• Jumat, Oktober 09, 2009
  • Administrator


Saat ini, ada 5 web browser paling popular yang biasa di gunakan orang dalam menjelajahi dunia maya. Ke 5 web browser tersebut adalah Internet Explorer, Firefox, Opera, Safari, Google Chrome. Namun, sadarkan anda, jika semua jejak kegiatan anda di dunia maya selalu di simpan oleh ke 5 browser tersebut? Lalu, apa yang akan terjadi jika jejak anda di deteksi orang lain yang tak bertanggung jawab?

Sebagai titik awal surfing di internet, web browser menjadi salah satu bagian terpenting dalam menggali informasi yang anda butuhkan di dunia maya. Bahkan, Web browser telah menjadi direktori utama hamper segala kegiatan yang bersentuhan dengan internet baik dalam hal browsing, download, upload, chatting dan lain sebagainya.

Dalam proses perkembangannya, banyak fitur-fitur menarik telah diperkenalkan, yang memungkinkan anda dengan cepat melacak sejarah pencarian, kunjungan dan lain-lain, yang tujuan awalnya adalah untuk mempermudah anda dalam menyesuaikan hasil pencarian di hari-hari selanjutnya.

Namun, ada kekhawatiran jika jejak privacy yang tersimpan dalam web browser, bisa di salahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Misalnya, jejak history tersebut, bisa menjadi titik awal membongkar account rahasia kita. Apalagi, alamat-alamat penting yang sering kia kunjungi, juga tersimpan rapi dalam history.

Ada 2 cara dalam melacak jejak history web browsing. Pertama, menggunakan fasilitas history yang ada di masing-masing browser. Di Firefox misalnya, bisa langsung masuk ke menu History dan anda langsung bisa melacak alamat situs serta jenis pencarian yang ada di dalamnya. Jika browsing di Warnet, maka kegiatan user sebelumnya bisa di deteksi oleh user sesudahnya.

Secara spesifik, mesin pencari seperti Google, Bing dan lain lain, juga memiliki layanan khusus untuk melacak sejarah pencarian. Misalnya, Anda dapat menggunakan halaman Riwayat Pencarian Google untuk mengetahui semua permintaan pencarian Anda yang telah disajikan ke Google. Bing juga menyediakan layanan serupa. Tapi Anda harus login ke account Anda agar dapat mengakses layanan tersebut.

Cara kedua adalah menggunakan alat tool khusus bernama MyLastSearch, sebuah Freeware Tool yang berfungsi melihat Search Engine Query terakhir. Dengan utilitas ini, anda tidak perlu pergi ke setiap browser atau mesin pencari untuk melacak history. Halaman sejarah dan semua informasi dengan cepat diambil dalam sebuah file komputer Anda, bahkan anda tidak perlu koneksi ke Internet.

Tak hanya itu, Utilitas MyLastSearch juga menscan cache file dari web browser Anda.Permintaan pencarian yang Anda buat akan ditampilkan dalam sebuah tabel dengan kolom sebagai berikut: Pencarian Teks, Search Engine, Waktu Cari, Search Type (General, Video, Foto), Web Browser, dan URL pencarian. Bahkan pada situs jaringan sosial populer (Twitter, Facebook, MySpace) sekalipun bisa di baca.

Anda dapat memilih satu atau lebih kata kunci pencarian dan kemudian menyalinnya ke clipboard atau menyimpannya ke dalam text/html/xml file.

Kemudahan lain dari MyLastSearch adalah tidak memerlukan proses instalasi atau tambahan file DLL dalam menjalankannya. Untuk mulai menggunakannya, cukup salin file eksekusi (MyLastSearch.exe) ke folder yang Anda suka, dan langsung bisa menjalankannya.

Setelah di jalankan, MyLastSearch akan menscan cache file dari browser dan menemukan semua permintaan pencarian yang tersimpan di dalamnya. Proses scanning mungkin memakan waktu beberapa detik untuk 1 menit, tergantung pada ukuran dan sejarah cache file. Setelah proses scanning selesai, jendela utama akan menampilkan daftar semua permintaan pencarian yang Anda lakukan dengan mesin pencari paling populer.

