• Selasa, Maret 24, 2009
  • Administrator


Bupati Gresik Dr. KH. Robbach Ma’sum, Drs, MM melakukan panen raya di desa Sukorejo, Sidayu Gresik. Selasa (24/3). Panen raya kali ini berlangsung di lahan milik kelompok tani “rukun raharjo” hasil kerjasama dengan formulator produsen pupuk phospat mineral organic.

Ternyata, ditengah langkanya ketersediaan pupuk bersubsidi untuk petani di Gresik, panen raya kali ini dapat menghasilkan 8,4 ton/ha gabah kering panen (GKP) dengan menggunakan pupuk phospat mineral organic. Bandingkan dengan produksi rata-rata yang hanya antara 5 – 6 ton/ha gabah kering giling (GKG).


Hasil panen di Sukorejo ini bukannya hasil terbaik. Dari 102 lokasi kerjasama di 15 kecamatan, Panen terbaik diraih oleh kelompok tani kedanyang di desa Kedanyang Kecamatan Kebomas yang menghjasilkan 13,52 ton/ha. Sedangkan di desa Klampok Benjeng menghasilkan 11,52 ton/ha dan di desa Sumbergede Wringinanom menghasilkan 10,56 ton/ha gabah kering panen (GKP)

Menurut Bupati Gresik, “penggunaan pupuk alternative ini merupakan salah satu upaya Pemkab Gresik untuk mengantisipasi langkanya pupuk bersubsidi. Langkanya pupuk bersubsidi di Kabupaten pada akhir-akhir ini karena antara kebutuhan dan alokasi. Misalnya urea, kebutuhannya sebanyak 27.022 ton/tahun sedangkan alokasi dari Pemerintah sesuai Peraturan Gubernur No. 7 tahun 2009 hanya 12.036 ton. Untuk menutup kekurangan inilah Pemerintah berupaya mencari pupuk alternative agar produksi padi tetap stabil dan bahkan meningkat”.

Ditambahkan oleh Bupati, luas lahan padi pada tahun 2008 sebesar 50.525 ha/tahun, dengan produksi rata-rata sebesar 5,73 ton/ha dan total produksi padi tahun 2008 sebesar 289.489 ton. Di Tahun 2009 ini, kami harap ada kenaikan produksi sebesar 5 % atau 6,017 ton/ha.

Terkait harapan Bupati Gresik ini serta dengan kejadian bencana banjir yang melanda wilayah Gresik utara dan selatan, kepala Dinas Pertanian melalui kabag humas Pemkab Gresik, M. Hari Syawaludin mengatakan”kendati Gresik dikepung banjir, namun kerusakannya hanya 1 sampai 2 % saja atau 166,7 ha. Jadi tidak terlalu mengganggu produksi padi.

Yang paling menggembirakan, adalah adanya kesiapan dolog untuk membeli hasil panen petani sesuai inpres No 8 tahun 2008 dengan harga Rp. 2.400/kg untuk gabah kering panen dengan kadar air 26%, dan Rp. 3.000,- untuk gabah kering giling dengan kadar air 18%. (sdm, Humas Pemkab Gresik)

  • Selasa, Maret 24, 2009
  • Administrator


Meski pertumbuhan ekonomi nasional diperkirakan akan terjadi perlambatan akibat krisis ekonomi global, Pemkab Lamongan masih optimis mampu meningkatkan pendapatan daerahnya pada 2010 mendatang. Dalam proyeksi pendapatan daerah 2010, diperkirakan masih akan terjadi kenaikan pendapatan sebesar 4,5 persen yakni dari Rp 874.339.649.000 menjadi Rp 913.824.738.000.

Data tersebut diungkapkan oleh Eko Agus Trihandono Kepala Bidang Anggaran pada Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Asset Lamongan saat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2009 di Pendopo Lokatantra setempat, Selasa (24/3). “Proyeksi pendapatan daerah ini adalah angka perkiraan sementara, “ kata dia.


Dalam paparannya tersebut, dia juga sebutkan akan ada beberapa tantangan dalam pelaksanaan APBD 2010 mendatang. Tantangan tersebut, kata dia harus disikapi dengan melakukan beberapa hal. Seperti dinas penghasil pendapatan harus mampu menmkasimalkan penerimaannya untuk meningkatkan kemampuan fiskal daerah. Selain itu juga perlu dilakukan efisiensi dan efektifitas pengeluaran belanja operasional, khususnya yang bersifat rutin. “Kegiatan seperti seminar, lokakarya dan kegiatan sejenis serta pembangunan gedung dan pengadaan kendaraan kecuali untuk menunjang tugas pokok dan fungsi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) seyogyanya dibatasi, “ ujarnya.

