• Selasa, Januari 26, 2010
  • Administrator


Goa Maharani di Lamongan Jawa Timur yang terkenal dengan keeksotisan bebatuan alamnya, saat ini semakin cantik. Di areal sekeliling goa tersebut kini telah berdiri megah, kebun binatang Maharani yang mengoleksi berbagai jenis binatang langka dari amerika dan afrika selatan, yang di beri nama Maharani Zoo dan gua, di singkat Mazzola. Selain koleksi binatang, pengunjung juga bisa menikmati keindahan stalagtit dan stalagmit di goa Maharani melalui fasilitas geological dan goa.

Melewati jalur pantai utara sepanjang 150 kilo meter dari Gresik hingga Tuban adalah sebuah kenikmatan tersendiri. Jalan bersejarah yang dibangun Gubernur Batavia Daendels pada abad ke-18 ini juga memiliki daya tarik lain. Di kawasan wisata tanjung kodok kecamatan paciran misalnya, terdapat sebuah gua yang teramat indah, bernama gua Maharani. Lokasinya mudah dijangkau, karena berada di tepi jalan raya yang dilalui kendaraan umum setiap saat.

Dalam 2 tahun terakhir, Gua Maharani baru telah di buka dengan penambahan sejumlah fasilitas seperti kebun binatang, musium geologikal hingga musium hewan. Tiket masuk untuk hari-hari biasa 15 ribu rupiah. Sedang week end, 20 ribu rupiah.

Untuk kebun binatang misalnya, pihak pengelola telah menyiapkan 81 kandang di area seluas 2,7 hektar untuk 300 lebih berbagai jenis hewan. Namun, saat ini baru ada beberapa jenis hewan saja seperti burung, orang utan, harimau afrika serta tupai albino. Sementara, untuk hewan lainnya seperi onta, buaya, jerapah dan lain sebagainya, akan segera tiba di lokasi ini.

Nama Maharani sendiri adalah nama sebuah gua indah yang terletak di lokasi paling ujung tempat ini. Konon, keindahan gua Maharani setara dengan gua-gua yang tersebar di kawasan wisata internasional seperti Altamira di Spanyol, Mammoth dan Carlsbad di Amerika Serikat.

Memasuki istana gua yang ditemukan pada 6 agustus 1992 oleh empat orang buruh penambang batu ini, ratusan stalaktit dan stalakmit yang indah, tampak menghiasi dinding dan atap gua. Berdasarkan hasil penelitian, batu stalaktit dan stalakmit ini masih hidup dan tumbuh sampai kini, meskipun hanya tumbuh mekar sekitar satu centimeter setiap 10 tahun.

Setiap ornamen stalakmit yang bertebaran di seluruh ruangan gua diberi nama-nama bunga atau sekar, di antaranya sekar melati, kenanga, kenikir gading, wijayakusuma, dan mayang. Malah bagian langit-langit gua pun diberi nama yang tak kalah magis, seperti karang langit, langit gempal, dan langit-langit yang dianggap spektakuler disebut dengan nama Sayuto Kartiko Suci atau sejuta bintang suci.
Setiap pelancong yang mengunjungi gua istana Maharani, tak ubahnya memasuki alam lain. Kesan yang di dapat, adalah kekaguman yang tinggi kepada sang pencipta yang telah mengukir bebatuan dalam gua Maharani secara alami. Apalagi, saat ini ada penambahan fasilitas baru yang mengagumkan, akan menambah daya tarik tersendiri. “Memang keindahannya beda dengan yang lain”. Ujar Sania, salah seorang pengunjung.

Keluar dari pintu gua, pengunjung kini bisa menikmati wahana geological berisi koleksi bebatuan eksotis zaman purba dari berbagai penjuru dunia. Di lokasi ini, terdapat koleksi artusan bebatuan berbagai bentuk termasuk batu mutiara yag di lengkapi kaca pembesar hingga bisa melihat bentuk keindahannya secara detail.

Salah satu wahana lain yang siap menyambut pengunjung adalah diorama musium binatang. Di wahana ini, pengunjung dapat melihat berbagai koleksi binatang yang telah punah dalam kondisi diawetkan dalam sebuah ruangan yang sejuk. Konsep wahana ini adalah konsep edukasi bagi anak-anak untuk mengenalkan berbagai jenis hewan purbakala, seperti Dinosaurus dan lain sebagainya.

