidak banyak mengumbar janji. Terlebih kompetisi akan segera dimulai meski jadwal pertandingannya belumm ada. Dia hanya menjanjikan akan bekerja keras seperti halnya yang sudah dilakukannya untuk PSM Makasar dan Arema Indonesia.
Dia mengaku sudah sedikit banyak mengetahui komposisi pemain yang sudah dimiliki Persela saat ini. Termasuk sejumlah pemain junior yang masuk ke tim senior dan keberadaan Gustavo, Zulham serta hengkangnya Fabiano ke Persija. Janu sendiri mengaku senang dengan pemain muda. Namun tentu dia akan melihat dulu kualitas mereka.

Dengan komposisi pemain Persela saat ini, dia melihat perlu ada pembenahan di sektor belakang, gelandang dan depan. Disebutkannya, sudah ada enam pemain yang diajaknya untuk bergabung di Persela. Namun terkait perekrutan dan kontrak, dia percaya itu menjadi kewenangan penuh dari manajemen Persela.

“Saya sudah kontak 5 atau 6 pemain untuk gabung. Namun terkait kontrak itu tentu kewenangan manajemen. Terkait pemain asing, saya adalah pelatih yang disiplin. Saya hanya kan merekrut pemain yang asing yang disiplin dan bisa bekerjasama degan pemain lokal, “ kata dia.

Janu yang lahir 8 November 1959 di Republik Ceska tersebut mengawali karir kepelatihannya di Indonesia pada tahun 2003 di Persigo Gorontalo. Kemudian hijrah ke PSM Makassar hingga tahun 2005. Tahun 2007 dia berlabuh di Arema Indonesia, kemudian musim 2008-2010 melatih Slavia Praha sebagai pelatih B. Sedangkan tahun lalu di melatih Arema Indonesia.


Empat orang dari tim Konfederasi Sepakbola Asia atau Asian Football Confederations (AFC), Rabu (5/10) bersama perwakilan dari PSSI memverifikasi kesiapan manajeman Persela Lamongan. Terutama verifikasi dokumen data yang sudah dikirimkan sebelumnya soal kelayakan unsur manajemen, finance officer, legal officer, security officer dan terkait local media officer.

Seperti dijelaskan Alisher Nikimbaev (Manajer Proffesional Football), Indonesia termasuk yang paling akhir verifikasinya bersama Uni Emirat Arab. AFC sebelumnya sudah melakukan verifikasi semua negara Asia seperti Korea dan China.

Hasil kesimpulan dari cek dan sharing data tersebut, lanjut dia, akan dikirim ke AFC dan diputuskan kelayakannya oleh Exco AFC berdasarkan kelayakan standar se Asia. “Verifikasi ini terutama terkait kelayakan untuk mengikuti kompetsi AFC Champions League (Liga Champions Asia) untuk 3 musim mendatang. Yakni musim kompetsi 2012 hingga 2014, “ terang dia saat di Sekretariat Persela.

Dia juga sempat memuji Persela menjadi satu-satunya klub yang telah memiliki business plan. Meski belum bagus, dia menghargai upaya tersebut. terkait hasil verifikasi, kelayakannya bukan hanya akan ditentukan satu atau dua klub saja. Namun keseluruhan klub yang diverifikasi.

Setelah memverifikasi data di Sekeretariat Persela, Tim AFC langsung melihat kesiapaan fasilitas di Stadion Surajaya. Semua aspek dilihat dan diverifikasi. Mulai dari mixed zone, ruang media, ruang pemain home dan away hingga aspek keamanannya. Sejumlah saran pembenahan yang disampaikan AFC, seperti penambahan fasilitas untuk media akan dipenuhi manajerial Persela sebelum batas akhir 14 Oktober nanti.

Dalam sesi jumpa pers, Shahin Rahmani (Manajer Media) menegaskan dalam kesempatan hari itu dia bersama timnya tidak akan langsung melakukan penilaian. Karena nanti akan ada sesi kesimpulan tersendiri. Dia dan Tim AFC lain ingin melihat langsung keseriusan masing-masing klub dalam memenuhi ketentuan standar AFC yang ada.

