• Sabtu, Februari 06, 2010
  • Administrator
Nurcholis Madjid, yang populer dipanggil Cak Nur, itu merupakan ikon pembaruan pemikiran dan gerakan Islam di Indonesia. Ia cendekiawan muslim milik bangsa. Gagasan tentang pluralisme telah menempatkannya sebagai intelektual muslim terdepan. Terlebih di saat Indonesia sedang terjerumus di dalam berbagai kemorosotan dan ancaman disintegrasi bangsa. Namanya semat mencuat sebagai kandidat terkuat calon presiden Pemilu 2004.

Namun keputusannya sebagai Capres independen yang terlalu dini menyatakan bersedia mengikuti Konvensi Calon Presiden Partai Golkar, dan kemudian mengundurkan diri, telah memerosotkan peluangnya meraih kursi RI-1 itu. Sebelumnya, cukup banyak partai yang ingin melamarnya menjadi Capres. Namun selepas kesediaannya mengikuti konvensi Golkar itu, lamaran itu menjadi surut. Ia tampaknya tersendat cukup sebagai Capres pengeras suara, seperti pernah dikemukakannya.

Cak Nur lahir dan dibesarkan di lingkungan keluarga kiai terpandang di Mojoanyar, Jombang, Jawa Timur, pada 17 Maret 1939. Ayahnya, KH Abdul Madjid, dikenal sebagai pendukung Masyumi. Setelah melewati pendidikan di berbagai pesantren, termasuk Gontor, Ponorogo, menempuh studi kesarjanaan IAIN Jakarta (1961-1968), tokoh HMI ini menjalani studi doktoralnya di Universitas Chicago, Amerika Serikat (1978-1984), dengan disertasi tentang filsafat dan khalam Ibnu Taimiya.
Nurcholish Madjid kecil semula bercita-cita menjadi masinis kereta api. Namun, setelah dewasa malah menjadi kandidat masinis dalam bentuk lain, menjadi pengemudi lokomotif yang membawa gerbong bangsa.


Sebenarnya menjadi masinis lokomotif politik adalah pilihan yang lebih masuk akal. Nurcholish muda hidup di tengah keluarga yang lebih kental membicarakan soal politik ketimbang mesin uap. Keluarganya berasal dari lingkungan Nahdlatul Ulama (NU) dan ayahnya, Kiai Haji Abdul Madjid, adalah salah seorang pemimpin partai politik Masyumi. Saat terjadi “geger” politik NU keluar dari Masyumi dan membentuk partai sendiri, ayahnya tetap bertahan di Masyumi.

Kesadaran politik Nurcholish muda terpicu oleh kegiatan orang tuanya yang sangat aktif dalam urusan pemilu.
Politik praktis mulai dikenalnya saat menjadi mahasiswa. Ia terpilih sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Ciputat, tempat Nurcholish menimba ilmu di Fakultas Sastra dan Kebudayaan Islam Institut Agama Islam Negeri Syarief Hidayatullah, Jakarta. Pengalamannya bertambah saat menjadi salah satu calon Ketua Umum Pengurus Besar HMI.

Kendati memimpin organisasi mahasiswa ekstrakurikuler yang disegani pada awal zaman Orde Baru, Nurcholish tidak menonjol di lapangan sebagai demonstran. Bahkan namanya juga tidak berkibar di lingkungan politik sebagai pengurus Komite Aksi Mahasiswa Indonesia (KAMI), kumpulan mahasiswa yang dianggap berperan menumbangkan Presiden Sukarno dan mendudukkan Mayor Jenderal Soeharto sebagai penggantinya. Prestasi Cak Nur lebih terukir di pentas pemikiran. Terutama pendapatnya tentang soal demokrasi, pluralisme, humanisme, dan keyakinannya untuk memandang modernisasi atau modernisme bukan sebagai Barat, modernisme bukan westernisme. Modernisme dilihat Cak Nur sebagai gejala global, seperti halnya demokrasi.

Pemikirannya tersebar melalui berbagai tulisan yang dimuat secara berkala di tabloid Mimbar Demokrasi, yang diterbitkan HMI. Gagasan Presiden Persatuan Mahasiswa Islam Asia Tenggara ini memukau banyak orang, hingga ia digelari oleh orang-orang Masyumi sebagai “Natsir muda”.

Pemikirannya yang paling menggegerkan khalayak, terutama para aktivis gerakan Islam, adalah saat pemimpin umum majalah Mimbar Jakarta ini melontarkan pernyataan “Islam yes, partai Islam no”. Ia ketika itu menganggap partai-partai Islam sudah menjadi “Tuhan” baru bagi orang-orang Islam.

Partai atau organisasi Islam dianggap sakral dan orang Islam yang tak memilih partai Islam dalam pemilu dituding melakukan dosa besar. Bahkan, bagi kalangan NU, haram memilih Partai Masyumi. Padahal orang Islam tersebar di mana-mana, termasuk di partai milik penguasa Orde Baru, Golkar. Pada waktu itu sedang tumbuh obsesi persatuan Islam. Kalau tidak bersatu, Islam menjadi lemah. Cak Nur menawarkan tradisi baru bahwa dalam semangat demokrasi tidak harus bersatu dalam organisasi karena keyakinan, tetapi dalam konteks yang lebih luas, yaitu kebangsaan.


Ide pembaharuan Islam

Cak Nur merupakan ikon pembaruan pemikiran dan gerakan Islam di Indonesia. Gagasannya tentang pluralisme telah menempatkannya sebagai intelektual Muslim terdepan, terlebih di saat Indonesia sedang terjerumus di dalam berbagai kemorosotan dan ancaman disintegrasi bangsa.
Sebagai tokoh pembaharu dan cendikiawan Muslim Indonesia, seperti halnya K.H Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Nurholish Madjid sering mengutarakan gagasan-gagasan yang dianggap kontroversial terutama gagasan mengenai pembaharuan Islam di Indonesia. Pemikirannya diaggap sebagai sumber pluralisme dan keterbukaan mengenai ajaran Islam terutama setelah berkiprah dalam Yayasan Paramadina dalam mengembangkan ajaran Islam yang moderat.


Reformasi 1998

Namun demikian, ia juga berjasa ketika bangsa Indonesia mengalami krisis kepemimpinan pada tahun 1998. Ialah yang sering diminta nasihat oleh Presiden Soeharto terutama dalam mengatasi gejolak pasca kerusuhan Mei 1998 di Jakarta setelah Indonesia dilanda krisis hebat yang merupakan imbas krisis 1997. Atas saran beliau, akhirnya Presiden Soeharto mengundurkan diri dari jabatannya untuk menghindari gejolak yang lebih parah.


Kontroversi

Ide dan Gagasan Cak Nur tentang sekularisasi dan pluralisme tidak sepenuhnya diterima dengan baik di kalangan masyarakat Islam Indonesia. Terutama di kalangan masyarakat Islam yang menganut paham tekstualis literalis pada sumber ajaran Islam. Mereka menganggap bahwa paham Cak Nur dan Paramadinanya telah menyimpang dari teks-teks Al-Quran dan Al-Sunnah. Gagasan yang paling kontroversial adalah ketika Cak Nur menyatakan "Islam Yes, Partai No?", sementara dalam waktu yang bersamaan sebagian masyarakat Islam sedang gandrung untuk berjuang mendirikan kembali partai-partai yang berlabelkan Islam. Konsistensi gagasan ini tidak pernah berubah ketika setelah terjadi reformasi dan terbukanya kran untuk membentuk partai yang berlabelkan agama.


Meninggal

Cak Nur meninggal dunia pada 29 Agustus 2005 akibat penyakit sirosis hati yang dideritanya. Ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata meskipun merupakan warga sipil karena dianggap telah banyak berjasa kepada negara.