Sementara untuk usulan kegiatan anggaran tahun 2010 seperti disampaikan Kepala Bappeda Ismunawan dari APBD Lamongan diperkirakan Rp 666.833.486.869 Sementara dari APBD Propinsi diperkirakan Rp 97.534.000.000 dan dari APBN sebesar Rp 204.340.886.000. “Estimasi kemampuan fiskal 2010 diperkirakan sebesar Rp 419.537.160.000, sehingga dalam perkiraan kasar akan terjadi devisit Rp 247.296.376.369, “ ungkap dia.

Bupati Lamongan Masfuk dalam sambutannya sampaikan pembangunan pada 2010 nanti bukan hanya prakarsa dari pemerintah saja. Melainkan dari semua elemen di masyarakat. “Lewat Musrenbang dalam penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2010 ini masih ada waktu untuk menta kembali semua rencana. Jika ada yang kurang pas masih bisa dibenahi. Oleh karena itu semua stake holders dari Pemkab Lamongan diundang, “ papar dia dalam kegiatan yang diikuti anggota DPRD, SKPD, Camat, perwakilan perguruan tinggi, LSM, Ormas, Orsos dan dari dunia usaha itu.

Sampai saat ini, sambung Masfuk, sector pertanian masih jadi sector utama di Lamongan. Namun dengan realitas bahwa pertumbuhan penduduk tidak dibarengi perluasan lahan pertanian akan menjadi problem tersendiri di masa mendatang. Dia meminta semua aparat agar bekerja lebih keras untuk tumbuhkan perekonomian di sector pertanian tanpa melakukan perluasan lahan.

“Konsep harus diwujudkan dalam bentuk yang kongkrit. Bukan hanya slogan-slogan saja. Harapan dan kemauan tidak bisa tercapai tanpa diwujudkan, “ katanya berpetuah. “Pemerintah tidak bisa berdiri sendiri. Semua harus kompak. Lamongan sebagai produsen beras terbesar di Jatim adalah buktui Pemkab pro pada petani Lamongan, “ terang dia.

Pada kesempatan itu Masfuk juga menitipkan program beasiswa untuk siswa miskin yang berprestasi agar tetap diteruskan dalam perencanaan pembangunan di masa mendatang. Dia berharap meski ide program tersebut dari dia, tidak menjadikan program yang bagus itu dihentikan setelah dia selesai menjabat Bupati. “Untuk hal-hal yang baik kenapa tidak diteruskan, “ pinta dia.

Sementara dari usulan dana APBD hasil forum gabungan SKPD pada pra Musrenbang, Dinas Pendidikan Lamongan adalah SKPD dengan usulan anggaran terbesar. Dari pagu indikatif belanja langsung 2010 sebesar Rp 98.090.399.550, usulan SKPD ini sebesar Rp 142.494.259.550 atau 145 persen dari pagu indikatif. Sedangkan Kantor Ketahanan Pangan menjadi SKPD dengan usulan terrendah. Yakni dari pagu indikatif belanja langsung 2010 sebesar Rp 507.056.000, usulan SKPD baru ini sebesar Rp 215.000.000 atau 42 persen dari pagu indikatif. Secara keseluruhan, dari pagu indikatif belanja langsung 2010 sebesar Rp 350.004.261.717, usulan dari forum SKPD mencapai Rp 666.833.486.869 atau 191 persen dari pagu indikatif. (arf, Humas Pemkab Lamongan)

  • Senin, Maret 23, 2009
  • Administrator


Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia atau PMII, senin siang (23/03/09) melakukan aksi unjuk rasa ke kantor KPUD Lamongan. Mahasiswa menuntut agar KPUD serta perangkat Pemilu lainnya, berlaku jujur dan adil dalam mengawal Pemilu nanti.

Para mahasiswa memulai aksinya dengan melakukan long march di jalan Basuki Rahmad kota Lamongan sambil membawa sejumlah poster berisi tuntutan kepada KPU dan perangkat Pemilu lainnya untuk melaksanakan tugas sesuai undang-undang. selain meneriaKkan yel-yel mendukung Pemilu jujur dan adil, mahasiswa juga membentang spanduk yang berisi himbauan pada masyarakat untuk menolak money politic, politisi busuk, serta intervensi pemerintah terhadap proses pemilihan umum legislatif 9 April mendatang.


Menurut para pengunjuk rasa, politik uang, politisi busuk serta intervensi pemerintah, adalah penyakit yang biasa berkembang dalam setiap pelaksanaan Pemilu. dan pada Pemilu legislatif kali ini, terdapat indikasi adanya ketiga penyakit tersebut.

Niat mahasiswa yang ingin menyampaikan tuntutan langsung dihalangi petugas yang berjaga di pintu gerbang kantor KPU. setelah berunding dengan petugas, akhirnya dua orang anggota KPUD bersedia menerima mahasiswa serta menerima surat berisi tuntutan.