Download Mylastsearch

Antisipasi penyalahgunaan MyLastSearch

Jika khawatir dengan data yang akan di tampilkan MyLastSearch, sebaikanya anda meghapus semua jejak langkah anda sebelum meninggalkan Komputer. Web browser telah menyediakan fasilitas tersebut, yakni dengan menekan pilihan Clear History atau Delete Private Data. Jika itu di lakukan, MyLastSearch tidak akan bisa menampilkan data history. (86)

Pada Printer Canon IP1200, IP1300, IP1600, IP1700, IP1880, IP1980, MP145, MP150, MP160, sering sekali mengalami rusak tidak bisa narik kertas atau kertas masuk tapi miring atau kertas langsung masuk banyak pada waktu ngeprint. mau tahu cara servisnya....?

Jika anda mengalami hal ini yaitu Printer Canon IP1200, IP1300, IP1600, IP1700, IP1880, IP1980, MP145, MP150, MP160 mengalami rusak tidak bisa narik kertas atau kertas masuk tapi miring atau kertas langsung masuk banyak pada waktu ngeprint, anda tidak usah khawatir, karena printer anda bisa diservis dengan mudah. Tapi harus mau membongkar memasang printer.

Printer yang rusak dengan ciri di atas mengalami patah as pada roll karet penarik kertas. Karena AS penarik kertas patah, maka printer menarik kertasnya menjadi tidak sempurna atau miring atau kertas masuk semua atau bahkan tidak mau menarik kertas. AS tersebut terbuat dari plastik dan rawan patah. Bagian ini bisa anda temukan sebagaimana gambar di bawah ini :



Untuk membongkar Printer tersebut, lepaskan casing / body plastic.
Perhatikan baut/skrup yang mengunci casing, kemungkinan ada yang tetutup body lain (tersembunyi) terutama yg berseri MP.
Perhatikan juga klemnya yang tebuat dari plastic, jika ada congkel perlahan-lahan dengan Obeng. Hati-hati jangan sampai patah.
Sesudah casing/body plastic dilepas akan terlihat karet penarik kertas beserta plastiknya.








AS yang patah ini bisa anda ganti dengan sekrup yang sesuai dengan AS tersebut, kemudian kepala sekrupnya dipotong dengan tang potong. Atau anda mungkin punya kreasi lain terserah anda, yang penting bisa menggantikan fungsi sebagai AS seperti pada aslinya, tapi sarannya tetap gunakan yang dari besi agar lebih kuat.

Selamat mencoba ......


Setahap lagi Dewan Pengurus Kabupaten (DPK) KORPRI Lamongan bakal kembali raih Profesionalisme Award seperti halnya 2007 lalu. Saat ini, dari 38 kabupaten/kota di Jatim, DPK KORPRI Lamongan masuk jajaran 15 besar dalam penghargaan yang diberikan oleh Dewan Pengurus Provinsi (DPP) KORPRI Jatim tersebut.

Setelah masuk 15 besar, akan kembali diseleksi hanya menjadi 10 kabupaten/kota oleh sebuah tim penilai dari DPP KORPRI Jatim. Sejumlah 10 daerah inilah yang akan menerima Profesionalisme Award yang tahun lalu diserahkan langsung oleh Gubernur Jatim itu.

Masuknya Lamongan dalam 15 besar tersebut disampaikan Ketua Tim Penilai Profesionalisme Award Bambang Kusbandono saat bersama timnya lakukan penilaian di Lamongan. Bersamanya, turut serta Endro Siswantoro (Dirut Masjid Agung Surabaya yang akan menguji quisioner yang sebelumnya sudah diisi DPK KORPRI Lamongan.

Menurut Bambang yang juga Wakil Ketua DPP KORPRI Jatim itu, akan ada tiga hal utama yang dinilai dalam Profesionalisme Award. Yakni aspek kebijakan daerah yang akan melihat adakah kesesuaian antara kreativitas pimpinan daerah dengan produk hokum yang dihasilkan. Kemudian aspek organisasi kelembagaan yang diantaranya akan melihat kesesuaian kompetensi SDM dengan posisi dan jabatannya. Serta aspek aparatur pemerintahan yang diantaranya akan melihat kesesuaian jabtan dengan latar belakang pendidikannya.

“Bagi aparatur dalam penilaian ini, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi. Diantaranya kesesuaian latar belakang pendidikan dengan jabatan yang diembannya sangat penting untuk menunjang profesionalisme dalam jabatan. Kemudian ketrampilan dan kompetensinya, moral yang menjadi syarat mutlak dan netralitas. Seperti konsep dalam coffee morning yang setiap hari Senin dilakukan Bupati (Masfuk) bersama jajarannya, adalah langkah yang benar dalam menuju profesionalisme aparat, “ ungkap dia.