Pendidikan

  • Pesantren Darul ‘ulum Rejoso, Jombang, Jawa Timur, 1955
  • Pesantren Darul Salam, Gontor, Ponorogo, Jawa Timur 1960
  • Institut Agama Islam Negeri (IAIN), Syarif Hidayatullah, Jakarta, 1965 (BA, Sastra Arab)
  • Institut Agama Islam Negeri (IAIN), Syarif Hidayatullah, Jakarta, 1968 (Doktorandus, Sastra Arab)
  • The University of Chicago (Universitas Chicago), Chicago, Illinois, Amerika Serikat, 1984 (Ph.D, Studi Agama Islam) Bidang yang diminati Filsafah dan Pemikiran Islam, Reformasi Islam, Kebudayaan Islam, Politik dan Agama Sosiologi Agama, Politik negara-negara berkembang
Pekerjaan
  • Peneliti, Lembaga Penelitian Ekonomi dan Sosial (LEKNAS-LIPI), Jakarta 1978–1984
  • Peneliti Senior, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Jakarta, 1984–2005
  • Guru Besar, Fakultas Pasca Sarjana, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syarif Hidayatullah, Jakarta 1985–2005
  • Rektor, Universitas Paramadina, Jakarta, 1998–2005
Karir (lain-lain)
  • Anggota MPR-RI 1987-1992 dan 1992–1997
  • Anggota Dewan Pers Nasional, 1990–1998
  • Ketua Yayasan Paramadina, Jakarta 1985–2005
  • Fellow, Eisenhower Fellowship, Philadelphia, Amerika Serikat, 1990
  • Anggota KOMNAS HAM , 1993-2005
  • Profesor Tamu, McGill University , Montreal, Kanada, 1991–1992
  • Wakil Ketua, Dewan Penasehat Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), 1990–1995
  • Anggota Dewan Penasehat ICM, 1996
  • Penerima Cultural Award ICM, 1995
  • Rektor Universitas Paramadina Mulya, Jakarta 1998–2005
  • Penerima Bintang Mahaputra, Jakarta 1998
Penerbitan (Sebagian)
  • The issue of modernization among Muslim in Indonesia, a participant point of view in Gloria Davies, ed. What is Modern Indonesia Culture (Athens, Ohio, Ohio University, 1978)
  • (“Issue tentang modernisasi di antara Muslim di Indonesia: Titik pandangan seorang peserta” dalam Gloria Davies edisi. Apakah kebudayaan Indonesia Modern (Athens, Ohio, Ohio University, 1978)
  • “Islam In Indonesia: Challenges and Opportunities” in Cyriac K. Pullabilly, Ed. Islam in Modern World (Bloomington, Indiana: Crossroads, 1982)
  • “Islam Di Indonesia: Tantangan dan Peluang”” dalam Cyriac K. Pullapilly, Edisi, Islam dalam Dunia Modern (Bloomington, Indiana: Crossroads, 1982)
  • Khazanah Intelektual Islam (Intellectual Treasure of Islam) (Jakarta, Bulan Bintang, 1982)
  • Khazanah, Intelektual Islam (Jakarta, Bulan Bintang, 1982)
  • Islam Kemoderanan dan Keindonesiaan (Islam, Modernity and Indonesianism), (Bandung: Mizan, 1987, 1988)
  • Islam, Doktrin dan Peradaban (Islam, Doctrines and civilizations), (Jakarta, Paramadina, 1992)
  • Islam, Kerakyatan dan KeIndonesiaan (Islam, Populism and Indonesianism) (Bandung: Mizan, 1993)
  • Pintu-pintu menuju Tuhan (Gates to God), (Jakarta, Paramdina, 1994)
  • Islam, Agama Kemanusiaan (Islam, the religion of Humanism), (Jakarta, Paramadina, 1995)
  • Islam, Agama Peradaban (Islam, the Religion of Civilization), (Jakarta, Paramadina, 1995)
  • “In Search of Islamic Roots for Modern Pluralism: The Indonesian Experiences.” In Mark Woodward ed., Toward a new Paradigm, Recent Developments in Indonesian
  • IslamicThoughts (Tempe, Arizona: Arizona State University, 1996)
  • “Pencarian akar-akar Islam bagi pluralisme Modern : Pengalaman Indonesia dalam Mark Woodward edisi, menuju suatu dalam paradigma baru, Perkembangan terkini dalam pemikiran Islam Indonesia (Teme, Arizona: Arizona State University, 1996)
  • Dialog Keterbukaan (Dialogues of Openness), (Jakarta, Paradima, 1997)
  • Cendekiawan dan Religious Masyarakat (Intellectuals and Community’s Religiously), (Jakarta: Paramadina, 1999)
  • Pesan-pesan Takwa (kumpulan khutbah Jumat di Paramadina) (Jakarta:Paramadina, --)


Kegiatan

  • Presenter, Seminar Internasional tentang “Agama Dunia dan Pluralisme”, November 1992, Bellagio, Italia
  • Presenter, Konferensi Internasional tentang “Agama-agama dan Perdamaian Dunia”, April 1993, Wina, Austria
  • Presenter, Seminar Internasional tentang “Islam di Asia Tenggara”, Mei 1993, Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat
  • Presenter, Seminar Internasional tentang “Persesuaian aliran Pemikiran Islam”, Mei 1993, Teheran, Iran.
  • Presenter, Seminar internasional tentang “Ekspresi-ekspresi kebudayaan tentang Pluralisme”, Jakarta 1995, Casablanca, Maroko
  • Presenter, seminar internasional tentang “Islam dan Masyarakat sipil”, Maret 1995, Bellagio, Italia
  • Presenter, seminar internasional tentang “Kebudayaan Islam di Asia Tenggara”, Juni 1995, Canberra, Australia
  • Presenter, seminar internasional tentang “Islam dan Masyarakat sipil”, September 1995, Melbourne, Australia
  • Presenter, seminar internasional tentang “Agama-agama dan Komunitas Dunia Abad ke-21,” Juni 1996, Leiden, Belanda.
  • Presenter, seminar internasional tentang “Hak-hak Asasi Manusia”, Juni 1996, Tokyo, Jepang
  • Presenter, seminar internasional tentang “Dunia Melayu”, September 1996, Kuala Lumpur, Malaysia
  • Presenter, seminar internasional tentang “Agama dan Masyarakat Sipil”, 1997 Kuala lumpur
  • Pembicara, konferensi USINDO (United States Indonesian Society), Maret 1997, Washington, DC, Amerika Serikat
  • Peserta, Konferensi Internasional tentang “Agama dan Perdamaian Dunia” (Konperensi Kedua), Mei 1997, Wina, Austria
  • Peserta, Seminar tentang “Kebangkitan Islam”, November 1997, Universitas Emory, Atlanta, Georgia, Amerika Serikat
  • Pembicara, Seminar tentang “Islam dan Masyarakat Sipil” November 1997, Universitas Georgetown, Washington, DC, Amerika Serikat
  • Pembicara, Seminar tentang “Islam dan Pluralisme”, November 1997, Universitas Washington, Seattle, Washington DC, Amerika Serikat
  • Sarjana Tamu dan Pembicara, Konferensi Tahunan, MESA (Asosiasi Studi tentang Timur Tengah), November 1997, San Francisco, California, Amerika Serikat
  • Sarjana Tamu dan Pembicara, Konferensi Tahunan AAR (American Academy of Religion) Akademi Keagamaan Amerika, November 1997, California, Amerika Serikat
  • Presenter, Konferensi Internasional tentang “Islam dan Hak-hak Asasi Manusia”, Oktober 1998, Jenewa, Swiss
  • Presenter, Konferensi Internasional tentang “Agama-agama dan Hak-hak asasi Manusia”, November 1998 State Department (Departemen Luar Negeri Amerika), Washington DC, Amerika Serikat
  • Peserta Presenter “Konferensi Pemimpin-pemimpin Asia”, September 1999, Brisbane, Australia
  • Presenter, Konferensi Internasional tentang “Islam dan Hak-hak Asasi Manusia, pesan-pesan dari Asia Tenggara”, November 1999, Ito, Jepang
  • Peserta, Sidang ke-7 Konferensi Dunia tentang Agama dan Perdamaian (WCRP), November 1999, Amman, Yordania
  • Sabtu, Februari 06, 2010
  • Administrator
Ir. Soekarno (lahir di Blitar, Jawa Timur, 6 Juni 1901 – meninggal di Jakarta, 21 Juni 1970 pada umur 69 tahun) adalah Presiden Indonesia pertama yang menjabat pada periode 1945 - 1966. Ia memainkan peranan penting untuk memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda. Ia adalah penggali Pancasila. Ia adalah Proklamator Kemerdekaan Indonesia (bersama dengan Mohammad Hatta) yang terjadi pada tanggal 17 Agustus 1945.
Soekarno menandatangani Surat Perintah 11 Maret 1966 Supersemar yang kontroversial, yang isinya - berdasarkan versi yang dikeluarkan Markas Besar Angkatan darat - menugaskan Letnan Jenderal Soeharto untuk mengamankan dan menjaga keamanan negara dan institusi kepresidenan. Supersemar menjadi dasar Letnan Jenderal Soeharto untuk membubarkan Partai Komunis Indonesia (PKI) dan mengganti anggota-anggotanya yang duduk di parlemen. Setelah pertanggung jawabannya ditolak Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) pada sidang umum ke empat tahun 1967, Presiden Soekarno diberhentikan dari jabatannya sebagai presiden pada Sidang Istimewa MPRS di tahun yang sama dan mengangkat Soeharto sebagai pejabat Presiden Republik Indonesia.