Usai menyampaikan tuntutan ke kantor KPU, mahasiswa kemudian melanjutkan aksinya dengan mendatangi kantor Bupati, serta kantor Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) setempat, guna menyampaikan tuntutan yang sama.

  • Jumat, Maret 13, 2009
  • Administrator

Perkembangan di bidang teknologi informasi pada Tahun 2008, mengalami perkembangan sangat pesat. Indikasinya, semakin tumbuhnya berbagai layanan di bidang internet baik menyangkut perusahaan penyedia layanan internet (ISP), jumlah pengguna serta berbagai perkembangan baru lainnya termasuk perkembangan blogging.

Berdasarkan data World Internet Usage Statistic News And World Population Stats, Peningkatan populasi pengguna internet di seluruh dunia mencapai 6.676.120.288 penggguna atau naik 305,5 % dari total jumlah pengguna internet tahun 2000 yang hanya 360.985.492 pengguna. Dari jumlah tersebut, pertumbuhan pengguna internet di Asia mencatat kenaikan tertinggi mencapai 39 %, yakni dari 114.304.000 di tahun 2000 menjadi 3,76,181.949 pengguna.

Di sisi lain, perkembangan baru yang melibatkan berbagai usia dan jenis kelamin ini membawa ekses tersendiri dalam trend pergaulan, interaksi budaya dan pemikiran serta interaksi antar individu dan lembaga hingga menimbulkan fenomena tersendiri.


Trend positif dan negatif, silih berganti mewarnai hiruk pikuk kehidupan di dunia maya. Sama seperti di dunia nyata, dunia maya juga memiliki kejujuran, transparansi bahkan termasuk pula income dan bisnis. Tapi di dunia maya juga ada kejahatan, perampokan, penipuan bahkan terorisme serta perang. Jika di dunia nyata ada ledakan peluru kendali, di dunia maya ada ledakan peluru kendali berupa virus Trojan bernama Back Orifice.

Menurut data statistik Security Watch, angka kejahatan di dunia maya mencapai 207.000 kasus atau meningkat 0.6 persen di banding tahun 2006. Angka ini tentu sangat mengejutkan jika data yang ada menunjukkan bahwa sasaran utama adalah situs-situs e-commerce dan lembaga keuangan lainnya.

Tak hanya itu, eksploitasi seksual yang melibatkan anak di bawah usia, mejadi salah satu keprihatinan tersendiri dampak negatif perkembangan teknologi informasi.

Maraknya kejahatan di dunia maya ini, tentu memerlukan langkah-langkah tersendiri dalam mengantisipasinya. Bedanya lagi dengan dunia nyata, di dunia maya, langkah antisipasi paling ampuh adalah meningkatkan kewaspadaan serta rasa curiga terhadap siapa saja yang menjadi patner, baik dalam pergaulan maupun bisnis. Di dunia nyata, agama Islam misalnya menganjurkan penganutnya untuk berbaik sangka terhadap sesama muslim. Namun, anjuran ini, saya kira kurang pas untuk di terapkan di dunia maya, di mana pergaulan begitu bebas tanpa memandang batas wilayah Negara serta usia. Apalagi, patner yang menjadi lawan bicara, belum begitu kita kenal.

Pengalaman saya, pernah chatting mengaku sebagai cowok dan perah pula mengaku sebagai cewek. Saya dengan mudah bias mengelabuhi mereka, atau bahkan saya sendiri tidak sadar jika saya sedang di tipu juga. Ini adalah satu contoh, di mana internet bisa memposisikan kita sendiri sebagai profil baru sesuai kehendak kita.

Agar lebih rapi dan aman dalam menempuh hidup baru di dunia maya, berikut ini beberapa langkah antisipasi agar terhindar dari kejahatan dan kebangkrutan :

1. Memiliki banyak email. Memiliki banyak email ini sangatlah perlu terutama dalam menjaga privacy keberlangsungan bisnis bagi para pengusaha serta pejabat publik. Jika hanya punya satu email, resikonya adalah, email tersebut di penuhi spam termasuk resiko di bomber. Kalau ini sampai terjadi, dokumen serta urusan penting lainnya, terancam musnah.

Untuk urusan kantor, perlu ada email khusus yang tidak di publikasikan. Data-data di email khusus ini, perlu di isi sesuai data yang ada, karena menjadi bagian dari urusan resmi. Di samping email khusus kantor, perlu juga memiliki email gaul, email khusus komunikasi blog/situs bagi blogger. Tentang password, tidak perlu di pusingkan karena ada software yang khusus mengatur banyak password bernama Keepass.