Tim AFC lainnya yang hari itu datang adalah Benjamin Tan (Manajer Kompetisi) dan Avin (Manjer Audit Finance). Mereka didampingi dua orang dari PSII, Farid Mubarok dan Malik. Sementara dari manajerial Persela terlihat hadir Yuhronur Efendi bersama Agus Suyanto, R Yulianto, Anang Taufik dan sejumlah pengurus lainnnya.


Belum berakhirnya krisis striker pasca di depaknya Prince Kabir Bello dari proses seleksi, Persela Lamongan mendatangkan dua striker asing non Asia. Salah satu pemain seleksi tersebut bernota bene mantan pemain Timnas Junior Slovakia, Rolan Slethco (05/10/2011.)

Persela Lamongan terus berupaya melengkapi pemainnya jelang kompetisi level 1 bergulir 15 Oktober mendatang. Kini tim berjuluk Laskar Joko Tingkir, kembali menyeleksi dua striker non Asia, pasca di coretnya Prince Kabir Bello dari proses seleksi.

Dua pemain asing ini yakni Rolan Slethco asal Slovakia, dan Luis Pena asal Paraguay. ROLAN SLETHCO merupakan mantan pemain Timnas Junior Slovakia di kelompok u-17, u-19, dan dua tahun lalu bergabung di kelopok u-21. Sedangkan striker asal paraguay luis pena, merupakan mantan pemain Protitan Medan selama dua musim.

Meski baru pertama kali menjalani latihan, kedua striker bertubuh jangkung ini menarik perhatian pelatih Persela Eduard Tjong. Namun, keputusan perekrutan akan di tentukan pada agenda uji coba dalam beberapa hari kedepan.

Setidaknya Persela hanya membutuhkan satu striker asing non Asia, untuk menambah daya gedor di lini depan pasca didepaknya Ridhuan Barkoui. “Kami butuh 1 lagi striker asing non Asia agar performa serangan Persela lebih tajam tagi”, ujar Eduard Tjong

Sebelumnya, Persela telah resmi mengontrak striker asal Korea Selatan, Kim Yong Hoo. Namun, tim asal Lamongan ini harus gigit jari lantaran kehilangan kapten tim, Fabiano Rosa Beltrame, yang memilih hijrah ke Persija Jakarta.

Manejemen Persela berjanji akan mencarikan pengganti Fabiano di lini belakang, sebelum kompetisi bergulir pertengahan bulan ini.


Persela Lamongan mengakhiri laga kandang dengan memukul telak PSPS Pekanbaru dengan skor 3-0, di Stadion Surajaya Minggu Sore (12/-6.) kemenangan ini sekaligus menggeser PSPS di posisi ke tujuh klasemen sementara ISL.

Bermain di hadapan ribuan suporternya, Persela Lamongan berhasil meraih point penuh atas PSPS pekanbaru. Sepanjang babak pertama, Persela Lamongan mendominasi pertandingan. Peluang demi peluang terus di ciptakan. Di menit ke 25, Persela nyaris mencetak gol jika serangan Persela yang bertubi-tubi tidak di hadang kiper PSPS, Fance Hariyanto. hingga turun minum, kedua tim bermain imbang tanpa gol.

Tuan rumah baru mampu unggul di menit ke-56. Tandukan Fabiano Rosa Beltrame yang memanfaatkan tendangan pojok mampu menjebol gawang PSPS.

Sepuluh menit kemudian, Feri Ariawan menambah keunggulan Persela menjadi 2-0 setelah berhasil lolos dari barisan pertahanan PSPS. tendangan dari jarak dekat Feri Ariawan tak mampu di halau Kiper PSPS.

Tak cukup sampai di sini, Persela kembali menambah skor kemenangannya di menit ke 72 melalui Zulham M Zahrun, setelah lolos dari kemelut di depan gawang. Skor pun menjadi 3-0 untuk Persela. Upaya Laskar Bertuah untuk memperkecil kekalahan selalu kandas oleh barisan pertahanan Persela.

Dengan hasil ini, Persela berhasil menggeser posisi PSPS di posisi ke 7 klasemen sementara ISL.