Latar belakang dan pendidikan
Soekarno dilahirkan dengan nama Kusno Sosrodihardjo. Ayahnya bernama Raden Soekemi Sosrodihardjo, seorang guru di Surabaya, Jawa. Ibunya bernama Ida Ayu Nyoman Rai berasal dari Buleleng, Bali

Ketika kecil Soekarno tinggal bersama kakeknya di Tulungagung, Jawa Timur. Pada usia 14 tahun, seorang kawan bapaknya yang bernama Oemar Said Tjokroaminoto mengajak Soekarno tinggal di Surabaya dan disekolahkan ke Hoogere Burger School (H.B.S.) di sana sambil mengaji di tempat Tjokroaminoto. Di Surabaya, Soekarno banyak bertemu dengan para pemimpin Sarekat Islam, organisasi yang dipimpin Tjokroaminoto saat itu. Soekarno kemudian bergabung dengan organisasi Jong Java (Pemuda Jawa).

Tamat H.B.S. tahun 1920, Soekarno melanjutkan ke Technische Hoge School (sekarang ITB) di Bandung, dan tamat pada tahun 1925. Saat di Bandung, Soekarno berinteraksi dengan Tjipto Mangunkusumo dan Dr. Douwes Dekker, yang saat itu merupakan pemimpin organisasi National Indische Partij.


Masa pergerakan nasional
Pada tahun 1926, Soekarno mendirikan Algemene Studie Club di Bandung. Organisasi ini menjadi cikal bakal Partai Nasional Indonesia yang didirikan pada tahun 1927. Aktivitas Soekarno di PNI menyebabkannya ditangkap Belanda pada bulan Desember 1929, dan memunculkan pledoinya yang fenomenal: Indonesia Menggugat, hingga dibebaskan kembali pada tanggal 31 Desember 1931.

Pada bulan Juli 1932, Soekarno bergabung dengan Partai Indonesia (Partindo), yang merupakan pecahan dari PNI. Soekarno kembali ditangkap pada bulan Agustus 1933, dan diasingkan ke Flores. Di sini, Soekarno hampir dilupakan oleh tokoh-tokoh nasional. Namun semangatnya tetap membara seperti tersirat dalam setiap suratnya kepada seorang Guru Persatuan Islam bernama Ahmad Hassan.

Pada tahun 1938 hingga tahun 1942 Soekarno diasingkan ke Provinsi Bengkulu.Soekarno baru kembali bebas pada masa penjajahan Jepang pada tahun 1942.

Masa penjajahan Jepang
Soekarno bersama Fatmawati dan Guntur

Pada awal masa penjajahan Jepang (1942-1945), pemerintah Jepang sempat tidak memperhatikan tokoh-tokoh pergerakan Indonesia terutama untuk "mengamankan" keberadaannya di Indonesia. Ini terlihat pada Gerakan 3A dengan tokohnya Shimizu dan Mr. Syamsuddin yang kurang begitu populer.

Namun akhirnya, pemerintahan pendudukan Jepang memperhatikan dan sekaligus memanfaatkan tokoh tokoh Indonesia seperti Soekarno, Mohammad Hatta dan lain-lain dalam setiap organisasi-organisasi dan lembaga lembaga untuk menarik hati penduduk Indonesia. Disebutkan dalam berbagai organisasi seperti Jawa Hokokai, Pusat Tenaga Rakyat (Putera), BPUPKI dan PPKI, tokoh tokoh seperti Soekarno, Hatta, Ki Hajar Dewantara, K.H Mas Mansyur dan lain lainnya disebut-sebut dan terlihat begitu aktif. Dan akhirnya tokoh-tokoh nasional bekerjasama dengan pemerintah pendudukan Jepang untuk mencapai kemerdekaan Indonesia, meski ada pula yang melakukan gerakan bawah tanah seperti Sutan Syahrir dan Amir Sjarifuddin karena menganggap Jepang adalah fasis yang berbahaya.


Soekarno diantara Pemimpin Dunia
Presiden Soekarno sendiri, saat pidato pembukaan menjelang pembacaan teks proklamasi kemerdekaan, mengatakan bahwa meski sebenarnya kita bekerjasama dengan Jepang sebenarnya kita percaya dan yakin serta mengandalkan kekuatan sendiri.

Ia aktif dalam usaha persiapan kemerdekaan Indonesia, diantaranya adalah merumuskan Pancasila, UUD 1945 dan dasar dasar pemerintahan Indonesia termasuk merumuskan naskah proklamasi Kemerdekaan. Ia sempat dibujuk untuk menyingkir ke Rengasdengklok Peristiwa Rengasdengklok.

Pada tahun 1943, Perdana Menteri Jepang Hideki Tojo mengundang tokoh Indonesia yakni Soekarno, Mohammad Hatta dan Ki Bagoes Hadikoesoemo ke Jepang dan diterima langsung oleh Kaisar Hirohito. Bahkan kaisar memberikan Bintang kekaisaran (Ratna Suci) kepada tiga tokoh Indonesia tersebut. Penganugerahan Bintang itu membuat pemerintahan pendudukan Jepang terkejut, karena hal itu berarti bahwa ketiga tokoh Indonesia itu dianggap keluarga Kaisar Jepang sendiri. Pada bulan Agustus 1945, ia diundang oleh Marsekal Terauchi, pimpinan Angkatan Darat wilayah Asia Tenggara di Dalat Vietnam yang kemudian menyatakan bahwa proklamasi kemerdekaan Indonesia adalah urusan rakyat Indonesia sendiri.

Namun keterlibatannya dalam badan-badan organisasi bentukan Jepang membuat Soekarno dituduh oleh Belanda bekerja sama dengan Jepang,antara lain dalam kasus romusha.

Masa Perang Revolusi
Ruang tamu rumah persembunyian Bung Karno di Rengasdengklok.