Sementara secara tidak terduga, Bambang kepada Masfuk menanyakan bagaimanakah peran otonomi daerah (otoda) selama ini terhadap peningkatan kesejahteraan daearah. Masfuk dalam keterangannya sampaikan otoda selama ini telah membantu percepatan pembangunan daerah. Karena daerah diberi kesempatan untuk mendorong potensi yang dimiliki dengan segala kelebihan dan kekurangannya. “Namun tetap, setiap program pemerintah tidak akan bisa berjalan tanpa sinergitas dengan legislative yang memiliki pemahaman sama dengan eksekutif untuk mensejahterakan masyarakat, “ ujar dia.

Kemudian dicontohkannya Wisata Bahari Lamongan (WBL) yang dalam empat tahun sudah bisa kembali break even point (balik modal). “Dalam paradigma lama sebelum otoda, Tanjung Kodok (wilayah sebelum jadi WBL) hanya akan dilihat sebagai batu cadas berbentuk kodok, dengan pasir yang tidak putih dan masyarakat sekitar yang berwatak keras sehingga sulit dikembangkan. Tapi dengan otoda, eksekutif memilki daya untuk menarik investor. Pendak kata, otoda mampu mempercepat kesejahteraan dalam arti seluas-luasnya dengan bersinergi bersama legislatif. Demikian pula otoda tidak berarti putus hubungan dengan pusat, “ terangnya yang juga PEnasehat DPK KORPRI Lamongan itu

Hadir pula dalam kegiatan itu Kepala Bakorwil Bojonegoro Setiadjit. Sementara dari Lamongan hadir Wabup Tsalits Fahami, Ketua DPK KORRI Lamongan Fadeli dan sejumlah pengurus KORPRI serta kepala satuan kerja yang akan dinilai oleh Tim Penilai Profesionalisme Award. (Humas Pemkab Lamongan)


Jika anda sering mendapatkan servisan printer dan anda sering kesulitan untuk test print karena harus pasang driver segala di komputer, mungkin anda perlu mencoba trik ini.


Berikut ini adalah cara print test langsung dari printer tanpa lewat komputer.

Cara print test langsung dari printer Canon IP1200, IP1300, IP1600, IP1700, IP1880, IP1980, dll :

1. Nyalakan Printer.
2. Tekan-tekan tombol resume 4x - 5x secara cepat, jangan sampai kurang.
3. Dan printer canon anda akan mulai untuk menjalankan print test.

Siapkan kertasnya dulu jangan lupa ya .....
Untuk Self Test Printer Canon yang Multifungsi bisa langsung lewat tombol copy di printer.

Jika anda sering mendapatkan servisan printer dan anda sering kesulitan untuk test print karena harus pasang driver segala di komputer, mungkin anda perlu mencoba trik ini.



Berikut ini adalah cara print test langsung dari printer tanpa lewat komputer.

Cara print test langsung dari printer HP 3325, 3535, 3744, 3920, 3940, 2466:

1. Nyalakan Printer.
2. Tekan tombol power dan tahan jangan di lepaskan. (kalau dilepaskan mati...)
3. Kemudian buka tutup cover printer (tutupnya printer) 3x -4x (tiga-empat kali buka tutup), jangan sampai kurang, dan kondisi terakhir menutup, kemudian baru tombol powernya dilepaskan.
dan printer HP anda akan mulai untuk menjalankan print test.
Siapkan kertasnya dulu jangan lupa ya ...


Industri tembakau dan pendukungnya memiliki sejumlah potensi pencemaran terhadap lingkungan. Mulai dari perkebunan tembakau, pergudangan, hingga industri rokok memiliki potensi tersebut. Karena itulah Badan Lingkungan Hidup (BLH) Lamongan kemarin lakukan penyuluhan dan pembinaan pengendalian polusi dan pencemaran lingkungan bagai indusri rokok di Pendopo Lokatantra Lamongan.

Seperti disampaikan salah satu nara sumber acara itu, Kabid Pengawasan Dampak Lingkungan (Wasdal) BLH Provinsi Jatim Drajat Irawan, perkebunan tembakau juga memiliki potensi pencemaran. Mulai dari limbah padat, limbah cair, pencemaran udara hingga limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun).