Menurut Bupati Lamongan, Masfuk, penambahan fasilitas ini, adalah untuk wisata etertainment dan edukasi. Di harapkan, dengan fasilitas ini bisa menambah arus kunjungan wisata ke Lamongan hingga lebih dari 1,7 juta orang di tahun 2007.

Di samping bisa menikmati keindahan gua, para pengunjung juga bisa erbelanja aneka macam oleh-oleh khas Lamongan, seperti batik sendang duwur, souvenir dari kulit kerang, hingga produk makanan laut hasil produksi masyarakat setempat.

Sekitar 50 meter dari lokasi gua Maharani, terdapat pantai indah dan bersejarah, yaitu pantai wisata tanjung kodok yang saat ini telah di kembangkan menjadi wisata fantasi. Untuk mempermudah pelancong mengunjungi 2 wisata sekaligus, pemerintah kabupaten Lamongan telah membangun jembatan penyeberangan yang di lengkapi tangga eskalator.

Dengan kondisinya yang demikian, Istana Gua maharani layak menjadi lokasi wisata Entertainment dan Edukasi terutama sangan cocok untuk mengisi liburan sekolah bersama buah hati tercinta. (86)

Karena banyak juga yg nyari resetter epson CX5500, berikut ini saya coba posting Cara Reset Epson CX5500. Link Resetter ini saya dapatkan dari kang jupry. Makasih sebelumnya sudah selalu membantu saya.......

Langsung saja ya...."'''

Cara Reset Epson CX5500

1. Langkah pertama tentunya printer harus sudah terinstall drivernya. Untuk Download drivernya klik download driver epson .

2. Download software resetter Epson CX5500 dulu. Software bernama Resetter Epson CX5500, anda dapat download di sini Klik

3. Tanggal komputer tidak perlu dirubah seperti resetter sebelumnya.

4. Jalankan program resetter Epson CX5500 dengan double klik "ServiceFT.exe"

5. Kemudian ikuti gambar berikut ini :





6. Setelah selesai matikan printer kemudian nyalakan lagi. Printer akan nyala dengan lampu berwarna hijau penuh. Berarti printer Epson Stylus CX5500 sudah siap digunakan kembali.

Selamat mencoba............ Semoga Bermanfaat......
Kalau sebelumnya kasus lagu Kita yang di jiplak negara tetangga, kali ini ada gambar burung garuda yang sangat mirip dengan lambang negara Republik Indonesia hasil rancangan mode terkemuka dunia, Giorgio Armani. Gambar Burung Garuda tersebut terletak di bagian depan dan punggung kaus terbarunya ini.

Kemiripan desain kaus bertajuk A|X Studded Eagle ini terlihat dari posisi kepala burung yang menghadap ke kanan. Simbol-simbol yang ada di dada burung juga melukiskan simbol kelima sila Pancasila dengan simbol Bintang berada di bagian tengah.

Meskipun gambar tersebut sudah disamarkan, simbol Padi-Kapas dan simbol Rantai sepintas masih terlihat. Kedua kaki burung di gambar kaus itu juga mencengkeram papan tulisan, tidak ubahnya lambang negara Garuda Pancasila dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika di bawahnya. Adapun simbol Kepala Banteng dan Pohon Beringin diganti dengan huruf A dan X, merujuk pada konsep desain A|X Studded Eagle.

Kaus tanpa kerah dengan ukuran body fit ini dirilis oleh A|X Armani Exchange, salah satu label milik Armani yang ditujukan untuk pangsa pasar anak-anak muda. Di situs webnya, A|X sama sekali tidak disinggung mengenai hubungan antara desain kaus yang dibuat dalam tiga warna dasar (hitam, putih, dan biru tua) tersebut dan lambang Negara Republik Indonesia. Kaus seharga 29 dollar AS ini hanya disebut memiliki desain logo burung elang yang terinspirasi dari militer dengan sentuhan cahaya yang halus.

A|X Armani Exchange sendiri diluncurkan pada tahun 1991 di Amerika dan hingga saat ini menjadi salah satu merek fashion terkemuka dunia. A|X telah memiliki 140 gerai di seluruh dunia, termasuk di Inggris, Brasil, Argentina, Meksiko, Korea, Jepang, dan Cina.