Soekarno bersama tokoh-tokoh nasional mulai mempersiapkan diri menjelang Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia. Setelah sidang Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia BPUPKI,Panitia Kecil yang terdiri dari delapan orang (resmi), Panitia Kecil yang terdiri dari sembilan orang/Panitia Sembilan (yang menghasilkan Piagam Jakarta) dan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia PPKI, Soekarno-Hatta mendirikan Negara Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Setelah menemui Marsekal Terauchi di Dalat, Vietnam, terjadilah Peristiwa Rengasdengklok pada tanggal 16 Agustus 1945; Soekarno dan Mohammad Hatta dibujuk oleh para pemuda untuk menyingkir ke asrama pasukan Pembela Tanah Air Peta Rengasdengklok. Tokoh pemuda yang membujuk antara lain Soekarni, Wikana, Singgih serta Chairul Saleh. Para pemuda menuntut agar Soekarno dan Hatta segera memproklamasikan kemerdekaan Republik Indonesia, karena di Indonesia terjadi kevakuman kekuasaan. Ini disebabkan karena Jepang sudah menyerah dan pasukan Sekutu belum tiba. Namun Soekarno, Hatta dan para tokoh menolak dengan alasan menunggu kejelasan mengenai penyerahan Jepang. Alasan lain yang berkembang adalah Soekarno menetapkan moment tepat untuk kemerdekaan Republik Indonesia yakni dipilihnya tanggal 17 Agustus 1945 saat itu bertepatan dengan bulan Ramadhan, bulan suci kaum muslim yang diyakini merupakan bulan turunnya wahyu pertama kaum muslimin kepada Nabi Muhammad SAW yakni Al Qur-an. Pada tanggal 18 Agustus 1945, Soekarno dan Mohammad Hatta diangkat oleh PPKI menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Pada tanggal 29 Agustus 1945 pengangkatan menjadi presiden dan wakil presiden dikukuhkan oleh KNIP.Pada tanggal 19 September 1945 kewibawaan Soekarno dapat menyelesaikan tanpa pertumpahan darah peristiwa Lapangan Ikada dimana 200.000 rakyat Jakarta akan bentrok dengan pasukan Jepang yang masih bersenjata lengkap.

Pada saat kedatangan Sekutu (AFNEI) yang dipimpin oleh Letjen. Sir Phillip Christison, Christison akhirnya mengakui kedaulatan Indonesia secara de facto setelah mengadakan pertemuan dengan Presiden Soekarno. Presiden Soekarno juga berusaha menyelesaikan krisis di Surabaya. Namun akibat provokasi yang dilancarkan pasukan NICA (Belanda) yang membonceng Sekutu. (dibawah Inggris) meledaklah Peristiwa 10 November 1945 di Surabaya dan gugurnya Brigadir Jendral A.W.S Mallaby.

Karena banyak provokasi di Jakarta pada waktu itu, Presiden Soekarno akhirnya memindahkan Ibukota Republik Indonesia dari Jakarta ke Yogyakarta. Diikuti wakil presiden dan pejabat tinggi negara lainnya.

Kedudukan Presiden Soekarno menurut UUD 1945 adalah kedudukan Presiden selaku kepala pemerintahan dan kepala negara (presidensiil/single executive). Selama revolusi kemerdekaan,sistem pemerintahan berubah menjadi semi-presidensiil/double executive. Presiden Soekarno sebagai Kepala Negara dan Sutan Syahrir sebagai Perdana Menteri/Kepala Pemerintahan. Hal itu terjadi karena adanya maklumat wakil presiden No X, dan maklumat pemerintah bulan November 1945 tentang partai politik. Hal ini ditempuh agar Republik Indonesia dianggap negara yang lebih demokratis.

Meski sistem pemerintahan berubah, pada saat revolusi kemerdekaan, kedudukan Presiden Soekarno tetap paling penting, terutama dalam menghadapi Peristiwa Madiun 1948 serta saat Agresi Militer Belanda II yang menyebabkan Presiden Soekarno, Wakil Presiden Mohammad Hatta dan sejumlah pejabat tinggi negara ditahan Belanda. Meskipun sudah ada Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) dengan ketua Sjafruddin Prawiranegara, tetapi pada kenyataannya dunia internasional dan situasi dalam negeri tetap mengakui bahwa Soekarno-Hatta adalah pemimpin Indonesia yang sesungguhnya, hanya kebijakannya yang dapat menyelesaikan sengketa Indonesia-Belanda.

Masa kemerdekaan
Setelah Pengakuan Kedaulatan (Pemerintah Belanda menyebutkan sebagai Penyerahan Kedaulatan), Presiden Soekarno diangkat sebagai Presiden Republik Indonesia Serikat (RIS) dan Mohammad Hatta diangkat sebagai perdana menteri RIS. Jabatan Presiden Republik Indonesia diserahkan kepada Mr Assaat, yang kemudian dikenal sebagai RI Jawa-Yogya. Namun karena tuntutan dari seluruh rakyat Indonesia yang ingin kembali ke negara kesatuan, maka pada tanggal 17 Agustus 1950, RIS kembali berubah menjadi Republik Indonesia dan Presiden Soekarno menjadi Presiden RI. Mandat Mr Assaat sebagai pemangku jabatan Presiden RI diserahkan kembali kepada Ir. Soekarno. Resminya kedudukan Presiden Soekarno adalah presiden konstitusional, tetapi pada kenyataannya kebijakan pemerintah dilakukan setelah berkonsultasi dengannya.

Mitos Dwitunggal Soekarno-Hatta cukup populer dan lebih kuat dikalangan rakyat dibandingkan terhadap kepala pemerintahan yakni perdana menteri. Jatuh bangunnya kabinet yang terkenal sebagai "kabinet seumur jagung" membuat Presiden Soekarno kurang mempercayai sistem multipartai, bahkan menyebutnya sebagai "penyakit kepartaian". Tak jarang, ia juga ikut turun tangan menengahi konflik-konflik di tubuh militer yang juga berimbas pada jatuh bangunnya kabinet. Seperti peristiwa 17 Oktober 1952 dan Peristiwa di kalangan Angkatan Udara.

Presiden Soekarno juga banyak memberikan gagasan-gagasan di dunia Internasional. Keprihatinannya terhadap nasib bangsa Asia-Afrika, masih belum merdeka, belum mempunyai hak untuk menentukan nasibnya sendiri, menyebabkan presiden Soekarno, pada tahun 1955, mengambil inisiatif untuk mengadakan Konferensi Asia-Afrika di Bandung yang menghasilkan Dasa Sila. Bandung dikenal sebagai Ibu Kota Asia-Afrika. Ketimpangan dan konflik akibat "bom waktu" yang ditinggalkan negara-negara barat yang dicap masih mementingkan imperialisme dan kolonialisme, ketimpangan dan kekhawatiran akan munculnya perang nuklir yang merubah peradaban, ketidakadilan badan-badan dunia internasional dalam pemecahan konflik juga menjadi perhatiannya. Bersama Presiden Josip Broz Tito (Yugoslavia), Gamal Abdel Nasser (Mesir), Mohammad Ali Jinnah (Pakistan), U Nu, (Birma) dan Jawaharlal Nehru (India) ia mengadakan Konferensi Asia Afrika yang membuahkan Gerakan Non Blok. Berkat jasanya itu, banyak negara-negara Asia Afrika yang memperoleh kemerdekaannya. Namun sayangnya, masih banyak pula yang mengalami konflik berkepanjangan sampai saat ini karena ketidakadilan dalam pemecahan masalah, yang masih dikuasai negara-negara kuat atau adikuasa. Berkat jasa ini pula, banyak penduduk dari kawasan Asia Afrika yang tidak lupa akan Soekarno bila ingat atau mengenal akan Indonesia.

Guna menjalankan politik luar negeri yang bebas-aktif dalam dunia internasional, Presiden Soekarno mengunjungi berbagai negara dan bertemu dengan pemimpin-pemimpin negara. Di antaranya adalah Nikita Khruschev (Uni Soviet), John Fitzgerald Kennedy (Amerika Serikat), Fidel Castro (Kuba), Mao Tse Tung (RRC).

Masa-masa kejatuhan Soekarno dimulai sejak ia "bercerai" dengan Wakil Presiden Moh. Hatta, pada tahun 1956, akibat pengunduran diri Hatta dari kancah perpolitikan Indonesia. Ditambah dengan sejumlah pemberontakan separatis yang terjadi di seluruh pelosok Indonesia, dan puncaknya, pemberontakan G 30 S, membuat Soekarno di dalam masa jabatannya tidak dapat "memenuhi" cita-cita bangsa Indonesia yang makmur dan sejahtera.


Sakit hingga meninggal

Soekarno sendiri wafat pada tanggal 21 Juni 1970 di Wisma Yaso, Jakarta, setelah mengalami pengucilan oleh penggantinya Soeharto. Jenazahnya dikebumikan di Kota Blitar, Jawa Timur, dan kini menjadi ikon kota tersebut, karena setiap tahunnya dikunjungi ratusan ribu hingga jutaan wisatawan dari seluruh penjuru dunia. Terutama pada saat penyelenggaraan Haul Bung Karno.