Persema Malang akhirnya resmi mengundurkan diri dari kompetis Liga Super Indonesia (ISL) yang diselenggarakan PSSI (01/01/11.) Selanjutnya, klub yang di danai pemerintah kota Malang tersebut bergabung dengan Liga Premier Indonesia (LPI) yang dianggap lebih fair dan mandiri.

Keputusan resmi mundur dari Liga Super Indonesia tersebut, berdasarkan surat resmi yang dikeluarkan manajemen Persema dan ditandatangani langsung Ketua Umum sekaligus Walikota Malang, Peni Suparto.

Menurut kepala pelatih Persema Malang, Timo Schuenemann, Persema mundur karena menganggap kompetisi dalam Liga Super Indonesia yang dihelat PSSI, jauh dari fair play. Persema kerap dirugikan selama mengikuti kompetisi ISL.

“Selain itu, Persema memilih masuk Liga Premiere Indonesia, juga sebagai langkah awal lepas dari dana APBD, sehingga kepentingan sepakbola, tidak lagi menjadi alat politik pemerintahan.”, ujar Timo Schuenemann.

Sementara itu, Pemain naturalisasi Persema yang bermain di Timnas, Irfan Bachdim, belum ada kepastian bertahan di Persema atau hengkang ke klub lain. Irfan masih bergabung dengan timnas yang harus puas menjadi Runner Up Piala AFF Suzuki Cup.
  • Kamis, September 30, 2010
  • Administrator


Ratusan Bonek mania turun ke jalan (30/09/2010) bukan untuk menonton pertandingan sepak bola, namun mereka berunjuk rasa ke kantor DPRD kota Surabaya dan dilanjutkan ke rumah Dinas Walikota Tri Rismaharini. Para Bonek meminta kepada DPRD Surabaya untuk membentuk komite penyelamatan Persebaya. Komite ini nantinya berfungsi membuat langkah strategis penyelamatan Persebaya, agar nasibnya tidak kian terpuruk di pentas sepak bola tanah air.

Menurut para Bonek, nasib Persebaya saat ini sangat memprihatinkan sehingga membut prestasi Persebaya menurun. Selain itu, mereka mempertanyakan permasalahan mengenai status saham kepemilikan Persebaya. Bonek meminta penjelasan dari DPRD Surabaya mengenai kepemilikan Persebaya.

Mereka tidak ingin Persebaya dijual kepada perseorangan. “Kita menolak dengan tegas jika Persebaya di miliki oleh perseorangan, karena akan memberi keuntungan pribadi saja”, ujar Hasyim, Korlap Aksi.

Para Bonek juga mengancam akan turun aksi lagi dengan jumlah yang lebih besar jika suara mereka tidak dengar pemkot maupun DPRD Surabaya.

Sekadar diketahui, ketua umum Persebaya telah mematangkan akuisisi Persebaya oleh PT Medco Energi International tbk yang dimiliki Arifin Panigoro. Rencananya, PT medco mendapat saham 70 persen, Saleh Ismail Mukadar 10 persen dan 20 persen sisanya dimiliki klub.(86)


Persaingan seleksi pemain lini depan di Persela Lamongan bakal berlangsung ketat. Dalam latihan di Stadion Surajaya Sabtu Sore (04/09/2010,) Laskar Joko Tingkir mendatangkan tiga pemain asing sekaligus.

Ketiga pemain tersebut yaitu mantan pemain Persibom Bolaang Mongondow, Fernando Gaastos asal Argentina, Victor Careces asal Paraguay dan Redouane Barkoui asal Maroko.

Dari ketiga pemain asing seleksi, Redouane Barkoui yang nota bene mantan pemain Persib Bandung dan Pelita Jaya Purwakarta, berpeluang besar untuk bergabung mengisi lini depan yang sebelumnya hanya diisi dua striker muda Aris Alfiansyah dan Fery Ariawan.

Pelatih Persela Subangkit mengatakan, Barkuoi memiliki kemampuan yang telah teruji dan layak bermain di ISL. Terbukti, saat bermain di Pelita Jaya Purwakarta, Barkoui mengemas 13 gol dalam setengah musim kompetisi.