Belum ada penjelasan resmi dari Pemerintah Indonesia terkait penggunaan gambar Garuda Pancasila di kaus buatan Armani tersebut. Juga belum ada kepastian apakah kaus ini akan beredar di Indonesia.
Sumber: kompas.com


Miniatur sepeda Onthel buatan Maryanto, pengerajin asal desa Giwangan, Umbulharjo, Yogyakarta, sangat mirip dengan bentuk asinya. Hanya saja, karena ukurannya yang kecil, sepeda-sepeda tersebut, selanjutnya di sebut miniature sepeda.

Dibantu 10 orang karyawannya di bengkel kerjanya di rumah, Maryanto setiap hari membuat miniatur sepeda Onthel mulai dari proses awal hingga akhir.

Bahan yang digunakan untuk membuat kerajinan unik itu berasal dari barang rongsokan yang mengandung timah dan alumunium, seperti bekas onderdil sepeda motor yang tidak dipakai. Bahan baku yang didapat dari pasar barang bekas tersebut kemudian dilebur dengan api hingga mencair.

Sementara itu, cetakan bagian - bagian miniatur sepeda Onthel seperti setang, rangka sepeda, dibuat dari tanah. Cairan timah dan alumunium yang masih panas kemudian dituangkan dalam cetakan yang terbuat dari tanah tersebut. Beberapa menit kemudian cetakan tanah dibongkar dan terbentuk rangka miniatur sepeda Onthel, meski masih dalam bentuk kasar, sehingga harus dihaluskan dan dipotong.

Bagian-bagian miniatur sepeda Onthel, kemudian dirangkai dengan cara di las, dirakit satu persatu kemudian dilengkapi dengan ban rantai sepeda. Semua kompenen yang ada pada miniatur sepeda Onthel itu semuanya berfungsi layaknya sepeda Onthel sungguhan, seperti roda yang bisa berputar bila pedal diputar. Saat dijalankan pun miniatur ini bisa berjalan.

Ukuran miniatur sepeda Onthel ini beraneka ragam. Paling besar adalah dengan panjang 30 Centimeter dan tinggi 15 Centimeter.

Menurut Maryanto, ide pembuatan miniatur ini adalah untuk melestarikan kendaraan tradisional di Yogyakarta yang jaman dulu pernah berjaya. Selain itu juga untuk menjaga kelestarian kota Yogyakarta sebagai kota sepeda. Sebab sepeda Onthel kuno saat ini sudah tidak diproduksi lagi. “Titik berat pembuatan kerajinan ini adalah melestarikan sepeda model onthel kuno”. Ujarnya.

Selain sepeda Onthel, Maryanto juga membuat miniatur becak dengan desain model becak khas Yogyakarta.

Kerajinan buatannya kini sudah banyak dikenal disejumlah kota seperti Bandung, Jakarta, Surabaya hingga Bali. Bahkan tak jarang pesanan datang juga dari negara Belanda, tempat asal sepeda Onthel dibuat.

Miniatur sepeda Onthel dan becak Maryanto dipasarkan dengan harga antara 50 ribu hingga 70 Ribu Rupiah tergantung ukurannya. Dalam sebulan Maryanto dapat membuat sekitar 200 miniatur sepeda Onthel dan becak.

Setidaknya hasil kerajinan ini juga dapat mengingatkan kepada generasi yang akan datang bahwa dua kendaraan ini dulunya pernah berjaya dan memenuhi jalan jalan di kota Yogyakarta. (86)



Pagu Raskin atau beras miskin untuk Kabupaten Lamongan tahun ini turun drastis dibanding pagu tahun 2009. Yakni turun dari sejumlah 104.954 rumah tangga miskin sasaran penerima manfaat (RTSPM) di tahun 2009 menjadi sebanyak 84.694 RTSPM di tahun 2010. Atau turun sebesar 20.260 RTSPM.

Selain adanya perubahan pagu, mulai tahun ini alokasi setiap bulannya juga turun. Yakni dari sebelumnya 15 kilogram perRTSPM selama 12 bulan, menjadi 13 kilogram perRTSPM setiap bulannya. Keterangan tersebut disampaikan Kabag Perekonomian Nurrosos melalui Kabag Humas dan Infokom Aris Wibawa kemarin.

Dikatakan olehnya, meski ada penurunan pagu dan alokasi perbulannya, namun untuk harga jual tidak mengalami perubahan. “Ada sejumlah penurunan alokasi dan pagu raskin tahun ini. Penetapan turunnya pagu raskin di Lamongan ini sesuai dengan hasil pendataan RTS Program Perlindungan Sosial 2008 oleh Badan Pusat Statistik. Meski demikian, untuk harga jualnya masih tidak mengalami perubahan. Yakni di titik distribusi sebesar Rp 1.600 perkilogram. Dan alokasinya juga masih untuk 12 bulan, “ terangnya.