Peninggalan
Pada tanggal 19 Juni 2008, Pemerintah Kuba menerbitkan perangko yang bergambar Soekarno dan presiden Kuba Fidel Castro. Penerbitan itu bersamaan dengan ulang tahun ke-80 Fidel Castro dan peringatan "kunjungan Presiden Indonesia, Soekarno, ke Kuba".

Penamaan
Nama lengkap Soekarno ketika lahir adalah Kusno Sosrodihardjo. Ketika masih kecil, karena sering sakit-sakitan, menurut kebiasaan orang Jawa; oleh orang tuanya namanya diganti menjadi Soekarno. Di kemudian hari ketika menjadi Presiden R.I., ejaan nama Soekarno diganti olehnya sendiri menjadi Sukarno karena menurutnya nama tersebut menggunakan ejaan penjajah (Belanda). Ia tetap menggunakan nama Soekarno dalam tanda tangannya karena tanda tangan tersebut adalah tanda tangan yang tercantum dalam Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang tidak boleh diubah. Sebutan akrab untuk Ir. Soekarno adalah Bung Karno.

Achmed Soekarno

Di beberapa negara Barat, nama Soekarno kadang-kadang ditulis Achmed Soekarno. Hal ini terjadi karena ketika Soekarno pertama kali berkunjung ke Amerika Serikat, sejumlah wartawan bertanya-tanya, "Siapa nama kecil Soekarno?" karena mereka tidak mengerti kebiasaan sebagian masyarakat di Indonesia yang hanya menggunakan satu nama saja atau tidak memiliki nama keluarga. Entah bagaimana, seseorang lalu menambahkan nama Achmed di depan nama Soekarno. Hal ini pun terjadi di beberapa Wikipedia, seperti wikipedia bahasa Ceko, bahasa Wales, bahasa Denmark, bahasa Jerman, dan bahasa Spanyol.

Sukarno menyebutkan bahwa nama Achmed di dapatnya ketika menunaikan ibadah haji.

Dan dalam beberapa versi lain, disebutkan pemberian nama Achmed di depan nama Sukarno, dilakukan oleh para diplomat muslim asal Indonesia yang sedang melakukan misi luar negeri dalam upaya untuk mendapatkan pengakuan kedaulatan negara Indonesia oleh negara-negara Arab.
  • Sabtu, Februari 06, 2010
  • Administrator


Saat browsing di beberapa situs, perhatian saya tertuju pada sebuah iklan baris tentang bisnis pulsa yang tengah trend di tahun 2010 ini. Iseng, saya baca satu persatu promosinya. Tanpa sadar, lambat laun saya mulai tertarik dengan sistem penjualan pulsa yang di tawarkannya. Saya terus membacanya hingga tuntas.

Menarik memang, karena sistem penjualan Pulsagram menggunakan jaringan yang sangat mudah di kerjakan siapa saja, termasuk orang yang super sibuk sekalipun. Apalagi, harga pulsanya sama dengan harga pulsa pada umumnya. Yakni, bisa dapat laba langsung pada setiap transaksi penjualan pulsa.

Bedanya, agar mendapatkan hasil maksimal, kita di anjurkan membangun jaringan bisnis terlebih dahulu. Tapi jangan khawatir, Pulsagram telah menciptakan teknik yang mudah di jalankan agar bisa membangun jaringan dengan mudah. Teknik yang di bangun Pulsagram, akan berjalan sendiri secara otomatis. Karena setelah kita mengaktifkan keanggotaan, Pulsagram akan memberikan duplikat situs yang bisa menjadi media kita berpromosi secara online. Perlu di ingat, ini bukan MLM. Jadi, tidak ada istilah "menghisap darah downline".

Uniknya lagi, resiko rugi dalam sistem ini tidak akan terjadi, karena semua proses pendaftaran tidak di pungut biaya sepeserpun, alias GRATIS TIS. Hanya dalam proses mengaktifkan account, kita di wajibkan melakukan deposit awal untuk bisa menjual pulsa. Nominalnya terserah kita. Saat deposit berhasil masuk dalam account, kita bisa langsung menjual pulsa. Tentu selama berada di bawah nominal deposit kita.

Sejak booming handphone pada awal dasawarsa ini, hampir semua orang menggunakan handphone dalam setiap komunikasi. Jadi, menjual pulsa sangat mudah. Minimal kita menjual pada keluarga dan teman dekat kita.

Yang terpenting, kita bisa membangun jaringan, karena dari jaringan itu, kita bisa mendapatkan laba penjualan pulsa, yakni Rp 50,- dalam setiap transaksi yang di lakukan downline kita. Selengkapnya, bisa di baca langsung di situs Pulsagram. Dengan sistem demikian, berarti slogan “MESKI TIDUR, UANG PUN MASUK KANTONG”, bisa kita miliki. Selamat mencoba !!

  • Jumat, Februari 05, 2010
  • Administrator
Inilah satu-satunya pemain di Piala Dunia 1930 yang masih hidup, Francisco Varallo, berulang tahun ke-100, Jumat (5/2/2010). Varallo bermain sebagai striker untuk Argentina pada final Piala Dunia pertama di Montevideo, melawan tuan rumah Uruguay. Argentina akhirnya kalah 2-4.

Hingga kariernya habis, pemain dengan panggilan Pancho itu telah mencetak 181 gol untuk klub Boca Juniors. Gol ini merupakan gol terbanyak di klub tersebut sebelum dilampaui oleh Martin Palermo pada 2008. Pancho setidaknya telah mengoleksi tiga titel Liga Argentina dan trofi Copa America pada 1937.

Hari ini pula, winger Portugal dan mantan Pemain Terbaik FIFA, Cristiano Ronaldo, merayakan ulang tahunnya yang ke-25.
Wah hari ini banya yang ulang tahun, hayo siapa lagi?? Met Ultah Aja dech....
Sumber: kompas.com
  • Jumat, Februari 05, 2010
  • Administrator
Selebritis Internet? Ada ada saja idenya Majalah Forbes, karena masjalah tersebut telah merilis daftar tahunan berisi para pesohor internet. Mereka jadi selebritas bukan karena sering nampang di depan kamera, namun karena pengaruhnya di jagad maya.

Untuk daftar berikut, Forbes melibatkan Google guna mengukur sosok yang paling sering dirujuk di website, Alexa untuk melihat ranking trafik homepage mereka, serta Factiva untuk memantau penyebutan nama di TV atau radio. Kemudian, penghitungan terakhir dilihat dari jumlah follower di Twitter.

Hasil yang didapat, pendiri blog gosip Mario Lavandeira ada di posisi puncak. Situsnya bernama Perez Hilton yang ia juluki sebagai "situs paling dibenci di Hollywood" memang menjadi situs yang kontroversial.

Di nomor dua ada Michael Arrington, pendiri blog teknologi TechCrunch, diikuti Pete Cashmore (24), si empunya Mashable. Sedang duo co-Founder Twitter, Evan Williams-Biz Stone menyusul di posisi keempat.

Di posisi bontot sendiri ada Shane Dawson (21) yang nge-hits di YouTube dengan video-video parodinya, termasuk parodi film Twilight yang menuai lebih dari lima juta pengunjung.

Dan inilah 10 besar dari 25 selebriti internet yang dihimpun Forbes dan dikutip detikINET, Jumat (5/2/2010):

1. Perez Hilton
2. Michael Arrington
3. Pete Cashmore
4. Evan Williams &; Biz Stone
5. Kevin Rose
6. Guy Kawasaki
7. Heather "Dooce" Armstrong
8. Tila "Tequila" Nguyen
9. Gary Vaynerchuk
10. Cory Doctorow

Kalau di Indonesia, kira-kira siapa ya yang paling cocok kita nobatkan jadi selebriti internet?
Sumber: detik.com
  • Jumat, Februari 05, 2010
  • Administrator
Berita baru dari Para ilmuwan Badan Luar Angkasa Amerika Serikat (NASA) bahwa planet Pluto yang kecil dan terletak di paling ujung sistem tata surya kini semakin berwarna merah. Gambar-gambar yang diambil teleskop ruang angkasa Hubble memperlihatkan bahwa planet itu kini menjadi 20 persen lebih merah dari sebelumnya.

