Tampilkan postingan dengan label Rempah-rempah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rempah-rempah. Tampilkan semua postingan


Setelah seharian menjalani aktivitas, tidak ada salahnya untuk merelaksasi ketegangan otot syaraf. Seperti dengan melakukan terapi kubur yang di kelola sejumlah ahli kesehatan tradisional. Terapi tersebut dilakukan dengan mengubur tubuh dalam rempah-rempah. Belakangan, teknik ini menjadi favorit, karena dipercaya mampu mengobati berbagai macam penyakit.

Selain itu, terapi yang menggunakan paduan sekitar 213 jenis rempah-rempah, serbuk gergaji dan dedak rempah ini, sangat ampuh untuk merelaksasi otot yang kaku setelah seharian beraktivitas.

Dalam terapi ini, pasien memakai baju khusus yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari ujung kaki sampai kepala. Selanjutnya pasien dikubur, didalam lubang yang telah dipersiapkan sebelumnya, dimana didalamnya terkandung fermentasi rempah bokashi, mineral, serbuk gergaji, dan dedak rempah dari tumbuhan padi.

Fermentasi campuran rempah-rempah ini, menghasilkan panas dengan suhu 50 hingga 70 derajat celcius yang bisa di rasakan tubuh pasien hingga mampu merelaksasi otot yang kaku.

Metode unik yang digunakan dalam terapi kubur ini, merupakan metode tradisional pengembangan dari terapi di Jepang yang lebih dikenal dengan nama Kozoburo atau mandi enzim. Dengan terapi kubur ini, selain tubuh menjadi sehat, sensasi kesegaran dari olahan fermentasi rempah-rempah terasa berbeda di tubuh.


Menikmati panorama keindahan obyek wisata bukit Kintamani, kabupaten Bangli, Bali, tidak akan lengkap rasanya sebelum mencicipi minuman ramuan rempah khas daerah dingin ini. Pasalnya, minuman ramuan ini, selain berkhasiat sebagai penghangat tubuh, juga baik untuk kesehatan dan kebugaran lantaran dibuat dari berbagai rempah-rempah yang alami.

Untuk menangkau daerah ini, jarak yang ditempuh kira-kira 2 jam perjalanan dari Denpasar atau Karangasem ataupun Lovina. Yang paling favorit di sini adalah desa Penelokan kecamatan Kintamani. Desa yangterletak di tepi gunung Batur tersebut adalah tempat yang paling indah untuk melihat pemandangan gunung batur dan danaunya.

Indahnya panorama obyek wisata bukit Kintamani, tidak akan lengkap tanpa mencicipi kuliner khas daerah ini yang banyak tersedia di kedai-kedai yang berjejeran sepanjang jalan. Salah satu yang tepat untuk dicicipi adalah minuman ramuan rempah-rempah. Minuman ramuan khas Kintamani tersebut, diyakini berkhasiat untuk menghangatkan tubuh dan juga baik untuk kesehatan dan kebugaran tubuh khususnya di daerah dingin.

Proses pembuatan minuman ramuan ini, dibuat dari bahan-bahan yang terdiri dari berbagai rempah-rempah, seperti sere, lada, cengkeh, pala, jahe, merica, lengkuas dan sebagainya.

Selanjutnya, rempah-rempah ini dipotong kecil-kecil dan direbus sekitar satu jam. Agar terasa manis ditambahkan gula pasir secukupnya. Setelah satu jam di rebus, air rebusannya disaring dan diambil airnya.

Nah, minuman ramuan pun siap disajikan. Minuman ini, akan terasa lebih nikmat bila disajikan panas. Namun, bisa juga disajikan dengan ditambahkan es batu agar terasa lebih dingin, tergantung selera anda. Untuk menambah khasiat dari minuman ramuan ini, juga bisa ditambahkan dengan telur ayam kampung.

Nah! Bagi anda yang berkunjung ke obyek wisatata Kintamani, tidak ada salahnya untuk mencicipi minuman khas daerah berhawa dingin ini, sebagai penghangat tubuh sambil menikmati panorama keindahan alam obyek wisata Kintamani. Terlebih harga yang ditawarkan cukup terjangkau. Untuk menikmati satu gelas minuman ramuan ini, Anda hanya perlu mengeluarkan uang sebanyak Tujuh Ribu Rupiah saja.(86)

BTemplates.com

Categories

Kamera CCTV Palembang

Popular Posts

Blog Archive