Lebih lanjut disampaikannya, raskin di Lamongan akan disalurkan melalui dua Gudang Beras Bulog (GBB) di Kecamatan Lamongan dan Babat. Sementara penjualan raskin ini dilakukan dengan sistem cash and cary. “Sistem ini terbukti efektif untuk mencegah resiko gagal bayar, “ ungkap dia.
Sementara dengan turunnya besaran pagu dan alokasi raskin maka total raskin juga turun menjadi 13.212.264 kilogram. Sedangkan tahun lalu mencapai 18.891.720 kilogram. Alokasi terbanyak akan diterima Kecamatan Babat yakni sebesar 1.450.800 kilogram. Sedangkan alokasi terkecil diterima Kecamatan Sukorame sebesar 131.508 kilogram.

“Bersama Bulog, Pemkab tahun ini juga melakukan sejumlah upaya untuk mempercepat distribusi raskin. Untuk jadwal distribusi bulan Januari sudah mulai ada kecamatan yang menebus jatahnya. Diharapkan dengan mulai disalurkannya jatah raskin ini bisa membantu menstabilkan harga beras, “ pungkas dia. (arf)

  • Senin, Januari 25, 2010
  • Administrator
Matahari bersinar begitu terik. Seorang pria paruh baya, berperawakan kurus, dan bermata sipit duduk berteduh di bawah sebuah pohon rindang di sekitar Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan. Sesekali kepalanya terangguk-angguk. Bukan karena memberikan isyarat mengiyakan. Malahan ia tampak kesakitan dengan anggukan kepalanya itu.

"Saya sakit saraf leher, Mas. Urat sarafnya tertarik," kata lelaki paruh baya bernama Suparman (58) ini dalam perbincangan dengan Kompas.com ketika tak sengaja bertemu di depan gerbang Mabes Polri, Minggu (24/1/2010).

Parman, demikian pria ini biasa dipanggil, adalah seorang gelandangan yang saban hari menggelandang di seputaran kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Sosok Parman memang agak "lain" dengan tampilan gelandangan jalanan lainnya. Meski tubuhnya kurus kering seperti hanya tulang berbalut kulit, penampilannya masih lebih bersih dibanding gelandangan mana pun di Jakarta.

Tutur katanya pun menandakan ia pernah mengenyam pendidikan tinggi. Pun guratan-guratan tua di wajahnya masih menyisakan paras tampan dan sisa-sisa kejayaan di masa lalu. "Sudah enam bulan ini saya menggelandang di Jakarta. Tidak punya tempat tinggal," kata Parman sambil tetap "mengangguk-angguk".

Sakit saraf itu tampaknya cukup banyak menyedot energi Parman. Wajahnya terlihat letih manakala kepalanya selalu mengangguk-angguk sekenanya tanpa bisa dikendalikan oleh lehernya. Siapa pun yang menyaksikan Parman tentu miris dengan sosok pria yang ternyata bekas pengusaha garmen sukses ini.

Dampak krisis

Parman merupakan salah satu dari sekian banyak korban yang jatuh akibat krisis moneter yang mendera Indonesia pada 1998. Usaha garmen miliknya ambruk lantaran merugi dihunjam krisis keuangan. Inilah awal yang menggiring Parman pada situasi seperti sekarang ini. Kondisi ekonomi yang tak menentu saat itu membuatnya kelimpungan dan tak mampu bertahan. Usaha garmen yang dirintisnya sedari kecil hingga besar itu jatuh dalam sekejap. "Dulu saya bisa dapat keuntungan hingga Rp 400 juta sebelum krisis. Sekarang sudah habis semua," kata Parman.

Frustrasi akibat kebangkrutan bisnisnya rupanya menohoknya begitu dalam. Entah bagaimana awalnya, sakit saraf pun mendera fisik Parman. Pria yang pernah mengenyam pendidikan di Universitas Parahyangan ini mesti masuk keluar rumah sakit karena penyakit saraf leher itu. Padahal, kata Parman, keuangannya saat itu pun sudah sangat minim karena bangkrut. "Semua uang habis untuk biaya pengobatan. Puluhan kali keluar masuk rumah sakit, tapi enggak ada yang bisa mengobati," ucapnya.