Menyikapi karakter tempramental tinggi Barkoui yang sering merugikan tim, Subangkit akan memberinya kesempatan untuk merubah sikap tersebut. “Soal gaya temperamen tinggi Barkoui bisa kita perbaiki nanti”, ujar Subangkit.

Persela Lamongan masih memiliki dua pemain asing non Asia, yaitu kapten tim Fabiano Rosa Beltrame asal Brasil dan Gustavo Fabian Lopez asal Argentina.

Sementara untuk kuota dua pemain asia yang masih kosong, Persela akan segera melengkapinya dalam waktu dekat ini. Kabarnya, Persela mengincar pemain asal Korea Selatan yang menjadi top skor di Liga Divisi Satu Korea Selatan.(86)


Aris Alfiansyah, menjadi pahlawan kemenangan Persela Lamongan dalam laga penutup Babak Enam Besar Liga Jatim Grup B, dengan menaklukkan Persik Kediri 4-1, di Stadion Surajaya, Rabu Malam (01/09/2010.) Kemenangan ini membawa tim berjuluk Laskar Joko Tingkir melaju ke babak Semifinal Liga Jatim ke-IX.

Bermain dihadapan ribuan supporternya, Persela Lamongan mampu memetik kemenangan telak atas tamunya Persik Kediri dengan skor 4-1, dalam laga penutup babak Enam Besar Liga Jatim di Stadion Surajaya.

Babak pertama baru berjalan enam menit, hendro siswanto nyaris membawa Persela unggul andai aksi gemilangnya dapat mengecoh kiper Persik, Hery Prasetyo.

Anak asuh Subangkit, baru mampu mencetak gol kegawang Persik Kediri di menit ke-35, lewat kaki Aris Alfiansyah. Skor 1-0 keunggulan Persela bertahan hingga turun minum.

Dengan mengandalkan formasi menyerang 4-3-3, Laskar Joko Tingkir kembali mengoyak gawang Macan Putih Persik Kediri. Lagi lagi Aris Alfiansyah mencetak gol. 2-0 Persela memimpin.

Di menit ke-69, Aris Alfiansyah kembali mengoyak gawang Persik Kediri lewat tandukan kepala, setelah meneruskan umpan tendangan bebas rekan setimnya fery ariawan. 3-0 Persik semakin tertinggal.

Persik Kediri baru mampu memperkecil ketinggalan menjadi 3-1, lewat aksi tendangan jarak jauh Legimin Raharjo di menit ke-80.

Skor 3-1 tak membuat pemain Persela kendor. Persela Lamongan mampu menutup kemenangan, berkat gol keempat Aris Alfiansyah, satu menit sebelum pertandingan bubar. Skor 4-1 untuk kemenangan Persela bertahan hingga wasit meniup peliut panjang.

Meskipun menelan kekalahan, Persik Kediri berhak malaju ke babak semifinal liga jatim ke-ix bersama Persela Lamongan, yang rencanya akan di gelar tiga september mendatang.(86)


Laga perdana babak Enam Besar Liga Jatim IX Grup B, tuan rumah Persela Lamongan tampil garang membekuk tim tamu Persema Malang, dengan skor akhir 5-1, di Stadion Surajaya, Sabtu Malam (28/08/2010.)

Persela yang mengenakan kostum biru muda, di awal babak pertama mendominasi pertandingan. Di menit ke-4 Persela Lamongan nyaris unggul andai sepakan Jimmy Suparno, tak dibendung kiper Persema yang di jaga Dedi Imam. Dua menit berselang, Persela kembali memperoleh peluang emas lewat sontekan Fery Ariawan. Namun, kali ini kembali gagal.

Laskar joko tingkir baru mampu mencetak gol di menit ke-27, lewat aksi tendangan salto Aris Alfiansyah. 1-0 Persela unggul. Hingga memasuki babak pertama usai, peluang demi peluang kedua tim gagal tercipta. Skor 1-0 untuk kemenangan Persela bertahan hingga turun minum.