Menurut Drajat, potensi limbah padat bisa berasal dari proses pemeliharaan dan pemetikan yang menghasilkan daun kering, daun berpenyakit dan batang tembakau yang tak terpakai. Sementara potensi limbah cair dapat terjadi selama proses pemeliharaan yang berasal dari sisa pupuk kimia dan pestisida yang digunakan. “Potensi pencemaran udara juga bisa terjadi di perkebunan. Yakni dalam proses pemeliharaan temabakau pada saat dilakukan pembakaran sisa daun atau batang tembakau, “ terang dia.

Di kesempatan itu, Drajat juga berharap para petani tembakau Lamongan yang diundang sedapat mungin menghindari penggunaan pupuk jenis KCL. Karena pupuk jenis ini dapat merusak daya baker daun. Demikian pula dengan dosis pupuk yang digunakan agar sesuai anjuran. Seperti jenis ZA antara 200-300 kilogram perhektar, jenis Superphos (SP38) dianjurkan 150-200 kilogram perhektar dan jenis ZA anjurannya 150 hingga 175 kilogram setiap hektarnya.

Sedang Asisten Ekonomi Pembangunan Djoko Purwanto sampaikan bahwa masih terdapat pabrik rokok yang kurang pemahamannya terhadap pegebdalian polusi dan pencemaran. Selain diikuti sejumlah petani tembakau di Lamongan, kegiatan itu memang dihadiri industri rokok, Kasie Trantib di kecamatan serta dinas instansi terkait dan LSM Kolila.

“Berdasar evaluasi dan inventarisasi, di Lmaongan masih terdapat usaha atau kegiatan pada pabrik rokok yang kurang mempunyai pemahaman terhadap pengendalian polusi dan pencemaran di tempat usahanya. Karena itu lewat kegiatan ini diharapkan pengusaha dapat termotivasi untuk mewujudkan industri yang ramah lingkungan. Sementara bagi petani tembakau yang mengikuti kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pelopor dalam gerakan pencegahan dan pengendalian polusi serta pencemaran di daerahnya, “ ujar dia.

  • Rabu, Oktober 07, 2009
  • Administrator

Untuk ketiga kalinya, Persela Lamongan memboyong piala Gubernur Jawa Timur. Di final, tim yang dibesut Widodo Cahyono Putra, mengkandaskan Persema Malang dengan skor 2-0.

Final Liga Jatim, yang diselengarakan di stadion Gelora Delta Sidoarjo, Selasa Malam (07/10/2009,) berlangsung menarik.

Kedua tim memperlihatkan permainan menyerang sejak menit awal. beberapa peluang tercipta, namun sayangnya penyelesaian akhir yang terburu-buru, sehingga kedudukan babak pertama berakhir dengan skor 0-0.

Baru di menit 71, Samsul Arief, berhasil membobol gawang Persema yang di jaga I Komang Putra. Gol pertama Persela ini sempat diprotes kubu Persema karena berbau offside. Namun wasit tetap mengsahkan gol pemain yang memperoleh sepatu emas di ajang Copa Indonesia.

Berusaha bangkit anak didik pelatih Subangkit, menekan pertahanan Persela, salah satunya dari tendangan jainal ikwan, setelah memanfaatkan serangan balik, namun sayang tendangan jainal ikwan, tak dapat mengetarkan gawang Persela Lamongan.

Di menit 89 Persela mendapa hadiah penalti setelah, kurniawan dilanggar I Komang Putra. Martin Zada dengan mudahnya mengeksekusi tendangan pinalti di sudut kiri
gawang Persema.

Skor 2-0 ini bertahan hingga peluit ditiup oleh wasit. Tim besutan Widodo Cahyono Putra itu langsung berlari ke suporter Persela Lamongan yang setia datang ke Sidoarjo.

Piala dan mendali juara Liga Jatim diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Soekarwo. Sukses juara ini merupakan yang ketiga kalinya bagi Persela setelah
pada 2003 dan 2007, Laskar Joko Tingkir merasakan juara Liga Jatim. (86)



Sebanyak 26 Kades dari 17 kecamatan hasil pemilihan Kades atau Pilkades akhir 2008 dan awal 2009 lalu, Selasa (6/10) mengikuti orientasi yang digelar Bagian Pemerintahan Desa (Pemdes) Kabupaten Lamongan di aula pertemuan sebuah hotel setempat. Kegiatan itu sendiri dibuka Asisten Tata Praja Agus Sugiarto.