Sudah jatuh tertimpa tangga

Nasib buruk yang menimpa Parman rupanya tak berhenti sampai di situ saja. Di tengah kondisi sakitnya, tak dinyana sang istri tiba-tiba menggugat cerai Parman. "Sekitar enam bulan lalu saya diceraikan. Mungkin dia sudah enggak tahan sama saya yang sakit-sakitan," ungkapnya.

Vonis cerai pun akhirnya dijatuhkan oleh pengadilan. Ketujuh anak Parman pun dimenangkan pengadilan untuk diasuh istrinya. "Setelah itulah saya menggelandang begini. Saya sudah tidak punya tempat tinggal lagi. Kedua orangtua dan saudara-saudara saya sudah meninggal semua," kata Parman.

Tiap hari Parman menggantungkan hidupnya pada belas kasihan orang. Untuk tidur dan istirahat, ia selalu merebahkan diri di masjid-masjid di sekitaran Blok M. Sementara untuk makan dan minum, ia hanya berharap pada kebaikan hati orang yang ditemuinya. "Kalau makan siang, saya selalu dikasih sama polisi-polisi di Mabes Polri. Jatah makanan sisa mereka selalu dikasih kepada saya," ucap Parman.

Begitulah Parman setiap hari bertahan hidup. Pria keturunan Tionghoa asal Salatiga ini pun sebenarnya tak ingin hidup menjadi gelandangan. Ia mengaku sudah dua kali menyambangi panti sosial untuk bisa tinggal di panti. "Tapi ditolak. Katanya, saya masih bisa jalan dan masih bisa keliling-keliling. Jadi enggak usah masuk panti," tuturnya.

Berharap pada anak

Parman mengaku tidak ingin merepotkan orang lain dengan kondisi fisiknya. Saat diceraikan istrinya, ia pun tak mengharapkan belas kasihan untuk bisa tetap tinggal bersama anak-anaknya. Terlebih ketujuh anaknya pun belum ada yang bisa dikatakan mapan dan memiliki tempat tinggal sendiri. "Semua anak saya masih ikut ibunya. Saya juga enggak mau kalau harus ngerepotin," tukasnya.

Meski demikian, ia pun memiliki harapan agar kelak anak-anaknya bisa segera mandiri. Ia yakin, meski istrinya sudah meninggalkannya, anak-anaknya masih menyayanginya. "Saya berdoa, kalau anak-anak saya sudah punya tempat tinggal sendiri, insya Allah saya tinggal sama mereka," tandas pria muslim ini.

Matahari makin meninggi. Parman beranjak melangkahkan kakinya untuk mencari tempat persinggahan berikutnya. "Saya mau ke masjid dulu, Mas. Mau istirahat dulu," katanya mengakhiri pembicaraan singkat siang ini.

Parman mungkin hanya sepenggal kisah korban krisis ekonomi yang pernah mendera Indonesia. Hancurnya keuangan menjadi sabab musabab dari segala bencana yang kemudian datang bertubi-tubi. Perhatian pemerintah kepada penyandang masalah kesejahteraan sosial tentu masih belum sepenuhnya menjangkau sosok seperti Parman.

Di tengah maraknya pemberitaan mengenai upaya penertiban anak-anak jalanan oleh Dinas Sosial Pemprov DKI Jakarta, alangkah baiknya jika gelandangan-gelandangan seperti Parman pun mendapat perhatian dan perlakuan yang manusiawi dari pemerintah, sebagaimana dijamin dalam UUD 1945.
>> Sedih..tinggal sendirian...Roda berputar sob, semua sudah diatur oleh NYA
Sumber: kompas.com
Andi Malarangeng mantan Juru Bicara Kepresidenan menyambut baik diluncurkannya album Ku Yakin Sampai di Sana hasil karya Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. "Berkesenian memang jadi kehidupan beliau, sejak SMA dan Akabri sudah biasa main band. Ini hasil karya beliau, dan untuk dipersembahkan kepada bangsa"

Berbeda dari album musisi kebanyakan, album ketiga Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono yang bertajuk "Ku Yakin Sampai di Sana" dibuat lebih istimewa. Di samping karena digarap oleh musisi dan penyanyi-penyanyi andalan, album terbaru SBY ini istimewa karena rencananya akan dipasarkan dengan cara yang unik.