2. Meningkatkan rasa curiga dalam pergaulan. Curiga perlu di kedepankan jika kita sedang berkenalan di situs-situs chatting seperti frendsister, friendorama, MiRC dan lain sebagainya. Untuk urusan yang ini, janganlah bersikap lugu dan mudah percaya pada lawan bicara. Meski mengaku sebagai cewek, bisa jadi dia adalah cowok serta sebaliknya. Kecurigaan ini perlu semakin di tingkatkan jika mulai masuk pada wilayah keuangan serta seksualitas. Karena berbagai kasus kejahatan di dua hal tersebut, justru di mulai dari chtatting.

Di samping itu, chatting menjadi salah satu media penyebaran virus yang paling efektif di tahun 2008 ini. Patner chatting berpura-pura berkenalan dengan tukar menukar foto. Padahal dalam fotonya tersebut di selipkan virus berbahaya. Rasa curiga perlu juga di terapkan saat kita akan mendowload file di sebuah situs. Bisa jadi, file tersebut juga di sisipi virus.

3. Menambah pengetahuan tentang kejahatan dunia maya. Langkah ini adalah yang paling penting dari 2 langkah sebelumnya. Karena dengan pengetahuan, kita bisa menhiapakan langkah antisipasinya. Caranya mudah, cukup dengan mengunjungi situs-situs yang membahas kejahatan dunia maya seperti Dunia Password. Bisa juga dengan berlangganan majalah dan media lainnya untuk sekedar menambah pengetahuan. Celakanya, mata pelajaran pengenalan internet yang di ajarkan di sekolah-sekolah seperti SLTP dan SLTA, tidak menyertakan bentuk-bentuk kejahatan dunia maya. Fokusnya lebih pada keterampilan berinteraksi saja. Padahal, user se-usia mereka masih cukup belia dan lugu dalam menghadapi gelombang kejahatan dunia maya. Bahkan, mereka menjadi korban sejumlah kasus asusila, yang justru di mulai dari interkasi di internet.

Dari pemikiran di atas, bukan berarti dampak positif perkembangan internet di kesampingkan begitu saja. Yang perlu di kedepankan di sini adalah kearifan setiap individu dalam menapaki kehidupan di dunia maya. Dunia maya adalah dunia ketiga di samping dunia nyata dan dunia ghaib. Jadi, perlu ada kearifan tersendiri dalam mengarunginya.

  • Jumat, Maret 13, 2009
  • Administrator


Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat Syamsul Maarif pada Kamis, (13/3) kunjungi Kantor Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana (Satlak PB) Lamongan. Dalam kunjungannya itu, dia sampaikan bantuan untuk penanganan darurat bencana banjir di Lamongan sejumlah Rp 172 juta dalam bentuk cek giro.

Syamsul saat di Kantor Satlak PB Lamongan diterima Bupati Lamongan Masfuk bersama Ketua Pelaksana Harian Satlak PB setempat Tsalits Fahami dan Sekkab Fadeli. Bersamanya, turut serta Deputi Bidang Penanganan Darurat Soetrisno, Deputi Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Sugeng Tri Utomo dan Kepala Pusat Diklat Penanggulanga Bencana Muhtaruddin. Turut juga bersamanya Masnizur Mourbaus Pjs Direktur Tanggap Darurat dan Radito Pramono Deputi III BNPB.


Seusai dari Kantor Satlak PB Lamongan, Syamsul Maarif meneruskan perjalanan ke Kabupaten Bojonegoro untuk tinjau Posko BNPB disana. Bantuan itu sendiri digunakan untuk operasional daruat bencana banjir di Lamongan. Seperti untuk pencarian dan penyelamatan korban, pertolongan darurat, evakuasi korban dan untuk kebutuhan air bersih serta sanitasi. Selain itu diperuntukkan kebutuhan pangan korban banjir, sandang, pelayanan kesehatan dan penampungan serta hunian sementara.

Sementara dari data Satlak PB Lamongan, banjir masih genangi 7 kecamatan dan 88 desa. Banjir itu menggenangi 12.901 rumah, 12.901 kk yang meliputi 51.613 jiwa. Sedangkan sejumlah 272 kk atau 1.088 warga mengungsi. Warga yang mengungsi ini berada di Kecamatan Laren sejumlah 234 kk dan di Kecamatan Karangbinangun sejumlah 38 kk. Selain itu empat tangkis desa di Kecamatan Laren juga jebol. Yakni di Desa Bulutigo, Siser, Jabung dan Karangwungulor.