Tertinggal 1-0, Laskar Ken Arok Persema Malang berbalik menekan Persela Lamongan. Alhasil, berawal dari serangan balik, dimenit ke-65 pemain depan Persema, reza mustofa merubah kedudukan menjadi imbang 1-1.

Tujuh menit kemudian, pemain anyar fery ariawan membawa Persela unggul 2-1, lewat aksi tendangan voli meneruskan umpan matang Jimmy Suparno. Fery ariawan, mantan punggawa garuda merah kembali mengoyak gawang Persema Malang dimenit ke-78, meneruskan umpan Hendro Siswanto. Skor berubah menjadi 3-1, Persela memimpin.

Berawal dari pelanggaran lini belakang Persema, hadiah tendangan bebas dimenit ke-82 mampu diselesaikan pemain asal Argentina, Gustavo Fabian Lopez. Skor 4-1 Persema Malang semakin jauh tertinggal.

Satu menit sebelum pertandingan bubar, Hendro Siswanto, membenanmkan mimpi Persema Malang untuk meraih kemenangan. Skor 5-1 untuk keunggulan Persela bertahan hingga pertandingan bubar..

Kemenangan ini, membawa tim tuan rumah Persela Lamongan memimpin Klasemen sementara Grup B Liga Jatim IX.(86)


Laga kedua babak penyisihan Grup A Liga Jatim Ke-IX, Persela Lamongan berhasil membekuk Protitan FC Medan dengan skor telak 3-0, di Stadion Surajaya Senin Malam (23/08/2010.) Kemenangan ini memastikan Laskar Joko Tingkir melaju ke Babak Perempat Final.

Protitan FC Medan yang mengenakan kaus merah, pada menit awal pertandingan nyaris mencetak gol. Namun tendangan Zulham masih melebar dari gawang Persela yang di kawal Khoirul Huda.

Persela Lamongan yang bertindak sebagai tuan rumah, baru mampu mencetak gol di menit ke-29 lewat tendangan Zaenal Arifin meneruskan umpan tendangan sudut. 1-0 Persela memimpin. Hingga babak pertama usai, skor 1-0 kemenangan Persela tetap bertahan.

Memasuki babak kedua Persela Lamongan semakin menaikkan tempo pertandingan. Di menit ke-65, berawal dari tendangan sudut, Jimmy Suparno berhasil mengoyak gawang Protitan FC yang dikawal, Putra. 2-0 Persela unggul.

Sepuluh menit berselang, Jimmy Suparno kembali mencetak gol lewat aksi sepakannya, setelah meneruskan umpan silang Zaenal Ikwan. Skor 3-0 untuk kemenangan Persela bertahan hingga pertandingan usai. Kemenangan ini memastikan Laskar Joko Tingkir melaju ke Babak Perempat Final, Liga Jatim IX.(86)
  • Selasa, Agustus 24, 2010
  • Administrator


Peluang Persikubar untuk lolos ke babak 6 Besar Piala Gubernur Jawa Timur ke IX, semakin terbuka, setelah mengalahkan Gresik United 2-0 malam ini (23/08/2010) di Stadion Surajaya Lamongan.

Gresik United dan Persikubar kutai barat sama-sama kalah pada laga pertama grup A Liga Jatim Piala Gubernur 2010. Untuk itu, kedua kesebelasa bermain habis-habisan agar bisa lolos ke babak 6 besar group A. Tak heran, sejak babak pertama di mulai, kedua kesebelasan berusaha saling menyerang untuk menciptakan gol di menit-menit awal.

Di menit ke 16, striker Gresik United, Varney Vas Boakay membuka peluang setelah menerobos barisan pertahanan Persikubar. Namun, bola berhasil di hadang kiper Yanuar Tri. 4 menit kemudian, Cornelis Kaimu melakukan serangan balik yang nyaris membuahkan gol.

Gol pertama Persikubar baru tercipta di menit 23 melalui Orock Charles setelah keluar dari kemelut di depan gawang, hingga mampu merobek gawang Gresik United yang di jaga ahmad nurosadi.