Para pakar yakin, fenomena itu disebabkan oleh perubahan pada es yang ada di permukaan Pluto di saat planet ini memasuki tahap baru dari orbit selama 248 tahun.

Gambar-gambar baru ini memperlihatkan nitrogen yang membeku semakin bersinar di utara dan semakin gelap di bagian selatan.

"Perubahan-perubahan ini kemungkinan besar merupakan dampak dari mencairnya es di kutub yang terkena sinar matahari, sementara di kutub lainnya membeku," demikian pernyataan Institut Sains Teleskop Ruang Angkasa NASA, Jumat (5/2)

Namun sejumlah pakar astromoni menyatakan kaget dengan perubahan tersebut. ''Sedikit mengejutkan melihat perubahan ini terjadi demikian besar dan demikian cepat," ujar Marc Buie, dari Southwest Research Institute. "Ini tidak pernah terjadi sebelumnya."

Tahun 2006, para astronomi mencabut status Pluto sebagai planet penuh menjadi planet kecil. Planet yang terletak sangat jauh dan jauh lebih kecil dari delapan planet lain di tata surya ini memang jauh lebih kecil dari beberapa bulan yang ada di ruang angkasa.

Para pakar astronomi juga memprediksi, warna merah ini diperkirakan tidak berdampak pada suhu di pluto. Meski ada warna kemerahan, suhu permukaan Pluto tetap sangat dingin, di titik -233C.
Sumber: republika.co.id


Gencarnya pemberitaan media terkait kasus perdagangan anak atau trafficking melalui situs jejaring sosial, Facebook, membuat sindikat perdagangan anak di Surabaya, tiarap. Pasalnya polisi terus melakukan pelacakan dan pemburuan terhadap sindikat yang meresahkan orang tua tersebut.

Menurut Kabag Bina Mitra Polwiltabes Surabaya, AKBP Sri Setyo Rahayu, pasca terbongkarnya kasus traficking online sindikat perdagangan anak calling down. Meski demikian petugas reskrim terus melakukan pemburuan terhadap sindikat trafiking ini.

Polisi sudah menangkap dua tersangka sindikat perdagangan anak, satu tersangka dijebloskan ke sel tahanan, dan tersangka lainnya dirawat di Rumah Sakit Polwiltabes karena habis melahirkan. Selain melacak keberadaan sindikat trafficking online, polisi juga menelusuri jejak para korban untuk membuka mata rantai perdagangan anak.

Sejauh ini polisi sudah memeriksa 20 orang korban, yang kini sudah dikembalikan ke orang tuanya masing-masing.

Sementara itu, pelajar di surabaya merasa resah dan prihatin terhadap adanya sejumlah orang yang memanfaatkan media Facebook untuk memperdagangkan anak-anak Dibawah umur yang sebagaian besar masih berstatus pelajar.

Dalam kasus ini, Facebook di gunakan sebagai mekanisme periklanan dan komunikasi. Semua gadis, yang berusia antara 15 dan 16 tahun, ternyata telah memiliki germo yang mengendalikan mereka dan menjualnya.

Begitu membuat perjanjian dengan para mucikari, calon pembeli yang berminat akan di kirimi foto-foto gadis di account Facebook mereka. Ketika pembeli melihat seorang gadis yang mereka inginkan, mereka mengirim pesan melalui Facebook, yang kemudian diteruskan kepada gadis bersangkutan untuk mengatur pertemuan. Rata-rata, masing-masing gadis-gadis dijual sekitar 850 Ribu Rupiah untu sebuah pertemuan. Sistem seperti ini telah berjalan melalui Facebook selama dua bulan.

  • Jumat, Februari 05, 2010
  • Administrator
Seorang motoris longboat mengambil gambar naga ketika hendak mudik ke Long Pahangai, Kutai Barat. Dari situlah akhirnya masyarakat Kutai Barat (Kubar), khususnya warga Mahakam Ulu, digemparkan berita kemunculan sepasang ular raksasa sebesar drum atau berdiameter sekitar 60 sentimeter dengan panjang sekitar 40 meter. Ular raksasa itu terlihat meliuk di permukaan air di Riam Haloq, Kampung Long Tuyoq, Kecamatan Long Pahangai.

Ular raksasa yang melintas di sungai itu diyakini masyarakat Suku Dayak sebagai naga. Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun, sebenarnya peristiwa kemunculan naga terjadi Jumat (29/1/2010).

Saat itu sebuah longboat berangkat dari Long Bagun menuju Long Pahangai. Longboat tiba siang hari di Kampung Long Tuyuq, hulunya Riam Haloq. Saat itulah motoris dan penumpang longboat melihat sepasang ular raksasa melintas di permukaan Sungai Mahakam dari arah berlawanan.

Begitu mengetahui sepasang naga lewat, motoris langsung menepikan longboat ke tepi sungai karena khawatir menjadi korban. "Ternyata kedua naga itu berjalan terus dan tidak merasa terganggu dengan kehadiran longboat," tutur Dodik, yang mendengar cerita dari keluarganya di Mahakam Ulu.

Setelah itu, motoris dan beberapa penumpang langsung mengambil gambar menggunakan ponsel berkamera karena menganggap itu sebuah momen langka. Di wilayah Kubar sendiri foto ular raksasa itu telah tersebar dan masyarakat menjadi heboh.

Menurut seorang warga Kampung Lutan, Kecamatan Long Hubung, sebenarnya ada dua naga yang terlihat. Satu naga diyakini berjenis jantan karena di kepalanya ada dua tanduk dan naga betina karena tidak ada tanduknya. Kedua binatang itu memiliki empat kaki, warna kulit hitam dengan panjang sekitar 40 meter dan diameter tubuh sekitar 60 sentimeter.

Ia menambahkan, sebelumnya di Long Tuyoq bahkan ada seorang warga dan anaknya yang sedang berburu babi melihat ular raksasa tersebut. Saking kagetnya, sang anak sampai tidak bisa berbicara hingga kini.

Menurut kepercayaan masyarakat setempat, kemunculan naga bagi Suku Dayak adalah sebuah pertanda, yakni pemberitahuan akan turun hujan lebat yang diiringi banjir yang terjadi tiga hari setelah kemunculan ular raksasa. Hal itu lebih meyakinkan karena sejak Senin (1/2/2010) hingga Rabu (3/2/2010), air Sungai Mahakam meluap dan mengakibatkan banjir yang melanda beberapa kecamatan di sepanjang Sungai Mahakam, di antaranya Long Bagun, Laham, Long Hubung, Long Iram, Tering, Melak, Muara Pahu, Penyinggahan, dan Mook Manaar Bulatn.

Sulit akses
Kampung Long Tuyoq terletak di Kecamatan Long Pahangai. Memiliki luas 126,95 kilometer persegi dan dihuni mayoritas Suku Dayak Bahau Busang. Mereka tinggal di sepanjang Sungai Mahakam dengan mata pencarian sebagai petani tadah hujan, karet, vanili, berburu, dan penambang emas tradisional.

Long Tuyoq merupakan daerah yang terpencil sehingga akses menuju ke sana cukup sulit. Dari Samarinda jika menggunakan pesawat kecil DAS, membutuhkan waktu 1 jam hingga di Datah Dawai. Setelah itu harus melanjutkan perjalanan dengan ketinting menuju hilir Sungai Mahakam, membutuhkan waktu sekitar 2 jam. Jika menggunakan longboat butuh waktu 1 jam.

Sementara jika menggunakan kapal motor (taksi air) dari Samarinda menuju Long Bagun membutuhkan waktu dua hari. Dari Long Bagun dilanjutkan dengan menggunakan speedboat, tarifnya Rp 500.000 per orang, sedangkan longboat Rp 400.000 per orang.