Sejumlah 91 sarana pendidikan juga tergenangi oleh banjir. Masing-masing 17 TK, 4 RA, 25 SD, 35 MI, 4 SMP, 2 MTs, 3 SMA dan 1 MA. Banjir juga genangi sejumlah 22 masjid, 26 mushola dan 3 pondok pesantren di Kecamatan Laren, Kalitengah dan Deket. Untuk kerusakan tanaman, ada sejumlah 5.366 hektar tambak terendam, 1.589 hektar padi, 2.12 hektar jagung dan 6 hektar polowijo. Selain itu sejumlah 7 puskesmas pembantu juga terkena dampak banjir. (arf, Humas Pemkab Lamongan)

  • Rabu, Maret 11, 2009
  • Administrator


Bupati Gresik, Dr. KH. Robbach Ma’sum, Drs, MM menjadi saksi pelantikan dan pengambilan Sumpah 54 orang anggota Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan (Panwascam) dari 18 Kecamatan se Kabupaten Gresik, Rabu (11/3).

Selain Bupati turut hadir dalam Pelantikan dan sumpah yang diselenggarakan di Ruang Mandala Bhakti Praja ini Wakil Bupati Gresik HM Sastro Suwito, SH, M.Hum, Segenap Muspida Gresik, Pejabat Pemkab Gresik dan Utusan perwakilan peserta Parpol Peserta Pemilu tahun 2009.


Dalam Pelantikan itu , Ketua Panwaslu Gresik, Muchammad Toha, A.Ag, M.Si. menyampaikan beberapa hal penting tentang tugas panwascam. Yang penting dalam menjalankan tugasnya anggota Panwascam tidak diskriminatif. Sedang tugas lain anggota Panwascam yaitu mengawasi tahapan penyelenggaraan Pemilu, menerima laporan dugaan pelanggaran Pemilu dan menindaklanjuti dengan melaporkan ke Panitia Pemilu Kecamatan. Merekomendasikan laporan kepada yang berwenang atas temuan dan laporan akan hal-hal yang mengandung unsur tindak pidana pemilu, jelas Toha panjang.

Sementara Bupati Gresik menyampaikan selamat atas dilantiknya Panwascam Gresik. Bupati berharap agar para Panwascam yang baru dilantik ini dapat menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya. (sdm, Humas Pemkab Gresik)

  • Rabu, Maret 11, 2009
  • Administrator


Dalam melaksanakan pembangunan bidang pekerjaan umum masih ditemukan beberapa permasalahan. Beberapa penyedia jasa kurang mengikuti petunjuk gambar dan persyaratan-persyaratan administrasi walaupun sudah jelas tertera dalam Surat Perjanjian Kontrak sehingga hambat jadwal pelaksanaan pekerjaan. Hal tersebut disampaikan Bupati Lamongan Masfuk saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Akhir Tahun Anggaran 2008 di Ruang Sidang Paripurna DPRD setempat, Rabu (11/3).

Selain itu, dilanjutkannya, masih ada kegiatan masyarakat di dalam waduk yang melakukan aktivitas budidaya ikan dan penanaman padi serta pembendungan pada saluran irigasi dan sungai. Hal tersebut mengakibatkan fungsi waduk belum berjalan secara optimal.


“Sebagai upaya menyelesaikan permasalahan itu adalah Penyedia Jasa harus membuta laporan harian, mingguan dan setiap akhir bulan kepada Pejabat Pembuat Komitmen secara rutin. Dan itu harus disertai foto pelaksanaan kegiatan. Selain itu perlu dilakukan pembinaan kepada Penyedia Jasa atau kontraktor pelaksana juga dengan memberdayakan masyarakat dan sosialisasi pentingnya kelestarian sarana dan prasarana pengairan, “ kata dia.

Sementara terkait urusan keluarga berencana dan keluarga sejahtera, Masfuk meyebutkan kedua komponen tersebut telah berperan aktif dalam menurunkan angka kematian ibu dan anak. Disebutkannya, keberhasilan urusan keluarga berencana dan keluarga sejahtera di Lamongan pada 2008 ditunjukkan dengan tercapainya prosentase pertumbuhan penduduk di bawah target Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM).

“Permasalahan yang terjadi dalam pelaksanaan urusan keluarga berencana adalah belum semua akseptor KB mendapatkan pelayanan alat kontrasepsi dengan biaya gratis karena persediaan alat dari pemerintah masih kurang. Sehingga banyak peserta KB mandiri serta belum optimalnya kegiatan penyuluhan, “ ungkap dia dalam LKPJ yang dibacakan bergantian dengan Wakil Bupati Tsalits Fahami.

Dilanjutkan dia, kinerja pelaksanaan urusan kesatuan bangsa dan politik dalam negeri di 2008 oada umumnya sudah mencapai target kinerja dalam RPJMD. Yakni prosentase penurunan pelanggaran Perda yang berarti tingkat kesadaran masyarakat dalam mematuhi Perda semakin meningkat.

Sedangkan kinerjka yang belum memenuhi target RPJMD, sambung dia, adalah prosentase penurunan daerah rawan konflik mencapai 55,56 persen dari 51,85 persen yang ditargetkan. Kemudian kegiatan keagamaan yang diabntu baru mencapai 256 kegiatan dari 267 kegiatan yang ditargetkan.