Di babak kedua, Persikubar sedikitnya memliki 4 peluang emas yang berakhir dengan penyelesaian yang buruk. Namun, di menit 64, Orock Charles kembali mencetak gol kedua setelah lolos dari kawalan ketat barisan pertahanan Gresik United. Meski kipper GU Khusnul Khuluq di ganjar kartu merah pada menit ke 78, Skor 2-0 bertahan hingga wasit Jumady Efendi mengakhiri pertandingan.

Dengan kemenangannya ini, Persikubar memiliki peluang terbuka untuk lolos ke babak 6 besar, jika berhasil mengalahkan Protita Medan pada pertandingan Rabu besok. Sementara, Gresik United di pastikan gagal melaju ke 6 besar. (86)


Semakin ketatnya persaingan di ajang Indonesia Super Liague (ISL), membuat Persela Lamongan kian gencar menggaet bintang bintang lapangan hijau. Setelah resmi menggaet dua bintang muda punggawa tim Garuda Merah yang berlaga di even Charitiy Game, Laskar Joko Tingkir Persela Lamongan resmi memboyong mantan Kapten Tim Nasional Indonesia, Charis Yulianto.

Usai menggaet dua bintang muda yang berlaga di ajang Charity Game, Fery Ariawan Dan Hendro Siswanto, Persela secara resmi mengikat kontrak mantan Kapten Tim Nasional Indonesia, Charis Yulianto.

Pemain asli blitar jawa timur berpostur tinggi ini, tiba di lamongan dan langsung menjalani latihan dibawah kepemipinan pelatih Subangkit di Stadion Surajaya, Rabu sore (18/08/2010.)

Meski telah menginjak usia 32 tahun, mantan pemain Sriwijaya FC Palembang ini menjalani ikat kontrak selama satu musim kompetisi. Perburuan Charis Yulianto ini melengkapi lini belakang laskar joko tingkir yang sebelumnya di galang Fabiano Rosa Beltrame dan FX Yanuar.

Pemain yang pernah merumput bersama Selangor FC Malaysia ini, menurut pelatih persela subangkit merupakan pemain yang berkualitas untuk menambah daya kuat lini belakang. Selain itu, kehadiran Charis Yulianto akan menjadi motivasi sendiri bagi bintang bintang muda Laskar Joko Tingkir.

Sementara untuk memenuhi kelengkapan kuota dua pemain Asia, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir akan segera mendatangkan mantan penyerang Bontang FC asal Jepang, Kenji Adachihara. “Kita usahan untuk mendatangkan pemain berpengalaman seperti Kenji”, ujar Subangkit.

Charis Yulianto menjadi pemain baru ke-7 yang di rekrut persela, setelah secara resmi menggaet dua mantan pemain Persiba Balikpapan Fery Ariawan dan Hendro Siswanto, Zainal Ikwan (Persema Malang), Slamet Riyadi (Sriwijaya FC) Palembang, dan dua pemain asal Argentina Gustavo Fabian Lopez dan Ezguiel Gonzales. (86)


Mantan play maker Persela musim kompetisi 2008-2009 asal Argentina, Gustavo Fabian Lopez, akhirnya resmi mengenakan kostum tim berjuluk Laskar Joko Tingkir.

Meski belum mengikuti latihan, gustavo yang di kabarkan dikontrak senilai satu milyard ini, mendapat sambutan meriah dari para suporter di Stadion Surajaya, Jum’at sore (13/08/2010.)

Selain Gustavo, Persela resmi mengikat kontrak striker asal Argentina, Ezequiel Gonzalez yang merumput bersama tim Divisi Utama Persiba Bantul musim lalu.

Gustavo dan Ezequiel Gonzalez melengkapi tiga kuota pemain asing non Asia, setelah Laskar Joko Tingkir kembali mengikat kontrak Fabiano Rosa Beltrame.

Subangkit pelatih Persela mengatakan, setelah mendapatkan tiga pemain asing non asia, Persela Lamongan juga akan melengkapi dua kuota pemain asia. “Kita masih melakukan seleksi lagi untuk sisanya”, ujar Subangkit.