Butuh waktu 12 jam dari Long Bagun sampai di Long Tuyoq. Jalur sungai yang dilewati penuh tantangan dan risiko karena harus menghadapi keganasan riam-riam yang ada di sepanjang Sungai Mahakam. Riam yang dikenal paling ganas adalah Riam Panjang dan Riam Udang, di sana terdapat batu-batu karang yang tajam serta pusaran air yang siap menelan perahu jika tak berhati-hati melintas. Di kanan-kiri Sungai Mahakam menuju Kampung Long Tuyoq ditumbuhi pohon-pohon besar seukuran tubuh kerbau.

Ular 33 meter
Sebelumnya, pada Februari 2009, Kalimantan juga bikin heboh dunia saat muncul sebuah foto udara yang memperlihatkan ular raksasa tengah melintas di sebuah sungai di Sarawak, Malaysia. Ular raksasa itu berenang di Sungai Baleh, Sibu, Serawak, bagian utara Kalimantan.

Sebuah foto ular raksasa terlihat berenang melenggak-lenggok di sebuah sungai tropis yang dikelilingi oleh hutan gambut. Ular berwarna hitam itu sangat besar, hampir memenuhi sungai yang terletak di tengah-tengah hutan rawa yang rimbun. Air beriak di kiri kanannya. Kabarnya, foto itu diambil dari sebuah helikopter, 11 Februari 2009.

Foto itulah yang menjadi perdebatan. Kalimantan memang memiliki ular-ular raksasa. Namun, selama ini ular yang besar yang baru ditemukan adalah sejenis sanca atau piton atau masyarakat Kalimantan menyebutnya ular sawah, yang panjangnya belasan meter.

Namun, ular yang terlihat di foto dan beredar luas di internet, termasuk Youtube, itu jauh lebih panjang dan besar dibandingkan dengan temuan piton. Diperkirakan panjangnya 100 kaki atau sekitar 33 meter.

Gambar tersebut diambil oleh anggota tim wilayah bencana banjir yang kemudian diterbitkan oleh Utusan Sarawak, sebuah koran lokal. New Straits Times di Kuala Lumpur juga memuat foto tersebut, yang kemudian dirilis oleh The Telegraph, Inggris.

Ada juga yang tidak memercayai foto itu dan menganggapnya rekayasa semata. Hal itu karena terlalu jauhnya pengambilan gambar ular tersebut. Benar atau tidak, foto itu sudah membuat masyarakat di sekitar Serawak, khususnya Sibu, ketakutan sebab sungai itu merupakan urat nadi transportasi masyarakat selama ini.

Berdasarkan legenda yang hidup di masyarakat setempat, memang dipercaya tentang adanya ular besar di kawasan tersebut yang bernama Nabau. Menurut kepercayaan, Nabau merupakan ular dengan panjang 80 meter dengan kepala naga dan tujuh lubang hidung. Masyarakat desa yang tinggal di Sungai Baleh Borneo memercayai makhluk mistik tersebut. Selain itu, masyarakat memang sering melihat ular-ular besar di kawasan itu.

Nah, bila kedua foto itu asli, apakah ular yang terlihat itu sejenis piton atau anaconda? Hingga kini memang belum ditemukan adanya anaconda di Kalimantan.

Rekor ular terpanjang saat ini memang anaconda (eunectes) dari Amazon. Anaconda merupakan keluarga boa. Panjang anaconda yang terbaru ditemukan adalah 50 kaki, tetapi para ilmuwan percaya ada anaconda yang panjangnya 80 kaki, bahkan 100 kaki dari temuan kulit ular tersebut oleh sebuah ekspedisi ilmuwan Inggris tahun 1992. Dalam keluarga anaconda, menurut situs lingkungan Mongabay, yang terbesar adalah anaconda hijau (Eunectes murinus). Panjangnya mencapai 43 meter.

Piton Asia adalah ular terpanjang kedua. Ilmuwan menyebutnya Asiatic reticulated python (Python reticulatus). Piton terpanjang yang ditemukan di kawasan Kalimantan panjangnya 33 kaki dan merupakan rekor dunia sanca terpanjang saat ini. Para ilmuwan percaya panjang piton bisa mencapai 50 kaki atau sekitar 15 meter.

Bedanya, anaconda lebih langsing dan ahli berenang. Sementara piton lebih gemuk dan hanya suka kelembaban, bukan di air. Anaconda menggigit mangsanya sampai mati sebelum menelan, sementara piton menggunakan kekuatannya dengan membalut mangsa sampai tulang-belulangnya hancur atau tak bergerak lagi, kemudian ditelan bulat-bulat.

Awal Februari tahun lalu, para ilmuwan juga menemukan fosil ular seberat sebuah mobil kecil. Ular itu diperkirakan bisa melumat binatang seukuran sapi. Monster sepanjang 45 kaki bernama Titanoboa ini sangat besar dan hidup dengan memakan buaya dan kura-kura raksasa. Beratnya mencapai 1,25 ton. Ia biasa merayap di sekitar hutan-hutan tropis Amerika Selatan 60 tahun silam.
Sumber: kompas.com


Tahun ini Pemkab Lmaongan kembali melanjutkan program pemberian beasiswa berprestasi bagi mereka yang berasal dari keluarga miskin. Yakni tahun ini akan dialokasikan kepada sejumlah 130 mahasiswa. 70 alokasi untuk mahasiswa yang diterima di PTN se Jawa dan Bali dan 60 sisanya untuk PTS di Lamongan.

”Penerima beasiswa ini harus dapat mempertahankan prestasinya selama menempuh pendidikan. mereka harus bisa mempertahankan nilainya dengan menyerahkan bukti Kartu Hasil Studinya (KHS). Apabila mahasiswa tersebut tidak dapat mempertahankan prestasinya atau karena alasan lain seperti bekerja, beasiswa tersebut akan diputus dan tidak diberikan lagi. Sampai dengan tahun lalu ada sejumlah 870 mahasiswa yang masuk dalam program ini. Sehingga jika ditotal dengan alokasi tahun 2010 jumlah totalnya nanti akan mencapai 1000 mahasiswa, “ ungkap Kabag Humas dan Infokom Aris Wibawa kemarin.

Dilanjutkan olehnya, untuk mahasiswa di PTN menerima Rp 4 juta pertahun permahasiswa, sementara untuk PTS menerima Rp 2 juta pertahun permahasiswa. Dia juga menyampaikan sistem seleksi penerima beasiswa bagi mahasiswa keluarga miskin tersebut benar-benar dilaksanakan secara transparan. Ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi calon penerima beasiswa. Diantaranya melampirkan surat keterangan Maskin (masyarakat miskin) dari RT, surat keterangan dari universitas penerima dan calon penerima harus mengikuti seleksi yang dilakukan oleh petugas Dinas Pendidikan Lamongan.

“Sesuai dengan komitmen Bapak Bupati (Masfuk), beliau ingin memberi kesempatan yang sama bagi semua masyarakat Lamongan untuk maju. Terutama bagi mereka yang dari keluarga miskin tapi cerdas. Mereka juga berhak untuk memiliki masa depan yang cerah. Pendidikanlah yang bisa menjadi salah satu jalan untuk memutus rantai kemiskinan. Selanjutnya tinggal bagaimana tersebut bertekad untuk bekerja keras, “ ujarnya.

Dalam APBD 2010, telah dianggarkan sejumlah Rp 3,320 miliar untuk pos beasiswa mahasiswa tidak mampu. Sedangkan Rp 400 juta diantaranya dialokasikan untuk mahasiswa angkatan 2010. Yakni Rp 280 juta untuk 70 mahasiswa PTN dan Rp 120 juta untuk mahasiswa PTS. Sementara sisanya dialokasikan untuk 270 mahasiswa angkatan 2007 (PTN dan PTS), 300 mahasiswa angkatan 2008 dan 300 mahasiswa angkatan 2009.