Disebutkan Masfuk dalam laporannya, perkembangan pencapaian kemajuan perekonomian suatu daerah dapat dilihat dari nilai pertumbuhan perekonomian yang dicapai. Pertumbuhan PDRB (Produk Domestik Regional Bruto ) Lamongan berdasar nilai total PDRB Atas dasar Harga Konstan (ADHK) pada 2008 sebesar Rp 4.582.954.010.000. atai naik 5,87 persen

Secara kuantitatif, pendapatan Tahun Anggaran 2008 terealisasi Rp 869.781.568.400 atau tercapai 101,30 persen dari target perubahan APBD. Ini terbagai dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 66.612.476.978, dana perimbangan sebesar Rp 742.671.110.057 serta lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 60.497.981.365. sedangkan belanja mencapai Rp 861.127.730.025 atau mencapai 96,03 persen dari target. “Dengan demikian dalam mengelola keuangan daerah pada tahun anggaran 2008 terdapat surplus sebesar Rp 8.653.838.375. (arf, Humas Pemkab Lamongan)

  • Rabu, Maret 11, 2009
  • Administrator


Sejumlah 7.555 personil gabungan lintas sektor di Kabupaten Lamongan siap amankan seluruh tahapan pemilu 2009. Kesiapsiagaan tersebut diwujudkan dalam sebuah Apel Gelar Pasukan dalam rangka pengamanan pemilu 2009 di Alun-alun Kota Lamongan, Rabu (11/3) yang dipimpin Kapolres Lamongan AKBP Imam Sayuti.

Ribuan personil tersebut merupakan gabungan dari tujuh unsur yang ada. Yakni 710 personil Polres Lamongan dan jajarannya, 100 personil TNI (on call) dan 6 personil Polisi Militer (PM). Selanjutnya 30 personil dari Satuan Polisi Pamong Praja, 10 personil Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ), 5 personil Pemadam Kebakaran (PMK) serta yang terbesar, 6694 personil dari Linmas.


Apel kesiapsiagaan tersebut diakhiri dengan inspeksi pasukan oleh Kapolres bersama muspida Lamongan, termasuk Bupati Lamongan Masfuk. Inspeksi tersebut diakhiri dengan melihat eksiapsiagaan kendaraan bermotor yang dimiliki.

Terkait keterlibatan TNI dalam membantu pengamanan pemilu 2009 tersebut, AKBP Imam Sayuti saat membacakan sambutan Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri mengatakan, keterlibatan unsur TNI untuk pengawasan pemilu adalah secara tidak langsung. “Ini adalah wujud kebersamaan antara TNI dan Polri,” kata dia.

Selanjutnya dissampaikannya, melihat pemgamanan pemilu-pemilu sebelumnya, pemilu 2009 juga memiliki beberapa potensi kerawanan. Diantara potensi kerawanan selama tahapan pemilu tersebut yakni selama kegiatan kampanye terbuka. Untuk mengamankan kampanye terbuka yang akan berlangsung selama 21 hari diikuti 38 partai nasional dan 6 partai lokal di NAD tersebut memerlukan keseriusan pengamanan dan pengertian berbagai pihak untuk mengembangkan kampanye damai.

“Selain itu, tahapan pemilu yang lain jika tidak dikelola dengan baik juga memiliki potensi kerawanan. Selanjutnya diharapkan agar KPU bersama Bawaslu untuk bekerjasama. Hindarilah konflik dalam setiap tahapan pemilu demi mewujudkan pemilu yang berkualitas, “ tuturnya mengakhiri sambutan. (arf, Humas Pemkab Lamongan)

  • Selasa, Maret 10, 2009
  • Administrator

Ada yang berbeda di Masjid Al Innabah. Siang itu, Selasa (10/3) dari dalam masjid yang berdiri di lingkungan Pemkab Gresik ini terdengar suara tawa yang sambung-menyambung. Ternyata timbulnya suara tawa itu kerena joke yang disampaikan oleh KH. Imam Hambali dalam memberikan ceramah Maulid. Gaya ceramah Imam Hambali memang khas. Dia yang selama ini menjadi host pada ceramah agama komedi di salah satu TV Swasta tak henti-hentinya mengocok perut sekitar 1000 orang PNS yang hadir.

Keberadaan Kyai yang humoris memang disengaja, menurut kabag Humas M Hari Syawaluddin, agar ada yang berbeda. Seperti yang disampaikan Bupati Gresik, Dr. KH. Robach Ma’sum, Drs, MM saat memberikan pidato pengantar, katanya”tentu gaya pak Kyai Imam Hambali ini berbeda dengan yang lain. Maka kami ingin gaya ceramah agama kali ini seperti gaya pak Kyai saat mengisi acara cangkrua’an. Mungkin dengan gaya cangkru’an ini bisa lebih mengena dari pada yang resmi-resmi” ujar Bupati.