Setelah mendapatkan dua mantan pemain Persiba Balikpapan, Fery Ariawan dan Hendro Siswanto, Laskar Joko Tingkir telah resmi menggaet kapten Timnas Indonesia, Charis Yulianto.

Namun, saat ini Charis Yulianto belum dapat bergabung latihan. Pasalnya, mantan pemain sriwijaya fc palembang tersebut masih menjalani proses hukum terkait kasus penganiayan supporter, beberapa bulan lalu.

Sementara itu, sejumlah pemain lokal seperti mantan pemain Persema Malang, Zainal Ikwan dan Slamet Riyadi mantan pemain Sriwijaya FC, masih mengikuti persaingan seleksi tim Laskar Joko Tingkir lainnya.


Finish di urutan 14 Klasemen ISL musim lalu, membuat tim Persela Lamongan merombak 50 persen materi pemainnya. Berharap memperoleh pemain berkelas Super Liga, pada sesi latihan kamis sore (05/08/2010), Laskar Joko Tingkir justru kebanjiran delapan pemain seleksi yang berasal dari tim Divisi Utama Liga Indonesia yang nota bene hanya pemain cadangan.

Delapan pemain yang mengikuti seleksi hari ini adalah Dody Cahyadi (Persiter Ternate), Dedy Indra (Gresik United), Jery Boy (PSPS pekanbaru), Maman (Persita Tangerang), Ardana (PSP padang), Valentino (PSIR Rembang), Deden dan Fais (PSIM Yogjakarta) serta Anam Syahrul mantan pemain (Persiba Balikpapan).

Menurut Subangkit pelatih Persela, hanya Anam Syahrul mantan pemain Persiba Balikpapan, yang layak bergabung dalam tim Laskar Joko Tingkir. Subangkit mengaku telah melakukan pendekatan dengan sejumlah pemain lokal berpengalaman di pentas Super Liga musim lalu serta sejumlah pemain Asia yang berlabel Timnas.

“Kita telah melakukan pendekatan pada mereka, namun masih menunggu hasil negoisasi”, ujar Subangkit.

Menyinggung kerangka tim yang akan berlaga di isl mendatang, skuad tim Laskar Joko Tingkir di targetkan sudah siap dalam dua minggu kedepan, termasuk mengikuti Piala Gubernur Jawa Timur pertengahan Agustus mendatang.

Sementara itu, memasuki hari ketiga pemusatan latihan, sejumlah pemain masih mangkir yaitu kapten tim Fabiano dan kiper Khoirul Huda.


Setelah di kontrak untuk menangani tim Persela Lamongan, mantan pelatih persema malang Subangkit, selasa sore (03/08/2010) mulai memimpin sesi latihan perdana Laskar Joko Tingkir di Stadion Surajaya Lamongan Jawa Timur. Namun, latihan perdana tersebut di warnai mangkirnya sejumlah pemain Persela tanpa alasan yang jelas.

Subangkit, pelatih yang sempat gagal mencetak prestasi bersama persema malang pada kompetisi musim lalu, mulai memandu latihan perdana tim Persela Lamongan, usai di kontrak secara resmi menangani Laskar Joko Tingkir selama satu musim kompetisi ke depan.

Pada sesi latihan perdana yang di gelar di Stadion Surajaya Lamongan, pelatih berlisensi A ini akan berduet dengan, Angel Alfredo Vera asal Bounes Aries Argentina, yang di plot sebagai asisten pelatih.

Meski baru kali pertama memandu latihan, Subangkit tak sesumbar mamatok target untuk membawa Persela bertengger di papan atas.

Apalagi, tim sekelas persija jakarta, sriwijaya fc palembang serta arema malang, dikatakan Subangkit sebagai tim yang memiliki kemampuan di atas rata rata tim lainnya di Superliga. “Di akui atau tidak, materi pemain mereka tergolong kelas satu semua”, ujar Subangkit.

Meski merupakan latihan perdana , Subangkit langsung memberikan porsi latihan bertanding, untuk melihat kondisi para pemain Persela, yang telah lama libur latihan selama jeda musim kompetisi.