Album "Ku Yakin Sampai di Sana" ini nantinya akan dipasarkan dalam bentuk Compact Disc (CD) yang dibagi dalam dua versi, yakni versi kolektor dan versi biasa. Menurut musisi Reni Djayusman, yang juga terlibat dalam produksi album ini, CD album SBY sengaja dibuat dalam dua versi untuk menjangkau semua kalangan.

"CD yang versi biasa sengaja dibuat untuk mereka-mereka yang suka membeli versi bajakan. Harganya murah, enggak jauh beda dengan CD bajakan, cuma Rp 20 ribu," ujar Reni sambil berkelakar.

Sementara itu, CD versi kolektor sengaja dibuat dengan tampilan yang lebih menarik dan tentunya dengan harga lebih mahal. CD versi ini memang dikhususkan bagi mereka-mereka para pecinta musik yang berminat mengoleksi album SBY.

"CD versi kolektor dibuat lebih istimewa. Dalam satu paket CD terdiri dari satu CD yang berisi sembilan lagu dan ada beberapa CD yang isinya video klip dari tiap lagu," kata Reni saat ditemui Kompas.com dalam acara peluncuran album, Minggu (24/1/2010).

Uniknya, diakui Reni, bentuk CD album dengan versi seperti ini baru pertama kalinya dan satu-satunya diproduksi di Indonesia bahkan mungkin di dunia. Kabarnya, selain dipasarkan melalui toko-toko kaset dan CD yang ada di seluruh Indonesia, CD album SBY akan dipasarkan melalui sistem multi level marketing (MLM) dan satu perusahaan waralaba terkemuka dengan empat ribu unitnya yang tersebar di seluruh Indonesia.
Sumber: kompas.com
Ck-ck-ck.... Luar biasa! Bagi para pemain bola Eropa, terutama Inggris, mobil memang tak lagi sekadar alat transportasi. Tapi, kendaraan bermesin itu juga sudah jadi simbol kemewahan selain hobi.

Tak terkecuali El Hadji Diouf. Bintang Blackburn Rovers asal Senegal ini juga penggemar mobil mewah. Diof tak ingin membeli mobil begitu saja tanpa sentuhan yang sesuai dengan seleranya.

Pemain berumur 29 tahun itu amat suka dengan krom. Dia punya mobil Cadillac yang dikrom emas sehingga setiap melaju di jalanan, mobil Diouf itu mengundang perhatian. Selain mobil mahal, krom emas juga membuat sangat istimewa dan terkesan mewah.

Mobil ini kabarnya nilainya mencapai 100.000 poundsterling (sekitar Rp 1,5 miliar). Diouf pernah mengendarai sendiri mobil itu ke Manchester. Di Blackburn, mobil ini juga sering dia bawa ke tempat latihan atau sekadar jalan-jalan.

Tunggu dulu. Itu belum mobil termewahnya Diouf. Dia masih memiliki Mercedes. Nah, mobil yang ini dia krom warna perak. Kesannya juga amat mewah dan megah.

Tentu saja banyak orang akan ngiler melihatnya. Sebab, mobil itu nilainya sampai 420.000 pound (sekitar Rp 6,3 miliar). Tentu hanya orang berduit tebal yang bisa memiliki mobil seperti ini dan memang pemain bola di Inggris termasuk bertabur uang.


Diouf masih memiliki beberapa mobil, tapi tak terlalu dia banggakan. Dua mobil itu yang sangat dia sukai dan banggakan. Namun, jika ditotal, harga kedua mobil itu senilai 320.000 pound (sekitar Rp 7,8 miliar).
Mau donk...
Sumber: kompas.com
  • Senin, Januari 25, 2010
  • Administrator
Entah dikarenakan mandat keluarga untuk membalas dendam atau mau pecahkan rekor... Yang jelas saat ini rekor pengelana termuda dipegang oleh Mike Perham asal Inggris yang melakukannya saat berusia 17 tahun. Perham berlayar tahun lalu dan memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang Zac, kakak kandung Abby. (gambar disebelah hanya ilustrasi doang)

Abby Sunderland yang berasal dari Thousand Oaks, Kalifornia memulai pelayaran mengarungi Samudera Pasifik, Sabtu setelah sempat tertunda karena hambatan badai di Kalifornia.

Abby akan mengarungi lautan seorang diri dengan menggunakan perahu berukuran 40 kaki (12 meter) buatan ayahnya sendiri, Laurence. Ayah Abby tersebut ikut melepas puterinya bersama keluarga besar dan teman-teman ya di Del Rey Yacht Club.