Seperti yang dilaporkan Sekda Gresik, Dr. Husnul Khuluq, Drs, MM sebelumnya bahwa peringatan Maulid Nabi ini salah satu upaya untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Salah satu upaya untuk membangun karakter building dan moral building. “Selain menambah syiar juga meningkatkan kinerja dan kesejahteraan rakyat” Ujarnya.

Ceramah Imam mengungkap tentang kisah seorang Pemuda yang buruk rupa dan jujur. Karena kejujuran Pemuda tersebut, maka sang Kyai yang menjadi juragannya tertarik dan mengambil menantu si buruk rupa. Kendati tanpa konfirmasi dengan putrinya, namun tak dinyana tak diduga, si perempuan anak pak kyai yang cantik jelita tersebut tidak menolak. Jadilah dia sepasang suami isteri. Tentu kisah itu hanya sekelumit dari kisah lengkapnya. Tentu dengan bumbu yang lucu khas gaya Imam Hambali. Jadilah Ceramah agama saat itu seperti penampilan seorang pelawak. Tentu Imam masih tetap menjaga ritme ceramahnya tersebut sehingga pesan yang disampaikan tetap mengena sesuai koridor agama.(sdm, Humas Pemkab Gresik)

  • Selasa, Maret 10, 2009
  • Administrator


Meski pemilihan umum legislatif akan di laksanakan 1 bulan kedepan. namun berbagai logistik kelengkapan pemungutan suara di Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lamongan Jawa Timur, banyak yang rusak, sperti ribuan kotak dan kertas suara.

Sesuai jumlah hak pilih, kebutuhan kertas suara di Lamongan mencapai 4.300.000 lebih. Saat ini, pelipatan kertas suara masih dalam proses pelipatan. Rencananya, pihak KPUD Lamongan akan menuntaskan pelipatan tersebut pada hari Jumat mendatang.


Namun, pihak KPUD menemukan 3.000 kertas diantaranya dalam kondisi rusak. Jenis kerusakan beragam, mulai dari sobek hingga salah potong dan lain sebagainya.

Selain kertas suara, KPUD Lamongan juga mengalami kekurangan kotak suara sebanyak 6000 unit dari total kebutuhan yang mencapai 13 ribu unit lebih untuk 3.400 TPS. Hal ini disebabkan banyaknya kotak suara yang rusak.

kotak suara yang digunakan sejak pemilu 2004 lalu ini mengalami kerusakan serius. mulai dari kerusakan kunci hingga kotak suara yang bentuknya tidak utuh.

Jika kondisi ini tidak segera di atasi, pihak KPUD Lamongan memperkirakan pemilu legislatif, bisa berjalan tidak sempurna. Apalagi, sejumlah kawasan di Lamongan, masih di landa banjir luapan sungai bengawan solo, yang beberapa desa di antaranya, terisolir.

“Untuk itu, kita segera meminta KPU Propinsi mengusahakan penyelesaian sesegera mungkin” ujar Iskandar, salah seorang anggota KPUD Lamongan.

Iskandar menambahkan, saat ini pihaknya tengah mengumpulkan berbagai informasi untuk mengantisipasi kemungkinan yang akan terjadi, jika persoalan di atas tidak segera di atasi.

“Sampai saat ini, kami masih belum mendapatkan kepastian dari KPUD Propinsi, tentang jadwal penyelesaiannya” tambah Iskandar.

  • Selasa, Maret 10, 2009
  • Administrator


Masyarakat juga bisa diberikan pelatihan tanggap bencana. Sehingga ketika bencana datang, tanpa menunggu ditolong sudah bisa melakukan tindakan-tindakan darurat. Terutama untuk masyarakat yang berada di daerah yang berpotensi besar terlanda bencana. Seperti desa-desa di Kabupaten Lamongan sepanjang bantaran Sungai Bengawan Solo yang sering kena luapan air.
Hal tersebut disampaikan Abdul Azizi Ketua Bidang Organisasi Pengurus Pusat Palang Merah Indonesia (PMI) saat menghadiri Pencanangan Pelaksanaan Awal Operasional Pengurus Ranting Kecamatan PMI se Kabupaten Lamongan di Gedung Korpri setempat, Selasa (10/3). Menurutnya, Ranting PMI yang berada di setiap kecamatan adalah garda terdepan penanganan bencana. “Ketika bencana terjadi, yang pertama bergerak adalah PMI yang berada di ranting-ranting ini, “ kata dia.