Sampai dengan 8 Oktober mendatang, 26 Kades tersebut akan menerima 18 materi dari berbagai nara sumber. Termasuk materi ladies program yang diperuntukkan isteri Kades. Diantara materi yang akan mereka terima adalah pembinaan dan ketertiban masyarakat dari Polres Lamongan, penegakan peraturan daerah dari Satpol PP, Penegakan Hukum oleh Kejaksaan Negeri dan pengetahuan pertanahan dari Badan Pertanahan setempat.

Kabag Pemdes Bambang Purnomo dalam laporannya sampaikan, selain untuk memeberi wawasan pada Kades baru terkait tugas dan kewenangannya, orientasi tersebut juga bertujuan mendorong pemanfaatan potensi desanya masing-masing sehingga akan meningkatkan pendapatan asli desa. “Dalam orientasi ini juga akan diberikan bekal pengetahuan pada isteri Kades berkaitan dnegan kedudukannya sebagai Ketua PKK di desa, “ terang dia.

Sementara Agus Sugiarto ungkapkan dari 462 desa yang ada di Lamongan, tinggal tujuh desa yang belum melaksanakan Pilkades, atau 455 desa sudah lakukan Pilkades. Sedangkan dari 455 desa itu, 426 Kades diantaranya sudah menerima pembekalan orientasi.

Dikatakan Agus, orientasi yang dilaksanakan itu sebagai bagian dari fasilitas yang diberikan untuk meningkatkan kinerja aparatur pemerintahan desa. “Dengan kegiatan ini diharapkan akan ada peningkatan kinerja Kades dalam rangka memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat. Sehingga peserta dapat menyerap setiap materi yang disampaikan nara sumber, “ ujarnya. (arf, Humas Pemkab Lamongan)

  • Selasa, Oktober 06, 2009
  • Administrator


Dari 20 Cabang Olah Raga yang di pertandingkan, pada Pekan Olahraga Provinsi Porprov) II/2009 di Malang, kontingen kabupaten Lamongan meraih 1 Emas dan 1 Perak di Cabang Olah Raga Gulat. Emas diraih Alit Yuniar di kelas 45 kilogram setelah mengalahkan Deby dari Kota Surabaya. Di babak penyisihan, Ali Yuniar kembali mengalahkan Dwi M dari Kabupaten Malang dan di babak Semifinal mengalahkan Siti Kolfah dari Kabupaten Tuban. Sementara 1 medali perak diraih Krisdiaanto di kelas 84 kilogram.

Di Cabang olah raga Panjat Tebing, kontingen lamongan meraih 1 medali emas oleh Nanda Dea Cahyaningtyas di nomor Speed. Di final, Nanda menang melawan Vivi dari Kab Sidoarjo. Di semifinal, kembali menang melawan Iwan Laila dari Kota Surabaya.

Rencanya, nanti malam Nanda Dea masih akan bertanding di kelas Leed dan Border. Nanda sendiri mentargetkan bisa dapat 3 medali emas. “3 Medali emas target saya”. Ujarnya.

Sumber : Humas Pemkab Lamongan.

  • Selasa, Oktober 06, 2009
  • Administrator

Sidoarjo-86) Bonek sebutan untuk supoter fanatik Persebaya Surabaya kembali berulah. Kali ini (05/10/2009) ribuan Bonek yang memadati stadion Gelora Delta Sidoarjo, memaksa lanjutan pertandingan Semi Final saat melawan Persema Malang, terpaksa dihentikan selama 10 menit oleh wasit.

Kericuhan di Home Base Deltras Sidoarjo ini berawal dari aksi memalukan ribuan supporter Persebaya, setelah melempari pemain Persema yang terjatuh di pinggir lapangan, dengan botol air mineral.

Akibatnya, pertandingan Persebaya versus Persema dihentikan selama 10 menit oleh wasit sambil menunggu suasana di tribun penonton bisa dikendalikan oleh aparat keamanan.

Namun, jumlah Bonek yang memadati Stadion Gor Delta, mencapai 20 ribu. Sementara jumlah personel keamanan, tidak dapat mencegah aksi suporter merobohkan pagar pembatas.

Bahkan sewaktu tim kesayangnya tertinggal 0-2 dari Persema Malang. Aksi anarkis suppoter semakin menjadi-jadi, mereka mulai melakukan aksi bakar-bakar di tribun sebelah timur. Tak inggin kericuan meluas, aparat kepolisian langsung bertindak tegas terhadap Bonek.