Ia rencananya akan berlayar dalam lima atau enam bulan. Ia akan mengarungi samudera sendirian, namun akan tetap berkomunikasi dengan menggunakan telepon satelit mau pun melalui blognya. (bisa blogwalking ke blognya goceng donk, hehehe...)

Mantab dech..smoga berhasil...
Sumber: kompas.com
He..he..memang peneliti itu tidak pernah berhenti meneliti, sampai-sampai bibir aja diteliti... Dan hasil penelitian menyebutkan dengan sepasang bibir tebal membuat wanita tampak lebih muda dibanding umur sebenarnya, meskipun telah berusia lanjut dan berkeriput di sana-sini. Demikian dikatakan David Gunn, peneliti dari Unilever, seperti dirilis Telegraph, Ahad (10/1).

"Ketika kami meneliti siapa wanita yang tampak lebih muda dibandingkan yang seumuran dengan mereka, kami terkejut dengan perbedaan bibir mereka. Bentuk bibir lebal lebih dipengaruhi oleh faktor genetik dan mudah diukur," ujar Gunn.

Sayangnya, hanya sedikit wanita saja mampu menjaga keseksian bibir tebal mereka. Hal ini disebabkan faktor genetis, bukan faktor dari luar seperti matahari.

Sejumlah peneliti menganalis wajah wanita berkulit putih terhadap 102 pasangan kembar asal Belanda. Mereka terdiri dari usia 59 hingga 81 tahun. Penelitian serupa dilakukan terhadap 162 wanita berkulit putih asal Inggris yang berumur 45 hingga 75 tahun.

Hasil penelitian Unilever yang mendanai tujuh universitas terkemuka di Inggris, termasuk Universitas St. Andrews, adalah salah satu hasil pembuktian bahwa perawatan kecantikan dengan suntik kolagen dan silikon mampu membuat wanita tampak lebih muda
sumber: liputan6.com
Bonek.. Bonek.. Kapan sih bisa adem? Setiap datang pasti buat kericuhan.. Dan Akhirnya Polisi Bandung melakukan "pembersihan" terhadap Bonek (Bondo Nekat) yang berkeliaran di Kota Bandung. Mereka dibawa untuk dikumpulkan di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung. Dengan demikian, situasi di Kota Bandung tetap kondusif.

Persib Bandung memang akan menjamu Persebaya Surabaya, Sabtu (23/1/2010) di Si Jalak Harupat. Para pendukung Persebaya, Bonek, sudah berdatangan untuk mendukung tim kesayangannya.

Ratusan Bonek yang akan menyaksikan pertandingan tim kesayangan mereka, Jumat (22/1/2010) sore, sempat mengamen di sudut jalan Soekarno-Hatta Bandung. Mereka kemudian diangkut petugas menggunakan truk ke stadion.

Polisi menghentikan truk yang sedang melintas di kawasan jalan Buah Batu dan para pendukung berkaus hijau tersebut disuruh menaiki truk tersebut untuk dikirimkan ke Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

"Untuk membangun suasana kondusif di Kota Bandung, kami tidak mengamankan para pendukung Persebaya tersebut, tetapi kita kirimkan mereka ke stadion," ujar Kepala Satreskrim Bandung Tengah AKP Zulkarnain Harahap di Bandung, Jumat.

Pihak kepolisian juga mengganti biaya solar kepada sopir truk itu dengan uang Rp 200.000. Setelah naik ke atas truk, para Bonek juga bersorak-sorai sambil berteriak, "Terima kasih, pak polisi."

Salah seorang anggota Bonek, Rejo (24), mengaku datang ke Bandung menggunakan KA dari Surabaya ke Stasiun KA Kiaracondong, Bandung. "Saya hanya membawa uang Rp 4.000. Saya terpaksa mengamen karena keterbatasan uang yang saya bawa dari Surabaya," ujarnya.

Namun, meski dia mengamen di perempatan jalan Kota Bandung, suporter Persebaya tersebut berjanji akan menjaga ketertiban di Kota Bandung. "Kami berjanji, selama di Bandung akan tertib. Tadi pun kami mengamen dengan tertib. Lagian orang Bandung pada baik-baik," katanya.
Sumber: kompas.com
Mungkin informasi ini sudah rada telat, tapi siapa tahu masih ada yang belum tahu.. Silahkan disimak, kalau perlu dilaksanakan...hehehehe... Desember 2009 lalu Facebook sempat membuat perubahan aturan privasi para penggunanya yang mengundang kontroversi. Situs jejaring yang tadinya lebih tertutup itu kini ingin bersaing dengan situs lainnya yang lebih terbuka, seperti Twitter.