Kalau bisa, lanjut dia, nanti bisa dibentuk anak ranting PMI di pedesaan. Terutama untuk desa yang sering terkena bencana. “Dengan adanya anak ranting PMI di sebuah desa, masyarakatnya bisa diberikan pelatihan tanggap penganggulangan bencana. Sehingga ketika bencana datang, sebelum pertolongan lebih lanjut dari pemerintah datang, masyarakat sudah bisa melakukan tindakan-tindakan awal, “ papar dia.

Pada kesempatan itu Abdul Aziz juga sampaikan ditiadakannya bantuan alat reagen dari pemerintah pusat melalui Departemen Kesehatan. Alat ini sendiri berfungsi untuk melakukan pemeriksaan kemungkinan penyakit yang terkandung dalam darah seperti HIV, Sipilis, maupun hepatitis A dan B. Sehingga akan ada penambahan ongkos pengolahan darah.

Sementara Bupati Lamongan Masfuk dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya atas dioperasionalkannya ranting PMI di kecamatan. Namun pada kesempatan itu dia juga berharap agar PMI yang baru diresmikan ini jangan hanya sebatas formalitas saja. “Bekerja di PMI adalah kerja sosial, kerja untuk akherat. Jadi jangan sampai PMI ini hanya sekedar formalitas saja. Kalau terjadi bencana jarus menjadi yang pertama bergerak. Selain itu juga harus bisa back up Pak Wabup (Tsalits Fahami) selaku Ketua Pelaksana Harian Satlak PB Lamongan dengan memberi laporan ke sana, “ tutur dia.


Pencanangan Pelaksanaan Awal Operasional Pengurus Ranting Kecamatan PMI se Kabupaten Lamongan ditandai dengan penyematan rompi PMI kepada pelindung PMI di ranting, yakni camat setempat oleh Masfuk yang juga pelindung PMI Cabang Lamongan. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua PMI Cabang Lamongan Sudjiman dan Sekkab Fadeli.

Sesuai dengan PP no 18 tahun 1980, darah memang tidak diperjualbelikan. Sementara biaya yang selama ini dikeluarkan oleh masyarakat untuk mendapatkan darah tersebut adalah ongkos untuk pengolahan darah, bukan untuk darah itu sendiri. Sejak Februari 2009, ongkos pengambilan darah di PMI Lamongan yang merupakan jejaring untuk tiga kabupaten yakni Lamongan, Bojonegoro dan Tuban, sudah mengalami kenaikan seiring ditiadakannya subsidi reagen oleh pemerintah pusat. Untuk kantong darah bagi rumah sakit negeri dan puskesmas yang sebelumnya Rp 120 ribu perkantong, ongkosnya kini naik menjadi Rp 200 ribu perkantong. Sementara untuk rumah sakit swasta dari sebelumnya Rp 170 ribu perkantong naik menjadi Rp 250 ribu perkantong.

Seperti disampaikan Sudjiman, kebutuhan kantong darah di Lamongan berkisar 600 kantong sebelumnya. Sementara kemampuan supply oleh PMI Lamongan sekitar 300 kantong setiap bulannya. Sehingga untuk menutupi kekurangan itu sering diambilkan dari Unit Transfusi Darah Surabaya. Sampai dengan Selasa siang, stok darah di PMI untuk golongan B kosong, sementara untuk darah golongan A tinggal 1 kantong dan darah golongan 0 masih ada 19 kantong.

Sumber : Humas Pemkab Lamongan

  • Selasa, Maret 10, 2009
  • Administrator

Pada pidato kenegaraan peringatan hari Proklamasi 17 Agustus 1966, Presiden Soekarno menegaskan, Surat Perintah 11 Maret yang menjadi awal peralihan kekuasaan ke pemerintahan Soeharto, bukanlah penyerahaan kekuasaan, melainkan perintah pengamanan jalannya pemerintahan, pengamanan ajaran Presiden serta perintah pengamanan pribadi presiden..

Menurut Soekarno, mandat yang di terima dari MPRS ialah membangun bangsa dari kemerosotan jaman kolonial untuk menjadi bangsa yang merdeka dan maju di abad ke-20. Dan mandat tersebut, hingga saat berpidato tersebut, masih terus di emban dan MPRS belum mencabut mandat.


Presiden Soekarno juga mengutuk Gestok atau G 30 S/PKI yang membunuh 6 Jenderal sebagai gerakan merongrong kewibaan Negara. Untuk itu, Presiden telah mendirikan Mahkamah Militer untuk mengadili pihak-pihak yang bersalah.

Meski tersirat perasaan kecewa kepada Mayjend Soeharto, namun, Soekarno berterima kasih karena Soeharto bisa melaksanakan tugas dengan baik. Berikut ini Pidato Presiden Soekarno selengkapnya :



BTemplates.com

Categories

Kamera CCTV Palembang

Popular Posts

Blog Archive