Mahasiswa penerima beasiswa ini berada di sejumlah PTN dan PTS. Untuk yang di PTN seJawa Bali diantaranya di IAIN, IPB, ITS, Poltek Malang, Poltekes Surabaya, UGM, UI dan UIN Jakarta. Juga ada yang menempuh pendidikan di UIN Malang, UIN Jogja, UN Malang, UN Jogja, Unair, Unej, Unesa, Unibraw, Unijoyo serta UNS. Sementara untuk PTS Lamongan diantaranya di Akper, STIE KH A Dahlan, Stikes Muhammadiyah, Unisda, Unisla dan STIKIP PGRI.

Berikut ini saya akan mencoba berbagi mengenai printer epson Epson C90, T10, T11, T20, dan mungkin jenis TX yang tidak mendeteksi catridge. Cirinya walaupun printer epson sudah direset, tapi tetep saja lampu merah menyala terus. dan itu menandakan bahwa Catridge tidak terdeteksi.


Memang ada beberapa kemungkinan, Epson Catrdige Tidak Terdeteksi :

1. Catridge tidak pas terpasang di rumah catridge, caranya Lepas catridge dan pasang kembali

2. Pin catridge kotor. caranya : coba bersihkan dengan penghapus pensil di bagian yg saya kasih panah ini. Kalau diperlukan kerik aja dg menggunakan cutter. Tapi ngeriknya tipis aja...



3. catridge Epson memang rusak, berarti harus diganti

4. Board Printer Epson rusak. Lha tapi kalo boardnya yang rusak caranya gimana yaa....?

Berikut Cara Servis Epson C90, T10, T11, T20 Catrdige Tidak Terdeteksi :

1. Bongkar printer dan ambil boardnya. Cara menbongkar printer tidak akan saya ulas disini, Anda dapat membacanya di posting ini

2. Perhatikan gambar berikut ini, dibagian yg saya lingkari itu adalah "fuse atau sekring " kecil. simbolnya F, dan itulah penyebab kenapa catridge epson tidak terdeksi walaupun sudah diganti dengan catridge yang baru. jadi sekringnya putus. Anda dapat mengeceknya dengan menggunakan Multitester dengan OHMmeternya, kalo nggak menunjuk angka nol berarti sekring putus.


3. Ganti sekring yg putus itu dengan sekring yang masih OK anda dapat mencarinya di board komputer yang rusak. Atau kalo anda susah mencari, diakali aja dengan menggantinya pake kabel satu serabut saja (langsung dihubungkan / di jumper ). Tapi cara ini beresiko kalo terjadi konslet ulang.

4. Pasang kembali boardnya dan silahkan dicoba.

Kerusakan catridge epson tidak terdeteksi dengan ciri lampu merah menyala terus ini disebabkan oleh :
1. Konsletnya rumah catridge karena tinta yang bocor.
2. Kotoran dan debu yang lembab.
3. Faktor lainnya......

Selamat mencoba .....
  • Kamis, Februari 04, 2010
  • Administrator


Masyarakat Tulungagung Jawa Timur khususnya, resah dan prihatin dengan beredarnya video mesum yang melibatkan aparat desa Boro Kecamatan Kedungwaru, Tulungagung. pasalnya tindakan tersebut tidak selayaknya di lakukan oleh seorang perangkat desa, yang seharusnya menjadi contoh terhadap warga.

Video porno berdurasi 12,3 menit tersebut dilakukan oleh oknum perangkat desa boro bernama Dwi Cahyo (27 tahun) dengan WIL nya yakni Novi (25 tahun). Kini, video mesum tersebut beredar luas di kota Tulungagung. ironisnya, saat melakukan adegan mesum ini, Dwi Cahyo masih mengenakan baju seragam kantor.

Peredaran video mesum berjudul Mesum boro_h263 ini terjadi sejak seminggu terakhir, dengan penyebaran melalui fasilitas bluetooth dan infrared antar HP. Video tersebut direkam sendiri oleh sang perangkat desa dengan menggunakan fasilitas kamera video HP, di lokasi yang diduga adalah sebuah kontrakan milik pelaku wanita.
Sebelum melakukan hubungan badan, Novi berjalan dari kamar dengan hanya mengenakan handuk. Kedua sejoli tersebut, selanjutnya melakukan pemanasan sebelum berhubungan badan.

Menanggapi kejadian ini, pihak kepolisian setempat telah menetapkan Dwi Cahyo sebagai tersangka, karena di duga perangkat desa ini sudah membuat serta mengedarkan video mesum. Polisi akan menjerat dengan Undang-Undang Pornografi Dan Pasal 282 Ayat 2 KUHP tentang tindak asusila dengan ancaman hukuman 8 tahun penjara.

Sejauh ini belum di ketahui apakah video tersebut sudah bisa diakses di internet.

  • Kamis, Februari 04, 2010
  • Administrator


Pernahkan anda menikmati suasana makan malam sambil terapung di tengah laut. Informasi berikut barangkali menjadi alternatif bagi anda yang ingin makan malam dengan suasana berbeda. Lokasinya di selat Madura yang terhubung dengan kota maritim Surabaya melalui jembatan Suramadu sepanjang 5,4 kilometer.

Kinarya Bahari, itulah sebutan wisata alternatif terapung dengan kapal Ferry yang menyusuri perairan selat Madura. Sambil menikmati makan malam yang diiringi alunan musik syahdu serta suasana cahaya jembatan terpanjang di asia tenggara tersebut, anda akan merasa di manja karena merasakan suasana berbeda dengan makan malam di tempat lain.

Kinarya Bahari juga membebaskan penumpang untuk memilih tempat dan suasana santai di dalam ruangan kapal. Atau nongkrong di luar sambil menikmati sajian live musik dan indhanya lampu jembatan suramdu.

Para penikmat wisata terapung di perairan Suramadu, di jamin merasakan suasana baru yang sangat mengesankan. Selain suasana pemandangan cahaya lampu kapal, lampu yang menyinari tiang penyangga, dan badan jembatan Suramadu sangat indah.

Karena indahnya moment ini, tidak sedikit diantara peserta yang mengabadikan gambar, atau menjadikan suasana malam jembatan Suramadu ini sebagai latar untuk foto pribadi.

Wisata baru ini adalah bagian dari usaha pemilik kapal Ferry yang sebelumnya melayani penyebarangan ujung-kamal. Karena jumlah penumpang merosot drastis menyusul dioperasikannya jembatan Suramadu, pemilik kapal Ferry kemudian membuka usaha ini.

Pemilik usaha kapal Ferry melihat wisata ini adalah peluang usaha pariwisata alternatif, sekaligus menghidupkan suasana malam di sekitar jembatan yang menghubungkan Surabaya dan Madura.

Kapal Ferry KMP Wicitra Dharma yang di gunakan sebagai media wisata terapung sebenarnya mampu mengangkut 500 orang. Namun, untuk kenyamanan, dibatasi tidak lebih dari 300 orang.

Berbeda dengan wisata darat yang permanen, sajian musik, atau hiburan, dan makan malamnya, sangat fleksibel. Penikmat wisata ini bisa konsultasi dengan event organizer, acara apa saja yang diinginkan, dan itu bisa disesuaikan dengan biaya telah disepakati sebelumnya.

Bagi pasangan pengantin yang menyukai sensasi dalam resepsi pernikahannya, wisata terapung di perairan Suramadu juga bisa melayani pesta pernikahan. Bahkan, kalau ada tamu yang datang terlambat, tidak perlu khawatir, karena penyelenggara menyediakan speed boat yang bisa mengangkut 10 orang dari dermaga menuju kapal Ferry di tengah selat.

Sayang. Untuk sementara, Kinarya Bahari hanya melayani paket wisata untuk komunitas dan perusahaan tertentu. Ke depan, wisata terapung di perairan jembatan Suramadu tersebut akan di kembangkan, diantaranya tidak hanya terbatas menyediakan layanan bagi perusahaan atau komunitas tertentu, tetapi bisa juga kelompok kecil pertemanan, organisasi profesi, atau kelompok ibu-ibu arisan. Kalau penikmatnya beragam, maka sajian makanannya juga bisa lebih variatif, yakni semacam aneka resto terapung, dengan makanan ringan polo pendem. (86)

BTemplates.com

Categories

Kamera CCTV Palembang

Popular Posts

Blog Archive