Sementara itu, latihan perdana ini diwarnai absennya lima pemain lama yaitu Sukadana, Dicky Firasat dan Fabiano Rosa Beltrame. Sedangkan Samsul Arif dan kiper Fauzal Mobarok mendapat panggilan Timnas Indonesia sebagai persiapan Pelatnas di Jakarta.
  • Sabtu, Juli 31, 2010
  • Administrator


Sebanyak 280 atelit dari 68 klub nasional ambil bagian dalam balap sepeda custom cycling club di Gresik Jawa Timur (31/07/2010.) Kejuaraan tahunan tersebut menjadi ajang seleksi atelit unggulan dalam menghadapi kejuaraan Nasional dan Internasional.

Pengkab Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Gresik menjadi tuan rumah Kejurnas balap sepeda yang diadakan Custom Cycling Club seri II yang berlangsung mulai tanggal 31 Juli hingga 1 Agustus 2010.

Sebanyak 280 atelit dari 68 klub ambil bagian dalam event tahunan ini dengan mempertandingkan tiga nomor, yakni kriterium, road race dan individual time trial (ITT).

Kejuaraan tahunan ini sekaligus menjadi ajang seleksi atelit unggulan dalam menghadapi kejuaraan nasional dan internasional mendatang. “Harapan kita adalah bisa mendapatkan atelit terbaik untuk maju ke event bergengsi nasional lainnya”, ujar Sugiono (ketua panitia).

Di hari pertama, hanya mempertandingan dua nomor saja, yakni Kriterium dan Individual Time Trial dengan kategori men elite. Sedangkan di hari kedua, fokus pada nomor road race sirkuit saja.

Untuk nomor road race sirkuit yang akan di gelar 1 Agustus besok, trek yang di gunakan sama de¬ngan saat Pra-PON 2008 lalu. Yakni, start di Jalan Kartini menuju desa Sumber lalu jalan Mayjen Sungkono hingga finish kembali di jalan Kartini. Dalam sekali putaran trek yang juga merupakan rute nasional tersebut menempuh jarak 14,5 kilometer.
  • Sabtu, Juli 31, 2010
  • Administrator


Sebanyak 245 atlet panjat tebing ambil bagian pada gelaran Sirkuit Nasional (Sirnas) Panjat Tebing yang dihelat mulai 29 Juli hingga 2 Agustus di Wall Climbing Gresik, Jawa Timur. Sirnas tersebut sekaligus sebagai ajang persiapan para atelit menghadapi Sirkuit Nasional dan Internasional Agustus dan September mendatang.

Sirkuit Nasional ke 10 tersebut di gelar oleh federasi panjat tebing indonesia di Wall Climbing Gresik ini di ikuti 105 peserta anak-anak dan 140 peserta umum berasal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia dengan mempertandingkan 3 nomor yaitu Lead Umum Putera-Puteri, Spider Kit Putra-Puteri dan Boulder Putera-Putri setinggi 15 meter.

Tuan rumah tim panjat tebing Gresik selama ini di kenal eksis di berbagai even nasional. Tak pelak Pengkab Federasi Panjat Tebing Seluruh Indonesia Gresik menargetkan perolehan sebagai juara umum dalam even ini. Sebanyak 25 atelit putera puteri di terjunkan untuk memenuhi ambisinya.

Di samping sebagai ajang mencari bibit atlet dari berbagai daerah, sirnas panjat tebing ini sekaligus sebagai ajang pemantapan para atelit dalam menyongsong Kejurnas Panjat Tebing Junior-Senior September mendatang di Jakarta, serta Sirkuit Internasional di China dan Malaysia Agustus mendatang.

“Jadi ajang kali ini bertujuan mencari bibit unggul dalam menghadapi berbagai event besar lainnya di masa depan”, ujar Ervita, Pengurus Pengkab FPTI Gresik.

3 atelit asal Gresik akan ambil bagian dalam sirkuit internasional di China dan Malaysia. Mereka adalah Abuzar Yulianto, Akba Huda Wardana dan Fitria Hartani.

BTemplates.com

Categories

Kamera CCTV Palembang

Popular Posts

Blog Archive