Sementara itu, suasana panas pun berlanjut di tengah lapangan, para pemain terpancing emosinya, mereka pun nyaris adu pukul antar pemain.

Namun di tribun sebelah selatan yang tak terpantau pihak kepolisian, kembali membuat sensasi dengan mengarahkan kembang api ke tengah lapangan, akibatnya penjaga gawang persema I Komang Putra tak berani mendekat mistar gawang.

Apakah kebrutalan Bonek ini masih akan terjadi saat kompetisi Liga Super yang akan bergulir dalam waktu dekat ini? Jika aksi memalukan Bonek ini masih terjadi, mereka dipastikan akan menunggu hukuman dari PSSI. Dan yang pasti dirugikan adalah klub Persebaya Surabaya. (86)

  • Selasa, Oktober 06, 2009
  • Administrator


(Sidoarjo-86) Didukung sekitar 20 ribu bonek, yang memadati Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Senin Malam (05/10/2009). Persebaya Surabaya gagal melangkah ke final setelah dipermalukan Persema Malang 0-2.

Partai kedua Semifinal Liga Jatim, antara Persebaya Surabaya dan Persema Malang, berlangsung menarik. Kedua tim memperagakan permainan menyerang sejak menit-manit awal.

Pada menit ke 6, gawang Deny Marcel kebobolan lebih dulu oleh tendangan, M. Kamri. gol tersebut tercipta akibat duel udara antara Andersen Da Silva dengan Brima Pepito Sanusie, di menangkan oleh Pepito, sehingga bola liar, tanpa dikontrol langsung ditendang Kamri ke gawang, kedudukan pun berubah 0-1 untuk Persema Malang.

Permainan cantik Laskar Ken Arok, berbuah hasil lagi, dimenit 39, Jala Bajul Ijo kembali bergetar, melalui Samme Patrick, setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang, kdudukan berubah 0-2 untuk Persema.

Sebaliknya Green Force, pada laga kali ini bermain buruk, sering kali salah umpan. Meski memiliki banyak peluang, namun anak didik Danurwindo itu, tidak dapat menyelesaikan peluang dengan baik. Bahkan tendangan keras Korinus Finkrew hanya membentur mistar gawang.

Sementara itu di laga final Persema akan bertemu Persela Lamongan setelah menang adu pinalti 6-3 melawan Gresik United, di partai pertama.

  • Selasa, Oktober 06, 2009
  • Administrator


Persela Lamongan melaju ke Babak Final Liga Jatim 2009, setelah sukses mematahkan perlawanan Gresik United 6-3 melalui adu pinalti. Sebelumnya kedua tim hanya bermain imbang 2-2, di stadion Gelora Delta Sidoarjo, Senin Sore (05/10/2009.)

Pertandingan baru memasuki menit ke tiga, Gresik United (GU) unggul cepat melalui sundulan Angel Ebus Basile setelah menerima umpan dari Kacung Khoirul Minip di sayap kanan, skor 1-0 untuk GU.

30 menit kemudian Persela Lamongan berhasil mengejar ketertinggalan lewat aksi striker barunya, Varney Vas Boakay dari sisi kanan pertahanan GU. Tendangan keras Boakay menggetarkan gawang GU yang dijaga Khusnul Kuluq.

Anak didik Sasi Kirono kembali mengejutkan tim Super Liga Persela Lamongan, dengan gol yang dibuat Basile di menit 38. Gol tersebut prosesnya mirip dengan gol pertama. Skor 2-1 untuk GU, bertahan hingga turun minum.

Laskar Joko Tingkir beruntung mempunyai pemain sekelas Kurniawan Dwi Julianto. Melalui aksinya kiper GU, sampai harus menjatuhkan mantan pemain nasional ini. sehingga wasit menunjuk titik putih. Tendangan penalti Martin Zada di menit 92 berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Untuk menentukan pemenangnya pertandingan langsung ditentukan melalui adu penalti. Algojo Persela Fabiano, Kurniawan, Gangga Mudana Dan Martin Zada, dengan mudahnya
menyarangkan bola ke gawang Khusnul Kuluq.

Semendara itu, dua eksekutor GU, Kacung Khoirul Minip tendanganya masih bisa ditepis dan tendangan Basile melambung diatas mistar gawang Khoirul Huda.

Dengan demikian, Persela lamongan memastikan diri lolos ke final Liga Jatim 2009. (86)

BTemplates.com

Categories

Kamera CCTV Palembang

Popular Posts

Blog Archive