Kalau Desember 2009 lalu Anda benar-benar memperhatikan dan mempertahankan pengaturan pribadi Anda ketika Facebook memunculkan rekomendasi pengaturannya, maka mungkin Anda termasuk aman. Tapi kalau Anda cuma memilih pengaturan yang dianjurkan Facebook, maka ada baiknya Anda melihat lagi informasi apa saja yang bisa dilihat orang dengan pengaturan itu.

Caranya pertama arahkan mouse ke menu Setting/Pengaturan di kanan atas, maka akan muncul daftar, lalu klik Privacy Setting/Pengaturan Privasi dari daftar tersebut. Lalu coba periksa tiga hal berikut dalam pengaturan yang muncul.

1. Siapa yang bisa melihat hal-hal yang anda kemukakan (status, foto, video, dan lainnya)
Pada menu itu, item pertamanya adalah Profile Information/Informasi Profil, klik bagian itu. Di halaman selanjutnya, carilah Posts by Me/Kiriman dari Saya. Ini bagian yang mengendalikan segala update status, pranala, catatan/notes, foto, dan video.

Kalau Desember lalu anda hanya mengikuti saran pengaturan standar Facebook, maka semua informasi itu bisa diakses oleh semua aplikasi dan pengguna Facebook lainnya.

Ada baiknya anda mengubah pengaturannya menjadi Hanya Teman/Only Friends daripada Semua Orang/Everyone, sehingga benar-benar hanya orang-orang yang telah anda setujui menjadi teman yang bisa melihat perkembangan profil anda.

Ingat bahwa pengaturan 'Semua Orang' berarti benar-benar semua orang yang memakai internet bisa saja menemukan informasi tersebut. Sementara setting Friends of Friends/Teman dari Teman agak lebih meyakinkan, tapi kalau jumlah teman anda cukup banyak maka bisa saja informasi anda tersedia untuk ribuan orang yang tak anda kenal.

2. Data pribadi
Masih pada bagian Informasi Profil, lihatlah item ke-tiga, ke-empat, dan ke-lima, yaitu: birthday/tanggal lahir, religious and political views/kepercayaan dan pandangan politik, dan family and relationship/keluarga dan hubungan. Ketiga data ini sensitif, terutama tanggal lahir, karena data ini seringkali menjadi data untuk verifikasi identitas (contoh: untuk beberapa layanan perbankan lewat telepon).

Kalau anda menggunakan standar Facebook dari Desember lalu, maka ketiga data ini bisa dilihat semua orang. Ada baiknya anda juga mengubah ini menjadi Hanya Teman/Only Friends untuk alasan yang sama seperti sebelumnya.

3. Apakah Google bisa melihat data di Facebook?
Kembali ke halaman Pengaturan Privasi/Privacy Setting, klik Pencarian/Search, yaitu item ke-empat. Memang Facebook pernah mengeluarkan pernyataan bahwa Facebook tidak meneruskan informasi ke Google, dan bahwa orang yang mencari nama pengguna Facebook di Google hanya akan diarahkan ke halaman profil pengguna itu, dan hanya diperlihatkan informasi mendasar saja. Ini memang benar tapi harus anda lihat juga informasi mendasar yang muncul itu apa saja.

Item ke-dua di halaman ini, Public Search Result/Hasil Pencarian Umum, memiliki kotak centang di kanan yang bertuliskan "Izinkan/Allow". Ada baiknya anda hapus centang pada kotak itu. Kalau anda mau membandingkan hasilnya maka coba saja klik di pranala "Lihat pratayang/See preview" di sekitar akhir penjelasan item ke-dua itu. Pranala itu bisa menunjukkan seperti apa tampilan profile yang muncul bagi orang yang sama sekali bukan teman anda di Facebook tapi menemukan halaman profil anda lewat fitur pencarian Google. Bisa anda bandingkan bedanya tampilan ini bila kotak Izinkan tadi dicentang atau tidak.

Ketiga pengaturan di atas bisa anda kuasai dalam lima menit. Jangan tunggu sampai ada kejadian buruk baru anda mengamankan informasi tentang anda.
Sumber: kompas.com

BTemplates.com

Categories

Kamera CCTV Palembang

Popular Posts

Blog Archive